seorang murid jantung cinta kepada sang guru
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 18
"maaf tuan nyonya ada pria tamban mau menemui tuan dan nyonya"
Deg !!
"apa itu pak Bryan" batin tyara
orang tua tyara berjalan menemui pria tampan itu,
"malam om Tante" sapa ferel
"malam" ucap papah tyara
"maaf mengganggu malam malam, saya mau bertemu dengan tyara, apakah boleh? sopan farel
"ada perlu apa? "
"mau tanya tentang soal pelajaran yang belum saya tau om" bohong farel
"baiiklah, tyara sedang berada didekat kolam renang, temui dia"
"trimakasih om Tante, saya temui tyara dulu"
"silahkan"
farel berjalan menuju kolam renang, tyara sedang mondar mandir menunggu papah memanggilnya tapi tidak juga memanggil
"tyara" sapa farel
"pak Bryan !! menoleh kearah farel
"pak Bryan?" farel menautkan kedua alisnya
"maaf, aku kira pak Bryan," tersenyum kecut kearah farel
"tidak masalah tyara, gimana keadaan kamu?" duduk dikursi dekat kolam renang
"saya baik baik saja kok" kaku tyara
"eeem, kamu menyukai pak Bryan ya?"
"gak perlu tau juga"
"Okeoke, aku kesini mau pastiin kamu baik baik aja atau tidak, tadi wa kirim pesan tidak kamu balas hanya membacanya Doang"
"maaf kak, tadi aku males pegang ponsel maaf ya kak" senyum terpaksa
farel terus mengajak mengobrol dengan tyara tapi tanggapan tyara sangat dingin, yang diharapkan bukan farel tapi bryan..
"hih, dasar pak Bryan tukang bohong !! ini lagi ngapain juga masih disini gak pulang pulang" batin tyara sangat kesal
farel masih berusaha melunakan hati tyara yang sangat susah untuk ditaklukan, mengobrol dengan tyara cukup dekat membuat farel makin ingin segera mendapatkannya..
"maaf Kak udah malam, aku mau istirahat dulu" bohong tyara
"baru jam delapan"
"emang kenapa? gak boleh ya tidur awal" ketus tyara
"iya iya, aku pulang dulu, good night tyara" tersenyum kearah tyara
"iya" senyum terpaksa
farel berpamitan pulang kepada orang tua tyara, tyara langsung masuk kedalam kamar..
"lebih baik tidur dari pada menunggu hall yang tak mungkin datang"
tyara tertidur, tidak lama kemudian Bryan datang membawa kue brownies dan martabak telur spesial,
"malam om Tante" sapa Bryan dengan manis
"malam juga, silahkan duduk" ucap papah tyara
bryan duduk, memberikan kue brownies dan martabak telur spesial
"jadi repot nak" ucap mamah tyara
"tidak kok Tante, perkenalkan saya bryan guru kelas tyara"
"Hha, guru kelas tyara? aku kira kamu teman tyara kakak kelas gitu" kaget mamah tyara
"bukann saya guru kelas tyara, maksut kedatangan kemari mau meminta maaf atas kejadian tadi siang, menghukum tyara di suruh menyapu halaman tapi dia pingsan om Tante" jelas Bryan
"Oo, masalah itu tidak usah dipermasalahkan nak Bryan" tegas papah Tyara
"saya gak enak saja om"
"iya iya, saya paham"
bibik memberikan minum untuk Bryan, netra bibik terpana melihat ketampanan Bryan,
"sepetinya saya sudah pernah lihat? tapi dimana ya? batin bibik tetap menatap wajah tampan Bryan
"jangan liatin tamunya aja bik, nanti gak bisa tidur" celoteh mamah
"maaf nyonya" bibik kembali kedapur
sambil mencuci piring bibik masih penasaran dengan tamu tadi, bibik berusaha terus berfikir siapa pria tampan tadi
"nah aku ingat, dia kan yang ada di ponsel non tyara, kenapa dia kesini?"
bibik berjalan kearah kamar tyara, kenapa tyara tidak keluar menemui pria tampan tadi
"nyonya tyara, ini bibik boleh masuk? lirih bibik
tidak ada jawaban
gleek !!!
pintu terbuka, terlihat tyara sudah tidur..
"loh, nyonya sudah tidur terus mau ngapain? sudah aah dari oada meikirin pria tampan tadi lebih baik aku tidur saja"
Bryan cukup lama berbincang bincang dengan orang tua tyara, ada saja magan obrolan mereka..
deerrt deert deert !!
ponsel Bryan bunyi..
"maaf om Tante saya angkat telfon dulu"
"silahkan silahkan"
Bryan [ hallo mamah ]
mamah [ pulang nak sudah malam ]
Bryan [ segera]
Bryan menutup telponnya
"maaf om Tante saya pamit pulang dulu, assalamualaikum"
"wa'alaikum salam"
Bryan bergegas menuju mobil, melajukan mobilnya, didalam mobil Bryan nampak kesal sebab tyara tidak menemuinya
"kenapa gadis nakal itu, tidak menemui aku udah bela belain datangin kerumahnya nyapa saja enggak !!" kesal Bryan
sesudah memasukkan mobil kedalam garasi Bryan berjalan menuju kamar, sebelum masuk kamar mamah Bryan menunggu ruang keluarga..
"darimana sii anak mamah yang tampan"
"dari teman mah, udah ya mah tanyanya besok saja, bryan mau tidur,,"
"iya sana, mimpi indah ya nak"
Bryan masuk kedalam kamar, merebahkan tubuhnya diatas kasur Bryan menutup matanya bermain dalam alam mimpi..
selasa cerah, tyara tumbenan udah mandi tidak usah nunggu bibik membangunkannya, tyara menuruni tangga..
"pagii anak papah" sapa papah
"pagi juga papah yang tampan " puji tyara
"pasti ada maunya?"
"tau aja sii papah"
"eeem, nak tadi malam ada guru kamu"
uhuk uhuk uhuk !!!
"minum dulu tyara, mamah memberikan minum putih untuk Tyara
"pak guru? namanya siapa mah? kepo tyara
"Bryan ya pah kalo gak salah?"
"sepertinya, iya mah Bryan"
"aaaaa, dia ke sini mah !! dia gak bohong dong !! tyara kegirangan
kedua orang tua tyara saling tatap melihat anaknya yang loncat loncat bak anak TK habis dapat mainan..
"lha, ini martabak Sama kuenya dari nak Bryan"
"beneran mah"
"iya tyara cantik"
tyara menghabiskan sisa kue brownies pemberian Bryan,
"pah mah, tyara berangkat dulu ya?"
"hati hati ya"
tyara mencium kedua tangan orang tuanya berjalan menuju mobil, mang sopir sudah standby..
"wih, non tyara nampak ceria sekali"
"iya dong mang, harus itu"
tyara masuk kedalam mobil mang sopir melajukkan mobilnya dengan kecepatan sedang..
sesampainya disekolah, tyara turun dari mobil menunggu pak Bryan datang seperempat jam akhirnya Bryan datang..
tyara langsung menghampiri Bryan yang baru saja turun dari motor gedenya, melepas helm membuka jaket kulitnya..
"pagi pak Bryan" sapa tyara
"hmHhhmm" balas Bryan
"tukan aneh, sifat dingin dia kambuh lagi" batin tyara
Bryan berjalan tyara berjalan disebelah bryan
"eeem, pak Bryan trimakasih ya tadi malam udah main kerumhah, kirain pak Bryan gak datang jadi saya tidur..
"alasan !! "
"beneran pak, saya sudah menunggu dari jam enam loh pak !!"
"Hhhnm"
"makasih ya pak, kue brownies saya suka sekali, ternyata pak Bryan perhatian juga"
"gak usah gr" langsung masuk kedalam kantor
tyara mau ikut masuk gak enak sama guru guru lainya,
seperti biasa semua murid menunggu Bryan masuk kedalam kelas, kebanyakan murid perempuan membenarkan penampilannya..
tyara sedang bercerita kepada ketiga sahabatnya, tentang kedatangan Bryan kerumahnya..
"pagi semua !! "
"pagi juga pak Bryan ganteng"
"hari ini buka buku sains kalian, saya akan menjelaskan halaman lima puluh tujuh"
Bryan segera mejelaskan panjang lebar semua murid tidak mendengarkan tapi melihat wajah tampan brayb yang sedang berbicara..
knapa sandra malah menghabiskan jus sirsak....
hayo author'a kurang fokus niiihhhh....
maaf hanya koreksi thor...
sekali lg maaf,,,soal'a bnyk bgt yg sering salah swbut nama...
Jujur saya KECEWA BANGETT SAMA ATHOR 😭😭😭😭😭😭