NovelToon NovelToon
Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Slice of Life / Komedi / Time Travel
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: RS Star

Bagi Raka Aditya, menyendiri adalah cara terbaik untuk bertahan hidup dari tekanan dunia yang melelahkan. Ia merasa asing dan tak dimengerti, hingga akhirnya beberapa orang datang menawarkan persahabatan yang tulus. Perlahan, cara pandang Raka mulai berubah. Ia pun belajar bahwa untuk menemukan tempatnya di dunia, ia harus lebih dulu belajar menerima dirinya sendiri dan orang lain apa adanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RS Star, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

Di sebuah kafe yang letaknya cukup jauh dari sekolah, secara mengejutkan aku bertemu sama Elma. Padahal setiap hari Senin sepulang sekolah, aku selalu datang ke kafe ini. Tapi kenapa aku tidak tahu Elma kerja sambilan di kafe ini? Terlebih aku dan dia baru saja terlibat drama di kelas yang membuat aku mendapat predikat siswa paling berbahaya di sekolah, sialnya korban dari kejadian itu sekarang ada di depanku. Yaah... meski itu cuma sandiwara untuk menyelamatkan Elma, tapi kalau sampai ada yang melihat aku berada di kafe ini, maka gosip akan bertambah lagi menjadi Raka si penguntit Elma, kan?

...Masa kelam SMA-ku akan semakin buruk jadinya....

“Ke... kenapa kamu ada di sini, Raka?” tanya Elma terkejut melihat kehadiranku, padahal harusnya aku yang bilang begitu...

“Tu... tunggu!! Maksudku, kenapa kamu ada di sini?!! Harusnya aku yang tanya begitu! Aku bukan sedang menguntitmu atau semacamnya!!” dengan panik aku mengatakannya untuk klarifikasi, aku tidak ingin Elma merasa aku benar - benar sedang menguntitnya.

“Aku sedang kerja sambilan di sini” jawabnya datar dan dia menunjukkan name tag didada kiri yang tertempel pada seragam pegawai kafe yang Elma kenakan, kebetulan macam apa ini?!!

Siang ini aku bertemu Elma dengan sisi yang lain, aku terbiasa melihat Elma mengenakan seragam sekolah dan rambutnya yang selalu dia kucir ke samping kanan, aku juga sudah pernah melihatnya berpakaian kasual seperti artis Korea dengan rambut terurai, dan kali ini aku harus melihatnya dengan rambut ekor kuda dan mengenakan seragam pelayan kafe. Aku jadi sering melihat Elma di kehidupan keduaku...

“Aah jadi kamu yang bernama Elma ya, salam kenal~” sapa Maya ke Elma, Elma pun menoleh menatap Maya dan terlihat Elma sedang mencoba menebak siapa yang sedang bersamaku itu.

“Huum.. kamu pasti Maya Ayu dari kelas 1F...” ucap Elma ke Maya, ketika itu Maya terlihat sedikit kaget.

“Ooh~ kamu mengenalku?” tanya Maya heran, Elma mengangguk dan tersenyum manis menatap Maya.

“Eeh i..iya, soalnya kecantikanmu sangat terkenal di sekolah” jawab Elma, seketika Maya seperti melayang dan aku harus segera mengikatnya dengan tali agar dia tidak terbang ke mana – mana... bercanda, itu hanya perumpamaan.

“Jadi agak malu rasanya kalau kamu yang mengatakannya~” timpal Maya terdengar malu – malu

Tapi fakta kalau Maya tidak menyangkal sama sekali sebuah pujian dari orang lain seperti yang biasa orang lakukan itu memang sangat cocok dengan kepribadian Maya, yaah... memang seperti inilah Maya dengan segala karakter dan kepribadiannya.

“Tapi kamu juga cantik kok~ aku juga sering dengar kecantikanmu dari teman laki – laki di kelasku” puji Maya ke Elma, wajah Elma pun sedikit memerah mendapatkan pujian itu.

“Tapi kamu itu sangat imuuut... Aah iya anu, aku Elma Kroos dari kelas 1-A” ucap Elma sambil mengajak Maya untuk berjabat tangan, Maya menyambut jabat tangan itu sambil tersenyum manis.

Rasa – rasanya aura yang dipancarkan Elma saat ini sangat berbeda dengan aura yang dia pancarkan saat kami bertemu di toko buku, apa karena dia sedang bekerja di sini ya? Atau aura penuh amarah hanya bisa ditunjukkan kalau cuma ada aku? Haah... memang anak bandel tidak akan pernah bersikap baik sama seorang wibu sepertiku, apa yang aku pikirkan...

Setelah beberapa saat jabat tangan, Elma melirikku dan Maya secara bergantian beberapa kali namun tidak mengatakan apa pun. Dia tiba – tiba tersenyum dengan suara tawa kecil yang terdengar, lalu dia berkata...

“Kalian pacaran?” tanya Elma terdengar penasaran

Yah tentu saja sebagai si ratu over reaktif, Maya akan langsung berdiri, menggebrak meja, dan wajahnya mendadak memerah mendengar pertanyaan sederhana dari Elma. Maya berkata...

“Hahh?!!” tanpa kalimat apa pun

“Gak mungkin juga sih, kamu salah paham” timpalku dengan tenang dan santai, aku sudah mulai terbiasa menghadapi sikap over reaktif Maya dan rasanya tidak akan ada lagi hal yang bisa membuatku kaget di kehidupan keduaku ini.

Maya duduk kembali dengan sangat keras, melipat kedua tangannya dan terlihat begitu sombong, lalu mengangguk beberapa kali seolah dia menyetui perkataanku sambil mengatakan...

“Iya tuh, bisa – bisanya ke pikiran aku jadian sama serigala penyendiri seperti dia. Gak masuk akal! Baru kali ini aku merasakan penghinaan seperti ini” ucap Maya, dia benar – benar kasar padaku ya...

“Hei, kamu sadar gak kalau orang yang sedang kamu hina ada di depanmu” aku pun menegurnya atas kalimat menyakitkan itu, setidaknya hargai perasaanku walau sedikit..

“Ahahaha.. iya juga ya, sepertinya bukan” timpal Elma

Ketika itu aku ingat kalau Manga milik Elma masih ada padaku, aku merogoh tas sekolah untuk mencari Manga tersebut lalu memberikannya ke Elma. Seketika senyum Elma menghilang dan dia menatapku dengan raut wajah sedih, aku tahu apa yang dipikirkannya, namun aku ini baik – baik saja dan tidak perlu dia merasa bersalah seperti itu.

“Aah... aku benar – benar minta maaf atas kejadian tadi siang dan itu semua... salahku...” celetuknya tanpa menerima Manga ditanganku yang telah aku berikan padanya

“Gak usah dipikirkan, aku melakukan itu demi diriku sendiri” timpalku mencoba membuat Elma untuk tidak merasa bersalah atas apa yang telah terjadi di sekolah hari ini.

“Tapi.. tetap saja, aku sangat berterima kasih padamu...” ucap Elma dan tatapannya kini menunduk, aku sudah tidak tahu harus berkata apa lagi karena mungkin saat ini aku sudah cukup lelah dengan semua yang terjadi.

Saat ini aku melihat Elma sedikit gelisah yang begitu terlihat dari gerak – gerik tubuhnya, sayangnya aku tidak bisa menebak apa yang terjadi karena Elma pun hanya diam dengan kepala yang tertunduk.

“Elma, shift kerjamu selesai jam berapa?” tanya Maya tiba – tiba mengganti topik pembicaraan, Elma terlihat kaget dengan pertanyaan itu sampai dia kembali mengangkat kepala untuk menatap Maya.

“Eeh.. jam tujuh sih..” jawab Elma terdengar bingung

“Kami akan tunggu sampai kamu selesai, ya. Gak enak kan kalau ngobrol di saat kamu sedang bekerja, nanti kamu dimarahi” ucap Maya dan ketika itu aku mendengar Elma tertawa kecil lalu kembali bersiap untuk mencatat pesanan kami.

“Iya, terima kasih. Jadi kalian mau pesan apa?” tanya Elma dengan ramah

Aku tidak mengerti kenapa Maya mau menunggu Elma selesai bekerja, bukankah bisa mengajaknya mengobrol ketika kita disekolah? Tapi karena aku sudah sangat lelah, jadi aku biarkan saja Maya dengan semua keanehan pola pikirnya. Aku memesan nasi goreng sedangkan Maya mi goreng, untuk minuman aku memesan es jeruk sedangkan Maya jeruk hangat.

Setelah Elma menerima pesanan itu, dia beranjak pergi untuk mengatar pesanan itu ke bagian dapur. Aku dan Maya pun hanya terdiam hingga pesanan kami datang, kali ini bukan Elma yang mengatarnya. Saat aku melihat Maya hendak menyantap makanannya, aku pun membuka lagi obrolan di antara kami.

“Kamu yakin? Kamu gak perlu sampai repot – repot tungguin Elma selesai bekerja, kan?” tanyaku, aku sejak tadi penasaran namun karena tadi masih merasa lelah jadi aku tunda saja pertanyaan itu.

“Aku cuma merasa, kalau tadi aku langsung pulang maka hasilnya hanya ada penyelesaian dalam tiga kata, tidak kurang tidak lebih. Di saat – saat seperti ini, kalian berdua itu harus saling mengobrol baik – baik” jawab Maya lalu dia mengambil suapan pertama, dengan gestur tangan sepertinya dia masih ingin menyampaikan sesuatu lagi dan memintaku untuk menunggunya.

“Kamu juga sebaiknya kasih tahu Elma kalau kamu sudah menceritakan rahasianya ke aku, kasih tahu juga kalau aku sudah tahu apa yang menimpanya hari ini” ucap Maya meneruskan kalimatnya yang sempat terputus

Memang sih aku sudah secara tidak bertanggungjawab menyebarkan rahasia Elma ke Maya, aku rasa Elma akan memukulku seperti yang pernah dia katakan di toko buku sebelum kami berpisah. Sudah seharusnya aku untuk meminta maaf padanya, semoga dia tidak jadi memukulku setelah aku meminta maaf...

“Raka, ngomong – ngomong, untuk ukuran sebagai seorang serigala penyendiri sepertimu, aku cukup kaget ternyata kamu orang yang lumayan baik. Bahkan sampai bilang ‘Gak usah dipikirkan’ segala” celetuk Maya saat aku mengambil suapan pertamaku, perasaanku ketika itu langsung tidak enak jadi aku menatapnya dengan penuh kecurigaan.

“Kamu sebenarnya kenapa? Tiba – tiba muji gitu, dompetmu ketinggalan? Mau suruh aku bayar makananmu, ya?” tanyaku dengan penuh kecurigaan, saat itu Maya menggebrak meja cukup keras dan dia terlihat sangat kesal.

“Nggak ya! Aku cuma ke pikiran sisi kamu yang ini yang baru aku kenali” timpal Maya... tunggu..

Tunggu dulu... rasanya aku pernah dengar Maya mengatakan hal yang sama seperti ini... tapi kapan ya...? di saat aku mencoba mengingat, Maya berbicara lagi.

“Iya juga, aku mau tanya sesuatu” celetuk Maya, aku sedikit tersentak karena sepertinya aku sempat melamun tadi.

“Tanya apa?” timpalku

“Itu, masalah Sari. Tadi siang Elma sama Sari berantem kan gara – gara Manga sampai di ejek habis – habisan” ucap Maya, aku mengangguk beberapa kali.

“Iya” timpalku lagi.

“Terus kenapa Sari tiba – tiba ikutan berhenti sekolah?” tanya Maya terdengar bingung.

Yaah... mungkin memang membingungkan kalau hanya mengerti dari ceritanya saja, aku pun pasti tidak bisa memahami alasan Sari ikut berhenti sekolah padahal dialah pelaku utama yang mengakibatkan Elma memutuskan untuk berhenti sekolah di kehidupanku yang pertama. Tapi berbeda dengan di kehidupanku yang kedua, karena saat ini aku ikut terlibat dalam kasus itu. Sekarang yang aku mengerti intinya adalah... Sari bukanlah orang yang jahat secara individu.

Aku sangat yakin itu meski dia terlihat galak dan arogan.

1
i'm your
wkwkwk kesian amat
You Know me So well
ya ya ya bangga aja udah gpp 🗿🗿
Silvia: ayo Qt beri tepukan...😄
total 2 replies
SS Star
sari apaan sih, fix kesel banget sama nih orang /Panic//Panic//Panic/ keliatan banget kalah saing sama elma sampai harus playing dirty buat jatuhin dia /Panic//Panic/ tapi jujurly gw penasaran banget sih sama next move yang bakal raka lakuin buat mutar roda kenangan dia, lagian maya udah meremehkan raka banget ya, tapi aku kalau jadi maya sama aja sih responnya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ which is emang bener sih raka tuh keliatan useless banget dan gak guna sama sekali jadi manusia /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
SS Star
udah baca sejauh ini dan gw dapet konklusi: Raka emang takdirnya buat ditampol massal /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ Elma, Maya, sekarang Sari, semuanya punya insting yang sama buat ngeplak si raka/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ tapi jujurly alurnya makin seru pas masuk ke misteri hilangnya memory kehidupan pertama dia, fix ini sih topik yang bakal seru banget buat diexplore ke depannya, semngat Thorku /Determined//Determined//Determined/
SS Star
eh ko tumben ch ini agak deep, tapi seru sih jadinya gak bercanda mulu /Facepalm//Facepalm/ agak mempertanyakan kok raka bisa lupa sama Elma padahal teman sekelas, padahal diawal dia kyk dapet flashback sama kehidupan pertamanya gitu kan /Shy//Shy//Shy//Shy/ tapi ttp ya, point minusnya itu elma gak nampol raka ditempat /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ padahal aku menantikan itu loo thor, sepanjang ch ini raka pure bikin emosi jiwa /Facepalm//Facepalm/
pie gemilang
jangan berharap banyak Raka...sepertinya kamu akan mendengar kalimat itu setiap saat!🤣💪
Kerak Telor
🤣🤣🤣terjebak situasi apa lagi Raka ini?😄😄
Cece: kaga ada yg bener cara Raka ketemu cewek 🤣
total 1 replies
Kenzie
elma suka raka?? hmm.. maya terus gimana thor??
4rafah: Maya SMA Elma berantemin aja.🤣🤣🤣
total 2 replies
pie gemilang
go ahead maya🤣🤣🤣💪💪💪...
pie gemilang
🤣🤣 jijik gak tuh?
Chizuru
baper .........🫣🫣🫣... apa2an si Raka iniii
Silvia: sadar gak sih Raka?
total 1 replies
Chizuru
malang sekali si serigala penyendiri ini.... mulai dapat predikat madesu pulaaaa😄
Chizuru
ternyata pria tulen kalau ngomong bisa gemeteran juga🤣
Chizuru
Maya lagi Maya lagi...😄😄 kuat mental ya rakaa.... author sepertinya terlalu senang MC menderita Krn wanita 1 ini
pie gemilang
mulai menikmati perjalanan sang serigala penyendiri......🤣
pie gemilang
ini nih...mencurigakan sekali...jangan jangaaaan.....ini kisah author 🤣🤣...Krn ada novel author yang bersambung😄😄...awas aja Sampek Hiatus...
kiana surya
bab 1 udah dibikin ngakak perkara ta* kucing 🐱🐱🤣🤣...menarik nih pasti ceritanya...semangat author sayaaang
i'm your
udah mulai agak nampak keseriusan nih novel dari segi cerita, menarik
kiana surya
mengganggu syekaliii🤣🤣🤣😄😄😄🤣
SS Star
btw lo udah punya temen belom thor? sini deh, bilang ke gw kalau rambut gw wangi kayak raka ke luna /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ si raka beneran apes banget sih, kena tumbal dari stressnya author sampai dibuat menyedihkan parah /Sob//Facepalm/ tapi jujurly konyol abis sih, gw selalu ngakak brutal tiap baca. apalagi pas imagine visual raka tuh literally lo yang baru kelar potong rambut/Tongue//Tongue//Tongue/
You Know me So well: waah lu parah seh, lama-lama authornya bisa kena spill beneran 🗿🗿🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!