NovelToon NovelToon
Menikahi Mafia Kejam

Menikahi Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Identitas Tersembunyi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:27.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Thenia12 Nurhalimah

(PROSES REVISI)

Tak disangka gadis yang menikah karena mengganti hukuman ayahnya kini mengubah hidup Javier De Willson.

Gadis itu bagai pelangi yang datang selepas badai. Mengisi kesepian dan kehampaan hidup seorang mafia kejam ini.

Kisah cinta mereka yang lika liku harus berakhir dengan terbongkarnya identitas asli Sky Alexander.

Javier memilih meninggalkan Sky karena garis keturunan istrinya itu.

Akan kah mereka kembali bersama?

Cerita ini di bumbui oleh kekocakan tingkah Athes and the geng... anak buah Javier De Willson.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Thenia12 Nurhalimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#19

Javier hanya menarik sudut bibirnya tersenyum kala gadis di depannya ini ketakutan. Oh tak pernah ia melihat Sky ketakutan seperti ini, biasanya gadis itu keras kepala dan gemar melawan.

Javier membuka bajunya sampai tubuhnya hanya di baluti celana panjang hitam. Ia melempar kemejanya ke sembarang arah.

Sky membulat tak percaya dengan pandangan di depannya, ia segera menutup wajah dengan kedua tangannya. Javier kembali tersenyum.

"Lihat aku sayang.."

"T-tidak."

"Lihat aku!!"

Sky menggeleng.

Javier mendengus kasar, akhirnya ia menarik tangan Sky kasar, menindih kedua tangan Sky di samping kepala gadis itu.

Javier menyeringai sementara Sky berusaha memberontak dan sedetik kemudian ia mencium bibir Sky dengan ganas. Bibir yang ia rindukan, bibir ini yang selalu menggoda pikiran Javier untuk bertindak lebih jauh terhadap tubuh Sky.

"Eummp... Mmmmph.. Si-sialan.. Ja.. Javier..."

Sky berusaha melawan dan memberontak tapi tubuh besar Sky berhasil mengunci tubuh kecil Sky membuat gadis itu kewalahan.

Javier melepas ciumannya memberikan akses untuk Sky kembali bernafas, nafas Sky terlihat terengah engah sementara Javier sibuk menghujani leher Sky dengan ciuman. Sky sesekali mendes*h kala Javier mengigit lehernya dan berhasil meninggalkan bekas merah disana.

"Masukkan saja ke lubang di bawah sana,"

Javier menghentikan ciumannya, ia mendengar suara seseorang sedang berbisik.

"Kita tidak punya waktu lagi. Cepat masukan!"

Javier mengerutkan dahinya, ia sedikit mendongak untuk melihat ke arah pintu.

"Cepat keparat!"

Dan ya, ia benar. Suara itu dari arah pintu kamarnya. Ia segera beranjak dari ranjang untuk mengetahui siapa yang berani menganggu malam pertamanya ini.

Ia menarik knop pintu dengan keras sampai mengeluarkan suara.

BRAKH!

Suara pintu begitu keras membanting dinding kamarnya.

Dan disaat bersamaan enam orang lelaki begitu terkejut kala ia mendapati tuannya di kamar.

Jantungnya seakan memompa lebih cepat di ikuti loncatan kedua bahu mereka karena terkejut. Dan jangan lupakan mata mereka membulat bersamaan karena rasa panik dan takut yang datang tiba tiba.

Athes, Nicholas, Sergio, Aiden, Samuel dan Jonathan mematung memandang tuannya.

"Apa yang kalian lakukan disini!!" nada Javier begitu santai tapi terdengar menusuk dan menyeramkan ditelinga mereka. Mereka sudah berhasil membangunkan macan yang sedang kawin.

Tidak ada yang berani menjawab. Jonathan memandang Javier dari atas sampai bawah, tuannya ini tidak pakai baju, ia menggerakkan kepalanya ke kiri dan alangkah terkejutnya Jonathan kala melihat kemeja putih dan tali pinggang berserakan disana dan lebih terkejut lagi ia melihat seorang gadis muda sedang duduk sembari menepuk nepuk dadanya.

Javier mengikuti arah pandang Jonathan, ketika tahu Jonathan memperhatikan Sky ia segera memblokir akses pintu, menarik knop pintu untuk menutupnya sedikit.

"Sedang apa kalian?!" tanya Javier sedikit membentak membuat bahu mereka meloncat kaget untuk kedua kalinya.

Samuel menelan salivanya susah payah, ah aura tuannya ini begitu menyeramkan.

"M-mati k-kita," gumam Sergio pelan melirik ke arah Jonathan.

Sky menghampiri mereka setelah nafasnya kembali normal.

"Ada apa ini?"

"Masuklah!" perintah Javier kepada Sky.

"Hei kalian... Kalian disini.." ucap Sky kepada mereka dengan tersenyum.

Javier semakin geram melihat Sky begitu lembut menyapa mereka. Dan senyuman itu? Tak pernah ia dapatkan senyuman itu dari Sky.

Dan sialnya lagi kenapa senyuman itu membuat Sky terlihat lebih cantik, Javier sampai mengepalkan tangan, Athes yang melihat kepalan tangan tuannya hanya mampu menelan salivanya susah payah.

"Kenapa kalian kesini?" tanya Sky.

Aiden menyikut Jonathan agar lelaki itu mau menjelaskan kedatangan mereka.

"Nyo-nyonya.. K-kami.."

"Hey tenanglah." Sky mengelus bahu Jonathan menenangkan.

Dan Javier? Jangan tanya semerah apa wajahnya sekarang melihat Sky menyentuh salah satu anak buahnya.

"Anu.. Nyonya.." belum selesai bicara tatapan Jonathan terkunci dengan leher putih milik Sky.

Bekas merah? Bekas kecupan, benarkah?

Jonathan tak mampu membuka suara ia hanya kembali menelan Saliva nya kasar.

"Tuan Javier sedang berkembang biak dan aku menganggu nya," batin Jonathan.

Bukan hanya Jonathan. Pandangan Samuel, Athes, Sergio, Nicholas dan Aiden pun terpaku dengan leher Sky.

"CEPATLAH BICARA KEPARAT!" amuk Javier yang mengetahui mereka memandangi leher Sky.

BUGH.

Sky menendang kaki panjang Javier sampai membuat Javier meringis.

"Tidak perlu berteriak juga om tua! Kau membuat mereka ketakutan!"

Dan ah tidak tahu berapa kali Jonathan dan yang lain terkejut. Setelah mendapati Javier berada di kamarnya, Sky yang keluar dengan bekas merah di leher, amukan Javier dan ditambah sekarang mereka melihat gadis kecil begitu berani menendang tuannya itu.

"Sudah cukup terkejutnya. Sekarang beritahu aku dan si om tua ini, kenapa kalian datang kesini?" tanya Sky. Javier mendelik mendengar dirinya di panggil om tua di hadapan anak buahnya.

"Eumm... Saya mau memberikan ini nyonya.." Jonathan memberikan surat dengan gemetar.

"Apa itu surat cinta?" tanya Javier.

"Bu-bukan, i-itu."

Javier segera mengambil kasar surat itu dan dengan cepat pula Sky mengambilnya dari tangan Javier.

Ia membuka surat dan membacanya, Javier pun ikut membaca di samping Sky. Sementara keenam lelaki itu menunduk seraya menyikut satu sama lain.

Mereka merencanakan sesuatu agar tuannya ini tidak mengetahui kejadian di ruang bawah tanah dan sekarang lihatlah justru tuannya malah ikut membaca surat itu.

Dan diam diam mereka melihat ekspresi wajah Javier kala membaca surat itu. Tadinya wajahnya datar dan lama kelamaan mereka melihat mata Javier membulat karena kekesalan.

Selamat malam Nyonya Sky dari saya Jonathan yang tidak sengaja memeluk nyonya Sky siang tadi. Saya Jonathan meminta maaf dengan segenap jiwa saya, saya tahu saya salah dan saya akan menebus kesalahan saya dengan mengajak nyonya Sky untuk makan ice cream di ruang bawah tanah ketika waktu senggang.. saya mantan pedagang ice cream btw.

Sky tersenyum berbeda dengan Javier yang tidak bisa menyembunyikan raut kekesalannya.

Ia menatap mereka tajam, sementara Jonathan dan yang lain tak berani menatap balik. Mereka hanya menunduk sembari masih menyikut satu sama lain.

"Aku menerima permintaan maafmu. Dan... kapan kita makan ice cream? aku suka sekali ice cream?"

"Sky kau bilang apa?! makan ice cream bersama mereka? kau bahkan belum pernah makan berdua bersamaku tapi berani makan ice cream bersama mereka!"

"Ini urasanku kau tidak perlu ikut campur!"

"Baiklah. Tapi biarkan aku yang membuat ice cream untuk kalian. Ice cream rasa darah!" geram Javier seraya masuk ke dalam kamarnya.

Mereka mendongak serempak mendengar ucapan Tuannya.

Sky hanya mendengus dan menggelengkan kepala.

"Baiklah kapan kit-"

"Nyonya.. nyonya.. ku mohon.. maafkan aku.. tolong jangan bunuh aku.. aku tidak sengaja.. aku tidak bisa mati sekarang... adik dan ibuku masih membutuhkan uang.." Jonathan merengek seperti anak kecil seraya memegang tangan Sky.

Jangan lupa tinggalkan like dan coment ya biar aku semangat nulisnya hehe ❤

1
Nur Syamsi
Apa salahnya klaw Han minta maaf, kan dia yg nabrak kamu Kenan kok malah heran bersyukurlah Krn Han sudah berubah
Nur Syamsi
Mati kutulah kamu Han akibat kejahilanmu
Nur Syamsi
Ais mampus lu Han ngerjaon terus Keenan, yg ternyata kakak kekasihmu maka siap" untuk Tdk dapat restu
Nur Syamsi
Sepertinya Sky ngidam,
Nur Syamsi
Apa motifnya ya perempuan yg mensabotase mobil mamanya sky kemudian kelakuan Harry skarang sangat membenci Sky yg katanya anak kandung....
Nur Syamsi
Zivania siapa suruh jdi wanita Tdk punya malu, udah tau Sky sudah jd istri masih saja mengganggu
Nur Syamsi
Aliandra jgan takut mrk membunuh Krn membela diri...Tdk asal bunuh
Nur Syamsi
🤣🤣🤣🤣🤣 pasokan mrk terbang Sek Han ...makanya nikan supaya kamu jga bisa terbang 🤣🤣🤣
Nur Syamsi
Belum ketemu bos mudork
Nur Syamsi
Tingkatkan penjsgaanmu Jafir utamanya Terhadap Sky atau ajarkan jga Sky belah diri dan menembak...
Nur Syamsi
He pak tua selamanya kejahatan Tdk akan pernah menang...camkan itu...
Nur Syamsi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nur Syamsi
Secara alami Sky sudah menang dr Zivania Krn Sky sudah dihalalkan oleh Jafir sdgkan Zivania cuma pacar yg meninggalkannya ....
Nur Syamsi
Suami siaga pas di taman bermain Javir mendekati rumah ganti atas arahan Thomas, ap saat itu velumada cincin prlacaknya Sky ?
Nur Syamsi
Javir javir bikin anak buahnya tercekit jantungnya....
Nur Syamsi
Philip dasar Neon dari postinganku kalian sudah diketahui musuh asing menurut Jafir bahkan istrinya jdi sasaran musuh nantinya
Nur Syamsi
Jgn belah duren disaat situasi tegang Jafir, kamunya TDK tenang tunggu saat saat yg nyaban TDK ada yg ganggu
Nur Syamsi
Deg degan thir
Nur Syamsi
Philips Bosmu menghabiskan waktunya hanya untuk melihat babimu.... siapa yg Tdk marah ...
Nur Syamsi
Javir jgn dipaksa nanti Sky tambah takut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!