NovelToon NovelToon
Mafia Kejam Menjadi Daddy

Mafia Kejam Menjadi Daddy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Mafia / Duda
Popularitas:251.3k
Nilai: 5
Nama Author: Olla304

"Tugasmu mengambil hati anakku, bukan hatiku."

Aqeel Hafshan, seorang Mafia yang menjadi incaran para penjahat di dunia kriminal. Demi melindungi istrinya, Aqeel merahasiakan keberadaan istrinya dan menyembunyikannya di negeri asal sang istri, Indonesia.

Aqeel tidak mau memiliki anak dari siapapun, termasuk dari Maura, istrinya. Saat Maura hamil, Aqeel menyuruh istrinya menggugurkan anaknya. Karena mendapati penolakan dari sang istri, Aqeel yang kesal memutuskan untuk tidak pernah melihat wajah sang anak, sampai sang anak berusia 5 tahun.

Maura hilang secara misterius dan dikabarkan terbunuh. Setelah terpuruk selama dua tahun Aqeel memutuskan untuk menjadi Daddy yang baik untuk Aqilah, putrinya yang sudah dia telantarkan selama tujuh tahun karena benci dengan kehadiran seorang anak.

Karena Aqilah kecil kesepian, Aqeel ingin mencarikannya seorang Ibu. Hanya seorang Ibu untuk Aqilah, tanpa Aqeel nikahi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Olla304, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

"I'm Elma." Maura terkagum saat seorang wanita berambut pirang bersama tiga putrinya datang ke rumah. Wanita itu mengulurkan tangannya untuk Maura, yang langsung menyambutnya.

"Aku Maura." Maura melirik suaminya, saat salahsatu bawahannya selesai mengantar Elma kemari. "Dia siapa suamiku?" Wajah Maura sedikit kusut. Benci dengan dugaannya. Maura sempat mengira, Elma adalah wanita simpanann Aqeel dan hendak mengenalkannya kepada Maura agar mereka akur. Maura juga sempat menyangka, ketiga putri Elma adalah putri Aqeel yang menjadi alasan kenapa Aqeel tidak mau memiliki anak bersama Maura karena dia sudah memiliki tiga putri.

"Temanmu." Aqeel menjawab santai, tatapannya dingin ke arah Elma yang tertunduk dan ketiga putrinya yang manis.

"Maksudku, apa hubunganmu dengan mereka?"

Aqeel meliriknya bingung, "apa maksudmu? Tentu saja tidak ada."

"Apakah dia istrimu di Jerman dan ketiga bocah manis itu adalah putrimu?"

"Apa maksud perkataanmu itu, Maura?" Aqeel melempar tatapan tajam.

"Maksudku, mungkin karena kamu sudah memiliki anak dengan wanita lain, makanya kamu tidak menerima aku yang mengandung anakmu." Mata Maura terpejam saat melihat tangan Aqeel terangkat seperti hendak menamparnya. Aqeel urung melakukan kekerasan, apalagi tiga bocah manis tadi mulai ketakutan dan memundurkan langkah.

"Diam," Aqeel berkata ketus. "Jangan bicara lagi."

"Jadi benar?" Maura terlihat kecewa.

"Kamu membuatku kesal, kapan aku pernah bilang begitu? Tidak pernah 'kan?" Aqeel menjadi emosi.

"Jika kamu bilang iya, mungkin aku bisa menerimanya."

"**!" Aqeel mengumpat.

"Kalian," Aqeel melempar tatapan tajam ke arah Elma. "Keluar dari sini." Perintahnya ketus. "Di luar ada sopir yang akan mengantar kalian kembali ke hotel. Aku tidak mungkin menelantarkan amanah Aefar." Elma menurut. Bersama ketiga putrinya yang ketakutan wanita itu pergi ke luar dan diantar pergi oleh sopir.

"Kamu begitu perhatian pada mereka ...." Maura jelas cemburu. Tapi cara cemburu Maura membuat Aqeel kesal karena merasa seperti seorang pengkhianat yang tak pantas dicintai. "Kamu membawanya ke mari, untuk melindungi mereka bereempat 'kan? Dari musuh-musuhmu, seperti diriku."

"Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu bahas dan apa yang kamu permasalahkan."

"Tentu saja suamiku. Kamu pura-pura tidak mengerti. Mereka berharga untukmu. Pantasan kamu tahan tidak membawaku kemanapun kamu pergi, ternyata memang ada wanita lain yang bersamamu untuk menuntaskan birahi--"

Tak mau mendengar tuduhan tidak jelas wanita itu lagi, Aqeel membekap mulutnya. Maura meredamkan teriakan di telapak tangan Aqeel, wanita itu menangis dan berusaha menjerit.

"Kamu senang sekali mengada-ngada." Aqeel terdengar kesal. Diseretnya tubuh Maura lalu dihempaskannya ke sofa. Banyak pembantu dan penjaga yang melihat mereka, membuat Aqeel risih. "KALIAN!" Toa itu berteriak lagi. "Keluar dari sini!" Mereka langsung kocar-kacir melarikan diri dari rumah menuju halaman luar. Aqeel melepaskan bekapan tangannya, ditatapnya wajah ketakutan Maura.

"Kamu ingin tahu bagaimana caraku menahan birahi?"

"Tidak ada lelaki normal yang berhasil menahannya. Berhubungan beberapa hari dalam sebulan, mustahil." Maura terdengar meremehkan. Maura tahu Aqeel lelaki normal, dari cara lelaki itu menyentuhnya dan mendatanginya.

"Cukup membayangkan tubuhmu saja, membuat syahwat laknatku padam saat sadar kamu yang tubuhku dambakan tidak ada di sekitarku." Aqeel berbisik sambil melabuhkan kecupan berulang ke dahi dan kening Maura.

"B-bohong--" Maura membuang muka. Aqeel menghela napas, istrinya begitu keras kepala dan tukang fitnah.

"Tentu saja dengan bantuan ini," Aqeel menyisakan bungkus obat di saku kemejanya. Hanya bungkus, tanpa pil.

"Apa itu?"

"Obat setia," Aqeel mengulum senyum. "Tapi aku tidak boleh meminumnya saat ada di dekatmu, tidak akan ada efeknya."

1
Nur Sofi
kak Up dong ceritanya
Shakila Addawiyah
cerita nya bagus banget
Dominik Pjtn
lama bngt up nya
Dominik Pjtn
kapaan lanjut nya thor udh lama banget nunggu nya.
Indri An
semua novel kk ollane pada bagus semua yaa👍👍👍
Meraih Fajar
kapan lanjutnya nih kak? dah lama banget lo ini
Ati Awal
smgat
Ati Awal
smgat smgat smgat
Ati Awal
smgat
Gadih
m
trisnawe
thoorr kpn lanjutnya😥😥
SyasyaNorqhalisya Momnya
lanjut dong kak sengat💪🥰❤️
Leni Nurleni
lanjut kak
sie kechil
si dokter kocak 🤣🤣
Bunga Mawar Merah
elma 😭😭. semangat yaah kaka author 🥰💖
Apan Apin LOUIS: sadis
total 1 replies
Bunga Mawar Merah
elma sadar lah sayangilah suami mu aefar
Its'NamWidya
lanjut kk
Ria Wasis
aku sedih banget bacanya😭😭
Faja Mntolalu
yg sabar aefer🙏❤️
Gambreng
kata suamiku tolong ganti dengan nama sj.kata mereun ganti dengan memeluk biar kelihatan romantis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!