NovelToon NovelToon
Ustadz Idaman 2

Ustadz Idaman 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:349.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: babydollll

Merupakan lanjutan dari Novel Ustadz Idaman, yang akan menceritakan kehidupan Kakak Adik yang memiliki sifat yang sangat berbanding terbalik, dimana Akhtar yang mewarisi sifat Abinya yang kaku, dingin, dan datar, sedangkan Afkar mewarisi sifat Mommynya yang pecicilan dan tidak bisa diam.

Serta menceritakan bagaimana kehidupan mereka setelah pernikahan, apakah mereka mampu mempertahankan pernikahan mereka walaupun banyak godaan yang datang atau mungkin malah sebaliknya ?

PENASARAN.....?
yuk langsung di simak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon babydollll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 18

" Iyaa sama-sama yaudah lepasin dulu, Kakak hubungi sekertaris Kakak dulu " kata Akhtar sehingga membuat Afkar langsung melepas pelukannya.

" Barbienya dua yaaa Kak " kata Afkar yang hanya dibalas deheman oleh Akhtar.

" Asyiikkk akhirnya kita akan main barbie epribadihhh " kata Afkar senang.

" Kita ? maksudnya Kakak sama kamu gitu ? " kata Akhtar yang langsung diangguki antusias oleh Afkar.

" Main barbie ? " kata Akhtar yang lagi-lagi diangguki oleh Afkar.

" Dihhh emang Kakak cowok apaan main barbie, nggak pokoknya Kakak nggak mau " kata Akhtar.

" Ihhhhh Kakak jahat " kata Afkar yang sudah berkaca-kaca sambil duduk di lantai ruangan Akhtar sambil memeluk lututnya.

" Huffftttt Kakak harus bagaimana Afkar ? " kata Akhtar prustasi.

" Sofaa kamu mau nggak jadi Kakak aku ? " kata Afkar seolah berbicara dengan sofa yang ada di ruangan tersebut.

" Aku lagi butuh Kakak baru yang bisa diajak main barbie, sofa mau kan jadi Kakak aku ? " kata Afkar sambil mengelus sofa tersebut.

" Issshhhh kok sofanya nggak bicara sih, yaudah dehhh meja aja yang jadi Kakak aku, mau kan meja ? " kata Afkar beralih menatap meja tersebut, sehingga membuat Afkar memijit kepalanya pusing melihat tingkah Afkar yang semakin hari semakin aneh.

" Hikss...hikss mejanya kok nggak jawab juga sih, apa Afkar nggak pantas jadi adik siapa-siapa ? " kata Afkar senduh.

" Ihhhhh kan aku lagi nangis, tapi kok air matanya nggak keluar-keluar sih ? apa jangan-jangan air mata gue juga udah nggak mau lagi menemani masa-masa sulit Afkar, huaaaaaaaa Mommy Abi tolongin Afkar " kata Afkar sambil berteriak.

" Ahhhhh ingin sekali rasanya gue menghilang saja dari tempat ini " kata Akhtar dalam hati sambil menghampiri adiknya.

" Udahh yaaa jangan teriak-teriak lagi, okeee kita akan bermain barbie bersama, puas ? " kata Akhtar sambil membantu Afkar duduk di sofa.

" Udahh ahhhh Afkar udah nggak mood buat main barbie, barbienya buat Kakak aja kan tujuan Afkar ke kantor buat kerja bukan buat main, bhayyyy " kata Afkar sambil keluar dari ruangan Akhtar tanpa rasa bersalah sedikitpun.

" Astagfirullah, sabar Akhtar sabar " kata Akhtar mengelus dada sambil berjalan ke meja kerjanya namun terhenti karena pintu ruangannya tiba-tiba terbuka kembali, sehingga membuat Akhtar berbalik kearah pintu.

" Lupa salam, assalamu'alaikum " kata Afkar sambil tersenyum manis, kemudian menutup kembali pintu ruangan Akhtar.

" Wa'alaikumsalam " gumam Akhtar sambil berjalan kembali ke meja kerjanya.

Saat kembali ke ruangannya, Afkar sudah kembali fokus dengan setumpuk kertas yang ada di depannya seolah tidak terjadi apapun sebelumnya.

" Hmmmm Anak gue sekarang lagi apa yaa di perut Ila ? " kata Afkar yang tiba-tiba teringat dengan anaknya yang masih di perut Ila.

" Uhhh kalau nanti anak gue udah lahir, gue nggak akan jadi orang tua yang galak supaya bisa di hormati sama anaknya, gue akan jadi orang tua modern yang bisa jadi Papa sekaligus teman bagi anak gue nanti. gue juga nggak papa kalau anak gue pakai bahasa santai sama gue yang penting dia bahagiaa sepanjang hidupnya " gumam Afkar.

" Ahhhh jadi nggak sabar pengen liat muka kamu Nak, kalau laki-laki pasti ganteng kayak Papanya tapi kalau perempuan pasti cantik juga lahh, secara Mama Papanya cakep semua " kata Afkar lagi.

Sementara di ruangan Akhtar, baru saja Akhtar ingin melanjutkan pekerjaanya kembali namun terhenti karena pintunya kembali terbuka.

" Ada apa lagi Af... " kata Akhtar terpotong saat melihat sekertarisnya yang ada di sana.

" Maaf Pak, saya hanya ingin membawa barbie pesanan Bapak tadi " kata sekertaris tersebut sambil membawa paper bag yang berisi dua buah barbie pesanan Afkar tadi.

" Makasih, kalau gitu kamu boleh kembali bekerja sekarang " kata Akhtar datar yang diangguki oleh sekertaris tersebut.

" Kalau gitu saya permisi Pak " kata sekertaris tersebut.

Baru saja Akhtar ingin menimpali ucapan sekertaris tersebut, namun terhenti karena tiba-tiba hpnya berdering pertanda ada panggilan masuk.

" Bi Inah ? " gumam Akhtar saat melihat nama yang tertera di layar ponselnya, sehingga membuat Akhtar langsung menggeser ikon hijau di layar hpnya.

" Assalamu'alaikum " kata Akhtar.

" Wa'alaikumsalam, Den Akhtar gawat Den, Non Della la.. " kata Bi Inah terpotong oleh ucapan Akhtar.

" Della kenapa Bi ? " kata Akhtar panik.

" Ituuu Den, Non Della manjat pohon mangga dan nggak mau turun-turun Den " kata Bi Inah di balik telepon tersebut.

" Apa ? Della manjat pohon mangga ? Bibi sekarang awasi Della terus jangan sampai Della kenapa-napa, saya akan pulang sekarang " kata Akhtar sambil mematikan ponselnya secara sepihak, kemudian berlari ke luar dari kantor.

Sementara di tempat Della, Della dengan santainya memakan mangga yang dia petik sendiri dan mengupasnya menggunakan giginya sendiri.

" Ahhhh mantapnya bertambah dua kali lipat karena dimakan langsung dari pohonnya " kata Della.

" Sayang kamu puas kan ? ini semua Bunda lakukan untuk kamu lohh, tapi jangan bilang-bilang sama Ayah kamu yaa, nanti Bunda yang kena imbasnya padahal kan kamu yang mau, iyaa kan ? " kata Della sambil mengelus perutnya.

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Nina Maryanie
gx anak GX bapak sableng
Nina Maryanie
kok crita kakek nenek ma untie nya GX di critain juga KK...kan tambah best.
Nina Maryanie
ya Ela Jainudin....emang kuat Lo mikir gasi makan anak orang sampe 7..blom lagi rempong
Nina Maryanie
aku nagis di bab ini.. kuat banget ya ikatan batin aktar buat afkar.
Nina Maryanie
calon bapak muda aya2 wae aneh2 rikues nya
Nina Maryanie
nie yang mabok afkar nya..makanya sensi
Nina Maryanie
lah babang aktar GX sebaik ayah Fauzan ...GX romatis tu GX menghargai masakan istri..crewet dah
Nina Maryanie
bagus .langsung musnah kan pelakor kan afkar...aku padamu ...sarangheo
Nina Maryanie
kk mampir aku
Sartika Fajar
👍👍👍👍👍👌👌👌👌
Raina Wahab
Lanjutin dulu cerita ini thor,,nah pas kalau udah end baru buat novel baru lagi.
Nurul Sa'adah: lanjutan anaknya akhtar juga dong Thor
total 3 replies
cahya_
slalu semangat thor
baby: makasih
total 1 replies
Susan Shanty
ya allah lama beneeeerr updetnya.
ehh lgsg tamat.
Siti Ainun Habibatur Riskiah
si Della sama si ila yang ngelahirin,kok gue yang ngeden ya🤣
Heni Haniah
seru banget cerita nya lanjuut thor ,ceritain tentang anak 2 nya afkar dan akhtar
baby: okeee cerita anak-anak mereka judulnya" Ustadz Al-Khadafi " silahkan mampir
total 1 replies
cahya_
Thor kok berbeda crtanya sama yg pertama Thor😭😭
R Fa
wkwkwk
Wina Galuh
ko ngga Up Up sih ka
Rere Lesmana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!