NovelToon NovelToon
Catatan Rahwana : Skandal

Catatan Rahwana : Skandal

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Horor / Spiritual / Percintaan Konglomerat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Septira Wihartanti

Rahwana Bataragunadi, menyamar menjadi Office Boy di kantornya sendiri untuk menguak berbagai penyimpangan yang terjadi.
Pemuda itu mengalami banyak hal, dari mulai kasus korupsi, sampai yang berhubungan dengan hal-hal gaib.
Dalam perjalanannya, ia ditemani entitas misterius yang bernama Sita. Wanita astral yang sulit dikendalikan oleh Rahwana itu selalu membantunya di saat butuh bantuan.

Masalahnya, Rahwana tahu Sita bukan manusia. Tapi semakin hari ia malah semakin jatuh cinta pada Sita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septira Wihartanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Catatan 17 : Pak Firman Setengah

Jadi malam itu, Rahwana kembali ke kantornya sekitar pukul 19.

Ia memeriksa daftar checklist yang sudah dikerjakan Junet dan mengamati bagiannya sendiri.

Tugas 1 : Membersihkan toilet Pria dari lantai 10 sampai Lantai 15.

Tugas 2 : sapu dan pel tangga darurat lantai 10 sampai lantai 15

Tugas 3 : sapu dan pel lantai koridor lantai 15

Tugas 4 : sedot debu dan bersihkan alang-alang seluruh lantai 15.  (AC dan Blower sudah dibersihkan Junet)

Tugas 5 : sapu, pel, dan lap kaca di ruang meeting lantai 15, 4 ruang.

Semuanya selesai tanpa kendala, tanpa astral.

Lalu berikutnya ia ingat kalau printer milik Bu Laela di ruang Divisi Legal Rusak. Mungkin Rahwana sekaligus akan memasang Parquete di ruangan milik Bu Kadiv.

"Waduh, gimana caranya ni! Kok macet gini..." Gerutu Rahwana sambil menggaruk kepalanya saat melihat mesin printer berukuran besar di depannya tidak melakukan fungsinya dengan baik.

Lalu ia ke lemari besi di seberang ruangan, tempat menyimpan kardus-kardus mesin untuk mencari tutorial perbaikan mesin printer. Ia mencari sampai berlutut ke rak paling bawah.

"Perlu bantuan tidak?"

Rahwana menengadahkan kepalanya ke atas.

Tampak tubuh gempal duduk di atas meja kerja di dekat Rahwana. Tubuhnya tanpa kaki, meringis ke arah pemuda itu.

"Eh, Pak Firman Setengah, apa kabar pak, sudah menjahili siapa saja?" Entah kenapa, Rahwana agak senang melihat makhluk bersahabat itu. Seperti ada teman ngobrol.

"Hari ini libur dulu, hehe," sahut si astral ceria. "Kamu lagi ngapain?"

"Printernya nggak mau nyala Pak,"

"Printer yang mana nih? Yang tipenya apa?"

"Yang punya Bu Laela di ujung,"

"Oh, punya dia mah biasa, udah dibilang jangan masukin kertas yang masih ada streplesnya, tetap saja dilakoni. Paling ada yang nyangkut,"

"Bongkar dong Pak?!"

"Ya iya, bongkar. Segelnya juga udah dilepas. Vendor bilang ganti aja pake yang baru, tapi Pak Rey bilang percuma mau sebaru apa kalau sama Laela juga rusak lagi,"

"Pak Man Setengah ini tau banget ya tingkah laku pegawai kantor,"

"Ih jangan panggil setengah dong! Saya kan cuma kurang energi aja jadi yang bisa ditampilin ya hanya setengah,"

"Haha, lebih unik begini pak, kalo utuh saya nggak bisa bedain,"

"Tuh kan, selalu ada sisi positif dibalik hal negatif," Pak Firman Setengah menunjuk printer, "Buka baut belakang, tarik bannya hati-hati, mahal soalnya,"

"Hm..." Rahwana dengan telaten mengikuti setiap arahan astral berwujud bapak-bapak yang berwajah ramah itu.

"Pak... Saya lupa tanya," sambil membersihkan bagian belakang printer dengan sikat gigi bekas, pemuda itu bertanya.

"Kenapa saya muncul, begitu?!" Tebak Pak Firman Setengah.

"Hm,"

"Kemunculan saya karena akan ada suatu hal yang menyedihkan. Saya menyerupai target itu. Saya tidak bisa memilih,"

"Tadinya bapak menyamar menjadi Pak Rey,"

"Iya karena potensinya untuk meninggal sangat besar. Dia frustasi, dia pemarah, dia sering merasa stress, dan dia target yang dipilih oleh Gusti. Sudah pasti sebentar lagi dia meninggal. Saya akan menyerupai dia dan meninggalkan kesan baik ke orang-orang sekitarnya agar yang diingat hanya kebaikannya saja,"

"Pak Rey memang pemarah tapi sebenarnya ia tidak bermaksud begitu,"

"Iya, dia benci kecurangan, dan banyak korupsi di kantor ini. Sehingga banyak yang benci dia. Jangan sampai dia meninggal lalu orang-orang tidak ikhlas mendoakan karena merasa sudah tersakiti," kata Pak Firman Setengah, "Dan yang lebih parah, orang-orang bersyukur dia meninggal,"

Rahwana tersenyum, dalam hatinya ia membatin, jadi orang yang melakukan segala perbuatan jahat ini adalah orang yang kuatir aksinya diketahui Pak Rey. Pak Rey banyak menguak kasus-kasus kecurangan di Garnet Land, mafia jual beli tanah seperti Pak Yanto dan Pak Endang di mana-mana. Jadi mereka membenci seseorang seperti Pak Rey.

"Tapi targetnya berubah," Pak Firman melipat kedua tangannya di depan dadanya.

"Jadi saya,"

"Betul. Tapi saya nggak bisa meniru kamu, karena pasukan di belakang kamu itu," Pak Firman mengelus tengkuknya merasa salah tingkah.

Terdengar geraman memperingatkan. Sang Harimau.

"Kenapa Pak Firman?"

"Ya, kamu tahu lah kenapa,"

"Tidak bisa bilang?"

"Tidak bisa, kami juga diawasi,"

"Kenapa sekarang bilang?"

"Sajian ayam cemani kamu nggak kaleng-kaleng, jenis yang superior dan yang bulunya sehalus sutra. Memberi saya kekuatan untuk bisa tak terlacak sebentar. Jadi saya merasa berterima kasih sama kamu, ya saya jadi bisa di sini sekarang untuk memperingatkan kamu,"

"Hm, seandainya saya bisa melepaskan bapak dari sini,"

"Saya akan menunggu peristiwa itu," Pak Firman menyeringai. "Coba nyalakan printernya terus instal ulang," kata astral itu.

"Oke,"

"Nyala nih," Fransita, di meja Bu Laela sedang mengoperasikan komputer.

"Kamu ngapain di sini,"sungut Rahwana.

"Main aja," Fransita menyeringai sambil melirik Rahwana dengan nakal.

"Wah, akhirnya kita ketemu juga Mbak Jiwa Yang Tersesat," Pak Firman membungkuk menghormat. Tampak ia terkesima dengan Fransita.

"Saya nggak tersesat, saya tahu jalan pulang, cuma kekunci aja nggak bisa saya masukin lagi," gerutu Fransita

"Itu karena ada sesuatu yang traumatis Mbak, jadi otak di jasad shock dan berhenti beroperasi," kata Pak Firman.

Fransita dan Rahwana saling lirik.

"Iya, namanya Astral Projection," gumam Fransita. Tampaknya ia sendiri sudah pernah mempelajari penyebab masalahnya.

"Butuh waktu agak lama mbak, sampai perasaan, hati, dan otak terhubung. Itu berarti, sampai rasa traumatis hilang. Namun banyak kasus, saat semua masalah membaik, eh, jasadnya malah sudah uzur dan mengalami kerusakan. Jasad tanpa jiwa rentan sakit Mbak,"

Fransita dan Rahwana lagi-lagi saling lirik.

“Nah, karena printer sudah benar, dan sudah ada Nona Jiwa yang cantik, sepertinya saya cukup tahu diri untuk undur diri, hehe,” kata Pak Firman Setengah.

“Pak Firman?” Namun Rahwana memanggilnya.

“Ya, Mas?”

“Berapa waktu yang tersisa yang dimiliki Pak Firman asli?”

Pak Firman Setengah menatap Rahwana dengan prihatin. “Wah, Mas. Yang jelas dari aroma yang semakin kuat, ya kemungkinan segera. Namun saya selalu berharap kalau Yang Maha Esa bersedia memanjangkan usianya supaya lebih banyak kesempatannya untuk beribadah,” dan setelah mengucapkan itu, makhluk itu pun menghilang perlahan.

Lalu keadaan hening, hanya ada suara mesin printer yang sedang dicoba untuk bisa berfungsi.

“Mereka penuh tipu daya, pura-pura baik untuk mengambil simpati kita. Lalu kita berteman dengannya dan lama-lama menyembahnya,” gumam Fransita pelan.

“Tapi informasi darinya sangat berguna,” kata Rahwana. Lalu pemuda itu menatap Fransita, “Bagaimana denganmu, Nona Jiwa? Kamu teman atau musuh,”

“Terserahmu menganggapku apa,”

“Penguntit,”

“Ya kalau itu aku tak menampik, aku juga tak ingin memata-mataimu sepanjang hari,”

“Sejak kapan kamu terikat padaku,”

“Kita benar-benar harus mengobrol di sini? Di kantor ini? Ini TKP loh, Crime Scene,”

“Oke, kita pulang sekarang, awas kalau kamu kabur,”

“Asalkan tidak berada di kamarmu, aku bisa terlihat olehmu. Pagar gaib di kamarmu luar biasa kuat,”

(Astral Projection adalah suatu fenomena gangguan komunikasi pada otak dimana seseorang yang merasa rohnya “keluar” dari dalam tubuh. Ketika roh kita keluar dari dalam raga, nyawa kita bisa melayang, berjalan-jalan ke tempat lain. Bahkan, dapat melihat tubuh diri sendiri yang sedang berbaring. Hal ini dipercaya medis karena bagian temporoparietal junction yang mereka miliki tidak bekerja dengan baik. Hal ini menyebabkan informasi yang diproses otak menjadi tidak sempurna.)

"Ngomong-ngomong, aku suka Mamah kamu. Wanita kuat tegas yang elegan. Kalau bisa hidup lebih lama aku ingin bergaya seperti dirinya," kata Fransita sambil berjalan dan merangkul lengan Rahwana.

"Kamu ada di sana dari tadi," kata Rahwana.

"Aku selalu di dekat kamu, hanya lebih sering tak terlihat, hemat energi,"

"Aku bertanya mengenai kamu tadi,"

"Iya, aku ingat Pak Komandan, Pak Arman. Dia yang paling beringas waktu menyergap. Sangat kuat dan tangguh. Anggotanya juga sigap dan hebat,"

"Mereka menyelamatkan kamunjuga?"

"Makanya aku bisa ada di tempat Eyang Gandhes,"

"Eyang Gandhes terkenal ahli terapi herbal. Itu berarti luka yang kamu derita saat itu lumayan parah sampai harus dirawat di sana,"

Fransita terkekeh. Namun ia tak menjawab. "Iwan, jalan-jalan yuk. Aku suka kalau kamu pergi ke tempat-tempat hang out,"

"Sekarang?"

Fransita mengangguk dengan mata berbinar.

"Kita nge-date. Kencan. Aku ingin lihat pantai di malam hari,"

"Pantai di Jakarta nggak ada yang jernih,"

"Aku hanya suka suasana di mana kita bisa lari dengan bebas dan merentangkan tangan menantang angin,"

"Yang ada kamu masuk angin,"

"Kan ada Eyang Gandhes, hehe,"

1
🇮🇩 SaNTyHaSan 🇵🇸
Gak anaknya, Gak cucunya si Sandra & Gerald, Cicitnya pula si Iwan, smuanya paling males kalo dpt telp dr Eyang Gandhes. 🤣🤣🤣
Syahdu: Gak akan bosen deh, Novel ada chat lucunya😆 di I Love you Brutally. Cewek yang naksir kakak kelas secara terang-terangan! Terima kasih dukungannya🤍🫶🏻😆
total 1 replies
Nayaka
madam bikin cerita tentang nayaka dong
eka wati
aamiin ya rabbal alamin 🤲🏽
AI AW50 𝐙⃝🦜
Wkwkwk keren banget dah minta bitcoin 🤣
AI AW50 𝐙⃝🦜
Halah bocah 😎😎
AI AW50 𝐙⃝🦜
Ayank akoh kah mas AI AW50 mah 😍
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
ternyjadi terimakasih setelah bbrp bab gk kepingin mewarisi,dasar mas Iwan ckckckck
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
dramaquen Nay n Ai dimulai...geli sekaligus seru sekali
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
Ai ternyata mpokcecif ke Nay, tapi blm nyadar🤣
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
berasa reapl bgt kisahnya
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
kyk e di novel author ini yg nyleneh,sama warisan pada emoh klu bisa ditolak aja🤣
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
bagaikan bumi n langit yak wan🤣
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
gua baca ini berasa horor tapi kok ada komedinya...yg awalnya takut jadi ketagihan baca
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
bisa bgt bikin readers ketagihan buat baca sampai end
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
ya ampun ganteng n cantiiiiiiik
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
thank Thor,gua jadi tahu lebih detail kisah pewayangan versi ini...selama gua kenal,Rahwana yg jadi penjahatnya padahal klu lebih detail baca kisahnya Rahwana gk jahat loh malah dia jadi inti di cerita RamaSinta..pikirnya aq Rama lah tokoh utamanya saja
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
bisa-bisanya gibahin orangnya didepan muka e🤣
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
ada promosinya yak disini,baca gaes kisah emak bapak Rahwana seru juga kog
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
jadi keinget kisah Rahwana n Dewi Sinta
𝐌𝐚𝐭𝐜𝐡𝐚
Dedemite akeh eram ya Ampun...Jan Jane kantore bekas opo seh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!