Season 2 " Ketua Osis Kejam "
Perpisahan, kesedihan, pertarungan, teka-teki selalu mewarnai kehidupan ketiga remaja berbeda jenis kelamin tersebut adalah putra dan putri dari Kevin Alexander Abraham dengan Anjel Cecilia Wijaya.
Ketiga remaja itu yang tak lain si kembar Erlan dan Elsa dengan adik angkat perempuannya, Kristal. segala macam konflik selalu menemani setiap langkah demi langkah mereka.
Teka-teki yang selalu menghantui mereka, kini mulai mereka selesaikan sedikit demi sedikit, yang akan membuat kehancuran dalam keluarga besar Wilsington dan apa penyebab di balik kekacauan keluarga besar ?
Fb : Zizi Ziah
Ig : Zi.ziah12
--------------------------------------------------------------------------
~ Asli pemikiran author sendiri ~
~ Selalu budidayakan :
• Like
• Vote
• Rate
• End Komen
~ No Plagiat ~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fauziah habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17
Happy Reading Guys :)
^^
" Sudah sampai, Non. " ujar supir taxsi denhan memberhentikan mobilnya di pintu masuk.
" Iya, pak. Kembaliannya ambil saja. " ujar Kristal dengan memberikan dua lembar uang berwarna merah.
" Makasih, Non. " ujar supir taxsi dengan senang.
" Makasih kembali. " ujar Kristal dengan tersenyum dan langsung kedalam bandara menuju tempat loket.
Kristal pov end
Sedangkan di rumah minimalis, Elsa menghentikan mobilnya di pekarangan rumah tersebut. Karna jam mata kuliahnha siang, Elsa memutuskan untuk kesini menemui mommynya dan bercerita tentang semuanya.
Tokk
Tokk
Elsa mengetuk pintunya, Tapi tidak ada jawaban satu pun dari dalam. Elsa mengintip dari jendela tampak gelap dan sunyi. Elsa mencoba mengetuknya lagi, tapi nihil. Tak ada satu pun yang menjawab.
Elsa yang melihat tetangga samping rumah mommynya sedang menyapu halaman, langsung menghampiri ibu itu dan menanyakan keberadaan mommynya.
" Permisi, bu. " ujar Elsa yang berada di luar pagar rumah ibu itu.
" Ada apa, Nak ? " ujar Ibu itu yanh membukakan pagar rumahnya dan berdiri di hadapan Elsa.
" Maaf ganggu. Saya mau tanya, Ibu Anjel yang ada di rumah itu. Kemana ya, bu ? " ujar Elsa dengan menunjuk rumah mommynya.
" Ibu Anjel ? Di rumah itu tidak ada yang namanya Anjel dan rumah itu hanya di tempati turis yang sedang berlibur disini. " ujar Ibu itu yang menjelaskan bahwa rumah itu bukan di tempati Anjel.
" Bukan Mommy ? Atau mommy gak pake nama aslinya ? " Batin Elsa.
" Kalau boleh tau, Siapa yang nempati rumah itu ? " ujar Elsa dengan sopan.
" Namanya, Miss Renata dan biasanya ibu-ibu manggilnya miss Rena. " ujar ibu itu.
" Ohh, kalau boleh tau. Miss Renanya kemana ya, bu ? " ujar Elsa yang mengerti, mommynya menggantu namanya dengan Renata.
" Miss Rena, Sudah pulang ke Amrik. " ujar ibu itu yang mampu membuat Elsa membelalakkam matanya.
" Mommy gak mungkin ninggalin Elsa lagikan ? " batin Elsa dengan sendu, baru kemarin dirinya senang bisa bertemu dengan mommynya dan sekaranh mommynya meninggalkan dirinya lagi.
" Dari kapam ya, bu ? " ujar Elsa yang mencoba menahan tangisnya.
" Dari tadi sihh, Nak. Kalau boleh tau, kamu siapanya miss Renata ? " ujar Ibu itu dengan menatap Elsa.
" Saya Elsa, Putrinya Miss Renata. " ujar Elsa mencoba tersenyum.
" Oalah, ini nak Elsa. Tunggu sebentat ya. " ujar ibu itu yang langsung berlari kedalam rumahnya meninggalkan Elsa yang bingung.
Tak lama, Ibu itu keluar dengan membawa paper bag merah volcadot dan memberikamnya langsung ke Elsa. Sedangkan Elsa bingung, Kenapa ibu ini memberikannya paper bag itu ? dan apa isinya .
" Ini dari Miss Renata sebelum dia pergi ke Amrik dan dia berpesan jika ada seorang gadis bernama Elsa kesini, tolong berikan paper bag ini. " ujar ibu itu dengan memberikan paper bagnya.
" Ini dari Miss Renata ? " ujar Elsa yang masih tak percaya dan dia sejang mommynya memberikan sesuatu sebelum pergi.
" Iyaa, ? Miss Renata suruh nak Elsa jaga barang yang ada di dalamnya dan satu lagi disitu ada barang buat Kriss ... Kriss ... siapa ya ? " ujar ibu itu yang lupa.
" Kristal ? " ujar Elsa.
" Ya, Kristal. " ujar ibu itu dengan cepat.
" Baiklah, Makasih ya bu. " ujar Elsa dengan tersenyum.
" Sama-sama, Nak. " ujar ibu itu dengan membalas tersenyum.
" Kalau begitu, Saya pamit ya bu. Assalamualaikum. " ujar Elsa dengan mencium punggung tangan ibu itu.
" Waalaikumsalam. " ujar ibu itu tersenyum, ternyata masih ada remaja yang sopan dan Elsa langsung mengemudikam mobilnya menuju kampus.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Maaf ya, Author up 1 Episode terlalu malam 🙏 soalnya tadi author ngerjain tugas sekolah dulu :) Dan jangan lupa ya like end ratenya :)
See you tomorrow guys 😘
perannya kebanyakan