NovelToon NovelToon
Milik Sang Mafia Seutuhnya

Milik Sang Mafia Seutuhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Akibat tuntutan menikah dari kedua orangtuanya, Yorinka memilih jalan pintas dengan cara menghabiskan malam panas dengan seorang pria misterius.

Yorinka berpikir dengan dirinya hamil, maka kedua orangtuanya tidak akan menyinggung soal pernikahan lagi. Tetapi yang ada Yorinka malah di usir karena hamil tanpa adanya seorang kekasih atau calon suami, pada akhirnya Yorinka memilih untuk hidup berdua dengan bayi yang dikandungnya.

Tetapi pria yang menghabiskan malam panas dengannya tiba-tiba datang ke apartemennya dan menuduhnya telah membawa milik pria itu, lebih parah lagi pria itu adalah seorang Mafia dari klan Cyrillus.

Cyrillus, adalah salah satu klan mafia terbesar saat ini dan tentunya semua tunduk padanya, apa jadinya Yorinka mengandung dari anak dari seorang mafia kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Pembantaian Barbara

Proses pemakaman Jonathan dilakukan dengan sangat tertutup di sebuah pemakaman privat terpencil yang terletak di pinggiran kota. Sesuai dengan permintaan terakhir sang ayah, Zeus memakamkan Jonathan tepat di samping makam Kaila. Di bawah langit pagi yang mendung, dua gundukan tanah itu berdampingan, menjadi saksi bisu bahwa pada akhirnya, kedua jiwa yang terenggut kebahagiaannya oleh dogma klan itu berjodoh di alam lain, bukan di dunia yang fana dan kejam ini.

​Zeus berdiri tegak di depan kedua makam tersebut dengan setelan jas hitamnya yang rapi. Tidak ada air mata yang kembali menetes. Sebagai pemimpin tertinggi klan Valletta, Zeus tidak memiliki kemewahan waktu untuk bersedih saat ini. Masih banyak agenda besar dan urusan darah yang harus dia selesaikan bersama seluruh anggota klan setianya. Ambisi gila Barbara telah menyentuh batas personalnya, dan bagi Zeus, pengkhianatan di dalam internal keluarga hanya bisa ditebus dengan satu cara, yaitu pembantaian total.

​Di sisi lain, ada debaran yang kian menggebu di dalam dada pria dominan itu. Zeus ingin segalanya cepat selesai karena dia sangat ingin segera terbang ke Rusia demi menemui istrinya, Yorinka.

Berdasarkan laporan medis rahasia yang dia terima, mungkin dalam beberapa hari lagi Yorinka akan melahirkan putra pertamanya. Zeus tidak akan membiarkan bayang-bayang Barbara atau Vetalan mengusik momen sakral tersebut.

​Sore harinya, ruang komando utama di mansion Cyrillus telah dipenuhi oleh para petinggi militer dan sekutu terdekat Zeus. Atmosfer di dalam ruangan terasa sangat pekat oleh aroma rencana pembunuhan. Di tengah ruangan, meja digital menampilkan peta tiga dimensi wilayah hutan tenggara, lengkap dengan titik koordinat bunker rahasia milik Barbara.

​Zeus duduk di kursi kebesarannya, menyandarkan punggung dengan santai namun tatapan matanya tetap memancarkan kebengisan yang kaku. Di sekelilingnya, Josh, Rick, Joseph, dan Ezekiel sudah bersiap.

​"Semua persiapan sudah rampung" Josh membuka pembicaraan dengan nada suara formal yang datar tanpa ekspresi

"Logistik persenjataan dari jalur Michael sudah dialihkan sepenuhnya ke unit kita. Barbara tidak akan mendapatkan pasokan amunisi tambahan dari gudang pusat"

​Zeus menyesap sekilas cerutunya, mengembuskan asap tebal ke udara sebelum menatap Josh.

"Bagaimana dengan pihak luar? Saya tidak mau ada satu pun tikus milik Barbara yang lolos dan melapor pada Vetalan sebelum kepalanya lepas" ucap Zeus

​"Unit pemantau saya sudah mengunci seluruh jalur keluar, uan Zeus" jawab Josh tetap dengan wajah datarnya

"Siapa pun yang melintasi pembatas hutan dalam radius dua kilometer akan langsung dieliminasi oleh penembak jitu" lanjut Josh

​Rick, yang duduk di sebelah Josh sambil memainkan sebuah pisau bedah di jemarinya, terkekeh pelan. Suara tawanya terdengar sangat mengganggu namun santai.

"Ah, Bos... izinkan saya yang memimpin unit barisan depan. Lorong-lorong merah di bunker itu... saya sangat ingin melihat bagaimana reaksi pasukan Barbara saat kulit mereka bertemu dengan mainan baru saya. Ini akan menjadi pesta pembantaian yang sangat estetis" ucap Rick mendapatkan senyuman miring dan licik dari Zeus

"Lakukan sesukamu, Rick. Tapi ingat, Barbara adalah bagian saya. Jangan sentuh wanita tua itu sebelum saya sendiri yang mematahkan lehernya" sahut Zeus

​"Tentu saja, Bos. Saya hanya akan membersihkan sampah-sampah kecil di sekitarnya" sahut Rick dengan binar mata psikopat yang haus darah

​Ezekiel, sang ketua klan sahabat yang sejak tadi menyimak dengan gaya bahasa formal yang tenang, mengetuk meja digital

"Dari sisi diplomasi gelap, Zeus, saya sudah memastikan bahwa dewan tertua di bawah pengaruh Vetalan tidak akan mengintervensi malam ini. Saya mengirimkan beberapa informasi palsu yang menyatakan bahwa pasukanmu sedang melakukan pembersihan sisa-sisa loyalis William di pelabuhan barat. Mereka tidak akan curiga jika mendengar suara ledakan di tenggara" sambar Ezekiel

​"Sifat licik mu memang selalu bisa diandalkan, Ezekiel" ujar Zeus dengan nada santai namun sarat akan apresiasi taktis

"Vetalan terlalu tua dan bodoh untuk menyadari bahwa cucunya sedang membersihkan halaman belakang rumahnya sendiri" kekeh Zeus

​"Itu bisnis yang saling menguntungkan, Zeus. Saya hanya memastikan investasi kita bersama tetap aman" balas Ezekiel sembari tersenyum tipis

​Joseph, kepala divisi operasi darat yang terkenal sangat kejam dan tidak berperasaan, melangkah maju mendekati meja digital. Wajahnya mengeras saat memaparkan taktik eksekusi lapangan

"Tuan Zeus, bunker tenggara memiliki tiga tingkat bawah tanah. Tingkat pertama adalah barak penjaga, tingkat kedua adalah ruang interogasi, dan tingkat ketiga adalah tempat... eksperimen cacat yang dilakukan Barbara. Perintah anda untuk melakukan pembantaian total, apakah itu juga berlaku untuk subjek eksperimen di tingkat ketiga?" tanya Joseph

​Mendengar pertanyaan Joseph, rahang Zeus mengeras. Mengingat lima sel berisi manusia kecil yang cacat akibat hubungan sedarah yang dipaksakan Barbara pada ayahnya, kebengisan Zeus mencapai puncaknya.

​"Ratakan semuanya, Joseph" perintah Zeus dengan suara rendah yang menggelegar, merefleksikan karakter kasarnya yang tanpa kompromi

"Tempat itu adalah aib bagi nama besar Cyrillus. Jangan sisakan satu batu pun yang berdiri. Bakar seluruh fasilitas itu hingga menjadi abu!" perintahnya tidak terbantahkan

​"Dimengerti, tuan. Tidak ada belas kasihan. Semua yang bernapas di dalam fasilitas itu akan mati malam ini" jawab Joseph dengan nada dingin tanpa emosi, seolah menghilangkan puluhan nyawa adalah hal paling biasa baginya

​Konversasi serius itu berlanjut dengan pembagian sektor penyerangan yang lebih mendetail. Zeus memimpin jalannya diskusi dengan dominasi mutlak, mengoordinasikan setiap pergerakan dengan presisi militer yang licik agar tidak menimbulkan kecurigaan dari pihak luar.

​"Josh, berapa lama waktu yang kau butuhkan untuk meretas sistem keamanan internal bunker?" tanya Zeus sembari mematikan cerutunya di asbak kristal

​"Tepat empat menit setelah Rick memutus kabel sirkuit utama di sektor utara, Tuan Zeus" jawab Josh formal

"Setelah sistem mereka lumpuh, pintu sel otomatis akan terkunci, menjebak pasukan Barbara di dalam koridor tanpa perlindungan" sambungnya

​"Bagus sekali" sahut Zeus santai

"Rick, begitu Josh memberi sinyal, masukan gas pelumpuh melalui pipa ventilasi. Saya ingin mereka melemah terlebih dahulu sebelum pasukan Joseph masuk untuk melakukan eksekusi jarak dekat. Saya ingin mereka merasakan kepanikan yang luar biasa" ucap Zeus tidak berperasaan

​Rick tertawa miring, sangat menikmati strategi kejam yang disusun oleh tuannya.

"Strategi psikologis yang luar biasa, Bos. Merusak mental mereka sebelum mencabut nyawanya... Anda benar-benar iblis yang sesungguhnya" Rick terkekeh mendengarnya

​"Saya hanya mengembalikan apa yang seharusnya mereka terima, Rick" jawab Zeus dingin

​Di tengah persiapan yang matang tersebut, bayang-bayang konflik masa lalu kembali mencuat. Meskipun klan William telah runtuh dua minggu lalu, sisa-sisa nama William yang serakah masih menjadi pengingat bagi Zeus untuk tidak pernah menurunkan kewaspadaannya, terutama terhadap musuh di dalam selimut seperti Barbara.

​"Barbara mengira dia bisa memanfaatkan Jonathan untuk membuat Vetalan berlutut di bawah kakinya" ucap Zeus dengan nada sinis

"Keserakahan wanita itu sama persis dengan William. Dan kita semua tahu bagaimana akhir dari cerita William" sahut Rick mendapatkan anggukan dari Ezekiel

"Orang-orang yang serakah akan kekuasaan selalu melupakan satu hal penting, Zeus, mereka tidak memiliki kekuatan militer yang cukup untuk mempertahankan ambisinya. Barbara bertindak terlalu ceroboh dengan mengusik ketenanganmu" ucap Ezekiel

​"Malam ini, semua kecerobohannya akan dibayar tunai dengan darah" desis Zeus

Zeus bangkit dari kursi kebesarannya. Aura dominannya menyelimuti seluruh ruangan, menandakan bahwa waktu berdiskusi telah usai dan saatnya bagi para maut untuk menjalankan tugasnya.

​Zeus menatap jam tangan kronografnya. Waktu menunjukkan hampir tengah malam. Di dalam benaknya, wajah cantik Yorinka kembali terlintas, memberikan dorongan energi yang luar biasa besar untuk segera menyelesaikan pembantaian ini secepat mungkin.

​"Josh, gerakkan pasukan sekarang" perintah Zeus dengan kaku dan mutlak

"Joseph, pastikan barisan senapan mesinmu sudah siap di posisi masing-masing. Malam ini, kita tunjukkan pada Barbara... siapa pemilik takhta Cyrillus yang sesungguhnya"

​"Siap, tuan Zeus!" jawab mereka serempak dengan kepatuhan penuh yang kejam

​Dengan langkah kaki yang mantap dan penuh kebengisan, Arzeus Ezoic Cyrillus melangkah keluar dari ruang komando, memimpin langsung jalannya operasi pembersihan internal yang akan mengubah hutan tenggara menjadi medan pembantaian massal yang paling mengerikan dalam sejarah klan. Demi masa depan keluarganya, demi Yorinka yang tengah menghitung hari di Rusia, Zeus bersiap menghapus setiap ancaman yang berani berdiri menghalangi jalannya dengan kekejaman tanpa batas.

🔪🔪🔪

Kayaknya tidak ada hari tanpa perang dan pembantaian, dah capek author.😑

1
223
suka
Jessica Xie
Tolong thu istrinya disembuhkan dari masa traumanya biar ngak terus kepikiran ucapan si tunangan palsunya mas Zeus
Jessica Xie
jujur sama yorinka baru ada gunanya
gak perlu jujur sama yang lain
menguras waktumu az Zeus
Jessica Xie
si Dom ini suruh Zeus jangan bersikap lembut malah dia yang bersikap lembut ke Yorinka🙄
Jessica Xie
si Dom keqnya menyamar jadi sekutu ngak sih
padahal sebanarnya dia lah musuh yang sebenarnya
Jessica Xie
yang kubaca koq nampaknya si Dom keq manipulatif banget sih
Potatoes 🥔
Licik banget mas mafia 🤣 ada2 aja 🤣
Potatoes 🥔
Takut diculik sama kamu Domi🤭
Potatoes 🥔
Kejam banget hukumannya
Sumawita
yorinka di lawan👍👍👍
Sumawita
suka bangett dengan peran wanita nya
Sumawita: pasti suka kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!