NovelToon NovelToon
Pesona Cinta Majikan

Pesona Cinta Majikan

Status: tamat
Genre:Anak Genius / CEO / Cinta Seiring Waktu / Pembantu / Tamat
Popularitas:724.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: dtyas

Berkisah tentang Jenar Ayu Santika yang harus rela menjadi pengasuh Aiden (5 tahun). Bocah yang memiliki karakter usil dan nakal serta kecerdasan yang berbeda dengan anak yang seusianya.

Keusilan Aiden berhasil membuat Ayu kesulitan dan juga mendekatkan dia dengan Edwin (Papah Aiden).

Apakah Ayu bisa menjadi pengasuh yang baik bahkan menjadi Ibu bagi Aiden dan Istri Edwin?

Ikuti terus kisah mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 - PCM

Ayu dan Edwin sudah berada di dalam mobil, dengan Edwin berada di belakang kemudi. Fokus pada jalan di depan, Edwin sesekali menoleh ke arah Ayu yang terlihat khawatir.

“Tenang saja, ada bibi yang jaga Aiden.”

“Uhm, tapi saya masih agak gimana ya… Aiden sakit tapi kita malah makan di luar. Rasanya … entahlah,” tutur Ayu.

Edwin mengulas senyum, dan menghentikan mobilnya karena lampu lalu lintas.

“Kamu merasa aneh nggak dengan sikap Aiden barusan?” tanya Edwin sambil menoleh.

“Aneh? Aneh gimana Pak?”

Edwin mengusap dagunya.

“Aiden kalau sakit akan sangat manja dan rewel tapi tadi dia malah usir kita,” jawab Edwin sambil terkekeh. Kembali melajukan mobilnya ketika lampu berubah.

“Ya ‘kan jelas Aiden mau lasagna dan menu spesial hari ini.”

Edwin terkekeh, ternyata Ayu masih belum mengerti dengan akal bulus Aiden. Edwin merasa mendapatkan dukungan dari Aiden dengan sikapnya, tinggal memastikan apakah Ayu juga memiliki ketertarikan dan rasa yang sama.

Ayu menggaruk kepalanya tidak gatal masih belum menduga apa yang dimaksud dengan Edwin. Mobil sudah berbelok ke area restoran tujuan mereka.

“Ayo,” ajak Edwin setelah mematikan mesin mobil dan melepas seatbelt.

Ayu berjalan mengekor langkah Edwin.

“Atas nama Edwin Adiputra,” ucap Edwin pada resepsionis. Seorang pelayan mengantarkan ke meja yang sudah direservasi oleh Edwin.

“Kamu mau pesan apa?” tanya Edwin sambil membaca buku menu.

“Pak, apa nggak sebaiknya kita take a way aja sekalian dengan pesanan Aiden,” usul Ayu.

Edwin terkekeh sambil menatap Ayu. “Kamu belum ngerti juga ya?”

Ayu menggelengkan kepalanya. Dia benar-benar tidak mengerti maksud Edwin dan sejak tadi dia memikirkan Aiden yang ditinggal  di rumah ditemani asisten rumah tangga.

“Sudahlah, kamu tenang saja. Sekarang kamu ingin makan apa?”

“Samakan saja dengan Pak Edwin.”

Edwin menunjuk beberapa menu pilihan pada pelayan. Juga memilih mana yang akan di take away untuk Aiden.

“Ayu, kamu suka dengan anak kecil?”

“Hm. Nggak juga sih. Tapi karena sekarang pekerjaan aku mengasuh Aiden, entah kenapa jadi menikmati.”

“Bukannya kamu merasa terpaksa ya?”

“Iya awalnya memang begitu, tapi ya dijalani saja.”

Edwin menganggukkan kepalanya. “Apa kesulitan selama menjalani tugasmu?”

Ayu belum menjawab karena pelayan membawakan appetizer dan minuman pesanan Edwin.

“Untuk sekarang sih nggak ada ya, hanya pas awal-awal aja Aiden sering usil gitu tapi bukan ke saya doang. Para pekerja di rumah Pak Edwin juga dia isengin.”

Edwin tersenyum.

“Yang bikin sulit ‘kan bapaknya Aiden, auranya bikin takut tapi ngangenin,” lirih Ayu.

“Kenapa?” tanya Edwin.

“Oh. Nggak Pak, ini enak banget rasanya,” ujar Ayu sambil kembali menikmati makanan pembuka dihadapannya.

Edwin tersenyum, karena dia mendengar apa yang diucapkan oleh Ayu. Ayu sendiri tidak terlalu menikmati hidangan yang ada, dia makan dengan agak tergesa karena tidak ingin terlalu lama meninggalkan Aiden.

“Pak, kayaknya kita pulang aja deh. Khawatir Aiden butuh sesuatu,” usul Ayu saat desert sudah terhidang dihadapannya.

“Oke, saya minta bill-nya kamu habiskan itu.”

Ayu benar-benar tidak menikmati, dia hanya menghabiskan separuh dari dessert yang tersedia. Pesanan untuk Aiden sudah diantar, Edwin mengajak Ayu meninggalkan restoran. Saat berjalan menuju pintu keluar tangan kiri Edwin berada di pinggang Ayu membuat gadis itu gugup.

Tidak banyak pembicaraan selama perjalanan pulang, karena Ayu yang canggung dengan sikap Edwin sedangkan Edwin sedang memikirkan cara untuk mulai mendekati Ayu.

“Aiden gimana Bi?” tanya Ayu.

“Sudah tidur, Non. Malah saya tadi diminta keluar, dia nggak mau ditemani.”

“Hahh.” Ayu menyerahkan goody bag berisi makanan pesanan Aiden lalu menuju kamar Aiden.

“Eh, aku ganti baju dulu deh,” seru Ayu.

Setelah mengganti dressnya dengan piyama, Ayu segera ke kamar Aiden. Menghampiri ranjang dimana Aiden sudah terlelap, duduk di tepi ranjang dan menatap wajah Aiden. Ayu merasa simpati dengan Aiden yang tidak merasakan kasih sayang Ibunya, walaupun dia berada di kehidupan yang cukup mewah tapi terlihat kalau bocah itu kesepian. Ide jahil Aiden karena dia mencari perhatian pada orang-orang disekelilingnya.

Ayu berbaring di samping Aiden, khawatir jika nanti akan butuh sesuatu. Bahkan saat ini, Ayu sudah terpejam.

Edwin yang juga sudah mengganti pakaiannya, berniat ke kamar Aiden. Untuk memastikan putranya baik-baik saja. Saat membuka pintu kamar Aiden, Edwin terpaku saat melihat ada Ayu tertidur di samping kiri Aiden

Melangkahkan kakinya mendekati ranjang, menatap bergantian wajah Aiden dan Ayu yang sedang terlelap. Edwin membenarkan letak selimut Aiden saat hendak beranjak terdengar Aiden yang mengigau memanggil-manggilnya.

“Papa … Papa.”

Edwin pun kembali mendekat dan ikut berbaring di samping kanan Aiden. Memeluk tubuh putranya dengan sayang.

“Papa disini, boy.”

 

1
Maya Djdj
seperti keinginan terakhir aja nih bocah
Mini Amora
good Aiden...

pak Edwin gercep
Mini Amora
astaghfirullah aiden
Mini Amora
seruuuuuu...

calon ibu & calon anak suka nge game😄
Mini Amora
melipir baca karyamu ini thor😍
Matchamatcha
definisi bocil kematian🤣🤣
ayu cantik
suka
pretty girl's
lumayan
Erna Suryani
Luar biasa
Erna Suryani
Lumayan
Doffeer Zaliaan
Luar biasa
Sri Widjiastuti
sesuatu gitu lhoh.. Aiden ni minta digetok
Sri Widjiastuti
diih ngadon bayi seperti ekspetasi nya Aiden.... buyar dong g jd ngadon🤗🤗
Sri Widjiastuti
😁😁😁bener2 ini Aiden
Sri Widjiastuti
bocah semprulll🤣🤣🤣
Sri Widjiastuti
😇😇😂
Sri Widjiastuti
lagian bisa2 nya ngorok niii
Rinisa
👍🏻👍🏻👍🏻
Rinisa
Dasar aiden...😂
Rinisa
Next....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!