Dimitri Romanov seorang CEO perusahaan Romanov Industries jatuh cinta kepada seorang aktris dan saat mereka akan bertunangan, sang Aktris dinyatakan berselingkuh dengan pria lain. Akankah Dimitri mempertahankan sang Pujaan Hati tetap disisinya atau ia lebih memilih menyerah dan kembali ke mantan tunangannya yang dulu?
Andai saja waktu bisa diputar, ia ingin memperbaiki semuanya - Dimitri Mikhail Romanov
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miarosa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana kepergian
Siang harinya Sofia mengunjungi Dimitri di kantornya dan kedatangannya membuat pria itu terkejut.
"Sofia apa yang kamu lakukan disini?’’
"Tentu saja menemui suamiku dan aku ingin mengajakmu makan siang."
"Maaf. Aku tidak bisa makan siang denganmu. Pekerjaanku masih banyak."
Sofia sangat kesal dengan penolakan Dimitri.
"Bisakah kita bersikap mesra di depan umum. Aku tidak ingin kalau kehidupan pernikahan kita tidak berjalan dengan baik diketahui oleh semua orang. Aku tidak ingin bermunculan gosip-gosip yang aneh tentang kita."
"Itu akan ku lakukan, tapi sekarang aku tidak bisa makan siang denganmu."
"Baiklah kalau itu maumu. Permisi!’’kata Sofia marah.
Sofia pulang dengan rasa kesal.
"Dimitri , berapa lama lagi kamu akan selalu bersikap dingin padaku? Ini semua gara-gara wanita itu. Aleandra sialan!"
Ting
Pintu lift terbuka para pegawai memberi hormat pada Sofia ketika keluar dari lift.
Malam telah tiba Dimitri baru kembali dari kantor hampir tengah malam. Dia sengaja melakukan itu untuk menghindari Sofia.
Ketika lampu kamar dinyalakan dia terkejut mendapati Sofia berada di kamarnya sedang tidur. Ia terlihat kesal dan dia memutuskan untuk tidur di ruang kerja ayahnya.
Sofia yang terbangun di pagi hari melihat kesamping tempat tidur yang terlihat masih rapi.
’’Ternyata dia tidak tidur disini."
Sofia cepat bangun dan mencari di mana Dimitri. Dia melihat Dimitri keluar dari dapur.
"Pagi Dimitri!"
"Pagi!’’jawabnya dingin.
"Semalam aku menunggumu pulang dan aku tidak menemukanmu dikamar. Tadi malam kamu tidur dimana?’’
"Aku tidur di ruang kerja ayahku."
Sofia terlihat kecewa dan sedih. Dia sudah tidak tahan mendapatkan perlakuan dingin suaminya.
"Kenapa kau melakukan ini padaku?’’tanya Sofia dan matanya hampir mengeluarkan air mata.’’Bisakah kamu bersikap tidak mempedulikanku walau hanya sekali. Aku juga ingin mendapatkan perhatianmu."
"Maaf. Itu sulit. Aku mengira setelah kita menikah. Aku akan bisa mencintaimu."
"Kamu tidak akan bisa mencintaiku. Selama wanita itu masih ada."
Dimitri terdiam. Apa yang dikatakan istrinya memang benar. Ia sekarang ragu apa keputusannya menikah dengannya adalah suatu kesalahan.
" Aku pergi dulu."
🌻🌻🌻
Aleandra sedang asyik merajut sepatu bayinya dan sesekali dia mengelus perutnya. Beberapa bulan lagi semua orang akan tahu kalau dirinya sedang hamil pikir Aleandra. Dia mulai memikirkan untuk mengasingkan diri ke suatu tempat sampai dia melahirkan nanti. Ia menghela nafas.’’Kemana aku harus pergi?’’
"Bagaimana perasaan Dimitri, jika dia tahu aku sedang mengandung anaknya? Apa dia akan merasa senang atau sedih ya? ‘’
Aleandra mengelus-elus sepatu bayinya yang baru saja dia selesaikan.
"Aleandra, kamu sudah siap?’’
"Aku sudah siap dari tadi, lihat aku sudah menyelesaikan satu pasang sepatu, bagaimana menurutmu?’’
"Cantik."
"Terima kasih."
"Ayo kita segera pergi!’’
Anastasia memanggil taxi dan mereka berdua masuk. Setengah jam kemudian mereka tiba di rumah sakit . Aleandra duduk di ruang tunggu sambil menunggu giliran di panggil. Banyak ibu-ibu hamil yang sedang memeriksakan kandungannnya. Tidak lama kemudian Aleandra di panggil masuk ditemani oleh Anastasia. Dokter langsung memeriksanya. Aleandra dapat melihat calon bayinya di layar monitor, ia merasa terharu ketika melihatnya. Aleandra pun diberi foto sonogramnya.
"Kandungan Anda baik-baik saja dan janinnya tumbuh dengan sehat."
Aleandra merasa lega mendengar penjelasan dokter, lalu dokter memberikan resep beberapa vitamin untuknya, kemudian mereka berdua pergi ke apotik.
"Tunggu disini saja! Biar aku saja yang ke apotik."
Aleandra menganggukan kepalanya.
Sofia yang sudah melakukan cek kesehatan terkejut melihat sosok Aleandra berada di rumah sakit sedang duduk.
"Apa yang dia dilakukan disini?’’
Sofia yang bermaksud untuk mendekatinya, tiba-tiba Anastasia datang mengajaknya pulang.Akhirnya Sofia tidak jadi mendekatinya.
🌻🌻🌻
Satu minggu kemudian Aleandra memulai syuting film dan dia sangat menikmatinya walau dalam keadaan sedang hamil.
Satu bulan pun telah berlalu, Aleandra telah menyelesaikan pengambilan gambar terakhir dan sekarang dia pergi ke ruang ganti untuk beristirahat.
Di stasiun TV terlihat Nester sedang mendorong kursi roda Sergei.’’Anda yakin ingin menemui nona Aleandra di sini?’’
‘’Tentu saja. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya. Aku juga ingin bicara dengannya . Dia tidak membalas pesan yang aku kirimkan."
Sergei dan Nester sudah ada di dalam studio dimana syuting sedang di langsungkan.
"Apa Aleandra ada?’’tanya Nester kepada orang yang terlihat sebagai staff pembuatan film.
"Ah Aleandra, dia baru saja pergi ke ruang ganti. Proses pengambilan gambarnya kebetulan sudah selesai. Anda biasa menemuinya di sana,’’kata salah satu staff film.
"Terima kasih."
Sergei dan Nester pergi menuju ke ruang ganti dimana Aleandra berada.
Aleandra telah tiba di ruang ganti, di sana Anastasia telah menunggunya dengan senyuman hangat menyambut kedatangan adik angkatnya.
"Ini Minumlah!’’perintahnya.
Aleandra meminumnya dengan sekali teguk.
"Akhirnya syutingku selesai juga. Sekarang aku akan mempunyai waktu luang untuk mengurusi kehamilanku."
"Tapi kamu masih ada beberapa jadwal wawancara."
"Aku tahu. Mulai sekarang aku tidak akan menerima tawaran bermain film, pertunjukkan drama atau iklan sampai aku melahirkan nanti. Aku sudah memutuskan untuk pergi dari Moskow untuk sementara waktu."
"Jadi kau akan bersembunyi sampai kamu melahirkan?’’
"Benar."
Aleandra kembali meminum minumannya.
"Jadi kau sudah memutuskan untuk tidak memberitahu pak Romanov tentang kehamilanmu?"
Aleandra menganggukan kepalanya.
’’Aleandra , dia berhak tahu karena pak Romanov adalah ayah anak yang sedang kamu kandung sekarang."
BRAAAAKKK!! [ ]