NovelToon NovelToon
Aisyah Aqila

Aisyah Aqila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:198k
Nilai: 4.9
Nama Author: Auriel zeta

Pernikahan adalah pengikatan janji sakral yang dilaksanakan oleh dua orang yang saling mencintai. Tapi tidak dengan Aqila.

Aisyah Aqila adalah seorang gadis yang cantik, baik, pintar dan manja. Tetapi juga berani. Berumur 18 tahun dan baru lulus sma.

Aqila adalah salah satu murid terpintar dan bintang sekolah di sma nya dulu. Karena kepadaiannya, ia ingin sekali melanjutkan kuliah, tapi keadaan yang membuat nya mundur.

Hingga nasib buruk menimpanya.
Aqila harus menikah dengan orang yang tidak dia kenal dan bahkan orang yang ditakuti dikota itu.
umurnya pun jauh berbeda 10 tahun lebih tua darinya.
Hanya karena ayahnya tidak bisa membayar hutangnya yang bunganya sangat besar.

"Saya akan membebaskan hutang-hutang kamu Hendra, tapi dengan satu syarat," ucap Edwin menggantungkan kata-katanya yang terakhir.

"Kamu nikahan saya dengan gadis bodoh ini?" sambil menunjuk Aqila.

Aqila bingung, di satu sisi ia tidak ingin menikah dengan orang itu, tapi disisi lain keadaan yang membuatnya harus bilang iya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auriel zeta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 19 Rumit

"Iya sayang, nggak papa." jawab Papa Sanjaya.

"Kakak kamu biasanya pulang jam berapa sayang?" tanya Mama Merliana.

"Malem banget mah, kadang sampek Alisya udah tidur," jawab Alisya.

"Masak iya dikantor sampek malem gitu," guman Mama Merliana yang curiga.

"Udah lah ma, nggak usah berfikiran yang macem-macem," sahut Papa Sanjaya.

"Iya pa," jawab Mama Merliana.

Saat mereka lagi asyik berkumpul diruang tamu, Clariska datang ke rumah Edwin.

Dia langsung masuk kedalam dan berhambur diperlukan Mama Merliana dengan menangis.

"Tante..." ucapnya.

Mama Merliana pun kaget. Begitupun dengan Alisya dan Papa Sanjaya.

"Kamu kenapa sayang?" tanya Mama Merliana.

"Tante Edwin jahat tante,"

"Jahat gimana?" sahut Papa Sanjaya yang juga kepo.

"Jagi gini tante om, Edwin nggak mau nikahi Clariska karena Edwin mau menikahi gadis yang sebagai pengganti bayar hutang ayahnya." jawab Clariska.

"Apa?!" Papa Sanjaya sangat terkejut.

"Berani-berani nya dia mempermainkan kamu." tambahnya.

"Sabar pa, kita tunggu penjelasan dari Edwin dulu," Mama Merliana menenangkan.

"Alisya, sekarang kamu telfon kakak kamu. Suruh dia pulang sekarang." perintah Papa Sanjaya.

"Iya pa," jawab Alisya yang ketakutan.

Karena dia baru kali ini melihat papanya semarah ini.

Alisya mencoba menelfon Edwin.

"Halo kak," ucap Alisya.

"Iya, ada apa?" tanya Edwin dari seberang sana.

"Kakak disuruh pulang sekarang sama papa," jawab Alisya.

"Ada apa?" tanya Edwin lagi.

"Udah ditunggu mama sama papa kak," ucap Alisya dan langsung mematikan telfonnya.

"Halo, Lisya." ucap Edwin.

Tut...Tut....

"Ada apa dirumah? Kenapa aku disuruh pulang?" tanya Edwin sendiri.

"Lebih baik aku pulang sekarang."

Sebelum pulang, Edwin menghubungi Riko, orang kepercayaannya sekaligus sahabatnya.

"Gue sekarang mau pulang, dan lo handle semua." perintah Edwin.

"Oke siap," jawab Riko.

Edwin pun bergegas pulang ke rumah.

.

.

Sampai dirumah, Edwin melihat mobil Clariska. Dia mulai curiga.

"Apa jangan-jangan Clariska mengadu sama mama sama papa," gumannya.

Lalu dia masuk kedalam.

Sampai diruang tamu, Edwin disuguhkan dengan tamparan Papa Sanjaya.

Plak

Papa Sanjaya menampar Edwin sangat keras.

Semua yang ada disitu pun juga kaget.

"Kenapa papa tampar saya?" tanya Edwin sambil memegangi pipi bekas tamparan papanya.

"Kamu masih berani bertanya Edwin!" bentak Papa Sanjaya.

"Saya nggak tahu maksud papa!" Edwin juga ikut membentak.

"Kenapa kamu nggak mau menikahi Clariska dan kamu malah milih menikahi anak dari karyawan kamu Edwin!"

"Benar dugaan saya, ternyata Clariska sudah mengadu semuanya," batin Edwin.

"Jawab Edwin!" bentak Papa Sanjaya lagi.

Edwin hanya diam. Dia bingung mau jawab apa.

Clariska pun berdiri dan berjalan ke arah Edwin.

"Aku salah apa sama kamu Edwin?! Kenapa kamu tega giniin aku!" bentak Clariska.

Edwin benar-benar terpojokan.

"Saya akhir-akhir ini sudah nggak nyaman sama kamu." jawab Edwin berbohong.

Karena dia bingung harus jawab apa.

"Kamu bilang, kamu sayang dan cinta sama aku. Tapi kenapa kamu bilang seperti itu Edwin!"

"Maaf, saya sudah berbohong sama kamu." jawab Edwin.

Clariska tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Dia hanya menangis.

"Kamu akan menyesal Win karena telah giniin aku." ancam Clariska dan pergi dari rumah Edwin.

"Clariska tunggu nak..." teriak Mama Merliana mengejar Clariska.

Tapi Clariska tidak menghiraukan dan tetap pergi dari rumah Edwin dengan kecewa.

"Lihat! Karena ulah kamu, Clariska jadi kecewa!" bentak Papa Sanjaya.

"Bahkan, kamu lebih memilih anak dari bawahan kamu yang jelas bibit, bobot dan bebetnya sendiri kamu belom tahu. Papa sangat kecewa dengan kamu." ucapnya dan pergi meninggalkan Edwin.

"Mama juga benar-benar nggak habis pikir sama kamu, siapa gadis yang akan kamu nikahi itu? Sampai kamu tega mutusin Clariska," tanya Mama Merliana yang menahan emosinya.

"Dia adalah anak dari bawahan saya. Ayahnya mempunyai hutang yang cukup besar kepada saya, dan dia tidak bisa melunasinya. Anaknya lah yang menjadi jaminan." jawab Edwin.

"Kalo begitu, besok pertemukan mama dengan gadis itu," ucap Mama Merliana.

"Baik." jawab Edwin.

"Edwin juga mau bilang kalo pernikahan Edwin dua hari lagi," tambahnya.

"Apa?!"

"Kenapa mendadak sekali Win?" tanya Mama Merliana.

"Itu sudah menjadi keputusan Edwin. Dan Edwin juga sudah mengurus semuanya," jawab Edwin.

Mama Merliana menarik nafas dan membuangnya dengan kasar.

"Kalo itu keputusan kamu, mama hanya bisa mendukung kamu. Mama akan coba bilang sama papa,"

"Makasih ma," jawab Edwin dan memeluk mamanya.

Mama Merliana pun membalas pelukan Edwin.

"Kamu sekarang ke kamar, bersih-bersih. Nanti mama bantu bicara dengan papa," ucap Mama Merliana.

"Iya ma," jawab Edwin.

Edwin pun pergi ke atas.

Kini tinggal Alisya dan Mama Merliana.

Alisya sangat takut melihat insiden tadi.

"Sayang, kamu kenapa?" tanya Mama Merliana menghampiri Alisya.

"Alisya takut ma..." jawab Alisya.

Mama Merliana pun memeluknya.

"Sayang, nggak usah takut, kan ada mama disini. Sekarang mama anterin kamu ke kamar,"

"Iya ma," jawab Alisya.

Mereka berdua pergi ke kamar Alisya.

"Kamu bersih-bersih habis itu kita makan malam," perintah Mama Merliana.

"Iya ma, Alisya mandi dulu ya..."

"Iya sayang," jawab Mama Merliana dan mencium kening Alisya.

Kini tinggal waktunya Mama Merliana menjelaskan kepada Papa Sanjaya tentang gadis yang akan dinikahi oleh Edwin.

Mama Merliana masuk ke kamar.

Ternyata Papa Sanjaya sedang duduk disofa dan melihat senja.

"Pa..." Mama Merliana menghampiri Papa Sanjaya.

"Iya ma." jawab Papa Sanjaya.

"Mama tahu kalo papa sangat kecewa dengan keputusan yang diambil Edwin, Mama pun juga kecewa pa, tapi mau gimana lagi, mungkin itu yang terbaik buat Edwin," ucap Mama Merliana dengan hati-hati.

"Terbaik dari mana? Edwin sendiri belom tahu bibit, bebet, bobot anak itu,"

"Iya pa, mama tahu. Tapi mau gimana lagi pa..."

"Kita sebagai orang tua cuma bisa mendukung, mama juga yakin, gadis itu adalah gadis baik. Buktinya dia bisa meluluhkan hatinya Edwin,"

"Dan Edwin juga bilang kalo dua hari dia akan menikahi gadis itu,"

"Apa?! Benar-benar gila Edwin. Kenapa mendadak sekali?" tanya Papa Sanjaya.

"Mama juga tanya seperti itu, dan katanya ini sudah menjadi keputusannya,"

Papa Sanjaya terdiam.

Dia bingung harus gimana lagi.

"Papa mau mandi dulu," ucap Papa Sanjaya meninggalkan Mama Merliana.

"Hem,"

"Keras kepala banget sih kamu pa, sama seperti Edwin," gumannya.

.

.

.

Semantara dirumah Aqila, mereka juga lagi membahas soal pernikahan Aqila dengan Edwin.

"Sayang, dua hari lagi kamu akan menikah dengan tuan Edwin," ucap Ayah Hendra.

"Aqila nggak peduli yah," jawab Aqila.

"Sayang, nggak boleh gitu," sahut Bunda Maryam.

"Habis Aqila nikahnya sama om nggak punya hati itu sih, coba kalo sama Rehan, pasti Aqila seneng banget,"

"Maafin ayah nak, gara-gara ayah, kamu yang jadi korbannya," Ayah Hendra merasa bersalah dengan Aqila.

"Ayah kok ngomong gitu, itu bukan salah ayah tapi salah om nggak punya hati itu. Dimata Aqila, ayah tetap ayah Aqila yang terbaik," kata Aqila dan memeluk Ayah Hendra.

Tanpa terasa Ayah Hendra meneteskan air matanya.

"Ayah kok nangis?" tanya Aqila dan mengusap air mata di pipi Ayah Hendra.

"Enggak sayang, ayah sangat bersyukur punya anak seperti kamu," jawab Ayah Hendra.

"Aqila juga seneng banget punya ayah dan bunda seperti ayah sama bunda,"

Mereka bertiga akhirnya berpelukan.

Saat sedang berpelukan, tiba-tiba ada orang mengetuk pintu.

Tok...Tok....

"Ih siapa sih, ganggu aja," gerutu Aqila.

"Biar Aqila aja yang buka,"

Aqila pun membuka pintunya.

"Hai gadis bodoh," ucap wanita itu.

"Tante dateng-dateng langsung ngatain Aqila gadis bodoh, kenal juga nggak,"

"Kamu nggak perlu mengerti siapa saya gadis bodoh. Saya punya penawaran yang bagus buat kamu." jawab Wanita itu.

Belom sempat menjawab, Bunda Maryam memanggil Aqila.

"Sayang siapa yang datang?" teriak Bunda Maryam dari dalam.

"Tau nih bun, orang kesasar." jawab Aqila.

Bunda Maryam dan Ayah Hendra menyusul Aqila kedepan.

1
Rahma Inayah
wajr aja di julukin edwin bodoh mmg bodoh gk peka dia ns cemburu tp dia gk bs liat edwin cemburu..gak peka
Lizaz
Aku mampir thor

mampir juga di karya aku
mari saling mendukung 🤗
R_armylove ❤❤❤❤
like disini
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi
R_armylove ❤❤❤❤
semangat buat kamu
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi ka
Agustina RS
ceritanya bagus, sudah saya kasih bom like👍
semangat terus Thor,mampir juga di karyaku

Ustadz Idolaku

terimakasih 🙏
kicauan.merdu
kok nggak dilanjutkan sih Thor? author lagi Hiatus ya?
R_armylove ❤❤❤❤
semangat buat nulisnya
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi ya
P.Aisyah
mampir dengan 5 like😁
salam manis dari " PERJUANGAN DALAM PERNIKAHAN "
Intan Komalasari
lanjuttttt
R_armylove ❤❤❤❤
like
R_armylove ❤❤❤❤
bawa 3 like ya
R_armylove ❤❤❤❤
ka...aku blik lagi
coco
like mendarat .
jangan lupa mampir
Ulfa
3 like mendarat kak tetap smangat
silviaanugrah
hai thor, aku datang bawa 15like.
smngt up & smg ceritanya sukses ya, aku tunggu feedback-nya 😉✨
unknown
Like mendarat kakak, semangat berkarya ya... Salam dari My Husband, King Of Trouble 😘🤗❤
By_Ana
Next thor...ceritanya seru😄

salam dari _Pesona Pocong Cantik_🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!