NovelToon NovelToon
Payung Hitam

Payung Hitam

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:143.4k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

Hitam tak selamanya buruk dan kotor, putih tak selamanya bersih dan suci. Hidup Kapten Rilanggana menjadi pribadi yang keras, dingin dan tidak mudah di taklukkan. Banyak yang tidak paham atau mengerti akan jalan pikir serta 'caranya bekerja'. Berawal dari pertemuan pertama yang tak terduga, dirinya bertemu dengan adik kesayangan seniornya yang membuatnya kesal. Namun menang taruhan dengan rekannya membuat takdirnya harus mendekati gadis itu kembali.

Niatnya yang hanya bermain-main akhirnya menimbulkan perkara dan harus berhadapan langsung dengan seniornya tersebut. Hingga waktu berganti, kisah masa lalu di antara mereka membuat prahara.

Disisi lain, kehidupan Letnan Auriga tak kalah sadis. Demi sang kakak dan juga sang istri membuatnya harus melawan pahit dan kerasnya dunia sekeras hati dan jiwanya hingga petaka besar datang mengubah seluruh hidupnya. Dalam kesepian hatinya, Tuhan mengirim Payung hitam penenang jiwanya.

KONFLIK TINGGI. SKIP bagi yang tidak cocok KONFLIK.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. Belajar jadi suami istri.

Nafas Bang Rilo masih sesak terengah. Meladeni ibu Danton hingga tersadar sepenuhnya bukanlah hal yang mudah. Saking sesaknya nafas, Bang Rilo masih menutupi matanya dengan sebagian lengan. Baru saja dirinya memberikan 'obat penawar' agar Lira tidak mabuk lagi.

Lira malu-malu menatap wajah Bang Rilo, desir di dadanya belum juga hilang apalagi penampilan suaminya itu membuat detak jantungnya berdetak lebih kencang menambah rasa gelisahnya. Bang Rilo masih bertelanjang dada dengan perut sixpack nya. Celana yang masih setengah terbuka membuatnya semakin serba salah.

"Bagaimana seharusnya sikap seorang istri??? Apakah pantas seorang istri masih memperhatikan atau memikirkan laki-laki lain???" Tegur Bang Rilo.

Lira mengalihkan pandangan ke arah lain saat Bang Rilo mulai menatapnya. "Pakai pakaian yang benar..!!" Pinta Bang Rilo

Kemudian Lira segera mengancingkan pakaiannya, begitu pula dengan Bang Rilo. Lagi-lagi wajah suami Lira itu begitu dingin, Lira pun semakin tidak nyaman. Ia hanya mengusap perutnya yang kini terasa panas.

"Kamu sudah sepenuhnya sadar???" Tanya Bang Rilo.

"Sudah, Om." Jawab Lira kembali pada Lira seperti biasanya.

Bang Rilo membuang nafas kasar. Pada akhirnya ada rasa kecewa yang sulit terungkapkan. Panggilan yang tadi sudah nyaman terdengar di telinganya kini kembali menghilang.

Pikiran Bang Rilo jadi semrawut, tadinya ia sempat menyangka bahwa Lira sudah menerimanya tapi begitu dirinya mengingat kembali, nyatanya Lira hanya sekedar mabuk tanpa mengingat apapun yang terjadi pada dirinya.

"Baiklah, tidak apa-apa kalau kamu tidak mencintai saya. Tapi saya mohon.. tolong lahirkan anak ini, dia tidak salah. Saya lah yang menginginkannya..!!" Pinta Bang Rilo.

//

Shita tidak sanggup lagi berkutik. Bang Bayu terengah menata nafas putus sambung. Bibirnya seakan tak sanggup berucap apapun, yang ia rasakan hanya melayang dan luar biasa nyaman.

Paham Shita mulai tenang dan mengerti istri kecilnya itu sudah nyaris usai, Bang Bayu segera mengakhiri misi nya. Beberapa saat kemudian tugas Bang Bayu sebagai seorang suami pun tuntas.

"Hhkkk.." Shita merasa mual dan mendorong dada Bang Bayu.

"Dek..!!!" Bang Bayu yang bingung segera mengikuti langkah Shita.

~

Bang Bayu mengangsurkan jahe hangat untuk Shita. Setelah Shita lumayan tenang, Bang Bayu mengarahkan wajah Shita agar bisa menatapnya.

"Kamu pasti sudah tau, kan??" Tanya Bang Bayu.

Shita yang biasanya banyak tingkah kini tak lagi banyak bicara. Ia mengangguk pelan.

"Kapan terakhir kali kamu bertemu Priyadi??" Selidik Bang Bayu menangani istri kecilnya.

"Dua bulan yang lalu."

Seketika itu juga perasaan Bang Bayu terasa luar biasa sakitnya. Tubuhnya gemetar hebat, terdengar suara istighfar dari bibirnya.

Shita pun ikut menangis melihat ekspresi wajah Bang Bayu yang seperti menahan gelisah akan perasaannya sendiri.

"Shita harus bagaimana, Om. Apa mau di gugurkan???" Kata Shita.

"Apakah begitu caranya bertanggung jawab?? Saya yang akan menanggungnya."

"Tapi, Om..!!!"

"Anak ini tidak pernah salah. Yang salah adalah kelakuan oknum manusia yang tidak segera bertanggung jawab saat tau dirinya salah." Bang Bayu kembali mengangsurkan jahe hangat agar Shita menjadi lebih tenang, tangan itu pun mengusap puncak kepala Shita. "Sudahlah, jangan banyak pikiran."

Shita masih terus menangis. Sekesal-kesalnya Bang Bayu, tetap sebagai laki-laki dan suami dari Shita, ia merasa tidak tega meskipun Shita tidak langsung jujur padanya atau mencarinya.

"Bagaimana kalau sampai Papa dan Abang-abang Shita tau??" Ujar Shita cemas.

"Nggak apa-apa. Aman..!!"

"Oomm........!!" Shita sungguh tidak nyaman dengan keadaan ini.

"Nurut sama saya..!! Jaga dia.. dia anak Letnan Bayu. Mulai dari saya berjanji di hadapan Tuhan.. kamu dan tentunya anak ini sudah menjadi bagian dari hidup saya. Kamu dan anak ini akan hidup dari darah dan perjuangan saya." Ucap tegas Bang Bayu, ia terdiam sejenak menatap mata Shita. "Saya harap kamu tidak marah atas apa yang saya

Shita pun langsung menghambur memeluk Bang Bayu. "Maaf.. maaf Shita menyakiti hati Om Bayu."

"Saya juga minta maaf sudah memaksamu melakukannya. Saya tidak tau ada si kecil di dalam sana." Jawab Bang Bayu. "Apapun itu, saya akan berusaha sabar untuk menunggu hingga saatnya tiba."

-_-_-_-_-

Bang Rilo menutup pintu kamarnya dengan hati-hati. Bersamaan dengan itu Bang Bayu juga menutup pintu kamarnya.

"Kepalamu luka Ril??"

"Kena hantam paku kuntilanak..!!"

"Badanmu????? Kenapa penuh gores di sana sini??" Tanya Bang Rilo.

" Di cakar kucing." Jawab Bang Bayu.

Kedua pria saling menatap sampai kemudian membuang nafas kasar.

"Nyonya sudah tidur??" Bang Bayu sedikit melongok memastikan keadaan di belakang punggung Bang Rilo.

"Sudah." Bang Rilo kembali mengintip ke dalam kamar sebelum benar-benar menutup rapat pintu kamar.

"Ngopi dulu yuk di ruang makan..!!" Ajak Bang Rilo.

"Ayo lah.. kepalaku juga mumet."

...

Kedua pria nampak begitu banyak pikiran. Kopi panas yang terdiam seakan tidak mampu menguraikan permasalahan mereka yang seperti benang kusut.

"Kau siap pindah ke tempat tugas yang baru?" Tanya Bang Bayu.

"Aku mah siap_siap aja tapi Lira belum tentu, apalagi sekarang Lira sedang hamil muda.. dia pasti merasa kesulitan beradaptasi." Jawab Bang Rilo.

"Iya, lepas dari kehidupan yang nyaman memang sulit. Lira akan hidup dengan segala keterbatasan yang ada, begitu juga dengan Shita. Mudah-mudahan saja mereka kuat..!!" Kata Bang Bayu ikut cemas.

Tak lama ponsel Bang Rilo berdering, Bang Rilo pun mengangkatnya. "Saya ada di ruang makan bawah, kenapa dek?"

"Oomm.. Lira takut di kamar sendiri." Jawab Lira di seberang sana.

Beberapa detik kemudian ada pesan singkat masuk pada ponsel Bang Bayu.

Oomm.. dimana?

.

.

.

.

1
Desi Saptarini
kok gak ada kak,,
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
apesmu Bay /Facepalm//Facepalm/
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
didunia nyata mana ada kata Terserah yg ada diambil kembali tuh duit 😄😄
Rima baharudin
sabar bang ribas😂😂
Rima baharudin
rilo ada aja😂
Sri I
kenapa harus salah satu.. rame aja karakter nya beda2. udah lanjutin aja
Sri I
novel Nara baru kaki ini ada bau2 supranatural nya... makin bervariasi cerita nya... keren banget.. lanjut
Ai0284
novelnya mbk nara bikin jantungan sering digantung ceritanya tapi bikin kecanduan ingin baca🤣
NaraY_Kamanatha: Maaf ya kakak🥲. Terima kasih banyak selalu mampir🥹.
total 1 replies
Tiffany_Afnan
Lah.. selain "orangpinter" jdi mafia juga,Luar biasa bang riga "garang" luar dalam!. demit ora dulit,preman diajak bacok'an.
Tiffany_Afnan
astagfirullaaaah... kmn otaku ini berkelana... meludah ceunah ! 🤣🤣🤣🤣
Tiffany_Afnan
subuh² kemekel gara² "anu" 🤣🤣🤣😅
Tiffany_Afnan
kuwalat !! dulu abang begituu.. /Grin/
Tiffany_Afnan
lancang sekali abang ni.. udah mbegal,tamak lagi. /Smug/
Tiffany_Afnan
tambah yak²an pikirane /Facepalm/
Tiffany_Afnan
rezeki bang.. jgn dtolak...😅
Amriani
Luar biasa
Denis blora
gaaaaaasssss
berangkaaaaaat season berikutnya.
Denis blora
lha kok end
trs Priyadi msh berkeliaran dong
Ika Sunarti
season 2 belum up ya
yhochi: d cari2 ko gak ada y Thor 🤔🤔🤔
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!