Karena di sukai oleh kakak ipar nya membuat Aulia hidup dalam kegelisahan.
Aulia yang masih berstatus anak kuliahan bingung dengan kehidupan nya saat ini,dia ingin pergi dari rumah kakak nya tapi dia tak memiliki tempat tinggal bahkan uang sepeser pun selama ini kakak ipar nya lah yang membiayai hidup Aulia hingga membuat kakak ipar nya semena-mena pada diri nya.
Aulia memutuskan untuk mengajak Rendy sang kekasih menikah tapi saat mendatangi apartemen kekasih nya ini justru dia melihat perselingkuhan Rendy dengan teman kampusnya sendiri membuat Aulia kecewa berat.
Bagaimana kisah hidup Aulia selanjutnya akan kah dia bisa lari dari kejaran kakak ipar brengseknya itu atau dia justru menjadi madu untuk kakak kandungnya sendiri?
Yuuk baca kisah nya hanya di Nt🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tinggal bersama
"Aulia......" pekik Rendy melihat sang kekasih yang tengah berada di kampus.
"Kak Rendy"sahut Aulia sambil tersenyum manis.
"Lia kamu kemana saja?" tanya Rendy memeluk tubuh sang kekasih, beberapa hari tak bertemu membuat mereka saling merindu.
"Maaf kak, ak-u sekarang harus kerja"
"Kamu sudah makan?"tanya Rendy dan di jawab gelengan oleh Aulia.
"Ayo kita ke kantin aku temani kamu makan dulu" ajak Rendy dan diangguki Aulia setuju.
*****
"Bagaimana dengan perkembangan produksi?" tanya Arlan sembari mengecek tumpukan map di hadapannya satu persatu.
"Sejauh ini masih berjalan baik pak, kemungkinan besar kita bisa launching produk baru nya hari selasa ini" jawab Sherly
"Bagus,jika memang butuh tambahan pengrajin kamu hubungi saja agar segera selesai tepat waktu"
"Baik pak" sahut Sherly patuh
"Oh ya ini undangan pernikahan anak pak Wiranto, beliau minta secara khusus bapak untuk menjadi saksi pernikahan anak nya"
"Kenapa harus saya?" tanya Arlan tak suka dengan permintaan pak Wiranto.
"Saya juga tidak tau alasan pasti nya pak, pihak pak Wiranto sudah menyiapkan pakaian yang akan bapak kenakan saat acara nanti kemungkinan besok akan di kirim ke kamar hotel bapak" jawab Sherly membuat Arlan terdiam tiba-tiba dia mengingat akan ciuman nya bersama Aulia di kamar itu.
Tangan Arlan terhenti saat memegang pulpen, memory otak nya terus berputar akan bayangan ciuman mereka,Arlan tersenyum sendiri membayangkan wajah ketakutan Aulia saat di atas tubuh nya,Arlan akui bibir mungil perempuan itu menjadi daya tarik tersendiri untuk nya.
"Pak Arlan" panggil Sherly membuat lamunan Arlan hilang seketika.
"Apa ada yang salah dengan laporan nya pak?" tanya Sherly bingung dengan sikap sang atasan.
"Tidak! Kamu boleh keluar dulu setelah saya cek ulang laporan ini saya akan hubungi kamu"jawab Arlan dan diangguki Sherly patuh dia segera keluar dari ruangan nya.
"Gila! Kenapa bayangan perempuan itu tidak bisa hilang dari otak ku" gumam Arlan menghela nafas berat.
****
"Jadi kamu kerja di mana?" tanya Rendy setelah mereka makan.
"Aku sekarang kerja di hotel kak"
"Hotel!" ulang Rendy terkejut
"Kamu jangan salah paham kak,ini hotel berbintang, bukan sembarang hotel dan aku bekerja sebagai resepsionis di sana"jelas Aulia cepat.
"Kenapa kamu harus kerja Lia?"
"Ak-u aku butuh tempat tinggal dan uang kak"
"Kamu bisa tinggal di apartemen ku soal uang aku akan biaya kan kamu asal kamu nurut sama aku Lia"
"Kak kita belum menikah tidak boleh tinggal bersama"
Rendy menghela nafas kasar dan mengepalkan tangannya kesal dengan jawaban sang kekasih.
"Lia aku pacar kamu,kita sudah sama-sama dewasa jadi aku rasa tidak ada salahnya tinggal bersama toh setelah kita lulus kuliah nanti kita juga akan menikah dan tinggal satu rumah"jelas Rendy
"Tapi setelah kita menikah kak tidak sekarang"
"Kamu cinta sama aku Lia?" tanya Rendy serius dengan menatap wajah sang kekasih dan diangguki Lia pelan.
"Lalu apa yang kamu takut kan,jika kamu hamil aku akan tanggung jawab" lanjut Rendy membuat Aulia berpikir sejenak.
"Gimana kamu setuju pindah ke apartemen ku?" tanya Rendy lagi dan di jawab gelengan oleh Lia membuat Rendy mengeram kesal.
"Kak,aku cinta sama kakak,tapi kita belum bisa satu rumah jika kakak butuh aku,aku bisa datang menemui kakak seperti biasanya" jawab Lia lagi dan kali ini Rendy benar-benar menyerah dia tak bisa membujuk Aulia karena prinsip perempuan ini benar-benar kuat.
"Baik lah jika itu keputusan mu tapi jika kamu butuh sesuatu hubungi aku,aku tidak ingin kamu mengabaikan ku Lia,aku cinta sama kamu" ungkap Rendy menarik Lia ke dalam pelukannya,Lia hanya mengangguk kecil.
Dari kejauhan terlihat sepasang mata mengawasi mereka dengan mengepalkan tangannya marah melihat kedekatan sepasang kekasih ini.
"Awas kamu Aulia aku tidak akan membiarkan kamu dan Rendy bersatu,hanya aku yang bisa memiliki Rendy bukan kamu" ucap Clara tak terima.