Emin Erdana gadis cantik nan rupawan, usia 18 tahun terpaksa harus menikah dengan Tuan muda Abelano putra tunggal Tuan Basten dan Nyonya Agatha. Untuk menyelamatkan reputasi Keluarga Besar Basten. Setelah pernikahan Putranya Abelano gagal karna sang kekasih lebih memilih pria lain.
Akankah Emin Erdana menerima pernikahannya dengan Abelano?
"Apakah Abelano dapat menerima pernikahan itu? simak ceritanya di "Contrac wedding 30 day's with CEO "
by Morata
FB Nolan s
Ig Sihalohoherlita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 18. MENCARI EMIN
"Clarissa bukan wanita baik-baik. Seharusnya kamu berpikir sebelum melakukan tindakan. Surat perjanjian apa ini?tanya nyonya Agatha sambil melempar surat kontrak pernikahan yang diberikan Emin kepada Nyonya Agatha.
"Begitu mudahnya kamu melakukan itu tanpa berkonsultasi kepada Mami. Kamu memang anak yang tidak tahu diuntung. Amarah Nyonya Agatha semakin memuncak membuat Abelano tidak mampu berkata-kata selain merasa bersalah.
Tuan Basten yang mendengar perdebatan antara Abelano dengan Nyonya Agatha ikut angkat bicara."Seharusnya kamu bersyukur terlepas dari perempuan seperti Clarissa. jujur Papa kurang menyetujui pernikahanmu dengan Clarissa saat itu. Tetapi karena kamu sudah sangat jatuh cinta kepadanya, membuat Papa tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya memberimu Restu.
Berharap hubungan rumah tangga kalian menjadi rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah. Tetapi Allah masih baik kepada keluarga kita, sehingga Clarissa melarikan diri saat hari pernikahanmu tiba. Lebih tepatnya di jemput paksa oleh calon suaminya.
Apa kamu tahu alasan Clarissa pergi dengan tiba-tiba? tidak bukan. Kalau kamu tidak mengetahuinya, Seharusnya kamu mencari tahu, apa penyebabnya sehingga Clarissa pergi meninggalkanmu di hari pesta pernikahan kalian.
Clarissa sebenarnya sudah menikah dengan seorang pengusaha kaya raya yang berasal dari negeri Jiran Malaysia. itu sama sekali tidak kamu ketahui karena Clarissa menutupinya dengan rapat-rapat. Ketika kamu masih menjalin hubungan dengan Clarissa.
Clarissa sudah menjalin hubungan juga dengan pengusaha kaya raya itu, tetapi dia sangat pintar untuk menutupinya dari kamu. apalagi kamu sudah dibutakan dengan cinta butamu itu.
Ia memilih menikah dengan pengusaha kaya raya dari negeri Jiran Malaysia, karena ia menganggap suaminya yang sekarang lebih kaya dibandingkan kita. Padahal Clarissa belum mengetahui siapa sebenarnya suaminya saat ini.
Clarissa bukan wanita yang baik. di samping menjalin hubungan dengan kamu dan juga memiliki suami, dia juga memiliki hubungan khusus dengan salah satu produser yang ada di kota ini.
"Papa jangan sesekali memfitnah Clarissa kalau tidak memiliki bukti. Tepis Abelano yang mana ia selalu membela Clarisa walaupun dirinya sudah ditinggalkan di hari pernikahannya. Tuan Basten mengeluarkan sebuah amplop dan juga yang berisikan foto-foto pernikahan Clarissa dan perselingkuhan yang dilakukan Clarissa bersama salah satu produser yang ada di kota ini.
Membuat Nyonya Agatha menggelengkan kepalanya, seolah tidak percaya ternyata Clarissa sama saja dengan wanita murahan yang ada di luaran sana. Nyonya Agatha merasa bersyukur Clarissa dan Abelano tidak jadi menikah saat itu.
Sedangkan ekspresi Abelano terlihat terhenyak melihat foto-foto Clarissa saat menikah dengan seorang pengusaha kaya raya dari negeri Jiran Malaysia.
"Kurang ajar kamu Clarissa! kamu telah membohongiku selama ini." teriak Abelano amarahnya semakin memuncak apalagi saat itu Emin sudah meninggalkannya. Karena kontrak pernikahan mereka berakhir sudah.
"Cari Emin sekarang juga! dia menantuku dan hanya dia menantuku untuk selama-lamanya." ujar Nyonya Agatha meminta kepada Abelano agar Abelano segera mencari keberadaan Emin.
Saat itu juga Abelano berniat untuk pergi ke rumah kedua orang tua Emin, untuk mencari keberadaan Emin diikuti oleh Nyonya Agatha dan juga tuan Basten.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 25 menit, dengan menggunakan mobil milik Abelano, mereka tiba di rumah orang tua Emin. Melihat kedatangan mobil milik Abelano, ibu Ernala terhenyak dan memanggil sang suami yang sedang menikmati kopi panas buatan istrinya.
" Mas lihat deh, sepertinya mobil menantu kita datang. Ada apa ya Kok tumben banget datang ke rumah ini?" tanya Ibu Ernala kepada Pak Erdana yang sedang menikmati secangkir kopi.
Pak Erdana bangkit berdiri melihat sosok Siapa yang datang. Mereka terhenyak yang keluar dari mobil itu bukanlah hanya Abelano melainkan Nyonya Agatha, Tuan Basten juga Abelano hadir di sana. Membuat Ibu Ernala merasa khawatir kalau putrinya membuat masalah di rumah Ibu mertuanya, yang mana Tuan Basten merupakan majikan ibu Ernala sebelumnya.
"Assalamualaikum!" Sapa Nyonya Agatha ketika mereka sudah berada di teras rumah sederhana milik keluarga Emin "waalaikumsalam, sahut Ibu Ernala sambil membuka pintu untuk mempersilahkan sang majikan atau besannya masuk ke dalam rumah.
"Bagaimana kabar ibu dan bapak apa semuanya baik-baik?" saja tanya Nyonya Agatha penuh selidik sambil menelisik seisi ruangan berharap Nyonya Agatha melihat keberadaan Emin di sana.
"Silakan duduk Tuan, Nyonya, Tuan muda Abelano .Ya beginilah keadaan rumah kami. Maaf hanya bisa duduk di kursi seperti ini." ucap Ibu ernala meminta maaf kepada Nyonya Agatha,Tuan Basten dan juga Abelano.
Tidak apa-apa Bu, di sini juga sudah bagus." sahut Nyonya Agatha sambil mengembangkan senyumnya. lalu ibu Ernala berlalu ke dapur untuk sekedar membuat kopi panas untuk tamu yang datang siang itu.
Beberapa menit kemudian, ibu Ernala menghampiri Nyonya Agatha dan keluarga dengan membawakan nampan berisikan tiga cangkir kopi, racikan ibu Ernala sendiri. "Silakan diminum Tuan, Nyonya, Tuan muda Abelano." ujar Ibu Ernala sambil mengembangkan senyumnya.
Sambil menyeruput kopi panas buatan ibu Ernala, Tuan Basten berniat untuk bertanya kepada Pak Erdana dan Ibu Ernala tentang keberadaan Emin saat ini. Tetapi sebelum Tuan Basten yang bertanya, nyonya Ernala angkat bicara.
Maaf kalau boleh tahu, tujuan nyonya dan Tuan datang ke rumah kami apa ya? bukan berniat untuk apa-apa. Tetapi kedatangan kalian ke sini,membuat pertanyaan di hati kami." ucap Ibu Ernala sambil mengembangkan senyumnya.
Tuan Basten menghela nafas berat. "Sebelumnya kami meminta maaf kepada ibu Ernala dan juga Pak Erdana. Kedatangan kami ke sini, sudah mengganggu waktu ibu dan bapak. Tujuan kami ke sini, untuk mencari Emin. Yang mana, pagi tadi Emin sudah pergi dari rumah. Itu u semua karena kesalahan Putra saya Abelano.
Mendengar kepergian Emin, ibu Ernala dan Pak Erdana terhenyak. "Maksudnya apaTuan? Tanya ibu Ernala yang belum memahami apa maksud perkataan Tuan Basten. lalu Nyonya Agatha menimpali. Ia pun memberitahu apa yang sebenarnya terjadi di pernikahan Abelano dengan Emin.
Membuat Ibu Ernala Langsung menangis sesungguhkan. "Ya Allah baru satu bulan putriku menikah sudah menjadi janda. begitu malang nasibmu putriku." gumam Ibu Ernala sambil terus menangis membuat Abelano semakin merasa bersalah.
" Maaf, tetapi Emin tidak kembali ke rumah ini." sahut kak Erdana yang mengkhawatirkan keberadaan putrinya.
"Apa?
"Jadi, Emin tidak kembali ke rumah ini?" tanya Nyonya Agatha penuh selidik.
"Maaf, Emin sama sekali tidak datang ke rumah ini. Makanya kami juga bingung Mengapa Tuan dan nyonya datang ke sini. Nyonya Agatha menggelengkan kepalanya lalu menatap tajam putranya.
"Ini semua gara-gara kamu!" kamu harus mencari keberadaan menantuku. Aku tidak akan tinggal diam jika kamu tidak menemukannya secepat mungkin." ucap Nyonya Agatha dibarengi dengan nada emosi. membuat Pak Erdana dan ibu Ernala merasa Putri mereka menutupi masalah besar yang ia hadapi dari mereka
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏
Dan semoga Emin selalu sukses di luar sana,Jgn mau di pujuk pulang oleh pria tua itu lagi iya Emin..👍🏻