NovelToon NovelToon
Kekasih Lima Langkah

Kekasih Lima Langkah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:100.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Chanda Kirani

Warning!!! 21++

Buku kedua dari Kutukan Cinta sang Casanova.

Selamat datang di dunia tawa yang membahagiakan.

Siapkan jantung dan hati anti baper. Sakit perut akibat tertawa setelah baca ini tidak di tanggung BPJS..

Hidup adalah pilihan, dan Alex memilih tak ingin repot dengan kerumitan yang di nama kan cinta apalagi sebuah hubungan yang mengikat yang di sebut pernikahan.

Namun Alex harus menelan kembali kata-katanya saat ia harus terperangkap dengan seorang gadis belia dan masih berseragam putih abu-abu.

Lalu apakah Alex akan kembali melontarkan kata antipatinya terhadap sebuah rasa asing dalam dirinya. sebuah rasa yang membuatnya kesepian dalam keramaian. sebuah rasa yang ia sebut Cinta. hingga keadaan berbalik, alam seolah mentertawakannya saat rasa ingin memiliki mendapatkan penolakan.

Tekad Alex untuk menjadi pribadi yang lebih baik agar pantas bersanding dengan gadis baik itu pun membutuhkan pembuktian.

Simak kisah mereka dan jangan lupa Bahagia.






***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chanda Kirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi buruk.

Happy Reading...

Ciiit.... Brak... Aaah...!

Suara decitan dan benturan yang di akhiri dengan lengkingan penuh kesakitan membangunkan Alex dari tidur sejenaknya.

Jam kantor telah usai, namun pria yang saat ini terlihat kusut itu masih berada di atas kursi kerjanya. wajah lelahnya semakin layu dengan keringat dingin di pelipisnya. bibirnya bergetar menandakan mimpi yang menghampirinya itu sangat menyeramkan. mimpi yang sama yang hampir tiap malam menghantuinya. dan di perparah dengan keadaannya yang sekarang. kesendirian membuat rasa sepi itu tergantikan dengan pikiran-pikiran buruk yang menghantuinya selama ini. jika dulu ada Rosa yang membantunya, tapi sekarang ia tak memiliki seseorang yang menenangkan saat mimpi itu kembali mengusiknya.

Tiga jam yang lalu, saat ia mengantarkan Sherryl kembali kerumahnya, Alex merasakan sesuatu yang berat dalam hatinya. melihat sherryl di sambut oleh pria tua di atas kursi roda yang tersenyum hangat padanya, menimbulkan perasaan yang selama ini tak pernah Alex rasakan.

Alex ingin berlari menyusul Sherryl yabg berada di balik pagar. ingin memeluk dan mengucapkan betapa ia sangat ingin melindunginya. namun sayangnya Alex tak memiliki cukup keberanian. Sheryll masih menjaga jarak dengannya. dan Alex tak ingin hubungan yang baru terjalin baik itu kembali berjarak.

"Aku maunya kerja bukan menjadi simpanan."

"Gimana kalo gue aja yang bayar lo."

"Gak, makasih, udah aku bilang aku mau kerja gak minat jadi simpenan."

"Emang elo dapat pikiran dari mana kalo gie bakal jadiin lo simpanan?"

"Biasanya juga seperti itu kan?"

"Seperti itu gimana?"

"Ya seperti itu, pria dewasa yang tampan dan mapan biasanya mencari gadis buat di jadiin simpenan."

"Jadi lo ngakuin kalo gue tampan dan juga mapan?'

" Semua orang juga bisa lihat kali bang."

"Dan lo termasuk salah satunya."

"He em."

"Jadi lo mau terima tawaran gue?"

"Yang mana?"

"Emang gue berapa kali sih ngasih penawaran sama lo?"

"Banyak kali, mulai dari tawaran biaya kuliah, di ajak ke penghulu sampai jadi sugar baby"

Alex tersenyum sendiri mengingat pembicaraannya dengan Sherryl siang tadi. bahkan Alex lupa pernah mengatakan hal seperti itu dan dengan hebatnya Sherryl menyimpulkannya seperti itu.

Lucu sekali.

"Gimana kalo gue bayar lo buat jadi pembokat gue. tiga juta satu bulan."

"Deal, saya terima tawaran kerja anda"

"Tapi kan gue belum sebutin tugas elo Cherry,"

"Semuanya yang penting bukan urusan ranjang."

"Ya ada dong urusan ranjang dalam pekerjaan elo."

"Kalo gitu, gak jadi deh. perawan gue lebih berharga dari pada duit tiga juta.

Alex tergelak. "Kotor amat otak lo."

"Nanti deh Sherryl bersihin di rumah, sholat tobat."

"Emang ada pembokat yang gak mau bersihin sama rapiin kamar majikannya bukannya itu juga termasuk urusan ranjang."

Sherryl nyengir.

"Bocah omes lo!"

"Enggak dong."

"Yuk gue anter lo pulang, gak usah kelayapan, sekolah sama belajar yang bener. besok pulang sekolah gue jemput lo."

"Sip."

Entah kenapa ide untuk menjadikan Sherryl sebagai asisten rumah tangga di apartemennya terlintas begitu saja. ia lupa jika dulu sangat menolak dengan hal-hal yang berhubungan dengan gadis belia. dan sejak ia melihat Sherryl, pikirannya mulai menghianatinya. ia sangat senang dengan kehadiran gadis itu dalam pikirannya. dan perasaan tak suka melihatnya bekerja dengan pria lain membuatnya bingung sendiri.

Ah, alex mulai labil. apa iya Alex sedang jatuh cinta? tidak mungkin bukan.

Sejenak Alex terdiam, menikmati keheningan yang menyekap dalam ruang kerjanya. sepertinya hanya ada dia yang berada di lantai ini. semua orang sudah beranjak dari empat jam yang lalu. salahnya sendiri yang menggunakan jam kerja untuk mengobrol dengan seorang gadis. dan bukan salah Dewa jika ia memberikan jam lembur untuk Alex menyelesaikan pekerjaannya.

Alex beranjak keluar dari ruangannya, bersiap pulang ke apartemen lamanya. ia lupa jika memiliki janji dengan seseorang di sana. rasanya ia sangat malas, sudah pasti akan ada drama baru lagi setelah ini. namun tidak menemuinya akan menambah drama di dalam drama. sungguh mengesalkan.

Setelah melewati beberapa menit perjalanan, akhirnya Alex sampai juga di Apartemen miliknya yang dulu sebelum ia menempati fasilitas dari Dewa. Alex masih datang sesekali hanya untuk memeriksa keadaan di sana. ia yakin suatu saat pasti akan membutuhkan tempat ini.

Menghela nafas pendek, Alex membuka pintu apartemen yang sudah sedikit terbuka. ia sangat me genal tabiat wanita ini. jika sedang kesal, maka ia akan membiarkan pintu tidak dalam keadaan terkunci sebagai bentuk protes nya pada Alex.

Pemandangan pertama yang di lihatnya adalah tatapan tajam penuh amarah. dan Alex yakin itu karena ia terlambat datang. Alex hanya menampilkan cengiran khasnya untuk meredam emosi wanita perpenampilan glamour itu.

"Ngapain sih kesini malem-malem." tanya Alex dengan nada biasa.

"Udah dari pagi datengnya, lo aja yang telat ampe malam begini."

"Ya maaf, gue kan kerja." jawab Alex enteng tanpa rasa berdosa.

"Emang lu udah miskin ya sampe jadi kerja lembur-lembur begini."

Alex melotot, ternyata tidak bersama dalam beberapa waktu tak membuat wanita ini berubah. tetap semaunya kalau bicara.

"Kebutuhan gue banyak, gue mau cari mantu buat mama."

Mendengar kata mantu dan itu artinya akan ada penganten wanita dan pernikahan, membuat wanita yang sedang duduk dengan menyilangkan kaki itu menangis histeris.

Alex melongo takjub, apa ada yang salah dalam ucapannya.

"Udah deh, biasa aja gak usah berlebihan gitu."

"Elo bener-bener Lex, gak ngehargain perasaan gue." ucapnya sesegukan.

"Emang ada apa sih, dateng-dateng mewek." Alex berlalu meninggalkan wanita itu yang sedang sibuk membuang ingus akibat dari drama nangis pura-puranya.

Sedikit senyum samar ia tampilkan di balik punggung Alex yang membelakanginya. terserah Alex terlambat datang, yang penting kedatangannya ke Apartemen Alex dengan membawa misi sudah terselesaikan dengan baik.

"Gue sedih lex."

"Sedih kenapa?"

"Pokoknya sedih pake banget." lirihnya pilu.

"Iya sedih kenapa? gak punya duit?"

"Duit gue mah masih banyak,"

"Terus kenapa? bangkrut?"

"Gue masih sukses malah semakin kaya gue."

"Terus...?" Alex jengah.

"Hati gue sakit, sesek banget, merasa buruk"

Makin gak jelas gini. Alex makin bingung kan?

"Terus masalahnya apa julehaaaa." teriak Alex kesel. tak mengindahkan lagi adab sopan santun.

"Di rumah bakal ada acara nikahan."

"A_apa? siapa yang mau nikah?"

"Babe lu mau bawa perawan orang."

"Apaaaa?"

***

"Sherryl, ayah mau bicara, apa kamu sibuk."

Sherryl yang sedang belajar sedikit terkejut saat ayahnya berada di belakangnya.

"Ayah kenapa kesini?" Sheryl berjongkok mensejajarkan wajahnya dengan wajah pria tua yang sangat ia sayang itu.

"Apa Sherryl sibuk?" Sheryl menggeleng. "Bisa kita bicara sebentar?" Sherryl mengangguk.

"Apa sangat penting?"

"Ayah minta maaf karena tak mampu menjadi ayah yang baik buat Sherryl, tapi Ayah mohon Sheryl percaya sama Ayah." pria itu menjeda ucapannya. ia menghirup nafas sebanyak-banyaknya untuk mengisi paru-parunya. ia membutuhkan banyak tenaga untuk memberi tahu maksud hatinya yang mungkin saja akan membuat Sheryl bersedih.

"Ayah tidak tahu sampai kapan ayah akan bertahan, namun ayah ingin ada yang menjaga kamu menggantikan Ayah saat ayah pergi nanti."

"Ayah, jangan bilang begitu. ayah akan tetap baik-baik saja. Sheryl sudah mendapatkan pekerjaan, kita bisa pergi ke dokter dan ayah pasti akan sembuh." suara Sherryl parau, berlomba dengan air matanya yang melesak keluar dari sudut mata bulatnya.

"Iya, Ayah juga mau sembuh. tapi kita tetap tidak akan tahu takdir apa yang Tuhan siapkan untuk ayah."

Air mata Sherryl semakin deras, ia merasa ucapan ayahnya seperti sebuah pesan untuknya.

"Ayah tidak boleh bilang begitu, ayah harus semangat. Sherryl mau sama-sama ayah terus."

"Ayah akan tetap berada di samping Sherryl selama nafas ini mampu membantu ayah, tapi kita juga harus siap jika suatu saat semuanya akan di ambil."

"Ayah, Sherryl,, She_"

"Beberapa hari lagi akan ada pria yang membawa Sheryl sebagai pengantin dari rumah ini."

"Tapi A_"

Ucapan Sherryl terhenti karena ayahnya memintanya berhenti dengan isyarat tangannya.

"Dia teman ayah, dia sangat baik, ayah yakin dia akan menjaga dan menyayangi Sherryl seperti ayah."

"Tapi ayah,"

"Sherryl percaya sama ayah, Sherryl akan bahagia bersamanya."

"Sherryl mau kan?"

Dengan sangat terpaksa gadis itu mengangguk. membuat ayahnya bahagia adalah keinginan terbesarnya. ia tak memiliki alasan untuk menolak permintaan ayahnya selama itu membuat ayahnya bahagia.

"Kapan ayah?"

"Segera."

"Tapi Sheryl masih sekolah."

"Tak apa, karena hanya pernikahan di bawah tangan. tapi itu sah dan suami Sherryl nanti lebih berhak atas diri sheryl dan menggantikan ayah sebagai wali Sheryl di sekolah. Sherryl tenang saja."

Meski bingung dan ragu, Sherryl hanya mampu mengangguk dan ia yakin, apapun yang akan di lakukan ayahnya tentunya ayahnya sudah memikirkannya dengan benar. Sheryl hanya harus percaya.

***

1
Sukma Jati Jati
ya Allah,baru masuk LG aku mom./Kiss//Kiss//Kiss/
Mia Pratiwi🍇
kisah asisten sableng dan anak SMA yg pasti selalu ada adegan kocaknya🤣🤣
Devan Davi
baru ada notifikasi langsung dari Alex
Mezuke Holee: next Thor ,,
nunggu up yu
total 2 replies
Mia Pratiwi🍇
𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚐𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚖𝚊² 𝚕𝚊𝚐𝚒 mak😌😌
Mia Pratiwi🍇
𝚢𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚖𝚞 𝚑𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚕𝚊𝚗 𝚗𝚝 kah🙈🙈🙈
Chand: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sukma Jati Jati
aku baru log in lagi mommy...😍😍
Mia Pratiwi🍇
pokoknya kudu sampe tamat disini kisah si alex asisten sableng🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Chand: siap!
total 1 replies
Katibah Angel
welcome back Mak othor
Chand: makasih 😘😘😍
total 1 replies
Youleannaa
menarik,,,,
sansan
siapa yang Alex hadapi kali ini? duhhh penisirin
Ai Sulaesih
🤦Alex gercep bangat sehhh👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
mau gue pengen cepet tau gimana kisah cinta Alex SM cerryl bikin penasaran aja 🤭🤭🤭
Ai Sulaesih
manusia kayu 🤣🤣🤣🤣🤣Pinokio dung hidungnya panjang kaga y 🤣🤣🤣✌️👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
🤦🤣🤣🤣🤣🤣🤣Alex Alex ada - ada aja Lo,,,,,,,,,,,👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
anak siapa sich kok Ampe segitunya ana guru 🤭🤭🤭👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
😯sayang y sableng tp 🤤,,,,,🤣🤣🤣🤣👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
🙋ikutan ngintip kesehariannya c Alex boleh y ,,,,,,,🤗🤗🤗👍💪✍️💖
Sukma Jati Jati
semangat berkarya mommy,❤️❤️❤️
Sukma Jati Jati
masak nglamar ky gitu,GK ada manis 2nya
Chand: 😍😂😂😂😂
total 1 replies
Sukma Jati Jati
Anak jaman sekarang mana takut sama guru,yg ada guru takut murid 🙄🙄🙄
Chand: leres 👍👍👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!