Ini adalah kisah dimana seorang pengembala kambing yang tiba-tiba mendapatkan kekuatan dahsyat.
Lei Yu adalah seorang pengembala kambing, dia tiba-tiba mendapatkan kekuatan dahsyat dari petir hitam yang menyambarnya. Lei Yu mengira kekuatannya akan sangat bagus untuk dirinya, namun dengan kekuatan dahsyat yang berada di tubuhnya Lei Yu harus menanggung tugas yang sangat berat, dimulai dari mencari kunci portal sampai-sampai dia tidak sengaja menyinggung bangsa iblis yang akan merenggut orang-orang yang dia sayang.
Cuplikan:
Para serigala yang tadinya mundur maju kembali ke arah Lei Yu, tapi sekarang serigala itu mendekat dengan cara menerkam Lei Yu
"Groarrdd!".
"Habislah sudah, aku akan mati disini......".
Lei Yu berpikir dirinya akan mati tapi takdir berkehendak lain, petir hitam tiba-tiba menyambar ke arah Lei Yu juga ke arah ke 4 serigala.
"Jlegeerrrrrrrerrrrerrr!".
Para kambing berlarian ketakutan, sedangkan Lei Yu dan ke 4 serigala gosong tersambar petir. Bagimana cerita selanjutnya? Yuk simak ceritanya di novel Dewa Petir Kegelapan.
Jangan lupa Like, Komen, favorit, dan vote nya ya......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riffky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyelamatan II
"Apa kalian sudah berdiskusi nya?" Tanya Lei Yu.
"I.... Iya tuan, ini kuncinya ambil saja" Ucap salah satu diantara mereka sembari menyodorkan kuncinya.
"Apa sekarang kami bisa pergi?" Tanya pendekar lainnya.
"Yeah, kalian boleh pergi".
"Terima kasih tuan" Kedua pendekar itu membalikan badannya dan mulai berlari meninggalkan Lei Yu.
Akan tetapi sebelum mereka mulai menjauh Lei Yu tiba-tiba melesat ke dekat mereka dan menusuk punggung kedua orang itu hanya dengan tangan yang sudah dilapisi petir hitam
"Maksudku, kalian boleh pergi ke alam baka".
"Ahkkkhhhh" Jerit kedua orang itu kesakitan hingga beberapa detik kemudian mereka mati.
Para pendekar lain yang menjaga tempat itu berlarian ke tempat Lei Yu berada karena mendengar suara jeritan pendekar yang baru saja Lei Yu bunuh.
"Sepertinya akan ada lebih banyak orang kesini" Gumam Lei Yu.
Lei Yu memikirkan cara untuk bisa sembunyi kemudian Lei Yu melirik mayat yang berada di hadapannya sembari memasang senyum penuh makna.
***
Disisi lain para pendekar yang menjaga tempat itu sudah sampai ke tempat Lei Yu berada, tapi anehnya mereka tidak menemukan siapapun, mereka hanya menemukan empat mayat dan salah satu dari mayat itu tidak mengenakan pakaian apapun.
"Sialan! Siapa yang melakukan ini?" Ucap geram seorang Kakek-kakek yang sepertinya pemimpin dari pendekar-pendekar yang menjaga tempat ini.
"Hey gendut apa kau tahu siapa yang melakukan ini?" Tanya Kakek-kakek itu kepada wanita gendut.
"Saya tidak tahu Walikota Gu, saya sedari tadi mengawasi wanita-wanita yang ditahan".
"Pasti ada penyusup disini, cepat periksa seluruh area ruang bawah tanah dan tempat yang di atas periksa juga!" Perintah Kakek-kakek yang diketahui Walikota Gu kepada pendekar-pendekar lainnya.
"BAIK".
Para pendekar itu memeriksa ke setiap sudut ruangan bawah tanah, mereka juga memeriksa tempat yang di atas, akan tetapi tanpa mereka sadari penyusup yang mereka maksud sudah berbaur dengan mereka sendiri.
"Apa kau sudah menemukan penyusup nya?" Tanya seorang pendekar.
"Aku belum menemukan nya".
"Baiklah, kalau begitu aku cari di bagian sini dan kau mencari di bagian sana!".
"Oke"
"Untung saja aku tidak ketahuan" Gumam Lei Yu sembari pergi meninggalkannya orang yang menyuruhnya.
Lei Yu sekarang sedang memakai pakaian salah satu diantara mereka, pakaian yang mereka kenakan sendiri merupakan pakaian hitam seperti ninja.
Orang-orang itu mengira Lei Yu bagian dari mereka tanpa menyadari Lei Yu lah penyusup yang mereka cari.
"Aku harus segera ke tempat wanita-wanita itu berada" Gumam Lei Yu lalu Lei Yu diam-diam masuk lebih dalam ke ruang bawah tanah itu.
"Hey kau, kau mau kemana?".
"Aku mau memeriksa penyusup nya disekitar sini".
"Oh, jangan sampai kau masuk ke pintu kayu!".
"Pintu kayu? Apa jangan-jangan wanita-wanita yang menjerit tadi terkurung di sana?".
Lei Yu bergegas pergi dari situ untuk mencari pintu kayu berada, Lei Yu terus mencari pintu kayu itu dan akhirnya Lei Yu menemukannya.
Lei Yu berdiri mematung dihadapan pintu kayu itu karena mendengar jeritan-jeritan yang teramat tersiksa. Lei Yu ingin membuka pintu kayu itu namun sayang pintunya terkunci.
"Jika ku buka paksa pintu kayu ini akan menimbulkan suara yang akan memancing orang-orang kesini, tapi untung saja aku mengambil kunci dari orang-orang yang ku bunuh tadi" Gumam Lei Yu.
"Semoga saja kunci ini cocok" Lei Yu memasukan kuncinya ke arah gembok yang mengunci pintu kayu itu.
"Krekk".
"Akhirnya terbuka!".
Lei Yu membuka perlahan pintu kayu itu dan bertapa kagetnya dia ketika melihat pemandangan yang ada di balik pintu itu. Para wanita yang dikurung seperti layaknya narapidana, beberapa dari mereka ada yang meninggal ada juga yang meninggal dengan kondisi hamil.
"Tolong lepaskan kami........ Lepaskan kami......... kami tidak ingin dijual".
Suara jeritan-jeritan para wanita itu terdengar begitu nyaring, begitu Lei Yu masuk para wanita itu menatap Lei Yu dengan penuh kebencian karena Lei Yu memakai pakaian yang sama seperti orang yang mengurung mereka.
"Dasar Bangs*t! Cepat lepaskan kami!" Teriak Xian Ren ke arah Lei Yu.
"Kau pria hina, cepat lepaskan kami!" Wanita lain memaki Lei Yu.
"Ternyata Xian Ren juga ada disini, tunggu dulu jika aku menyelamatkannya dia akan berhutang Budi padaku dan jika dia berhutang Budi padaku aku bisa mendapatkan informasi kunci portal itu" Gumam Lei Yu sembari tersenyum-senyum sendiri.
"Tuan tolong lepaskan aku dan lainnya aku masih memiliki seorang anak, anakku pasti sekarang sedang menungguku pulang" Ucap Qing Su ke arah Lei Yu.
"Tenanglah kalian semua, aku bukan salah satu diantara mereka yang mengurung kalian, aku akan menyelamatkan kalian jadi mohon diam karena jika kalian berisik mereka akan kemari menemukan ku".
"Apa dia bilang? Dia akan menyelamatkan kita?".
"Kau bilang bukan salah satu diantara mereka tapi kau mengenakan pakaian ninja yang dipakai oleh mereka, bagaiman kami bisa percaya?".
Lei Yu membuka penutup wajahnya yang biasa dipakai para ninja
"Lihatlah, aku Lei Yu dan aku yang akan membebaskan kalian, apa sekarang kalian percaya?".
"Orang itu bukanya orang yang meminta informasi tentang kunci portal?" Gumam Xian Ren.
"Itu bukannya tuan Lei Yu?" Gumam Qing Su.
"Apa kita harus mempercayainya?".
"Bagaimana kalau dia itu menipu kita dan membawa kita ke tempat yang lebih menyeramkan?".
Bisikan-bisikan wanita-wanita yang masih ragu dengan perkataan Lei Yu terdengar, akan tetapi bisikan-bisikan itu segera terbungkam dengan satu suara.
"Tenang saja! Aku percaya padanya, aku mengenal nya, dia adalah orang baik" Teriak Qing Su membuat semua wanita yang berada disitu mulai mempercayai Lei Yu.
"Baguslah jika kalian sekarang mulai percaya aku akan membebaskan kalian" Ucap Lei Yu lalu membuka satu persatu sel dengan kunci yang dia pegang.
Ketika semua wanita itu sudah bebas dari selnya Lei Yu menghampiri Xian Ren dan berbisik
"Hey, setelah ini aku meminta bayarannya".
Wajah Xian Ren merah padam mungkin dia salah menangkap perkataan Lei Yu, Xian Ren diam mematung sementara Lei Yu melangkah pergi.
"Oke, karena kalian sudah bebas kalian tidak boleh melupakan wanita-wanita yang sudah meninggal itu, masing-masing diantara kalian minimal membawa satu mayat dan ingat kalian harus tetap berada di belakang ku jangan berpencar!".
"Baik tuan Lei Yu" Ucap mereka bersamaan.
Lei Yu dan para wanita-wanita itu hendak pergi namun Walikota Gu dan orang-orangnya sudah keburu memergoki Lei Yu.
"Ternyata kau penyusup yang selama ini kami cari" Ucap Walikota Gu.
"Dan oh ya apa kau mengenal bocah laki-laki ini?" Walikota Gu menunjukan anak laki-laki yang tadi bertemu dengan Lei Yu.
"Anakku!" Teriak Qing Su.
*****BERSAMBUNG
TERIMA KASIH YANG SUDAH BACA, LIKE, VOTE, KOMEN, RATING 5 NYA, DAN YANG SUDAH NGASIH HADIAH DI NOVEL INI, SEKALI LAGI TERIMA KASIH~.