NovelToon NovelToon
Bermula Dari Cafemart

Bermula Dari Cafemart

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Romansa-Teen school / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:103k
Nilai: 5
Nama Author: Diyah Ayu

Ari yang ingin memliki usaha sendiri mencoba menjalin kerjasama dengan sahabatnya yang bernama Radit. Dimana Radit memiliki usaha yang dikelolanya bersama yang adik (Gita) yang akan membuka cafemart di dekat kampus Radit. Mereka bertiga bekerjasama mengawali sebuah bisnis

Cinta memang tak akan tahu kemana akan berlabuh. Ari yang sebelum kenal Gita membayangkan sifatnya yang kurang baik. Bayangannya Gita itu orangnya jutek, galak, suka mengatur ternyata setelah bertemu justru membuatnya jatuh cinta. Tetapi ternyata kedua orang tua Gita belum mengijinkan anak gadisnya pacaran selama masih sekolah.

Sedangkan Vino sang mantan sekaligus sepupu dari Gita meminta Gita untuk kembali padanya setelah lulus sekolah. Karena dulu Gita pacaran secara diam-diam dengan Vino.

Bagaimana kelanjutan dengan cinta Gita dengan Ari dan Vino, akan kah cintanya mendapat restu ataukah harus putus ditengah jalan dan kembali bersama sang mantan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 17. Seandainya....

"Tapi masak sih mas Ari ga punya pacar, Gita ga percaya deh" kata Gita

"Kenapa ga percaya, tanya deh sama Radit" kata Ari

"Apa mas Ari baru putus, jadi belum mau pacaran lagi?" Tanya Gita masih belum percaya. Ari tertawa melihat Gita tidak percaya.

"Kok malah tertawa sih mas, boong ya" kata Gita

"Buat apa mas bohong sama Gita" kata Ari

"Kalau Meira sudah punya pacar belum mas?" Tanya Gita

"Setahu mas sih belum" jawab Ari

"Seandainya setelah Gita kuliah, Vino dateng ke Gita dan mengatakan kalu dia masih suka sana Gita apa Gita juga akan menerima?" Tanya Ari membuat Gita yang tadinya tertawa jadi langsung diam.

"Kenapa diam, apa bener kamu mau lanjut sama Vino setelah Gita kuliah?" Tanya Ari lagi.

"Entahlah mas, yang jelas buat Gita saat ini belum kepikir, kan kita juga lagi pura-pura pacaran" kata Gita

"Anggap saja sekarang kita pura-pura pacaran, terus seandainya nanti setelah Gita lulus sekolah yang tadinya pura-pura itu jadi beneran gimana?" Tanya Ari menatap Gita.

"Ah mas Ari ada-ada saja, Gita takut berharap mas. Pasti banyak cewek yang suka sama mas Ari" jawab Gita

"Kamu percaya kan sama mas Git, kalau aku yang akan menunggumu bagaimana?" Tanya Ari lagi serius.

"Sudahlah mas ga usah mikir kesana" kata Gita kemudian Gita berdiri tapi sama Ari tangan Gita di pegang dan ditarik agar kembali duduk.

"Duduklah dulu" kata Ari menatap Gita

"Mungkin saat ini mas terlalu cepat ngomong itu sama Gita. Tapi jujur mas Ari ga punya niat main-main dengan Gita" kata Ari menggenggam tangan Gita.

"Gita takut mas sama mama, kan Gita belum lulus" jawab Gita menghindari pertanyaan dari Ari.

"Mereka tahunya kita hanya pura-pura pacaran termasuk Radit, tapi mas inginnya itu bukanlah pura-pura untuk kita berdua Git" kata Ari serius.

"Kita mau berangkat sekarang?" Tanya Gita

"Jawab dulu Gita" kata Ari. Gita bingung mau bilang apa seandakan hatinya sebenarnya gugup antara mau menerima dan tidak karena takut seperti saat dengan Vino.

"Mas Ari bukan Vino, jadi sebisa mungkin akan memegang janjiku Gita untuk mu dan kalau perlu setelah kamu lulus nanti aku akan menjemputmu untuk aku kenalin ke orang tuaku" kata Ari dan Gita hanya diam memandang jemarinya yang sedang digenggam Ari.

"Mas Ari yakin bahwa kita akan tetap pura-pura pacaran sampai Gita lulus dan ga akan diketahui oleh mas Radit dan orang tua Gita?" Tanya Gita

"Mas akan berusaha menjaga tetap seperti yang kamu mau Git." jawab Ari

"Baiklah mas, Gita akan menunggu sampai Gita lulus baru kita akan meneruskan pacaran beneran atau tidak sama sekali" kata Gita

"Okey, kita pura-pura hanya untuk orang lain, tapi untuk hati tidak pura-pura ya bahwa kita mulai hari ini resmi pacaran okey Git" kata Ari berusaha menyakinkan Gita.

"Baiklah Gita setuju mas" jawab Gita malu hingga pipinya merona.

"Terima kasih Gita" kata Ari mencium tangan Gita membuat Gita melotot dan pipinya jadi merona.

"Ayo kita berangkat sekarang, mas tungguin disini" kata Ari kemudian tersenyum menatap Gita. Gita kemudian berlari masuk ke kamarnya untuk segera betganti pakaiannya.

Setelah selesai berganti pakaiannya Gita keluar dari kamarnya. Gita mengenakan kulot hitam yang dipadu dengan kemeja motif bunga yg diikat di pinggangnya. Ari melihat Gita terpana "sederhana tapi tetap cantik dan anggun" batin Ari tersenyum.

Mereka berjalan bergandengan tangan hingga menuju parkiran mobilnya.

"Kalau sampai suatu saat mamanya Gita mau kenalin atau jodohin Gita sama yang lain Gita jujur sama mas ya" kata Ari menatap Gita serius sebelum mobil dijalankan Ari.

"Iya Gita janji mas akan selalu jujur dan terbuka sama mas Ari" kata Gita kemudian Ari menjalankan mobilnya menuju mall G.

"Kenapa serasa berat hatiku jika tiba-tiba aku harus meninggalkan mas Ari karena mama akan menjodohkanku dengan yang lain" kata Gita dalam hati

"Tapi semoga semua itu tidak terjadi" batin Gita lagi.

Notifikasi masuk di ponsel Ari, termyata ada pesan masuk dari Radit.

"Ri, loe udah berangkat anterin Gita ketemu Vino ya" tanya Radit

"Iya Dit, ada apa?" Tanya balik Ari

"Gapapa sih nanti kita nyusul deh kalau gue sudah selesai nanti dari sini." Kata Radit.

"Okey" jawab Ari

Mall G

Sesampainya Ari dan Gita di mall G pukul 11 siang. Ari mengajak Gita untuk jalan menuju lantai atas sekedar untuk jalan di toko tas. Ari memegang tas yang modelnya untuk remaja seusia Gita.

"Bagus mas, mau buat Meira?" Tanya Gita ke Ari

"Buat kamu suka yang mana?" Tanya Ari menunjuk bebrapa tas.

"Buat Gita, kan Gita ga ulang tahun mas" kata Gita heran.

"Mas beli bukan buat kado ulang tahun tapi buat dipake kapan pun." Jawab Ari sambil meminta Gita untuk memilih.

"Kalau Gita sih suka yang ini mas" jawab Gita mengalah.

"Okey mbak itu dibungkus ya" kata Ari ke pelayannya tas

Ari yang melihat Gita membuka ponselnya kemudian membayar tas yang tadi buat Gita ke kasir.

"Siapa Git, Vino sudah sampai?" Tanya Ari

"Bukan ini temen sekolah Gita sih" jawab Gita.

"Terima kasih ya mas maaf kalau selama ini Gita jadi ngrepotin mas Ari" kata Gita

"Mas lebih seneng kamu repotin dari pada kamu cuekin" kata Ari.

"Anggap saja tas tadi adalah kado mas buat Gita karena Gita mau menerima mas untuk jadi kekeasih mas Ari." Kata Ari menatap Gita sambil mereka berjalan menuju ke restoran.

1
Erni Fitriana
weissss....anak orang kaya mau ikut join usaha👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾mantul
Erni Fitriana
mampir
Selvy Yoseflin
good 👍
Eva Lina
lanjut thor
Diyah
terima kasih kakak atas koreksinya kesalahan kami. mohon maaf ya buat semua pembaca kalau author salah menulis 😘🙏🙏
widya only
ko vano sih...bukannya vino ya ... 🤔🤔
Eva Lina
lanjut thor,kan dah lama gakup
Eva Lina
up lagi Thor
Pe_na: Hai kk... Mampir di ceritaku yukk...
judulnya "Di Kejar Pernikahan" , kali aja syukka... Tengkyu🙏🙏🙏😘
total 1 replies
Eva Lina
lanjut Thor
Eva Lina
up lagi Thor
Eva Lina
up dong Thor
Neng Win
lanjut
Eva Lina
up lagi donk Thor
Eva Lina
lanjut Thor
Diyah: terima kasih atas dukungannya 👍
total 1 replies
Eva Lina
up lagi donk Thor
Eva Lina
lanjut Thor
Neng Win
Radit SM Naura sj
Diyah: siap...
total 1 replies
Neng Win
meira SM alex
Difa IG@difadipho: Hy kak jangan lupa mampir juga di novel aku
~Pertama dan Terakhir
~ Kawin Kontrak
😘😘😘
total 2 replies
Neng Win
nyimak
Eva Lina
up nya jangan lama" dong thor
Diyah: siap... semoga yang akan datang tidak kelamaan, karena kemaren lagi pusing kepala🙏😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!