Huanlia , cewek blesteran cina turki . yang kembali pulang ke indonesia . setelah lama menghilang , di karenakan perusahan ayahnya bangkrut .
Tanpa sengaja dia bertemu kembali dengan musuh bebuyutannya . Cleo , yang teryata menjadi bos baru di tempatnya bekerja saat ini .
Dan karena suatu inseden yang tak terduga , Huanlia menjadi istri ke empat Cleo
akankah mereka dapat bekerja sama atau tetap menjadi musuh . dan apakah kehidupan rumah tangga mereka berjalan harmonis atau tetap bersebrangan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nuhi g, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sup dan Bubur penambah setamina
Dengan cekatan Huanlia berniat membuat bubur dan sup penambah setamina , serta wedang jahe .
Pak Dadang , tetap sigap di samping Huanlia siapa tau dia membutuhkan bantuan . Meski Huanlia sudah berucap dia bisa melakukan ini sendiri . Pak Dadang tetap menani Huanlia memasak , karena ke - 2 pelayan yang
kemarin di suruh mene mani Huanlia memasak . Sekarang sedang melakukan tugas hariannyan . Karena Huanlia datang sekir jam 10 pagi .
Pak , apa sudah ada dokter yang datang memeriksa ?_Hauanlia .
Tuan muda , tidak mau memanggil dokter . Beliau tertidur dan bilang tak ingin di ganggu _ Pak Dadang .
Bahkan tidak mau di kompres , atau minum obat . Meski semalam demam , menggil , serta batuk . Pak Dadang , memberikan laporan dengan detail .
Hufffggg ,,, Huanlia membuang nafasnya dengan kasar " gimana mau sembuh " , batin Huanlia .
Sejak kecil tuan muda memang akan tertutup . Susah untuk di periksa atau sekedar buat minum obat . Hanya nyonya besar yang bisa membujuk tuan muda _ Pak Dadang .
" Oh ,, " Huanlia ber o ria . Apa jangan jangan dia takut dokter dan gak bisa minum obat , Huanlia berfikir .
Beberapa jam setelannya , bubur beras tanpa santan serta sup telah tersaji .
Huanlia sengaja membuat sup ayam , yang kaya sayur segar . Supaya mengugah selera , dan gak bikin neg .
Pak ,, minta tolong , nanti ini di taru di wadahnya . Setelah makanan tuan habis , baru di sajihkan !_Huanlia .
Huanlia berucap setelah selesai mengaduk wedang jahe serai . Minuman herbal yang baru di selesai di buatnya .
Sebelum di sajihkan , tolong di perhatikan . Apa masih hangat atau sudah dingin . Terus pas mau di saji'in , di saring dulu . Jangan lupa , kasih irisan lemon . Huanlia memberi arahan kepada Pak Dadang .
Baik non ,, _ Pak Dadang .
Saya antarkan ini duluh ke dalam _ Huanlia .
Tuk ,, tuk ,, Huanlia mengetuk pintu kamar Cleo .
" Masuk " ,, setelah di perbolehkan masuk Huanlia membawah nampan berisi bubur dan sup ke dalam .
Presedir , saya buatkan bubur dan sup . Huanlia menaruh nampan berisi makananya di meja naska dekat dengan tempat tidur .
Permisi , Huanlia meminta izin untuk membenahi leptop dan beberapa berkas . Yang berada di meja lipat kecil di antara paha Cleo .
Meskipun sakit Cleo masih saja mengecek pekerjaannya . Da
Posisi Cleo yang sedang duduk selonjoran , dan bersandar pada sandaran ranjang . Dia tidak menolak setiap tindakan Huanlia . Cleo diam tanpa exspresi memperhtikan Huanlia . Pada hal dalam pikirannya sedang mencari cara , Agar Huanlia mau menyuapinya .
" Silahkan presedir " , setelah selesai menyajikan makanannya Huanlia berdiri di samping tempat tidur Cleo .
" Kenapa ? " , Huanlia bertanya karena makanannya tak tersentuh setelah 5 menit tersajih .
Aku tak berselera makan , lidah ku pahit . Cleo mulai menjalankan rencanannya .
Presedir , bagaimanapun anda harus makan . Paling tidak beberapa suap , dan setelah itu minum obat . Huanlia mulai membunjuk , dan Cleo hanya diam dan menyilangkan tangannya di dada sambil menggelengkan kepalanya .
Hufggggg ,, Huanlia menghembuskan nafasnya , menambah kesabarannya .
" permisi presedir " . Ucap Huanlia dan dia langsung duduk di tepi ranjang . Mengambil mangkuk bubur Cleo , menyendokan bubur menyodorkannya ke Cleo .
Makanlah presedir ! , Huanlia bermaksud untuk menyuapkan pada Cleo .
Em ,, Cleo menggeleng kepalannya . Pura pura tidak mau , padahal dalam hati " Yess ".
Presedir , anda harus makan dan minum obat . Huanlia terdiam sesaat dan berucap kembali .
" Jangan jangan anda tidak bisa minum obat ".
Hemm ,, Cleo mengerutkan keningnya dan menatap tajam Huanlia . Tanpa aba aba , Cleo langsung melahap sendok yang berisi bubur tepat di depan mulutnya .
Siapa bilang aku takut minum obat , ucap Cleo setelah menelan bubur dalam mulutnya .
Huanlia terus menyendoki bubur dalam mangkuk sampai habis . Dia tersenyum datar , sampai tak terlihat oleh Cleo .
" Hufffgg ,, ternyata si bos , kalo sakit jadi manja . pantas saja cuma nyonya yang bisa menghadapi bos . Karena sifat manja bos hanya keluar jika bersama mamanya . Hanya mamanya lah yang tau apa yang di mau anaknya . huhhuhu ,, ternyata anak mami juga ". Huanlia menggunjing Cleo dalam hati .
Ini , Huanlia memberikan obat flu dan segelas air putih . Setelah Cleo menyekat mulutnya dengan serbet makan , dia menerimanya dan meminum obat itu .
Dengan cepat Huanlia membereskan meja lipat berserta isinya . Pak Dadang masuk membawa minuman wedang jahe hanget . Dan menyerahkan ke pada Huanlia , ini nona .
Minum ini , akan sedikit melegakan hidung mampet dan menghangatkan tenggorokan . Huanlia menaruh cangkir berisi wedan jahe di meja naska .
Presedir biar saya saja yang mengecek email email dan berkas berkas itu . Saya akan bacakan untuk anda , dan nanti tinggal anda arahkan saya harus membalas seperti apa .
Huanlia menawarkan diri , untuk membantu pekerjaan Cleo .
Em ,, Cleo meng"iya"kan usulan Huanlia . " Kau mau kemana ? ", Cleo bertanya saat Huanlia berdiri dan akan pindah ke sofa .
Saya akan mengerjakannya di sana , Huanlia menjuk arah sofa .
Di sini saja , Paman Dadang ambilkan kursi di meja kerja ku . Cleo memberi perintah , dengan cepat Pak Dadang mengambil kursih yang beroda di ruang kerja Cleo . Kebetulan ruang kerja Cleo terhubung langsung dengan kamar tidurnya . Jadi tak perlu susa susa membawahnya , hanya mendorong .
Silahkan nona _ Pak Dadang .
Trimakasih pak , Huanlia tersenyum dan mulai duduk . Untuk mengerjakan tugasnya , tak ,, tik ,, tak ,, Huanlia menggunakan leptop Cleo .
Sedang Cleo menimati wedang jahe , dengan sesekali memberi intruksi . Tentang apa yang harus dan tidak di jawab oleh Huanlia .
🦁🦁🦁🦁🦁🐇🐇🐇🐇🐇🦁🦁🦁🦁🦁
" Sebenarnya mau mama apa sih ? " , aku udah nurutin semua ke inginan kalian . Aku gak pernah sekalipun mengijakan kaki di rumah kak Alya . Fonlli bertanya sembari menahan amarahnya .
Kamu pasti sudah tau maksud mama , kenapa kamu gak melakukannya ? , Farida mama tiri Fonlli berucap dengan nada angkuh .
Ma , bukan aku gak mau . Aku sudah bilang sama mas Dimas , dan dia sediri yang gak mau .
Alah ,, itu hanya alasan kamu saja , mama Farida masih saja memojokan Fonlli .
Terserah mama , kalo mama gak percaya . Lantas aku harus bagai mana lagi ? , agar mama percaya _ Fonlli .
Kamu tanda tanganni ini , mama Farida memberikan selembar kertas .
Fonlli menerima dan mulai membacanya , " surat pengajuan gugatan cerai " . Dimana di situ tertera bahwa Fonlli lah yang mengajukan gugatan cerai .
Fonlli tertunduk ,, beberapa menit dia berfikir . Hufffgggg ,, Fonlli membuang nafas dengan kasar dan menandatanganinya .
" Semoga dengan ini , mama akan senang dan tidak menuduh ku yang macam macam " . Aku rasa aku harus kembali ke kantor , maaf tidak bisa mengatar . Fonlli berdiri dan melangkah keluar dengan raut wajah tenang dan datar .
Sang mama tersenyum puas menerima surat itu .
Setelah masuk ke dalam mobil Fonlli menangis sejadi jadinya . Tubuhnya bergetar , hatinya sangat sakit .
" Tuhan ,, apa salah ku . Sehingga aku harus merasakan kepedihan seperti ini . Apa aku tak pantas untuk bahagia " ucap Fonlli lirih di tengah isak tangisnya .
Fonlli menjalankan mobilnya , saat di rasa dirinya sudah tenang .