Gadis cantik bernama Ryu Jin mengalami penyiksaan dari kedua orang tua angkatnya dan pengkhianatan Alex kekasihnya. Hampir saja ia terbunuh oleh orang-orang Alex dan diselamatkan Guru Ken.
Ia kemudian bertransformasi menjadi seorang ahli pedang dan pengawal tingkat tinggi. Namun ia belum bisa melupakan masa lalunya dan menyimpan bara dendam dihatinya. Takdir membuatnya bertemu dengan Nicholas yang menyewanya untuk menjadi pengawal pribadi Isabel istrinya. Nicholas menawarkan bantuan pada Ryu Jin untuk membalas dendam dan sebagai balasannya Ryu Jin harus menikah dengannya.
Bagaimana akhir kisah mereka, akankah benih cinta tumbuh diantara Nicholas dan Ryu Jin dan bagaimana dengan Isabel istrinya....akankah mereka bisa bersama?
up setiap weekend
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# Part 20: Penculikan Nicholas 3
Keluarga Commora adalah salah satu dari 10 keluarga mafia Italia paling kejam. Mereka berasal dari Napoli, Antonio Marchetti salah satu dari petinggi keluarga Commora
Sepak terjang keluarga Commora di Dunia mafia memang tidak serumit Cosa Nostra tapi cukup membuat nama mereka disegani dan ditakuti.
Consigliere Cassano adalah penasehat mafia Italia yang sangat disegani. Hampir seluruh perselisihan antar keluarga dapat ia tangani baik secara hukum atau pun hukum rimba. Ada batasan-batasan yang menjadi aturan tidak langsung dalam dunia mafia, dan Antonio sudah beberapakali diperingatkan oleh consigliere Cassano. Tidak ada toleransi untuk yang terakhir.
Antonio sering kali berulah yang membuat geram para klan mafia lain. Dan kali ini ia memiliki andil masuk ke Jepang untuk mencari keuntungannya sendiri. Bekerjasama dengan para ninja bukan kebiasaan Antonio Marchetti tapi karena tawaran yang menggiurkan ia pun menerimanya.
Terdengar suara keributan diluar ruang VVIP, suara lantang seorang pria menggema dilorong rumah sakit. Sejurus kemudian pintu kamar tempat Ryu Jin dirawat terbuka lebar,
" Ryu jin......" panggil seorang pria dengan tubuh agak gemuk
Ia berjalan cepat dan segera memeluk Ryu Jin,
" Kau baik-baik saja siapa bedebah yang melukaimu....beraninya menyakiti kesayanganku..." serunya sambil menelusuri bagian tubuh Ryu Jin yang terluka.
" Paman Yoshida......aah...tidak apa-apa Paman aku baik-baik saja lihat bahkan aku sudah bisa duduk dengan baik tanpa bantuan kakak-kakakku. " sahut Ryu Jin tersenyum
Paman Yoshida salah satu petinggi Yakuza, ia menganggap Ryu Jin putrinya sendiri. Ia sangat menyayangi Ryu Jin dan menjaganya bagaikan porselen.
" Ryuga....apa yang kau lakukan hingga Ryu-chan ku terluka bodohnya dirimu..." seru Paman Toshida sambil memukul kepala ringan Ryuga
Ryuga hanya meringis dan berusaha menghindar dari pukulan kedua Paman Yoshida. Sementara yang lain beringsut ke sudut kamar takut amarah paman menular pada mereka. Guru Ken hanya tertawa melihat tingkah rekan sejawatnya itu.
Ryu Jin memang istimewa ia seperti magnet bagi para pria untuk terus melindungi dan menjaganya. Auranya begitu kuat sehingga siapa pun akan kagum dan tunduk padanya.
" Sudah Paman....jangan salahkan kakak, semua salahku yang lengah. " ujar Ryu Jin
Paman Yoshida memeluk Ryu Jin lagi dan tersenyum ia mencium kening Ryu Jin seraya berkata,
" Kau kebanggaan Paman, jangan terluka lagi seperti ini...aku sangat takut kehilangan Ryu-chan ku. "
Ryu Jin hanya tersenyum dan membalas pelukan Paman Yoshida nya.
" Paman...ada yang ingin kutanyakan padamu, aku merasa ada yang janggal dengan penculikan Nicholas....apa Paman tahu sesuatu?" tanya Ryu jin
" Hhmm....aku tahu kau pasti akan menanyakan hal itu...aku belum yakin benar apa yang terjadi namun dari sumber informanku ada seseorang yang disegani di Jepang bekerjasama dengan klan Cammaro.'
" Tapi anehnya aku bahkan tidak bisa melacak siapa dia...menurut informanku orang ini mengincar sesuatu di perguruanmu Ken." lanjutnya lagi
" Apakah kau menyembunyikan sesuatu dariku Ken? " tanya Paman Yoshida
Guru Ken sepertinya tidak terkejut dengan pertanyaaan Paman Yoshida. Ia berusaha berpikir tentang sesuatu.
" Guru...." sentuhan tangan Ryu Jin membuyarkan pikirannya
" Entahlah apa yang mereka cari...memang banyak benda seni bernilai tinggi ada di tempatku tapi yang mana yang mereka incar aku juga tidak tahu." sahut Guru Ken
Mazano terdiam,
Apa ini hanya perasaanku aja atau memang fakta...jangan-jangan ini ada hubungannya dengan adik..
...----------------...
Beberapa hari sebelum kedatangan Nicholas ke kediaman Guru Ken Mazano melihat sekelebat bayangan hitam sedang mengawasi kamar Ryu Jin. Bayangan itu juga muncul di resort saat Ryu Jin terbangun tengah malam dan berlatih pedang.
Waktu itu Mazano hendak mengikutinya tapi ia melihat Ryuga yang gusar membuatnya memutuskan untuk mencegah Ryuga. Dan terakhir kemarin saat ia dan yang lain menunggu operasi Ryu Jin bayangan itu terlihat lagi berada tak jauh dr ruang operasi.
Aaaah....tidak...apa mungkin dia.....
...----------------...
Ryu Jin menyilangkan tangan di depan dada sambil memegang dagunya, ia berpikir
" Lalu apa hubungannya dengan Nicholas, jika benar mereka mengincar sesuatu di rumah Guru kenapa tidak menyerang saja kesana kenapa harus menculik Nicholas?" ujarnya
" Uang ...Antonio juga mengincar uang dengan begitu sekali dayung 2 pulau terlampaui. " sahut Paman Yoshida
" Aku masih terus mencari keberadaaan tuan Nicholas sedikit lagi kita berhasil....sementara itu kita tunggu saja kabar dari penculik tuan Nick." lanjutnya lagi
...----------------...
Bandara Narita Jepang....
Isabel menuruni jet pribadinya dibantu kedua asistennya. Bibi Ann mendampingi Isabel bersama Paman Alberth, dokter pribadinya pun sengaja diikutsertakan untuk menjaga kondisinya. Beberapa jam setelah berita penculikan Nicholas ia memutuskan untuk pergi menyusul Nick ke Jepang. Meski dokter telah melarangnya tapi ia tetap bersikeras untuk datang.
Sebuah mobil mewah kiriman Guru Ken siap menjemput Isabel. Rombongan Isabel dikawal ketat dari para murid terbaik Guru Ken ditambah pengawalan khusus dari pihak Isabel.
Guru Ken tidak ingin kecolongan lagi untuk kedua kalinya. Di dalam mobil Isabel segera diperiksa kembali oleh dokter Leah untuk memastikan semua baik-baik saja.
Setelah sekian lama perjalanan Isabel akhirnya tiba di kediaman Guru Ken. Ia masih tertidur kelelahan di dalam mobil. Ia baru dibangunkan saat mobil sudah berhenti oleh Bibi Ann.
" Selamat datang Nyonya Isabel...." sambut Guru Ken
" Terima kasih guru....maaf saya harus merepotkan guru dengan datang kemari." sahut Isabel.
" Sudah sewajarnya anda khawatir Nyonya....anda pasti lelah, silakan beristirahat dulu....mari saya antar ke kamar anda Nyonya. "
Isabel mengangguk dan mengikuti Guru Ken. Sesampainya di depan kamar Guru Ken berpamitan agar Isabel dapat beristirahat dulu sebelum memulai membahas strategi pembebasan Nicholas.
...----------------...
Nicholas dan Adrian terduduk menyandar tembok terlihat darah kering dipojok bibirnya hidungnya lebam dan mengeluarkan sedikit darah segar. Matanya bahkan sudah tak dapat melihat sebelah karena bengkak akibat pukulan.
Keadaaan Adrian tak jauh berbeda dari Nicholas bahkan tangan kirinya patah akibat menahan pukulan balok yang semula dilayangkan ke kepalanya. Pakaian keduanya pun telah robek disana sini dengan noda darah menghiasinya.
...----------------...
Hari ketiga penculikan Nicholas....
Guru Ken, Paman Honzo, Isabel, Alberth dan juga para asisten Guru Ken telah berkumpul di ruang pertemuan. Mereka akan membahas strategi penyelamatan Nicholas. Video dari para penculik telah dikirimkan ke email Isabel beberapa waktu setelah Isabel mendarat di Jepang.
Mereka meminta uang tebusan 20 Milyar dolar dan sebuah lukisan kuno milik Guru Ken yang bernilai 130 juta dolar. Tebusan itu harus diserahkan lusa di sebuah taman di pusat Tokyo.
Ryuga memimpin jalannya pengaturan strategi, ia juga sebagai ketua tim penyelamatan. Ditengah-tengah pembahasan tiba-tiba pintu terbuka. Semua mata memandang ke arah pintu, Ryu Jin berdiri disana lengkap dengan topengnya membuat semua orang terkejut.
" Ryu Jin....apa yang kau lakukan disini...lukamu belum sembuh benar lebih baik beristirahat dulu." ujar Ryuga sambil berjalan mendekatinya
" Tidak kak....ini hanya luka kecil, sudah menjadi kewajibanku untuk ikut ambil bagian untuk menyelamatkannya. Karena kelengahan ku mereka diculik." jawabnya dingin
" Astaga adik....lukamu bahkan belum mengering tidak...kami tidak akan mengijinkan kau ikut dalam misi ini. " seru Eiji
" Tidak ada penolakan kakak....aku akan tetap pergi...jika kau tidak mengijinkannya aku akan mencarinya sendiri dan membawanya pulang." sahut Ryu Jin seraya berdiri hendak pergi.
Mazano segera mencegah dan menahan bahunya. Ia segera mengambilkan segelas air putih dan memberikan kepada Ryu Jin untuk menenangkan hatinya.
" Minumlah....sekarang duduk dan perhatikan baik-baik...." kata Mazano
Pembahasan dilanjutkan kembali. Isabel memandang ke arah Ryu Jin, ia mengagumi sikap gadis itu. Ia tau dibalik topengnya wajah Ryu Jin sangat cantik. Ryu Jin merasakan dirinya sedang diperhatikan orang lain, ia berbalik memandang ke arah Isabel.
Isabel tersenyum dan Ryu Jin membalasnya.
Siapa dia...apa dia istri tuan Nick? Aku tidak nyaman dengan tatapannya, apa dia menyalahkan ku atas penculikan suaminya? Sepertinya aku harus berbicara dengannya nanti.
uda seribu purnama saya gk
say hello.... jd rindu
padahal saya gk d rindukan 🤣🤣🤣🤣🤣
Wkwkwkwkwkkwkkkk
Hanzo yg ada di anime Naruto..