NovelToon NovelToon
Sky Queen Mafia

Sky Queen Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Bad Boy
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Incy

Sky ingin balas dendam pada (Felix) Ayahnya dan mengambil alih seluruh kekuasaan sang Ayah. Dia telah mempersiapkan diri selama bertahun-tahun dan siap untuk melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya.

Akankah semua berjalan sesuai dengan rencana ketika Sky harus berurusan dengan Shy yang Arogan.

**

Ayo ramaikan Guys, keluarga Zionathan kembali lagi 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Incy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 SQM

Gelas-gelas kristal berdenting halus di tengah ruangan, berbaur dengan alunan musik klasik yang sengaja diputar untuk menyamarkan ketegangan khas pertemuan dunia bawah.

Tetapi bagi Sky, melodi itu terdengar seperti ejekan yang terus berdengung di telinganya. Dia duduk di meja yang berseberangan dengan keluarga Zionathan, matanya sesekali berpura-pura menatap Green, namun terus melirik ke arah Shy.

Pria itu masih terlihat sangat tenang. Tidak ada kerutan di dahi, tidak ada tatapan tajam yang tersembunyi, bahkan tidak ada lirikan sekilas ke arah Sky.

"Kau jangan terus menatapnya," bisik Green sembari memotong daging. "Makanlah sedikit. Sejak tadi Kau tidak menyentuh apapun."

Sky memaksakan senyum tipisnya. "Aku tidak lapar. Udara di sini terasa sangat panas, rasanya seperti ingin meledak"

"Panas karena ruangannya, atau karena dia tidak sekalipun melirikmu?" tanya Green pelan. "Kau harus tau posisi kita malam ini. Jangan sampai orang lain menyadari apa yang ada di pikiranmu."

"Aku hanya sedang berpikir...," jawabnya menggantung kalimatnya.

"Berpikir tentang apa? Tentang bagaimana cara memancing perhatiannya lagi?" Green menggelengkan kepalanya.

"Green, diamlah. Kau tidak mengerti apapun tentang dia dan tentang kami," desis Sky dengan nada yang terdengar sangat dingin.

Belum sempat Green membalas ucapan Sky, pintu gedung kembali terbuka lebar. Seluruh pandangan langsung tertuju pada sosok wanita yang masuk dengan langkah anggun. Kulitnya eksotis, dibalut gaun sutra emas yang berkilau terkena cahaya lampu. Rambut hitamnya tergerai indah, Kaeta, putri tunggal ketua mafia terbesar di Brasil.

Sky mengeratkan genggamannya ketika melihat arah langkah wanita itu. Kaeta berjalan lurus menuju meja Shy, lalu berhenti tepat di hadapannya.

"Lama tidak berjumpa, Tuan Shy" sapa Kaeta dengan suara serak yang sensual, disertai aksen asing yang kental. Dia mengulurkan tangan yang dihiasi cincin zamrud.

Shy langsung berdiri, menyambut tangannya dengan sopan dan mengecup punggungnya sekilas. "Sebuah kehormatan bisa melihatmu di sini, Nona Kaeta. Aku kira ayahmu yang akan hadir mewakili wilayah Brasil."

"Daddy sudah terlalu tua untuk perjalanan jauh," jawab Kaeta sembari tersenyum manis yang begitu menawan "Lagipula, dia tau aku sangat ingin datang ke acara ini. Apalagi setelah mendengar kaulah yang memimpin perwakilan dari organisasi Tuan George."

Jegran yang duduk di samping Shy ikut berdiri dan tersenyum. hubungan keluar mereka cukup baik karena kerjasama bisnis gelap "Nona Kaeta, malam ini, Anda terlihat sangat cantik, membuat kami semakin betah berada di acara ini." Seperti biasanya, dia selalu mengeluarkan gombalan yang tidak bermutu. Shy melirik sekilas kearah adiknya.

"Seperti biasanya, kau tetap pandai merayu, Jegran," balas Kaeta sambil mengalihkan pandangan kembali pada Shy. "Kursi di sebelahmu masih kosong, bukan? Aku lebih suka duduk di dekat orang yang bisa diajak bicara, daripada harus mendengarkan omongan para pria tua yang hanya membanggakan kekayaan mereka."

Shy menggeser kursi di sampingnya dan memberi isyarat. "Tentu saja, silahkan duduk Nona Kaeta." Ujar Shy, dia selalu memberikan senyum terbaik.

Dari seberang meja, Sky mencengkeram gagang garpu hingga jemarinya memutih. Dia melihat bagaimana Kaeta duduk dengan santai di samping Shy, lalu saling berbisik kan sesuatu yang membuat Shy mengangguk pelan sembari menatap wanita itu dengan penuh perhatian.

"Kau seperti singa yang siap menerkam lawanmu, Sky." Bisik Green sangat pelan. "Kendalikan ekspresimu. Semua orang bisa melihatnya dan jangan membuat semua menjadi berantakan"

"Dia sengaja melakukan ini, Green!" bisik Sky dengan suara bergetar. "Dia sengaja bersikap lebih baik pada wanita lain hanya untuk membuatku merasa tidak berharga!"

"Tidak semuanya seperti yang kau pikirkan, Sky" jawab Green mencoba tenang. "Kaeta adalah rekan bisnis penting. Hubungan baik dengan keluarganya sangat menguntungkan bagi organisasi mereka. Ini bukan tentang perasaan, ini tentang strategi bisnis."

"Strategi katamu? Kalau begitu kenapa dia tidak pernah bersikap sopan seperti itu padaku?"

"Itu bukan alasan untuk bertindak ceroboh. Ingat, kita ada di sini atas perintah Tuan Marco. Jangan sampai emosimu merusak rencana besar kita."

Tetapi kata-kata Green tidak masuk ke telinga Sky. Rasa cemburu yang membakar telah mengambil alih akal sehatnya. Dia tidak bisa membiarkan Shy terlihat begitu nyaman dan bahagia dengan wanita lain, sementara dia diabaikan begitu saja.

Sky meletakkan garpunya dengan dentingan keras yang cukup menarik perhatian orang-orang di sekitar. Dia berdiri dan menatap Green sekilas.

"Aku akan ke kamar mandi sebentar. Tunggu aku di sini."

Green mengerutkan keningnya, menatap punggung Sky yang berjalan cepat. "Jangan terlalu lama, Sky. Ingat tempat kita berada."

Setelah sampai di koridor yang sepi, Sky berhenti di dekat pilar besar dan mengeluarkan alat komunikasi kecil dari tasnya. Tidak butuh waktu lama, saluran langsung terhubung.

"Kau mendengarku? Lakukan sekarang."

"Maaf, Nona Sky, tapi Tuan Marco sudah berpesan agar kita tidak menimbulkan masalah di tempat ini..."

"Aku tidak peduli dengan apa yang dikatakan Marco!" Selannya dengan suara tinggi. "Sekarang aku yang memberi perintah! Matikan lampu utama, serang mereka, jika perlu habisi wanita yang bernama Kaeta." Desisnya, Shy hanya miliknya, berani sekali wanita itu mengambil apa yang sudah menjadi miliknya.

"Tapi Nona.."

"Jika kau tidak mau melakukannya, kau bisa mempertaruhkan nyawamu sendiri! Lakukan sekarang juga!"

Tanpa menunggu jawaban lagi, Sky mematikan sambungan. Dia menarik napas panjang, merapikan gaunnya, dan kembali memasang senyum manis sebelum berjalan kembali ke dalam aula.

Begitu duduk kembali, Green menatapnya dengan curiga. "Kau lama sekali. Apa yang kau lakukan?'

"Aku tidak melakukan apapun. Aku hanya merapikan penampilan ku," jawab Sky sembari tersenyum tipis. "Sebentar lagi suasana di sini akan menjadi jauh lebih menarik, kau akan lihat sendiri."

Green hendak bertanya lebih lanjut, tetapi tiba-tiba seluruh lampu kristal di ruangan itu padam.

Jep!

Kegelapan menyelimuti seluruh ruangan. Keheningan terasa selama beberapa detik, sebelum suara teriakan mulai terdengar dari berbagai arah.

"Apa yang terjadi? SIALAN!!!"

"Siapa yang berani melakukan semua ini!!"

Mereka para pemimpin yang sudah mengetahui segala trik tetap duduk tenang di posisi masing-masing, selebihnya mereka yang baru bergabung dilanda kepanikan.

suara ledakan keras terdengar dari arah pintu samping, disusul rentetan tembakan yang saling bersahutan.

Dor!

Dor!

Dor!

"Ada serangan! Lindungi Tuan Muda!" teriak Xander, dia menarik lengan Jegran, karena remaja itu tidak boleh terluka sedikit pun, atau Shy tidak akan mengampuni mereka semua.

Suasana yang awalnya penuh kesopanan kepalsuan sekarang berubah total. Kursi-kursi terguling, gelas pecah berserakan, dan sebagian orang berlarian panik mencari jalan keluar.

Di balik kegelapan itu, Sky tersenyum puas. Dia pikir Shy pasti akan panik dan sibuk menyelamatkan diri. Tetapi senyumnya langsung lenyap ketika sebuah senter dinyalakan dari arah meja utama.

Cahaya itu menyinari sosok Shy yang berdiri tegak dan tenang, tidak bergeser sedikit pun dari tempatnya. Di bawah cahaya temaram, matanya yang tajam menembus kerumunan dan kegelapan, lalu terkunci tepat pada pandangan Sky.

Tidak ada rasa takut, tidak ada kekacauan, hanya tatapan dingin yang lebih ke muak, seolah Shy sudah tau persis siapa yang berada di balik keributan itu. Sedangkan Kaeta masih duduk di posisinya dengan tenang.

1
nuri.
lanjuttt thorr
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
dari dulu dodol.. kamu selalu salah paham pada Shy dari dulu, bukan baru tadi atau kemarin... dan kamu baru sadar semua itu.???? kalau kamu tidak mengerti tentang strategi yang dilakukan olh Shy, maka kamu belum atau sebenarnya tidak pantas menjadi seorang mafia.... karena dunia mafia tidak mengenal kata2 dan perlakuan romantis....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah loh mau ngomong apa lagi sekarang kalau itu adalah semua kebenaranya ... 😂😂😂
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
dih dasar aneh...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah bener tuh pikir lo... siapa yang memulai lebih dulu....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
memang dia udah gak waras sepertinya... karena cemburu dan perasaan kalah karena diabaikan juga ditinggalkan oleh shy, sekarang ngamuk kemanan2.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
waaahh bener2 keturunan mafia asli di... hebat... 🤭🤭🤭
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
rasain.... baru nyesel setelah ditinggal pergi...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
god job Jegran... hajar dia,kasih dia paham biar dia ngerti siapa yang telah menyia2kan Shy... setelah dulu dengan brutalnya Shy terus mengejarmu... dia juga punya harga diri kalau terus menerus ditolak, ngapain terus menunggu yang gakjelas kan... 🤭🤭🤭
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
maunya kamu, kalau shy mya ga mau gimana?? 🤣🤣🤣🤣
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
lah kamu aru nyadar toh... hello kemarin2 kamu kemana aja saat shy pasang badan buat kamu.... sok sok an nolak segala bentuk batuan yg shy berikan, tapi ujung2nya tetap saja butuh shy... dasar aneh...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
lanjut kak...
partini
🤦🤦🤦🤦 sky why you be come stupid aduhhh cemburu mu itu loh aihhh sang queen mafia no Brian hancur sendiri
anonim
cuekin gantian biar shy kelimpungan
partini
udah ga usah perduli lah sky ,tadi kan dah bilang jergan dia lebih suka dada yg super gede sedangkan katanya dadamu rata 🤭,, sama berondong juga is ok ngapain ngrep yg dewasa kalau goblo*
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah loh kan baru juga mulai udah ketahuan aja...... kamu terlalu mencurigakan sih..... baru dari toilet langsung keadaan berubah. siapapun juga pastiii akan tahu siapa pelakunya, karena mereka bukan orang2 biasa... mereka sudah tidak asing dengan trik murahan seperti itu sky.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
haaahhh dasar bodoh. kamu sky .. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
kamu masih perlu latihan lagi dalam mengendalikan perasaanmu. sky .... coba minta berlatih lah pada shy.... dia juaranya akting.... kamu masih kalah dengan nya...... masih kurang pantas disebut queen mafia kalau kamu masih bersikap kekanak2an karena dengan tidak langsung kamu memperlihatkan kelemahan mu sendiri....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
jadinya malah kamu yang terbakar sky....🤣🤣🤣🤣🤣
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
sepertinya alasan yang jelas pertama deh.... 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!