NovelToon NovelToon
SEBENARNYA...

SEBENARNYA...

Status: tamat
Genre:Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:12.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: hijaudaun_birulangit

(Sudah tersedia versi cetak)


Perjuangan Andreas mendapat maaf dan cinta dari wanita yang telah ia nodai.

Andreas yang Tuan Muda dan terbiasa hidup mewah dengan segala fasilitas terbaik, sampai merelakan semua itu hanya demi mengejar Marisa, yang sayangnya begitu benci padanya sejak kehormatannya direnggut Andreas secara paksa.

Marisa yang hamil, terpaksa mengubur semua impian dan cita-citanya, bahkan harus rela dibenci Ibu kandungnya sendiri karena menjadi penyebab kematian Ayahnya.

Apakah menurut kalian orang yang jahat akan selamanya menjadi jahat?

Bisakah Marisa memaafkan Andreas yang telah meluluh lantahkan hidupnya?

Konflik yang menguras emosi serta air mata bisa kalian baca di sini.


Halo... Ini novel pertama saya di Noveltoon, ayo ikut larut dalam perjalan cinta Andreas dan Marisa.

Semoga menghibur ❤

-🍀-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hijaudaun_birulangit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BENCI

"Apaa...??" Andreas tak yakin dengan apa yang di ucapkan oleh Bryan.

"Elu sendiri yang menginginkannya." ulang Bryan. " Gue cuma memberi kan elu kesempatan. Gue hanya memberikan alamat elu karena wanita itu yang ingin bertemu dengan elu." Di minum lagi Vodka yang tinggal separuh itu sampai habis.

Andreas masih berdiri mematung, ia tak percaya jika semua hal yang terjadi itu atas keinginannya sendiri.

Bryan berjalan sempoyongan ke arahnya, di peluknya Andreas. Bau alkohol menyeruak dari tubuhnya,

"Selamat yaa Bro, elu sudah dapetin yang elu mau." bisik nya di telingan Andreas.

Mata Andreas membulat, ia langsung mendorong Bryan menjauh dari nya.

"Hahahahah...terimakasih sama gue, karena berkat Vodka dan obat yang gue beri, elu punya keberanian untuk ngedapetin nya." Bryan tertawa terbahak-bahak.

Andreas kian murka, di hajarnya lagi Bryan sampai ia terkapar.

Hari telah malam saat Andreas tiba di Apartemen rumahnya. Di ruang tamu telah duduk Rendy yang telah menunggunya dari tadi siang.

Begitu melihat Andreas pulang, Rendy langsung bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati Andreas.

"Maaf Tuan Muda, saya datang kemari. Tapi ada beberapa dokumen yang membutuhkan tanda tangan anda secepatnya."

Andreas berjalan melewatinya, pandangannya hanya tertuju pada Mini Bar tempat ia meletakkan koleksi minuman Vodkanya. Dengan tergesa ia berjalan ke sana, di pandanginya rak tinggi berisi berbotol-botol minuman Vodka dari berbagai jenis. Sedetik kemudian Andreas mengambili botol-botol tersebut dan menghancurkan semuanya.

Rendy mengangga tak percaya. "Apa yang anda lakukan...?" Rendy mendekat untuk mencegah Andreas memecahkan lebih banyak.

Langkahnya terhenti saat sebuah botol terlempar di dekatnya.

"Praaaanggg!!" pecahan kacanya berhamburan di lantai, nyaris mengenai Rendy. Ia tak berani mendekat, ia memilih mundur dan menyaksikan Andreas yang memecah kan semua koleksi Vodka nya.

Andreas baru berhenti setelah semua botol-botol Vodka itu hancur berantakan, dengan segala isinya yang mengenangi lantai sekitar ia berdiri. Nafasnya terengah-engah, di tangan dan wajahnya terdapat torehan warna merah yang terkena pecahan kaca.

Rendy menelan ludah melihatnya, ia diam menunduk ketika Andreas berjalan melewatinya, kemudian masuk ke dalam kamar dengan suara pintu yang tertutup kencang.

Dengan segera Rendy menelpon cleaning service Apartemen untuk membersihkan segala kekacauan yang di perbuat Andreas.

Di dalam kamar, Andreas segera membuka laci meja kerjanya. Di ambilnya plastik-plastik kecil berisi serbuk putih dan sebuah kotak berisi lintingan-lintingan kertas. Di bawanya itu semua ke dalam kamar mandi.

Begitu sampai di dalam kamar mandi, di keluarkannya semua serbuk putih dari plastiknya dan di buangnya ke dalam kloset. Ia juga membuka semua lintingan-lintingan kertas yang berisi semacam daun kering, dan kembali ia membuangnya ke dalam kloset. Air berputar-putar menghilang bersama"barang-barang"tersebut ketika Andreas memencet tombol Flush. Di buang juga bekas plastik dan kertas nya ke dalam tempat sampah, sebelum ia melangkah keluar dari kamar mandi.

Ketika kembali ke kamarnya, barulah Andreas sadar kemejanya basah oleh keringat yang bercampur dengan Vodka. Di bukanya kemeja nya dan di buangnya begitu saja di lantai. Ia duduk di pinggir ranjang sambil memegangi kepalanya yang berdenyut-denyut.

Ia tak mengerti kenapa ia menghancurkan botol-botol Vodkanya, padahal itu minuman kegemarannya.Ia juga membuang obat-obatan yang biasa ia konsumsi ketika stres dengan banyaknya pekerjaan. Obat-obatan yang membuat ia harus kehilangan jabatan dan di buang ke luar negeri selama 5 tahun oleh Ayahnya, tapi tidak membuat ia jera untuk terus mengkonsumsinya.

Tapi kali ini dengan sadar dan tanpa ada yang meminta ia membuang semuanya. Andreas tidak sadar, jauh di dalam dirinya ada perasaan takut jika ia terus mengkonsumsi kedua barang barang itu, suatu saat ia akan melakukan hal yang sama kepada Marisa.

Tanpa sengaja pandangannya tertuju pada nakas yang berada di sampingnya. Cek 20 miliar yang ia tinggalkan untuk Marisa masih tergeletak pada tempatnya, di ambilnya cek tersebut dan di remas-remasnya dengan penuh emosi.

"Wanita sombong..!" umpatnya sambil melempar cek yang telah di remas-remasnya menjadi bulatan itu sembarangan.

Di rebahkan dirinya di ranjang, kata-kata Bryan terngiang-ngiang di pikirannya ,bergantian dengan wajah Marisa yang menagis dan memandang penuh benci kepadanya, membuat ia memijit-mijit keningnya.

Andreas merasa begitu lelah, perlahan-lahan di pejamkan kedua matanya, sesaat kemudian ia telah tertidur.

Seminggu berlalu sejak tragedi itu, secara tidak terduga Marisa mendapat pemberitahuan soal beasiswanya yang tetap bisa di lanjutkan.

Tapi perasaan Marisa sudah tidak seperti yang dulu, bahkan jika bukan karena orang tuanya yang tidak tahu apa-apa, ia begitu enggan melanjutkan kuliahnya lagi.

"Habat sekali dia, bisa begitu mudah mengendalikan hidup orang lain." Marisa tersenyum pahit, saat membaca pemberitahuan yang di kirim lewat Whatsapp.

Dalam malam-malamnya Marisa sama sekali tidak berani untuk tidur, mimpi buruk terus menerus datang setiap kali ia memejamkan matanya.

"Kyaaaaaaa...!!!" jerit Marisa tengah malam, nafasnya tersengal-sengal dan keringat dingin membasahi tubuhnya. Ia bermimpi Andreas datang dan memcoba memaksanya kembali, Marisa gemetaran.Ia sangat takut, karena mimpi itu terasa begitu nyata.

Orang tuanya langsung datang dan menenagkannya.

"Ada apa Nak...?" Indira langsung memeluk nya.

Agung menatap putrinya dengan cemas. " Apa mimpi buruk lagi...?" tanyanya.

Marisa tak menjawab, ia hanya menangis.

"Maaf kan aku Ayah...Maaf kan aku Ibu...." Di peluknya erat-erat Indira seperti anak kecil yang tidak mau di tinggal pergi.

Kejadian itu terus menerus terjadi, Marisa sampai tidak berani untuk tidur, ia takut bermimpi buruk lagi. Kedua orang tuanya mengira Marisa terlalu lelah dengan segala kegiatannya, makanya mimpi buruk.

Marisa yang tidak ingin membuat kedua orang tuanya cemas, hanya bisa menahan tangis dan ketakutan sendir tiap malam. Ia.takut memejamkan mata, ia takut tragedi itu datang kembali menjadi mimpi buruknya.

Hanya dalam waktu satu minggu, berat badan Marisa langsung turun. Ia yang semula sudah kurus dengan banyaknya kegiatan bertambah kurus karena beban pikiran. Meski begitu Marisa tetap berangkat bekerja seperti biasa, Erwin dan Lenna lah yang selalu memperhatikannya, terlebih Erwin yang begitu menyayangi Marisa.

"Pak Erwin memanggil saya?" tanya Lenna begitu memasuki ruangan.

Di situ Erwin telah menunggunya, dengan isyarat tangan Erwin menyuruh Lenna untuk menutup pintu dan duduk.

"Apa Marisa sedang sakit?" tanya Erwin begitu Lenna duduk di kursi yang jarak dengannya hanya di batasi meja kerja.

Lenna tersenyum mendengar pertanyaan Erwin. Ia paham Managernya itu mengkhawatirkan sahabatnya.

"Saya sudah mencoba bertanya berkali-kali, tapi selalu di jawab "tidak apa-apa". Tapi Pak Erwin lihat sendiri kan perubahannya..?"

"Apa mungkin dia ada masalah...?" Erwin bertanya lagi.

Lenna berpikir sejenak. "Sepertinya tidak ada."jawabnya." Dia tipe orang yang jarang menceritakan masalahnya,tapi saya pikir dia tidak sedang dalam masalah. Malah terakhir dia bercerita kalau sebentr lagi mau lulus kuliah jadi bisa lebih fokus mencari uang."

Raut wajah Erwin terlihat kecewa, ia berharap bisa mendapatkan informasi dari Lenna.Tapi ternyata Lenna pun tidak tahu ada apa degan Marisa.

"Oo, iya Pak!" kata Lenna tiba-tiba. "Seminggu lalu terakhir saya pergi dengannya, tiba-tiba dia panik setelah membaca sebuah pesan, ia langsung pergi. Saya rasa sejak itu dia mulai berubah, bahkan pada saya." Lenna menerangkan.

"Seminggu lalu..." Erwin jadi teringat saat ia memergoki Marisa yang tengah menangis di belakag Restoran.

Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar.

"Masuk!" Erwin mempersilahkan.

Seorang Karyawan laki-laki masuk, ia kelihatan cemas. "Maaf Pak, ada karyawan yang pingsan." terangnya.

"Siapa yang pingsan?" tanya Erwin langsung berdiri dari duduknya.

"Marisa, Pak." jawab karyawan laki-laki itu.

Erwin dan Lenna sama-sama terkejut mendengarnya.

Erwin Irwansyah Ginting

1
Retno Desy (Ning)
Rendi anak angkat..
Retno Desy (Ning)
suka main perempuan jg ternyata
Retno Desy (Ning)
Bryan temen menyesatkan..
dan itu pasti narkoba kan
Retno Desy (Ning)
makin terbayang² ya ris,pandangan pertama walau dlm keadaan TDK baik🤣
Retno Desy (Ning)
lah pak Kirman siapa disini sebenernya yg salah
Retno Desy (Ning)
waduh kecelakaan..dan ini pasti andre
Retno Desy (Ning)
baca yg ke3x nya🥰🥰
Mugi
aku baca lagi min 💪💪🤭
Ciprut
karya terbaik
Al Fatih
sangat menyentuh hati ya kisa Marisa ini,dia gadis yg sangat berjuang keras demi bisa berkuliah di universitas agar suatu saat dia lus bisa mengangkat perekonomian keluarga ,harus di hadapkn dengan segala macam cobaan hidup,dan Andreas lelaki tampan mapan arogan dan tak Ter sentuh bisa takluk dan tunduk kepada Marisa karna satu kesalahan,Hem pokonya sangat thebest deh karya Ator yg satu ini
Al Fatih
datang lagi tur sekian purnama ,masih GK bisa muf,on,sama babang Andreas,ini yg kesekian kali nya aku baca novel sebentar.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
justru aku tertarik baca novel ini karena judulnya , alasan kedua karena komenen pembaca nya yg ketiga karena memang bagus ceritanya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
mau ikutan jawab ya 😂🤣 walau giveaway nya lewat

semua bab berkesan, aku pilih yg bisa buat aku terharu ini bab yg judulnya KEINGINANMU TERKABUL bab penuh bawang , POV Rendi yg bikin terenyuh siapa aja yg baca dan kebesaran hatinya Andre menerima Dave secara hukum sebagai anaknya
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
wahhhh banyak nya pulsa 300k di tahun 2020 banyak nihh
kak author mengalir deras ya rejekimu.
yang bilang novelmu membosankan, hempaskan... dia maunya sat set Marisa dan Andre ketemu, tragedi p3m3rk*saan , terus nikah paksa , bahagia selama² nya.
abaikan kak abaikan...buatlah novel sesuai maumu bukan mau pembaca. karena novel yg bagus gk akan ditinggalkan pembaca justru banyak pembaca baru yg langsung jatuh cinta sama karya mu... sama kayak aku baca di tahun 2025 langsung terlope lope sama novel ini
semangat🥰
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
aku gk mau baca POV Rendy
GK kuat😭😭😭😭😭tapi penasaran
galau
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
sesuai harapan mu kan evaaaa😭😭😭😭😭makanya kalau ngomong jangan sembrono
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
yaaa gk mungkin kan Dave umur 3 tahun donorin darah buat Rendi 🤧🤧🤧sangking putus asa nya Eva
poor Rendi semasa hidup hanya ingin sama terlihat sempurna seperti Andreas tapi selalu dihina Eva...
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
kisah nya Johan ini gk kalah seru nya tapi kekunci😭😭😭
untung disini Spil tipis²
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
tapi yg kamu ucapkan soal Marisa suka sama Andre emang bener lenna...
tentang kamu yg mendesak Marisa segera menikah dg Andreas karena kamu cemburu dg Erwin agar melupakan Marisa itu juga benar , kamu berusaha mempertahankan pernikahanmu ... tapi sekali kali teflon di rumah diberdayakan ... kalau Erwin sok sok ingat Marisa lagi geplak aja pake teflon
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
RECOMMENDED‼️
KENAPA KALIAN HARUS BACA NOVEL INI⁉️

1. Banyak novel dg genre yg sama , tentang p3m3rk*saan dan berakhir nikah dg pelaku. disini beda , banyak pertimbangan sampai akhirnya Marisa mau menikah dg Andreas... gak mudah gaeesss perjuangan Andreas untuk mendapatkan hati Marisa , menguras emosi pembaca.

2. jempol buat author nya , keren banget dia buat karakter tokoh . di novel ini dijelaskan sifat baik buruk nya setiap tokoh... jadi pembaca gk akan jomplang dukung satu tokoh aja.

3. ceritanya bikin nagih, sekali baca gk akan bosen . aku nyesel baru ketemu novel ini dan semoga semakin banyak yg baca meskipun novel ini udah lama tamat nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!