NovelToon NovelToon
Cinta Zahra

Cinta Zahra

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Memey.Augusty

Zahra Maharani Setiawan adalah gadis berusia 17 tahun. Zahra gadis ceria nan periang,baik hati dan mudah bergaul dengan siapa saja. Zahra memiliki paras yang sangat cantik, berambut panjang hitam dan bergelombang. Zahra memiliki sahabat yang sangat baik bernama Anita dan Rania.
Kehidupan Zahra berubah ketika kedua orangtuanya meninggal akibat dari kecelakaan. Hinga Zahra di asuh oleh kakeknya Zaky,itu pun tidak berlangsung lama karena kakeknya meninggal karena sudah sakit-sakitan. Zahra pun tinggal bersama adik bundanya,Rara.Hingga datanglah Hendro utusan dari Bu Misya yang memintanya untuk ikut ke kota.
Alan 30 tahun, seorang pengusaha yang sangat sukses.Mempunyai banyak usaha dari properti dan kuliner di semua kota dan luar negeri.
Bagaimana kehidupan Zahra selanjutnya? Apakah Zahra akan menemukan kebahagiaannya setelah mengetahui perjodohannya dengan cucu Bu Misya??
Apakah kehidupan pernikahan Zahra dan Alan bahagia?? Sedangkan Alan masih punya seorang kekasih,Mira.
Warning 18++ !!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Memey.Augusty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. AKTIVITAS ZAHRA

Alan pun turun ke ruang makan karena sang nenek tengah menunggunya turun makan. Alan duduk di samping nenek. Dengan penuh sukacita, nenek menyiapkan makanan untuk cucunya itu.

" Makanlah Al .... ini makanan kesukaan kamu, nenek senang lihat kamu pulang Al " kata nenek tersenyum.

Alan hanya tersenyum lalu makan dengan lahapnya. Ayam telur asin adalah masakan yang di buatkan mama untuknya. Dengan begitu rasa rindunya akan sosok sang mama terobati jika memakan masakan itu. Nenek senang bisa melihat cucunya, Alan makan dengan lahap di depan matanya. Setelah merasa kenyang, semua makanan di bereskan oleh pelayan. Nenek dan Alan kembali duduk di ruang tengah, sambil menurunkan makanan berat tadi sebelum tidur.

" Nek .... kenapa kirim bekal segala sih tadi siang ke kantor ?" tanya Alan membuka obrolan.

" Karena kamu tuh suka telat makan kalau sudah kerja. Gimana enak gak makanannya tadi ?" tanya Nenek balik

" Hahahaha .... enak banget malahan nek. Habis tanpa sisa karena itu buatan nenek tersayang " senyum Alan sambil memeluk sang nenek.

" Siapa bilang itu buatan nenek Al ....?" goda nenek Misya pada Alan

" Itu pasti masakan buatan nenek .... Al yakin kok " jawab Alan begitu yakin.

" Bukan anak bandel .... makanan tadi siang dan makanan yang kamu santap tadi itu Za yang masak. Enak kan malah pakai banget enaknya masakan calon istrimu. " jawab nenek sambil menjewer telinga Alan pelan ( asal gak sampai lepas mah bebas ya nek 😁😁 )

" Masakan Zahra nek .... yakin ? nenek gak lagi becanda kan ?" tanya Alan meragu, dari brownies hingga masakan hari ini.

" Yakinlah .... Za masak depan nenek sendiri kok, Mirna dan pelayan lain juga lihat " jawab nenek sambil main mata pada Alan.

" Lalu Zahra nya mana nek .... ? kok Al gak lihat." tanya Al penasaran dengan Zahra.

" Za .... mungkin sudah tidur Al, besok juga mau masuk kuliah lagi. Ya sudah istirahat Al sudah malam. Oya kamar Zahra ada di samping kamarmu Al. Selamat tidur cucu nenek sayang." kata nenek sambil berdiri dan berjalan ke arah kamarnya.

" Selamat malam .... selamat istirahat juga nek " ucap Alan sambil mencium sang nenek sebelum kembali ke kamarnya sendiri.

Alan naik ke lantai 2. Sebelum masuk ke kamarnya, Alan memandang kamar yang ada di sebelah kamarnya. Alan masuk ke kamarnya lalu duduk di tempat tidurnya.

" Zahra .... Zahra .... kenapa semua makanan yang di buat oleh tangan Zahra begitu pas di lidahnya. Gadis seperti apa Zahra ini ? nenek terlihat begitu menyayangi, berbeda dengan sikap nenek ke Mira. Apa yang membuat Zahra begitu istimewa di mata semua orang ?" Alan terus saja bertanya-tanya dalam hatinya.

Akhirnya Alan memutuskan untuk tidur karena dirinya sudah merasa begitu sangat lelah. Biarlah pertanyaan-pertanyaannya terjawab suatu hari nanti.

💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕

Seperti kebiasaannya di Surabaya, Zahra bangun pagi dan menyiapkan sarapan untuk semua orang di bantu para pelayan. Hari ini hari pertama Zahra kembali masuk kuliah. Makanya Zahra akan berangkat lebih awal untuk mengenal lingkungan kampusnya. Setelah sarapan, Zahra pamit pada sang nenek karena sudah jam 7. Zahra ke kampus di antar oleh supir. Sedangkan Alan masih mandi dan tak sempat bertemu dengan Zahra lagi.

" Selamat pagi nek .... " sapa nya sambil duduk.

" Pagi sayang, hari ini kamu kerja Al ? kok sudah rapi aja. " tanya Nenek melihat cucunya memakai baju kerjanya.

" Iya nek .... Al ada kerjaan di Bandung. " jelas Alan sambil sarapan nasi goreng.

" Nek .... jangan bilang nasi goreng ini juga buatan cucu baru nenek, si Zahra itu ?" tanya Alan memicingkan matanya pada sang nenek.

" Wah karena sering makan masakan Za .... kamu jadi hafal gitu Al sama masakannya. Sayang Zahra nya baru aja berangkat kuliah tuh" goda nenek pagi-pagi dan membuat semua orang yang mendengarnya jadi tersenyum-senyum juga.

Sedangkan Alan begitu canggung mendengarnya. Keberadaan gadis itu masih begitu misterius baginya. Alan hanya diam tak menanggapi godaan sang nenek. Setelahnya Alan berpameran pada sang nenek untuk segera berangkat ke Bandung. Nenek tersenyum puas melihat tingkah cucunya itu. Beberapa saat kemudian, Alan dan Pak Hendro sampai ke bandara. Tentu saja, Mira tak kan mau ketinggalan untuk ikut serta.

Sebenarnya Pak Hendro tak nyaman dengan keberadaan Mira yang tak semestinya ini. Seperti perangko saja yang menempel tanpa rasa malu, bahkan bergelayut manja di depan umum. Pak Hendro hanya diam saja. Biarlah nanti menunggu perintah Nyonya Besar nya saja tindakan selanjutnya. Alan dan Pak Hendro mengurus dan mengecek pembangunan, sedangkan Mira berleha-leha di kamar hotel sambil sesekali video call dengan Dony.

Zahra begitu senang karena mendapat teman-teman baru yang baik. Dari teman sekelas bahkan senior. Zahra adalah salah satu gadis pintar yang bisa menjelaskan semua pertanyaan yang diajukan oleh dosen. Penjelasannya yang kritis mampu membuat semua teman dan dosen kagum akan pemikirannya itu. Semua orang begitu menyukai Zahra yang baik dan ramah.

Seusai kuliah, Zahra langsung pulang ke rumah. Ingin mengistirahatkan diri dan menunaikan ibadahnya. Kegiatan Zahra masih sama seperti biasanya kalau di rumah. Suka sekali berdebat untuk memasak. Walau sudah di larang pun, Zahra masih kekeh ingin melakukannya. Baginya memasak adalah caranya untuk selalu mengingat sang bunda. Nenek tengah menerima telepon dari cucunya Alan, ya hanya dengan cara itu nenek bisa mengetahui kegiatan cucunya di luar kota di tengah kesibukannya.

Nenek juga mengetahui kalau wanita itu juga turut serta ke kota di mana Alan memantau pengembangan serta prospek property nya. Pak Hendro selalu memberikan semua rincian aktivitas bahkan pengeluaran yang di pakai untuk wanita itu. Ini belum waktunya, baginya untuk membongkar wanita busuk itu. Dan belum juga saatnya Zahra tau hal ini karena Alan sendiri belum menerima perjodohan yang diinginkannya.

Nenek begitu mempertimbangkan semuanya apalagi di usianya ini. Baginya memberikan pendamping hidup yang tepat bagi cucunya Alan adalah jalan satu-satunya untuknya merasa tenang dan tanggungjawabnya pada mendiang suami, anak dan menantunya. Zahra begitu memperhatikan apa saja makanan yang boleh dan tidak boleh di konsumsi oleh Nenek Misya. Melarang keras apabila nenek masih membandel.

Bahkan memberikan obat secara teratur Zahra lakukan bergantian dengan Bu Mirna. Begitulah bentuk kasih sayang Zahra pada Nenek Misya. Tak lupa Zahra pun masih berkirim kabar dengan Om Arif, Tante Rara dan ketiga sahabatnya Anita, Rania dan Intan. Zahra memiliki banyak kegiatan selama kuliah dari senat hingga mendaki gunung. Zahra tampak menguasai semua hal.

JANGAN LUPA VOTE, LIKE & KOMENTARNYA YA BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT UPDATE CERITANYA.

💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕

1
INDRAYATI IIN
apa bisa om Arif menjadi walinya Zahra untuk akad nikahnya?
arfan
up
Lenny Marlina
thorr Reza dan febby andalan banget😍
Lis Cucu
menarik
Nur Ain
hahaha alan2..mudah sekali hati nye diaduk2
Nur Ain
bawang Bombay nye byk baget
Nur Ain
alhamdulilah dapat anak menantu n cuci baik kakek zaki
Nur Ain
aduhh kesian
Nur Ain
hahaha sombong..sebab lelaki bercakar ya
Nur Ain
hadir
Lindarosanti
Aq terkdang sebel knpa setiap cowok yg jodohkn prtm nolak krna SDH PNY cewek tp pas ktwan slinkuh lnsung cpt mnerima prjodohan JD kyk cewek yg d jodohkn tempat pelarian aja.
Sri Wahyuni
visual s zahra y ga cocok cari ke artis yg kliatan nya imut umur 19 taun dan cara berpakaian nya ko bgtu kya jalang
Sri Wahyuni
suka klau bca novel cwe y bisa ilmu bela diri
Nuraeny
thor ga cocok visual nya ketuaan maaf ya thor di ganti visual nya 💪🏼💪🏼thor
Sri Gusmazaerwanti
cerita bagus
Priskha
oalah thor novel kok isinya kecelakaan melulu apalagi si zahra sdh brp kl dia kecelakaan
Trisnawati Ilyas
Masalah itu harus dicari solusinya bukan malah didiamkan...
Alan itu pintar tp bodoh...pintar nyelesaiin masalh kantornya tp bodoh dgn urusan rmh tgga nya....
ktnya Alan usianya sdh 30an tp kelakuannya kayak ABG labil...
bikin greget aj tuh sm sifatnya Alan....
pengen deh getok kepalanya pake ulekan sambel.....😡😡😡

maaf yaa Thor... 🙏
Trisnawati Ilyas
wah....wah..Othornya calon pengacara jg yaa kayak zahra...
Bisa memaparkan pasal" nya secara detail...
hingga kita jg para pembaca bisa tau ttg pasal" dan hukum nya....makasih Thor....Aq syukak karyamu
lope U Thor....😍😍😍
Audita Ashley
mandi++..🤭🤭🤭
Audita Ashley
suka karakternya za beda dr novel kebanyakan... 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!