NovelToon NovelToon
FRIENDS WITH BENEFITS

FRIENDS WITH BENEFITS

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Chida

Spin off Kawin Lari & Langit Jingga

Kegagalannya dalam menjalin hubungan dengan seorang gadis, membawanya ke dalam keterpurukan yang terasa menyakitkan.

Demi ambisi dan egonya dalam meneruskan perusahaan keluarga yang sedang berkembang pesat, dia menyia-nyiakan cinta seorang gadis yang selama dua tahun selalu menunggunya kembali. Dan pada akhirnya dia benar-benar harus melepaskan cintanya pergi.

Pertemuannya dengan gadis lain yang merupakan anak dari teman bisnis orang tuanya, membawanya kembali terhanyut akan ambisi nya yang sempat tertunda.

Hingga perjanjian itu pun muncul di kepalanya dan di setujui oleh gadis bermata indah itu, demi keuntungan kedua belah pihak.

Akankah perjanjian itu berubah menjadi cerita indah antara mereka berdua? Ikuti kisahnya di karya ke enam Chida.

Enjoy reading 😘

update santai ya, kalo khilaf bisa sampe 1 minggu full up🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Friends with Benefits

Bima masuk ke dalam kamar hotelnya yang dia tempati bersama Raka. Wajah lelaki itu terlihat biasa saja, tidak ada rasa bersalah di sana. Raka yang sedang berbaring sambil menonton TV pun dia acuhkan. Lelaki itu memang sama sekali tidak menganggap orang lain ada.

Sayup terdengar oleh Raka, pembicaraan Bima saat lelaki itu berada di balkon hotel. Entah dengan siapa Bima berbicara, namun yang Raka dengar adalah bahwa Bima memutuskan untuk pulang besok pagi ke Jakarta.

Raka hanya bisa menggelengkan kepalanya, di saat Azzura merasakan kekesalan pada Bima, Bima malah memilih untuk pergi. Dulu sewaktu dengan Jenna, Raka selalu berusaha mengalah jika Jenna mulai kesal akan tingkahnya, atau Raka selalu berusaha meminta maaf lebih dulu meski kesalahan yang dia lakukan hanya hal sepele.

Ah ... Jenna, gadis itu bahkan sekarang sudah menjadi istri orang.

*****

Pagi sudah menunjukkan pukul setengah delapan, Raka baru saja membuka matanya ketika dia mendengar suara Bima sedang berbicara di telepon.

"Mau kemana, Bim?"

"Balik lah ke Jakarta," jawab lelaki itu tanpa melihat ke arah Raka.

"Kenapa, lo? marah sama gue?" Raka menyibak selimutnya dan merubah posisinya duduk di sisi tempat tidur.

"Udah tau, lo masih nanya," jawab Bima jengah.

"Gue sama Azzura pure temenan, lo tenang aja ... malah gue ngeliat lo yang nggak serius sama dia," ucap Raka.

"Tau apa lo, Ka ... gue liat sendiri cara lo ngeliat dia bahkan dari awal perjalanan ini, perlakuan lo ke dia lebih-lebih dari gue," ujar Bima menutup kopernya secara kasar.

"Ya terserah lo sih, tapi yang pasti gue sama Zurra emang nggak ada apa-apa, lagian cara lo cemen kalo mau ninggalin dia di sini," ujar Raka berjalan ke arah nakas mengambil satu botol air mineral dan meneguknya. "Dia bela-belain liburan kesini buat memperbaiki hubungan kalian, asal lo tau ... tapi kek nya lo nggak perduli."

"Gue balik ke Jakarta, kalo dia nanya lo tau harus bilang apa, tapi bukan berarti juga ini kesempatan buat lo deketin dia," ujar Bima.

Raka mengangkat kedua bahunya, "kalo itu gue nggak janji, lo yang lepasin dia, maka kesempatan kapan pun bisa datang," ujar Raka dengan senyum tak kalah sinis pada Bima.

"Terserah lo lah ...." Bima membuka handle pintu.

"Malah gue yang curiga sama lo, sebenernya ini cara lo buat mengakhiri hubungan lo sama Azzura kan?" tanya Raka tanpa membalikkan tubuhnya.

Bima terdiam, berdiri tanpa pula memutar tubuhnya. "Cukup lo bilang, gue balik ke Jakarta."

Pintu itu tertutup, Raka hanya mendengus kasar. Tak habis pikir dirinya dengan apa yang dilakukan oleh Bima, lelaki tanpa ada rasa tanggung jawab sedikit pun itu pergi meninggalkan kekasihnya dengan lelaki lain.

"Dasar pengecut," gumam Raka lalu masuk ke kamar mandi.

Bel pintu kamar hotel itu berbunyi beberapa kali, buru-buru Raka menyelesaikan kegiatannya.

"Sabar," ujar Raka membuka pintu kamar itu.

"Bima mana?" Azzura masuk ke dalam kamar itu lalu duduk di pinggir tempat tidur. "Aku telpon ponselnya nggak aktif."

Raka membenarkan handuk yang melilit di tubuh bagian bawahnya. Membuka lemari pakaiannya, mengambil baju serta celana jeans yang akan dia pakai.

"Tadi pagi dia bilang mau balik ke Jakarta, dia marah sama kamu, dia juga marah sama aku," ucap Raka santai sambil memakai kaos menutupi dadanya.

Azzura memalingkan wajahnya ke arah yang lain. "Ada aja alasan dia buat balik ke Jakarta, emang nggak bisa di percaya ... aku tuh curiga sama dia, curiga banget," kesal Azzura.

"Dia selingkuh?"

"Iya lah ... kan sebel."

"Ya putusin, ngapain pacaran sama orang begitu," ujar Raka masuk kembali ke kamar mandi.

"Nggak segampang itu, aku tuh harus liat dengan mata kepalaku sendiri," ujar Azzura.

"Terus kalo udah liat dengan mata kepala sendiri apa bedanya?" Raka keluar dari kamar mandi.

"Minimal aku harus tau siapa selingkuhannya."

"Terus sakit hati? aku heran sama pikiran-pikiran kayak gini ... kalo mau putus ya putus aja ngapain sampe harus liat siapa selingkuhannya, ntar kalo udah tau lebih segala-galanya dari kamu, ntar sedih, merengek, mata sembab, kok bisa, tega ya ... perempuan oh perempuan," seloroh Raka.

Azzura terdiam, sudah lama memang dia curiga dengan kelakuan Bima, terlebih belakangan ini Bima seakan menjaga jarak darinya.

"Ra ... denger ya, nggak ada untungnya kamu tau dia selingkuh dengan siapa. Kalo ternyata selingkuhannya ternyata nggak jauh lebih cantik atau pintar dari kamu tetap kamu yang menang."

Azzura menghela napasnya, "ini kita mau kemana?" tanya Azzura yang memperhatikan Raka sedang memakai sepatu ketsnya.

"Ke hatimu," ujar Raka menarik sudut bibirnya yang berhasil membuat Azzura kembali tersenyum.

*****

Kali ini motor menjadi salah satu alat transportasi yang mereka gunakan untuk mengelilingi kota Malang.

"Turun," kata Raka saat mereka tiba di sebuah perkampungan yang semarak dengan cat warna-warni di setiap bangunannya. "Salah satu spot foto yang wajib di datangi ya di perkampungan ini."

Menyusuri sebuah gang yang bangunannya di cat warna warni serta angle-angle untuk berfoto yang pas untuk sebuah hasil jepretan membuat Azzura melupakan segenap permasalahannya.

"Tau darimana kalo perkampungan ini bisa jadi spot foto? kayak di luar negeri ya?"

Raka mengangguk, "nggak usah jauh-jauh keluar negeri, kalo di negeri sendiri nggak kalah indahnya," ujar Raka lalu menarik tangan Azzura. "Berdiri di situ," ujar Raka.

Raka mengarahkan kameranya dengan Azzura sebagai obyeknya. Hasil bidikan dengan porsi yang tepat. Azzura bagaikan kombinasi yang tepat diantara warna-warni dinding bangunan itu.

"Keren, Ka ... kayaknya aku harus banyak belajar motret sama kamu," ujar Azzura.

"Privat ... bayarannya mahal," jawab Raka tersenyum.

"Friends with Benefits, bisa diaturlah itu ...," ucap Azzura berlalu dengan senyum mengembang, meninggalkan Raka berdiri terpaku dengan jawaban putri salah satu rekan bisnisnya itu.

enjoy reading 😘

1
Puput Gendis
kisah nami sm kala ada gak author 🥰
Ira Suryadi
Luar Biasa
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Dina Okta
hallo kk cida kk teman nya KK jus kelapa yaaa??? aku pembaca nya karya kk njusss.izin mampir ya di karya kk🙏🙏🙏
Vlink Bataragunadi 👑
woooow kereeeeen asliii/Angry/
Vlink Bataragunadi 👑
hooh ih, ribet deh wanita.... termasuk aku /Facepalm/
snow Dzero
Luar biasa
SariRani
Baguuus ❤️
SariRani
Baguus bangeeet 😭
Kezie fitri
chida kemana ya?

ini udh 2024 lloh hampir 2025, udh lama ga apdate novel baru, semoga KA chida baik2 Ajja ya
May Keisya: dmn Thor yg KBM bkn
total 2 replies
Aisyah Zahra
ganggu aja sih tedy bear /Joyful/
Aisyah Zahra
kasian juga diposisi jenna
Wina Destania
ihh Raka nyebelin kesannya jadi azura yang nyosor
Wina Destania
baca ulang 2024 sangat menghibur untuk aku yang lagi kehilangan baca ini berulang ulang ngerasa benar ada sosok seperti raka
Chida: lelaki redflag banyak kak makanya kudu kita green in🤭
total 1 replies
May Keisya
apakah bima???
mamaqe
keren
Lee Yana Mariyaanie
omooo...genk duda akutt...omooo..kangen dean iiih......
Mega Girl
smua certa y bagus² semua, semangat sellau thor
Mega Girl
maniss bgt cerita² y, semamgat selalu thor
w03lan7ulian
Luar biasa
Kᵝ⃟ᴸ _ᵉᵖʰᶦ
aaaaaa gk nyangka akhirnya aq baca sampai end....
konfliknya ringan tapi sweet 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!