Cover by, Canva
"Aku anggap hubungan kita ini, hubungan yg saling menguntungkan. Jangan berharap lebih dari ku, Mike!!"
"Jadi selama ini, kamu anggap aku hanya pemuas nafsu dan sebagai badut penghibur di saat kamu sedih?"
"IYA!! Aku sama sekali tidak ada perasaan kepada mu."
Hening...
"Baiklah, Ay. Kalau memang seperti itu arti ku bagi mu, aku akan menjauh bila perlu menghilang dari hadapan mu.
Tapi ingat satu pesan ku, jangan menyesal bila orang yang selama ini mencintaimu dan menjagamu dengan tulus, pergi selamanya. Bahkan kamu tidak akan bisa menemukan KUBURNYA bila dia MATI!!"
Deg ...
Gadis cantik bernama Ayana Sora itu terdiam seketika, kala mendengar betapa lantang dan tegas perkataan laki-laki bernama Mikhail Abraham itu. Hatinya sakit, telapak tangannya terasa nyeri sampai berkeringat dingin.
"Aku akan pergi membawa semua cinta yang aku punya untukmu, hingga tak tersisa. Yang ada hanya penyesalan mendalam yg belum pernah kamu rasakan sebelumnya, Ay."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NalaLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Arranged Marriage!
Hii, aku semoga suka dengan karya ku ini ya?
selamat membaca.
Di sebuah butik,
Aya tengah mencoba blouse dan rok span sebatas lutut untuk nanti dia gunakan saat bekerja. Sungguh pas dan terlihat elegan melekat di tubuh ramping Aya, Nathan yang baru pertama kali melihat kekasihnya itu memakai pakaian formal langsung terpana.
Aya tersenyum malu-malu saat Nathan menatapnya tanpa berkedip.
Setelah mendapat 3 pasang atasan serta rok, Nathan langsung membayar belanjaan kekasihnya. Aya sebenarnya sudah melarang Nathan, namun Nathan bersikeras tetap dia yang harus membayar. Ya udah lah ya, rejeki kan 😁 lanjut !!
Setelah selesai dari Butik, Nathan mengajak Aya untuk makan siang yang sebenarnya sudah sore ya.
Tiba di sebuah Resto yang menyajikan makanan khas nusantara. Nathan menggandeng tangan Aya masuk ke dalam Resto tsb.
Karena sudah sangat lapar Nathan langsung memesan menu favoritnya, Aya melihat kekasihnya sudah kelaparan itu akhirnya menyamakan menu makanan dengan yang Nathan pesan agar cepat tersaji.
Tak lama kemudian,
Makanan pesanan mereka datang.
Gurame bakar, sop iga dan beberapa tumis sayuran tersaji di meja.
"Yank, aku makan langsung ya laper banget soalnya," Aya tersenyum dan mengangguk melihat ekspresi lapar sang kekasih.
Saat tengah menikmati makanan, tiba-tiba ..
"Hiii, Nath?" Sapa seorang gadis yang tak kalah cantik dari Aya.
"Hii juga," jawab Nathan cuek sambil terus memakan makanannya.
"Nggak di kenalin nih sapa cewek loe ke gue?" Nathan memutar bola matanya jengah dengan kehadiran gadis itu.
"Yank, kenalin ini Raline temen kuliah aku,"
ujar Nathan dengan nada malas dan ogah-ogahan.
"Oow Hi, nama gue Aya," sapa Aya ramah sambil mengulurkan tangannya kepada Raline.
"Gue Raline temen deket, upss sorry temen kuliah Nathan." Raline terkesan menekankan kata dekat saat mengucapkannya.
Aya mengerenyitkan dahinya mendengar ucapan Raline.
Apa maksud Raline teman "dekat"?
"Heei, jangan ngaco loe." Nathan langsung emosi kepada Raline jelas dengan sengaja menyebutkan kata teman dekat di depan Aya.
"Udah yank udah," Aya berusaha menenangkan Nathan.
"Hlaa emang salah gue dimana? Kita emang deket kan? Bahkan dari SMP kita udah deket. Apalagi semalam..."
Belum sempat Raline melanjutkan kata-katanya Nathan sudah langsung mengajak Aya pulang.
"Yank, ayo kita pulang. Ada yang harus kerjain! Ayo," Nathan langsung menggandeng tangan Aya untuk segera meninggalkan meja mereka.
"Hloo yank, kan kamu belum selesai makannya? heeei...?" Aya nampak kebingungan melihat tingkah Nathan yang seolah menghindari Raline.
Nathan terus menggandeng tangan Aya dan berjalan cepat keluar Restaurant setelah membayar makanan yang mereka pesan.
Raline melihat Aya dan Nathan keluar dari Restaurant dengan tergesa-gesa tersenyum smirk. Entah apa yang ada di pikiran gadis cantik itu.
"Kamu pengecut Nath. Kamu tidak mau mengakui perasaan mu. Munafik! Kita lihat saja nanti bagaimana reaksi pacar kamu saat tahu apa yang telah terjadi," seringai Aya yang masih memperhatikan Nathan dan Aya.
Sementara di apartemen Mike,
Mike duduk termenung memandang lukisan wajah Aya yang dia lukis beberapa hari yang lalu.
Mike masih teringat percakapannya dengan Papinya semalam.
Flashback On
Seorang Pria paruh baya berusia sekitar 50 tahunan itu, duduk menikmati secangkir teh hitam di taman belakang rumah mewahnya.
Joseph Adiguna Abraham nama pria itu.
Pria keturunan Jepang itu memiliki segudang prestasi.
Di usia muda sudah bisa membangun kerajaan bisnisnya sendiri, bahkan dia pernah masuk majalah T*me karena prestasinya di dunia bisnis yang mengagumkan.
Kalau kekayaan jangan di tanya pasti cuannya melimpah ya ges 😂😁.
Tuan Josh ( nama panggilan ), sedang menunggu putra tunggalnya yaitu,
Mikhail Adiguna Abraham alias Mike
karena ada yang ingin di bicarakan dengan putranya tsb.
Kemudian tak lama Mike datang dan langsung mencium tangan Papinya lalu memeluk pria yang menjadi orang tua satu-satunya. Iya, ibu Mike telah meninggal saat Mike masih kecil karena penyakit jantung.
"Kamu sehat?". Kata pertama yang di ucapkan Tuan Josh kepada putranya.
"Sehat, Pi. Papi kapan sampai?" Tanya Mike sambil mendudukkan dirinya di kursi.
"5 hari yang lalu, tapi Papi ke Jakarta dulu karena kantor pusat lagi ada proyek besar dan tentu butuh kehadiran Papi dong," jawab Tuan Josh dengan tertawa.
"Ooow," Mike hanya ber o ria mendengarnya.
"Kamu ngapain betah banget di kota ini? Sana pindah ke Jakarta, kan di sana lebih lengkap apa-apa ada sekalian kamu pegang kantor pusat. Eeeh... Kantor di sini aja kamu
nggak mau pegang apalagi kantor pusat?" Sindir Tuan Josh.
"Hehehehe, ntar lah Pi. Mike masih pengen gini dulu," jawab Mike cengengesan. Tuan Josh hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan anaknya ini.
"Mike, Papi mau ngomong serius sama kamu. Dengerin Papi baik-baik." Mike mengangguk tanda mengerti.
"Papi, sudah menemukan perempuan yang cocok buat kamu. Dan Papi sepakat akan menjodohkan kamu dengan anak sahabat masa kecil Papi," ujar Tuan Josh.
Jedddiierrrr !!!
Bagai disambar petir di siang bolong. Ucapan Tuan Josh membuat Mike kaget, karena dia masih sangat mencintai Aya. Bagaimana bisa dia di jodohkan dengan wanita lain yang dia sama sekali tidak mengenalnya. Apa kata dunia? 😆 lanjut .!!!!
"Dia adalah teman masa kecil Papi waktu di Semarang, dia sebenarnya juga ikut merintis usaha bareng Papi, tapi karena dia orangnya kurang tekun jadi gagal terus. Lalu kami berpisah Papi ikut pindah Kakek ke Jepang dan baru kembali ke Jakarta setelah Papi menikah dengan Mami mu.
Nah, sempat mencari teman Papi itu tapi ada yang bilang dia menikah dan tinggal di kota ini.
Dan ada satu momen dia pernah nyelametin Papi dari kecelakaan waktu kami baru pulang nyari kerja, ada mobil kencang banget dan hampir menabrak Papi, beruntung teman Papi itu menarik Papi kalau tidak entahlah.
Tiga hari yang lalu Papi ketemu Ferry, kita banyak ngobrol dan Papi pengen kamu nikah sama anaknya Ferry," jelas Tuan Josh panjang lebar tentang sejarah persahabatannya itu.
"Siapa Pi nama temen Papi?" Tanya Mike penasaran.
"Namanya Ferry Wijaya, dia kerja ikut di perusahaan konstruksi anak cabang perusahaan Papi yang berpusat di Jepang. Tapi dia nggak tahu kalau itu anak cabang perusahaan Papi. Nah Ini dia foto anaknya keliatan cantik dan manis," sodor Tuan Josh. Entah harus bahagia atau sedih saat Mike melihat foto Aya lah yang di sodorkan oleh Tuan Josh.
Flashback Off
Pov Mike
Kenapa jadi seperti ini? Malah jadi makin rumit.
Aku berusaha mati-mati menjauhi Aya,
Tapi kenapa Engkau buat jalan cerita ini seperti ini ya Tuhan.
Aya akan semakin membenci ku,
Karena dia pasti mengira aku lah yang merencanakan
semua ini.
Aku harus bagaimana?
Menolak atau terima?
End .
"Halo... Iya yah ada apa? Tumben Ayah telephone."
" ...... ".
"Beneran Ayah mau ketemu Aya?"
Waaaah apa yang terjadi selanjutnya?
jangan lupa tap like and love nya ya!!
next kak, semangat trus buat berkarya jn patah semangat👍👍👌💪💪💪.
dilanjut novel terbarunya thor yg lbh seru lagi