NovelToon NovelToon
OB Tampan Pemikat Hati

OB Tampan Pemikat Hati

Status: tamat
Genre:Komedi / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ni R

Jatuh Cinta lalu menikah dengan seorang OB, Vanya tidak peduli atas omongan orang lain yang merendahkan pilihan hatinya termasuk papinya sendiri. Banyak hal yang di rahasiakan Leon, namun pada akhirnya Leon terbuka juga pada Vanya.

Sama-sama di besarkan dari keluarga yang tidak lengkap bahkan di masa lalu keluarga Vanya dan Leon di hancurkan orang yang sama, membuat Leon bertekad untuk membalas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20.Menikahlah Liana

"Apa yang kau harapkan pada keluarga papi mu?" tanya Leon pada Vanya.

"Hanya ingin melihat papi menyesal dan perempuan itu menderita. Sejak mami bercerai dari papi, mami tidak pernah lagi mau berhubungan dengan yang namanya laki-laki. Mami hanya fokus merawat aku dan Bagas!" tutur Vanya kembali merasa sedih dengan keadaan keluarganya.

Leon sebenarnya marah, namun lelaki ini masih mencoba menahan amarahnya.

"Aku janji, sebelum kita menikah aku akan menyelesaikan semuanya. Aku akan membuat papi mu bertekuk lutut meminta maaf pada mami mu," ucap Leon dengan serius.

Vanya menatap mata elang penuh kebencian itu.

"Apa yang akan kau lakukan Leon?" tanya Vanya yang khawatir jika Leon berbuat macam-macam.

"Mira harus membayar tiga dua nyawa orang yang paling aku sayang dan satu nyawa orang yang paling aku benci," jawab Leon tanpa sadar mengepalkan kedua tangannya.

"Jangan aneh-aneh. Aku tidak ingin kau kenapa-kenapa!"

"Kenapa? apa kau takut kehilangan ku?" goda Leon.

"Leon ih,....!"

"Aku suka melihat mu manyun, tambah cantik!" ucap Leon membuat pipi Vanya merona.

"Kau ini, suka sekali menggoda ku!"

"Aku tidak menggoda mu, kau saja yang tergoda dengan ketampanan ku!"

"Udah ah, kerja sana. Mau aku potong gajinya?"

"Asal cinta mu saja jangan di potong...!" goda Leon sembari mengedipkan sebelah mata.

Leon kemudian keluar dari ruangan Vanya. Leon keluar, Bagas masuk.

"Ada apa Leon?" tanya Vanya sambil membolak balik berkas di depannya.

"Kak, seharusnya kakak bisa bicara baik-baik sama papi. Naomi sudah benar-benar kelewatan mengganggu kita."

"Mau bicara seperti apa lagi Bagas? percuma saja, kita berdua tidak pernah di anggap anak. Kita selalu salah di mata dia...!"

"Naomi sudah mengatai kakak tidur dengan kak Leon. Ini sudah benar kelewatan!"

"Biarkan saja, nanti juga dia akan menerima akibatnya!"

Bagas menghela nafas kesal, akhirnya Bagas memutuskan untuk keluar dari ruangan kakaknya. Sebenarnya, Vanya merasa tertekan setiap kali Naomi datang. Biar bagaimana pun, Vanya juga butuh ketenangan karena selama ini Naomi dan mamahnya terus mengganggu dirinya.

Sementara itu, Liana dengan anggunnya duduk menatap sang mantan suami yang terlihat sangat sombong.

"Mau sampai kapan anak tiri mu itu mengusik anak-anak ku Yoman? biarkan kami hidup dengan tenang!"

"Seharusnya kau bisa mendidik Vanya dan Bagas agar mereka bisa berbaikan dengan Naomi dan adiknya."

Liana tertawa lucu, "lalu, apa tugas mu sebagai seorang ayah?" tanya Liana geram, "aku heran pada mu Yoman, kenapa kau sangat membenci kedua anak kandung mu tapi selalu mengagungkan anak tiri mu. Di mana letak hati mu Yoman?"

"Naomi dan Naura anak-anak ku juga meskipun mereka bukan anak kandung ku. Mereka tahu bagaimana cara menghormati ku, tapi Vanya dan Bagas sama sekali tidak menghargai ku sebagai seorang ayah!"

"Seharusnya kau sadar diri kenapa kedua anak mu membenci mu Yoman. Apa kau lupa kejadian di masa lalu di mana kau lebih memilih pergi bersama selingkuh mu dan meninggalkan kami. Kau masih egois dan mau menang sendiri Yoman. Kau tidak pantas di panggil ayah oleh anak-anak ku."

Yoman tertawa mencibir. "Meskipun Vanya dan Bagas tidak mau menganggap ku seorang ayah. Tapi aku masih Punya anak yang pengertian pada ku."

Liana tersenyum, meskipun hatinya sakit namun dirinya harus tetap kuat di depan Yoman.

"Menikahlah Liana, kau butuh sosok laki-laki yang bisa membimbing mu!" cibir Yoman lagi.

"Aku sudah bahagia dengan anak-anak ku. Untuk apa aku menikah lagi? aku bukan jenis manusia yang haus akan cinta dan nafsu. Aku sudah merasa cukup, beda dengan kau yang selalu merasa kekurangan!" balas Liana membuat Yoman tersinggung.

Liana berdiri, menatap wajah Yoman yang masih angkuh dan sombong.

"Nasehati anak tiri kesayangan mu itu, jangan suka mengganggu anak-anak ku. Nanti kalau di balas sok merasa paling tersakiti lagi...!" kata Liana kemudian pergi begitu saja.

1
💟노르 아스마💟
seru
Otong Aep Sutisna
sangat sangat bagus feel nya juga mantap
Nadia Nadd
Luar biasa
Widia Aja
Ingat Leon, istri mu lagi hamil
Widia Aja
Mami Lina, mertua idaman
Ranny
hamil tuh kayaknya
falea sezi
q tau dia jahat tp kau gmna pun dia saudaramu setidaknya taruh lah dia di panti trs di biaya in darah kalian sama meski dlu qm di jahatin ma kakak mu hmmm
Majotiku
Luar biasa
Dyah Oktina
leon... jangan kotori tanganmu dgn berbuat sadis.. ingat ada calon anakmu
Dyah Oktina
kedua....
Dyah Oktina
sudah satu bulan....
Dyah Oktina
.......mengajak suaminya.. bukan istrinya
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
....dia...
Dyah Oktina
harusnya... semenderita ini kah ..... supaya tdk rancu d baca 💪
Dyah Oktina
dengan k leon
Dyah Oktina
kurang kau...
Dyah Oktina
banyak kata yg rancu krn kurang kata thor..
Meiriyana
Luar biasa
Agustina Wedastuty_24
seruu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!