NovelToon NovelToon
Anna Holand : The Oliheim Witch

Anna Holand : The Oliheim Witch

Status: tamat
Genre:Murid Genius / Iblis / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Akademi Sihir / Kutukan / Roh Supernatural / Chicklit / Tamat
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Anna Holand adalah seorang gadis 15 tahun yang tinggal di panti asuhan di London, suatu hari dia ditemui oleh seorang wanita tanpa kepala dan tangan kanan yang memberikannya sebuah tiket untuk masuk ke akademi sihir Stonehart, dari sana ia akhirnya menemukan siapa jati dirinya sesungguhnya dan alasan kenapa berada di tempat seperti itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18 : Pekerjaan Sampingan

Beberapa minggu setelah insiden pembunuhan, akademi telah kembali melakukan pembelajaran sedia kala. Dan kini kami berada di kelas nona Helena Everclaw.

Nona Helena mengajarkan sihir yang lebih sulit dipelajari karena itulah tidak banyak dari kami bisa mengikutinya. Dengan sedikit mantra ia telah berubah menjadi seekor kucing hitam yang berdiri dengan empat kaki di mejanya.

Yap, yang dia ajarkan adalah sihir untuk merubah bentuk, sihir tingkat menengah.

"Sekarang nona Sarah, aku ingin melihat bagaimana dirimu melakukannya."

"Baik."

Sarah menggunakan mantra dan dalam sekejap dia sudah berubah menjadi berang-berang.

"Wow."

Itu semua tanggapan seluruh kelas padanya.

Beberapa orang mencobanya tapi berakhir dengan gagal seperti Marick dengan hidung pesek sementara tubuhnya manusia.

"Oiiikk... oiiik."

Kami menertawainya yang mengeluarkan suara aneh, sedangkan aku menjadi seekor kera walaupun ukurannya masih manusia.

Sarah memang orang jenius dan berbakat.

"Sekarang cukup sampai di sini latihannya, di pertemuan berikutnya akan ada tes sebaiknya kalian sudah belajar."

Helena meninggalkan kelas sementara semua orang terlihat telah terbebas dari sesuatu yang berat.

"Anna sekarang kita akan kemana?"

"Kenapa kamu menanyakan itu Sarah?"

"Jelas sekali kamu pasti akan pergi ke suatu tempat lagi bukan."

Marick mengiyakan.

Insting mereka sangat baik.

"Sejujurnya saat aku membeli tongkat aku tidak memiliki uang untuk membayarnya, jadi aku ingin mencari pekerjaan yang bisa aku lakukan, kebetulan nona Silia selalu membuat ramuan untuk dikirimkan ke beberapa toko di kota jadi aku bekerja di tempatnya."

"Karena itulah Anna sangat dekat dengannya."

"Apa dia tidak akan marah jika kita keluar Akademi?" tanya Marick gelisah.

"Asal tidak mendekati hutan terlarang, itu tidak apa-apa."

Berkat aku yang membantu penyelidikan nona Silia mengizinkannya. Lagipula dia adalah guru senior yang keputusannya tidak bisa dipertimbangkan oleh guru lainnya.

Kami mengunjungi rumah kaca dan kebetulan ia sedang berada di tempat selagi menyirami beberapa tanaman miliknya.

"Anna, Sarah dan Marick, apa kalian datang untuk pekerjaan paruh waktu?"

"Mereka tiba-tiba ingin ikut juga."

"Kamu memiliki teman-teman yang baik."

Nona Silia memberikan selembaran kertas yang di dalamnya terdapat daftar-daftar jenis tanaman herbal yang harus kami kumpulkan.

"Agar tidak salah, kalian bawa juga buku ini."

Itu merupakan pengetahuan dasar tanaman herbal, dengan ciri-ciri dan ilustrasi di dalamnya.

Kami masing-masing membawa ransel lalu berpamitan untuk pergi.

"Aku sempat berfikir bahwa nona Silia adalah orang yang menakutkan tapi kurasa itu tidak benar."

"Bukannya tuan Goven yang terlihat menakutkan?" balasku pada Marick namun Sarah juga lebih memihaknya.

"Prof. Silia yang lebih menakutkan dia seperti memasang topeng di wajahnya."

Aku tidak pernah memikirkannya tapi jika mereka berfikir demikian kurasa murid yang lain juga merasakan hal sama.

Kami tiba di sebuah padang rumput landai dengan pemandangan gunung serta danau biru yang indah, jika harus dikatakan ini memang benar-benar dunia lain walaupun mengejutkan bahwa ini juga berada di dunia sama yang kami sebelumnya tinggali.

Di beberapa novel harus tertabrak truk dulu untuk bisa datang ke tempat seperti ini.

"Kalau begitu mari kita lihat tanaman seperti apa yang nona Silia inginkan dan mencocokkannya dengan di buku."

"Bunga bibir namanya sedikit aneh tapi ketika melihatnya aku bisa mengerti kenapa dinamakan seperti itu."

"Aku belum pernah berciuman dengan seorang gadis apa saat aku menciumnya bisa dihitung seperti dengan gadis?"

Marick yang berfikir bodoh telah dipukul kepalanya oleh Sarah.

"Aku tidak habis pikir kenapa pikiran pria selalu ke arah sana."

Aku hanya tersenyum ragu sebagai balasan, Sarah jelas sangat sensitif dengan candaan seperti itu.

1
Musliha yunos
best
Ahmadjahuri
terimkasih kak ceritanya seruu
Isekai Fantasy: Sama-sama /Smirk/
total 1 replies
Khairunnisa
baguss🥰🥰
Stray Cat
bagus jadi kangen nonton harry potter
Andi Darul Aqsah
harapan nya update tiap hari
sey~~
hai, kek nya mau end ya
Isekai Fantasy: Iya, sebentar lagi tapi tergantung sih, pengennya sampai 70 chapteran.
total 1 replies
sey~~
hai
sey~~
tetep menunggu up walau pun kagak tau mau up apa Hiatus
sey~~: ouhhh oke sensei
total 4 replies
Frando Kanan
professor goven yg bunuh tuh...pasti
Frando Kanan
keturunan org gila itu?
Frando Kanan
Haus hiburan huh? heh 😏....keasikan Haus hiburan tau2 roda berputar mlh klianlh di jdikn santapkn pda org yg klian bully itu...
Frando Kanan
jika benci dgn rakyat jelata mka abaikn aja....gk ush cari mslh bila d situ suka buang2 wkt
sey~~
sensei, semangat buat nulis dan semoga hari mu menyenangkan
sey~~
hm~~~
sey~~
sepi yah~~~
kalo aku setia ko :v
sey~~: sensei aja lebih mudah ketik nya
total 4 replies
sey~~
intinya suka novel ke gini, no romace ( di rl lose mulu soalnya) 🤣
sey~~: setuju jangan ampe romace pokoknya
total 2 replies
Narin
mangat up thor
Narin
lanjut up
Narin
uwu
Narin
buset brutal up gak tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!