NovelToon NovelToon
Aku Dan Sahabat Kecilku

Aku Dan Sahabat Kecilku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:980.8k
Nilai: 5
Nama Author: e'Rmaa

Kisah masa kecil anak laki-laki dan perempuan bernama Gilang dan Andin. Mereka adalah sepasang sahabat kecil. Mereka sama-sama duduk di bangku Sekolah Dasar.

Orang tua Gilang adalah seorang pegawai negeri sipil dan orang tua Andin adalah seorang petani. Meski mereka berasal dari status sosial yang berbeda, orang tua mereka tidak pernah melarang untuk berteman.

Suatu ketika, saat Gilang dan Andin lulus kelas 6 Sekolah Dasar. Orang tua Gilang dipindah tugas di kota. Akhirnya mereka terpisah. Gilang harus mengikuti orang tuanya dan tinggal di kota. Sedangkan Andin masih tetap di desa.

Setelah dua belas tahun berlalu, Gilang sudah lulus kuliah dan diterima kerja sebagai seorang dokter. Dan suatu saat, Gilang ditugaskan untuk mengabdi di sebuah desa yaitu Banjar Wangi tempat dia tinggal dulu waktu kecil.

Gilang pun dipertemukan dengan Andin yang sudah lama tak bertemu. Gilang bekerja di Puskesmas Desa Banjar Wangi. Disana dia bertemu dengan Andin yang bekerja sebagai seorang guru.

Saat bertemu Andin, Gilang sudah berstatus tunangan dengan Friska (teman kuliah Gilang).

Akankah Gilang dan Andin dapat bersatu?

Simak terus kelanjutan ceritanya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e'Rmaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18# Keasyikan Mengobrol

Masih di jalan menuju pulang ke rumah.

Mereka pun melanjutkan mengobrolnya tentang pilihan sekolah setelah lulus Sekolah Dasar. Mereka berharap bisa diterima di Sekolah Menengah Pertama yang sama.

“Semoga kita bisa sekolah di sekolah yang sama ya, Ndin. Nanti kita kan bisa berangkat sekolah sama-sama lagi seperti ini,” ucap Gilang.

“Iya kamu benar Lang. Kita bisa naik sepeda bersama-sama seperti ini dan semoga aku juga bisa punya sepeda sendiri seperti kamu,” jawab Andin.

“Oh iya Ndin. Apakah kita nanti mau bikin tugas bikin puisi sama-sama kah? Kebetulan tugasnya kan buat ujian praktik Ndin,” tanya Gilang.

“Boleh juga sih Lang. Meski buatnya bukan kelompok tapi kita kan bisa saling kasih masukan dari puisi kita ya,” jawab Andin.

“Aku nanti ke rumah kamu habis magrib saja ya. Karena nanti siang aku pingin bobok siang hehehe…” ucap Gilang.

“Ah kamu tuh Lang. Memang suka mengantuk. Dasar kamu anak tukang tidur, Lang.” ucap Andin.

“Maklumlah Andin. Kita kan sudah seharian belajar jadi aku ngantuk banget. Memang kamu gak tidur siang kah?,” tanya Gilang.

“Aku tidur siang tuh kadang-kadang sih Lang tapi gak tiap hari juga sih,” jawab Andin.

“Aku pernah gak tidur siang pas kita kerjakan tugas menanam itu Ndin jadinya sebelum jam tujuh malam aku sudah ngantuk berat,” lanjut Gilang.

“Gilang…Gilang…anak kok sukanya mengantuk gitu sih,” ucap Andin.

“Kamu kok tau banget sih, Ndin.” Sahut Gilang.

“Ya pasti tau lah. Kamu tuh terlalu lama berteman sama aku jadi aku tau kamu banget dong, Lang.” ucap Andin.

Tak terasa saking asyiknya mengobrol. Sampailah mereka di depan rumah Andin. Lalu Andin pun turun dari sepedanya Gilang.

“Akhirnya sampai juga Lang. Kita tadi kebanyakan mengobrol sampai gak terasa sudah sampai di depan rumah aku,” ucap Andin.

“Iya Ndin. Entah tadi sudah mengobrol berapa lama. Gak Taunya sudah sampai disini aja,” jawab Gilang.

“Pastinya ….lamanya itu seperti kita perjalanan ke rumah dong, Lang.” Jawab Andin.

“Sudah..sudah..kapan aku masuk rumahnya kalau kita masih saja ngobrol terus,” lanjut Andin.

“Oh iya..iya..Ya sudah aku juga mau pulang dan tidur siang dulu. Sampai ketemu nanti malam ya, Ndin. Assalamualaikum…” ucap Gilang.

“Walaikumsalam, Lang.” jawab Andin.

Gilang pun segera mengayuh sepedanya dan meninggalkan rumah Andin. Setelah Gilang pulang, Andin pun segera masuk ke dalam rumah.

“Assalamualaikum bu,” ucap salam Andin sambil membuka pintu rumahnya.

“Walaikumsalam nak,” jawab salam ayah dan ibunya Andin.

Andin pun masuk ke dalam rumah dan menutup pintunya.

“Kok dengar suara ayah ya,” ucap Andin dalam hati.

Andin pun segera menghampiri ibu dan ayahnya yang ada di ruang makan.

“Eh..anak ayah sudah datang,” ucap ayahnya Andin.

“Iya yah. Oh iya tumben ayah pulang pas siang gini,” ucap Andin.

“Iya nak. Tadi kan ibu kamu tidak membawakan bekal buat ayah jadi ayah pulang. Setelah ini ayah juga Kembali ke sawah,” jawab ayahnya Andin.

“Iya nak. Sebenarnya tadi kan ibu sudah siapkan bekal buat ayah tapi lupa gak kebawa,” jelas ibunya Andin.

“Oh begitu ya bu. Tadi kok kata ayah gak dibawakan bekal sih. Ayah…ayah,” ucap Andin.

“Ya biasalah ayah kamu tuh memang begitu. Sukanya menyalahkan ibu,” ucap ibunya Andin sambil tersenyum sama ayahnya Andin.

“Sudah…sudah bu. Sabar ya bu,” sahut Andin sambil tersenyum pada ayah dan ibunya.

“Andin ayo kamu makan sama-sama sekalian ya,” ajak ibunya Andin.

“Iya bu. Tapi Andin mau cuci tangan dan kaki sekalian ganti baju dulu bu,” jawab Andin.

“Oh iya. Ya sudah kamu cuci dulu saja,” jawab ibunya Andin.

Andin pun segera ke kamar mandi untuk mencuci tangan dan kakinya kemudian ganti baju. Dan tak lama kemudian Andin pun selesai, dia pun menghapiri ayah dan ibunya. Namun saat akan duduk bersama, ayah pun selesai makan. Lalu pamit untuk kembali ke sawah.

“Ibu dan Andin, ayah mau Kembali ke sawah dulu ya.” Ucap ayahnya Andin pamit.

“Lho…Andin baru saja duduk kok ayah mau berangkat sih,” ucap Andin.

“Ayah kan sudah dari tadi nak. Kamu makan ditemani sama ibu saja ya. Sekarang ayah berangkat dulu. Assalamualaikum….” Ucap ayahnya Andin.

“Walaikumsalam…” jawab Andin dan ibunya.

Ayah pun segera berangkat ke sawah. Tinggallah Andin dan ibunya di ruang makan.

“Andin kamu segera makan. Ibu temani kamu disini,” ucap ibu pada Andin.

“Iya bu,” jawab Andin.

Andin makan siang ditemani oleh ibunya. Dan setelah selesai makan, Andin pun membantu ibu merapikan piring-piringnya.

“Terima kasih ya anak ibu. Sekarang kamu segera istirahat,” ucap ibunya Andin.

“Sama-sama bu. Karena sudah selesai semua, sekarang Andin ke kamar dulu ya bu.” Jawab Andin.

“Iya nak,” ucap ibunya Andin.

Andin segera ke kamarnya. Di dalam kamar Andin istirahat dan terasa dia pun tertidur di atas tempat tidurnya.

👑👑👑👑👑

Ketika sore pun tiba, Andin pun terbangun.

“Ternyata aku ketiduran. Aku harus bangun dan bantu ibu membersihkan rumah,” ucap Andin.

Andin bangun dari tempat tidurnya dan segera membantu ibu untuk membersihkan rumah. Dan setelah selesai membantu ibu, Andin segera mandi.

“Wah, rumahnya sudah bersih. Pasti ini Andin yang mengerjakan. Andin memang rajin banget kalau bantu-bantu ibunya,” ucap ibunya Andin dalam hati.

Dan saat Andin selesai mandi…

“Nak, terima kasih ya sudah selalu bantu ibu. Kamu memang anak ibu satu-satunya yang paling pintar dan rajin,” ucap ibunya Andin.

“Iya bu. Itu kan sudah tugas Andin sebagai anak ibu,” jawab Andin.

“Ya sudah sekarang giliran ibu yang mandi dulu,” ucap ibunya Andin.

“Iya bu. Sekarang ibu mandi dulu saja. Andin mau menyicil mengerjakan tugas karena nanti malam Gilang mau kesini untuk mengerjakan tugas sama-sama,” ucap Andin.

“Iya nak. Ya sudah ibu mandi dulu,” jawab ibunya Andin.

Ibu pun segera mandi lalu Andin Kembali ke kamarnya untuk mencoba membuat tugas puisinya.

“Aku coba bikin puisi dulu deh. Nanti tinggal minta saran dan pendapat sama Gilang, “ ucap Andin dalam hati.

Andin pun mencari inspirasi untuk membuat puisinya. Karena asyik menulis pusis sampai tak terasa sudah menjelang malam.

“Andin, ayo makan dulu.” Ucap ibu sambil mengetuk kamar Andin.

“Iya bu. Bentar lagi Andin keluar,” jawab Andin.

Andin pun menutup bukunya dan segera keluar untuk makan bersama ayah dan ibunya.

“Ayo nak, kita makan.” Ajak ayahnya Andin.

“Iya yah,” jawab Andin.

Andin pun makan bersama ayah dan ibunya.

1
Sumayyah Humairah
dlanjut
Enung Samsiah
MP nya ko nggk seru gitu,,,
Enung Samsiah
waaahhh berarti dah 11 tahn nggk ketemu,, pantesan andin nggk kenal dngn wahah Gilang,,,,, pangling ya
Winsulistyowati
Hm..Akhirnya Ketemu.. Jodoh ketemu..Sahabat Masa kecil..
e'Rmaa: makasih kakak sdh mampir 🙏☺️
total 1 replies
Winsulistyowati
Mereka Br✌️.Slalu Kompak..👍👍💪💪🖐️
Winsulistyowati
Aamiin 🤲🏼
Winsulistyowati
Mampir n Nyimak Critanya..🖐️
Sri Widjiastuti
sdh g pake sepeda sendiri nihh
e'Rmaa: iya kakak.
Terimakasih sudah mampir ya kak☺️🙏
total 1 replies
Linda Imala
bener-bener yang namanya cinta sejati
meski sudah terpisah tp tetap dipersatukan

Sukses ya Thor 👍☺
e'Rmaa: Makasih kak
total 1 replies
Rosa Fitriani
Sempet ikutan baper pas Gilang dipaksa nikahin Friska tapi syukurlah kalau gak jadi.

Seneng lihat Gilang sama Andin bisa bersatu lagi😁
e'Rmaa: Makasih kakak sudah mampir dan suka karya saya🙏
total 1 replies
Namira Kusuma
Benar-benar cinta sejati
Andin dan Gilang happy ending 🥰🥰
e'Rmaa: Makasih kak sudah mampir 🙏
total 1 replies
oktavia
aaa seneng bgt liat Andin sama Gilang bareng² lgi
oktavia
yok di jodohkan saja Andin sama Gilang
Lia Liyut
baru otw
Lia Liyut: sama² kak 👍🏻👍🏻
total 2 replies
Giovanni Bowono Miawaug
AKUDAV Giovanni Bowono Miawaug Alyssa Dezek ejenjethro Cupcake_Vionna
emak @l ahsan
absen....
e'Rmaa: makasih kak sdh mampir di karya saya 🙏☺️
total 1 replies
Juni Muliati Sitepu
senang n terharu aj
e'Rmaa: Terima kasih sudah mampir di novel sy🙏🤗
total 1 replies
Muntia Tia
iii
e'Rmaa: 🤗🤗.....
total 1 replies
Nani Evan
sukses terus y thor
e'Rmaa: Makasih kak🙏
total 1 replies
Nani Evan
kirain ama pak wisnu
e'Rmaa: nanti dpt jodohnya sendiri kak🤭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!