NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:37
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

Setelah menunggu beberapa saat teman-teman mereka pun sudah berdatangan tak lama kemudian bel pun berbunyi ,semua siswa yang masih duduk tenang di parkiran pun bergegas masuk ke kelas masing-masing.

Karna hari ini adalah hari pertama masuk sekolah dan memulai pembelajaran,jadi saat jam pelajaran pertama semua siswa di minta untuk memperkenalkan diri mereka masing-masing dengan cara maju kedepan ,jikalau ada yang masih belum kenal.

"Baiklah murid-murid karna ini hari  pertama kalian pembelajaran jadi kita santai dulu ya,dan bapak juga akan memperkenalkan diri dan nanti setelah itu di lanjut dengan kalian ya"

"Baiklah nama bapak very Prayoga,disini bapak sebagai wali kelas kalian dan bapak juga mengajar di mata pelajaran matematika jadi tolong kerjasama nya ya"ucap pak very

"Baiklah,apa ada yang di tanya kan"tanya pak very

"Tidak pak"ucap semua murid

"Baiklah karna tidak ada yang ditanyakan ,jadi sekarang bapak minta kalian maju satu persatu dan memperkenalkan diri ya,,diukai dari depan pojok kiri ayo maju"pinta pak very

Setelah beberapa saat dan semua murid di kelas memperkenalkan diri mereka masing-masing,pak very pun mengajak murid nya untuk sementara bermain dahulu agar semua murid nya kenal dengan yang lain.

"Baiklah karna semua sudah memperkenalkan diri, bagaimana jika sekarang kita membentuk organisasi kelas ya setelah itu kita akan bermain "ucap pak Very.

"Ya pak setuju"ucap salah satu murid

"Baiklah siapa disini yang ingin menyalonkan jadi ketua kelas dan wakil "tanya pak very

Karna semua murid diam tanpa ada yang bersuara akhir nya pak very pun mempunyai ide dengan langsung memilih ketua kelas dan wakil nya,

"Baiklah jika tidak ada yang mengajukan diri menjadi ketua kelas dan wakil bapak akan memilih secara langsung saja ya"

Semua murid seketika menengang was-was jikalau tiba-tiba nama mereka di sebut.

"Baiklah untuk ketua kelas bapak pilih Deby,dan untuk wakilnya bapak pilih Gio"

Semua murid akhir nya bisa bernafas lega karena nama mereka tidak di sebut,namun detik berikut mereka kembali was-was saat pemilihan sekretaris dan bendahara.

"Dan untuk sekretaris dan bendahara,bapak juga akan memilih nya sekarang"

"Untuk sekretaris bapak memilih Dela,untuk bendahara Indah"

Setelah pembuatan organisasi kelas mereka pun melakukan permainan sebentar agar tidak terlalu takut dan tegang.

.

.

.

.

.

Singkat cerita kini sudah 3 bulan Aira menjadi siswa SMP dan ia sudah terbiasa dan banyak teman juga di sekolah.

Saat pulang dari sekolah ia di beri kabar dari sang ibu bahwa Aira akan menjadi seorang kakak,Aira yang mendengar bahwa ibu nya tengah hamil dan ia akan segera menjadi seorang kakak pun sangat gembira karena sudah lama ia ingin mempunyai seorang adik agar ia mempunyai teman di rumah.

"Aira ibu ada kabar gembira untuk mu"ucap eka

"Apa itu bu"tanya Aira

"Sebentar lagi kamu akan menjadi kakak sayang"ucao Eka dengan tersenyum

"Benarkah Bu"tanya aira dengan senyum yang mengembang

"Iya nak,kau akan menjadi kakak sebentar lagi"

"Yey akhir nya Aira akan punya adik"

Namun dalam kegembiraan itu Aira maupun keluarga nya tidak ada yang tau bahwa kedepannya akan ada banyak sekali rintanga. Yang di hadapi,terutama oleh Aira.

Kebahagiaan Aira pun tak berlangsung lama ketika ayah sambung nya pulang ke rumah,awalnya semua berjalan baik-baik saja seperti awal pernikahan ibu dan ayah sambung nya.

Saat Aira memasuki SMP ia sudah di tanya i oleh ayah sambung nya bahwa Aira akan di belikan motor,bahkan Aira juga di tanya apa yang Aira Inginkan aga di turuti semua,tetapi Aira enggan ia memilih untuk di belikan motor saja meskipun ia belum begitu mahir dalam menggunakan sepeda motor. Tak apa lah nanti setelah ada sepeda motor ia akan berusaha untuk bisa mengenakan nya pikir Aira.

Rudi pun meng iya kan permintaan Aira dan membelikan motor baru untuk nya,Aira pun yang sangat senang mengucapkan terimakasih kepada ayah sambung nya dan langsung mencoba motor baru nya itu,

Setiap sore hari ia akan berlatih menggunakan sepeda motor nya ,agar nanti saat ia bangun terlalu siang dan waktunya tidak cukup untuk menggunakan sepeda ia bisa menggunakan motor nya sendiri tanpa harus di antar.

Namun saat ibu nya tengah hamil,ia pun mulai sering melihat sang ibu yang sering menangis,namun saat Aira bertanya Eka pun enggan mengatakan nya,ia selalu mengatakan bahwa diri nya tidak apa-apa dan meminta Aira untuk tidak memikirkan nya dan meminta agar Aira fokus saja dalam sekolah nya.

Namun Aira yang memang tipe anak memiliki insting dan kepekaan yang tinggi terhadap orang di sekitar nya pun memilih mengamati meskipun ia berpura-pura tidak tau apa-apa.

Beberapa hari setelah nya Aira pun sering mendapati sang ibu yang menangis,ia segera menghampiri dan bertanya namun lagi-lagi Eka tak mengatakan apapun, begitu juga dengan nenek dan kakek nya yang setelah Eka menikah mereka memilih untuk tinggal di rumah sebelah namun terkadang mereka juga sering tidur di rumah Eka.

"Ibu sebenarnya apa yang terjadi kenapa ibu menangis"tanya Aira

"Tidak apa Aira ,ibu hanya tadi melihat flm dan ceritanya sangat sedih jadi ibu ikut menangis"ucap Eka dan menyembunyikan kebenaran dari Aira

"Apa benar begitu Bu,ibu sedang tidak menyembunyikan apapun dari Aira bukan"tanya Aira

"Tidak Aira ibu tidak menyembunyikan apapun dari mu percaya dengan ibu"jawab Eka dengan cepat dan meyakinkan Aira agar putrinya itu tidak terus memikirkan nya

"Baiklah,ibu tidak usah menonton flm lagi lebih baik ibu istirahat saja,oh ya di mana ayah"

"Ayah mu sedang pergi keluar Aira".

"Baiklah Aira ke kamar dulu bu,ibu juga ke kamar lah istirahat".

"Iya nak"

Eka pun masuk kedalam kamar,dan secara tidak sengaja Aira pun melewati kamar ibunya dan samar-samar ia mendengar tangisan ibu nya,hati nya pun terasa sakit mendengar sang ibu yang menangis tanpa sadar Aira pun ikut meneteskan air mata nya,karna tak ingin ketahuan akhir nya Aira pun bergegas kembali ke kamar nya dan menutup pintu nya.

Di dalam kamar Aira pun masih menangis dan bertanya mengapa sang ibu tiba-tiba menangis ,dalam hati ia pun bertekat untuk mencari tau hal yang membuat ibu nya menangis.

Setelah lelah menangis dan bertekat untuk mencari semua jawaban dari pertanyaan nya ia pun lalu tertidur di kasur kesayangan nya itu dan memeluk guling ,dan masih ada sisa-sisa air mata nya di pipi cuby nya itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!