Selma adalah seorang janda dengan 3 orang anak. Dia berkerja di sebuah perusahaan swasta yg hampir bangkrut..
Dengan gaji pas-pasan dia berusaha mencukupi kebutuhan sekolah dan hari-hari mereka.. Tapi di kantor sudah tersebar surat edaran bahwa akan ada pengurangan karyawan,dia harap itu bukan dirinya. Karna jika itu dia,maka dia tidak tau harus bekerja apa lagi,di kota sebesar ini mencari pekerjaan bukanlah sesuatu yg mudah. Apalagi mengingat statusnya seorang janda yg memilikki dasar pendidikan yg rendah...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Audwibill, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keindahan yang tercipta didalam rumah
Setelah Andreas pulang,Selma menarik nafasnya dalam-dalam..
"Sampai bertemu dirumah" apa maksudnya. Apakah kami akan melakukan pernikahan sebenarnya.." Selma kembali tidak bisa melupakan kata-kata yang terlontar dari mulut Andreas..
Semalaman ia tak tidur memikirkan itu dan juga memikirkan sikap apa yang akan ia ambil saat dirumah Andreas nanti..
Tak terasa hari sudah pagi, matahari sudah memancarkan sinarnya.. Tapi Selma tak kunjung memejamkan mata barang sedetikpun.. Iapun berdiri hendak menyiapkan keperluan sekolah anak-anaknya..
Setelah anak-anaknya berangkat kesekolah,Ia baru mengurus keperluan Alex. Baru beberapa hari di rumah sakit ia sudah merasa sangat bosan. Tiba-tiba Dokter masuk ruangan dan memeriksa keadaan Andreas.. Setelah memastikan semuanya baik-baik saja,Alex di izinkan untuk pulang. Raut kegembiraan terpancar di wajah Alex dan Selma.. Keduanya tersenyum senang dan segera berbenah untuk pulang..
Saat berbenah,pintu ruangan diketuk seseorang,Selma menoleh dan melihat bahwa itu adalah sopir pribadi Andreas..
"Nyonya.. Tuan memberi saya tugas untuk mengantar Nyonya dan tuan Muda kerumah"
"owh iyaa.. tunggu sebentar" kata Selma kebingungan..
"Nyonya? Tuan Muda?" Selma berpikir keras didalam hatinya memikirkan panggilan kepadanya dan juga kepada anaknya.. Tapi tidak lama ia berpikiran seperti itu,setelah bertemu nanti,Ia akan membicarakannya dengan Andreas..
Mereka meninggalkan rumah sakit dan menuju kerumah Andreas..
Selma hanya terdiam di sepanjang perjalanan pulang dan hanya menatap keluar kaca jendela mobil..
Mobil berhenti di depan sebuah gerbang yang sangat besar.. Melihat hal itu Selma dan Alex tertegun. Halaman yang luas dan juga rumah yang tidak kala luasnya.. Mobil mereka kembali berjalan,memasuki halaman rumah yang luas itu..
"maaf pak,apakah ini benar kediaman Andreas atau kediaman keluarga Lu?" tanya Selma kepada sang Sopir..
"ini kediaman Presdir sendiri.. Kediaman keluarga Lu ada diluar kota Nyonya" kata sang sopir menjelaskan dengan sangat hati-hati..
Selma Kembali tercengang mendengar bahwa yang menghuni rumah sebesar itu hanya Andreas seorang diri..
Mobil kembali berhenti. Dan pintu mobil mereka dibukakan oleng orang yang berjaga dirumah tersebut.. Saat Selma dan Alex keluar dari mobil,semua orang menundukkan kepala dan memberi hormat kepada Selma dan Alex.. Salah satu orang disana menghampiri Selma dan Alex...
"mari Saya antar Nyonya dan Tuan Muda. Presdir sudah menunggu kalian" Kata seorang wanita paruhbaya sambil tersenyum sangat ramah..
Mereka memasuki pintu rumah. Begitu masuk Selma kembali dibuat tercengang dengan gaya arsitektur dan desain dalam rumah yang sangat indah.. Semua bergaya Eropa.. Ukiran yang terpahat di tiang dan dinding rumah.. Juga perpaduan warna yang sangat indah.. Membuat rumah itu seperti istana yang ada di dalam buku dongeng..
Luas rumah tersebut juga tidak bisa Selma ukur.. Sangat luas.. Hingga jika tidak ada yang menuntunnya, Selma mungkin akan tersesat didalam rumah tersebut..
Mereka menaiki anak tangga yang sangat lebar.. Rumah ini benar-benar didesain seperti kerajaan kuno. Selma tak henti-hentinya menolehkan wajahnya kekiri dan kekanan, menikmati semua keindahan yang tercipta didalam rumah tersebut.. Begitu indah.. hingga siapapun yang melihatnya tidak akan melupakannya.. Ia seperti sedang berkunjung keistana yang sudah di Museumkan.. Semua hal yang terkait dengan kerajaan sejarah sepertinya ada dirumah ini.. Selma benar-benar terkagum-kagum dibuatnya..