NovelToon NovelToon
My Lover Is My Boss (Sweet Love Lian &Yumna)

My Lover Is My Boss (Sweet Love Lian &Yumna)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rayana Lovely

BLURB👇

Lian dan Yumna, adalah sepasang anak manusia yang berteman sejak kecil, harus berpisah ketika orang tua Lian memutuskan untuk memindahkan anaknya belajar ke luar negeri. Selama lima belas tahun mereka berpisah dan bertemu kembali saat mereka remaja. Mereka pun menjalin hubungan asmara. Namun, perjalanan cinta mereka tidak semulus yang mereka harapkan. Penuh permasalahan dan rintangan. Terlebih hadirnya orang ketiga di antara mereka. Suatu hari, Lian dan Yumna tak sengaja menghabiskan waktu bersama. Hingga hubungan mereka melampaui batas, dan menyebabkan Yumna hamil!! Hal itu membuat Yumna frustasi berkepanjangan. Apalagi orang tua mereka tidak merestui hubungan mereka. Yumna semakin terpuruk. Setiap hari hanya ada penyesalan yang tak berarti dalam dirinya.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rayana Lovely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Ini Milik Kita

Yumna berjalan pelan menuju cafe. Dia ingin membantu meringankan pekerjaan ibunya. Memang sudah lama ia tidak membantu ibunya semenjak sibuk menyelesaikan tahap tahap ujian hingga sidang kuliah kemaren. Baru beberapa langkah berjalan dia terlonjak kaget karena seseorang merangkul lehernya dari belakang.

Yumna mengira kalau itu adalah Juna. Namun, setelah menoleh ke belakang, ia melihat wajah kekasihnya.

"Lian!" gumam Yumna.

"Iya, sayang?" jawab Lian tersenyum mesra.

"Iihhhh.... lepaskan!! Nanti kalau ada yang liat gimana??" raung Yumna meronta ronta berusaha melepaskan dekapan Lian. Tapi Lian mempertahankan pelukannya.

"Emang siapa yang lihat kita!! Di sini gak ada orang!!" Lian menggoda.

"Lian, kamu tuh gak tau ya! Biasanya wisatawan datang ke sini untuk berlibur tepat dijam jam ini," ketus Yumna.

"Oh, gitu...!! Ya emang kenapa kalau kita seperti ini, aku yakin mereka juga bawa pasangan mereka masing masing ke tempat ini. Dan mereka pasti akan memaklumi kita," Lian masih belum mau melepaskan dekapannya.

Yumna manyun. Dia tidak kehabisan akal, dia menggigit pergelangan tangan Lian dengan kuat.

"Awwwww..!!" teriak Lian, lalu melepaskan rangkulannya, dia mengelus-elus tangannya yang digigit Yumna.

"Rasain..!!!" ejek Yumna.

"Kamu ini manusia atau hewan sih, Yumna. Hobi banget gigit orang," keluh Lian kesal.

"Menurut kamu? Aku apa? Kamu bilang aku manusia atau hewan? Emang kamu mau pacaran sama hewan? Hemm?? Trus kamu sendiri kenapa hobi banget meluk meluk orang tiba-tiba! Apa itu sudah menjadi kebiasaan kamu saat di luar negeri?" sindir Yumna.

"Kamu cemburu?" Lian menggoda.

"Idih, siapa yang cemburu!!" elak Yumna.

"Haahaaa..." Lian tertawa lucu.

"Huh!!!" ketus Yumna kesal. Dia berjalan kembali menuju cafe, meninggalkan Lian yang tersenyum jahil ke arahnya.

"Hey, Yumna," teriak Lian mengejar Yumna.

Setelah tiba di Cafe. Yumna mempersilakan Lian duduk dan menawarkan menu untuknya.

"Kamu mau makan apa? Nih menunya!!" Yumna menyerahkan daftar menu kepada Lian. Lian menerimanya dengan senang hati, dia melihat lihat daftar menu itu.

"Ingat ya, di sini gak ada yang gratis!! Semua ada bugednya, sesuai pesanan," kata Yumna tegas.

Lian melirik Yumna dengan tatapan menggeram. Tapi sebenarnya, di dalam hati dia tertawa lucu.

"Kalau begitu, aku mau orangnya saja! Orang yang membuat pesanan ini tolong dibungkus!! Mau aku bawa pulang," pinta Lian.

"Oh, yaa??"

"He'em!" Lian mengangguk.

"Apakah anda yakin, Pak??" tanya Yumna lagi.

"Iya, saya yakin!!" jawab Lian tegas, dia melipat kedua tangannya ke dada.

"Baiklah..!! Bu... Bu Dewiiiiiiii...!!!" teriak Yumna memanggil asisten ibunya.

"Iyaaaa... Ada apa, neng Yumna..??" Bu Dewi datang mendekati.

"Ini.. Ada yang mau bawa pulang Bu Dewi. Kemas kemas sono, Bu. Mas ini mau bawa Bu Dewi pulang ke rumahnya," telak Yumna.

"APA?!" sentak Bu Dewi bingung.

Weeeeeenggg....

Lian memasang wajah cemberut dan kesal ke Yumna. Bu Dewi dan Lian tampak saling menatap bingung. Lian kesal dengan candaan Yumna. Bagaimana bisa dia membawa bu Dewi masuk kedalam gurauannya.

"Yumnaaaaa.....!!" Lian menekan suara dengan segenap perasaan jengkelnya.

"Lho, kenapa? Kan kamu sendiri yang bilang ingin membawa pulang orang yang bikinin pesanan di cafe ini, aku gak salah kan?! Bu Dewi kan yang membuat pesanan di sini, selain aku dan ibuku!" imbuh Yumna lagi.

Lian menghembuskan nafas kasar. Bu Dewi hanya tersenyum getir melihat pasangan muda mudi ini berdialog.

"Yumna," sambung Bu Afni disela sela gurauan mereka.

Bu Afni tersenyum mendekati mereka.

"Kamu ini keterlaluan banget deh ya!! Baru juga hari ini hari pertama Lian datang ke cafe kita, sudah kamu candain kayak gitu!! Pakek ngelibatin Bu Dewi lagi!! Tu lihat Bu Dewi sampek bingung karena ulahmu." Bu Afni menekan gemas hidung Yumna.

Bu Dewi masih tersenyum getir. Yumna mengerucutkan bibirnya, melihat Lian yang menaikkan alis dan tersenyum puas karena mendapatkan pembelaan dari ibu Yumna.

"Maaf,, saya permisi dulu, mari Tuan...??" Bu Dewi menghentikan ucapannya.

"Panggil saja Lian, Bu!!" sambung Lian.

"Oh, iya.. Den Lian.. Maaf saya ke belakang dulu," pamit Bu Dewi.

"Iya, Bu! Silakan!!" balas Lian ramah.

Lalu Bu Dewi pergi meninggalkan mereka.

"Yumna.. Kamu temani Lian di sini. Jangan sampe dia ngerasa bosan di warung sederhana kita ini. Entar dia gak mau lagi singgah kemari,, he he he...." gurau Bu Afni.

Yumna memonyongkan bibir ke Lian yang masih melirik gemas ke arahnya.

"Lian, kamu nikmati saja suasana di sini ya,, bentar lagi pesanan kamu pasti diantar Bu Dewi. Tante ke belakang dulu mau bantui Bu Dewi," pamit Bu Afni.

"Baik, Tante," jawab Lian tegas.

Kini giliran Bu Afni yang meninggalkan mereka.

***

Setelah menikmati hidangan yang dia pesan. Lian mengajak Yumna bermain di pantai. Dia ingin merasakan kembali seperti saat saat mereka kecil dulu. Main di pantai tanpa kenal waktu.

Lian berjalan menuju di mana mobilnya terparkir. Dia mengambil sesuatu di sana, lalu menyerahkannya pada Yumna.

"Apa ini??" tanya Yumna menerima bungkusaan dari Lian.

"Buka, dan lihatlah!!" seru Lian.

Yumna membuka bungkusan itu. Dan ternyata, isinya adalah foto mereka saat di taman resort kemarin. Lian membingkainya dengan indah. Yumna tersenyum manis. Dia sangat menyukai hadiah dari Lian.

"Kamu suka??" tanya Lian.

"Iya..!!" angguk Yumna semangat.

"Aku ingin kamu memajangnya di kamarmu." pinta Lian.

"Hem, pasti!!" balas Yumna tanpa basa basi.

"Apakah foto kecil kita masih kamu simpan??"

"Masih dong!!" jawab Yumna pasti.

Lian membelai rambut Yumna.

"Aku sangat menyayangimu, Yumna!! Setiap hariku hanya ada gambaran wajahmu. Aku gak ngerti kenapa!! Tapi yang jelas aku sangat bahagia bila berada di sisimu," tutur Lian mengeluarkan isi hatinya.

"Huh! Gombal!!" balas Yumna manyun.

Lian tertawa kecil. Dia kemudian mengajak Yumna berselancar. Yumna ogah, karena dia memang tidak menguasainya. Alhasil, hanya Lian yang berselancar ria di antara gulungan ombak ombak pantai. Tentunya sebelum itu Lian mengganti pakaiannya dengan kemeja pantai dan celana pendek yang sengaja dia bawa dari rumah.

Ketika Lian sedang asik berselancar. Yumna pergi ke belakang pohon kelapa. Dia duduk di bawah pohon itu untuk sekedar berteduh dari sinar matahari. Yumna senyum senyum sendiri sambil menatap gambar mereka yang telah dibingkai cantik oleh Lian. Yumna memeluk bingkai foto itu dengan erat.

Sementara itu, Lian selesai berselancar. Dia tidak mendapati keberadaan Yumna. Dia mencari cari Yumna. Dan kemudian, dia melihat punggung Yumna yang sedang duduk bersandar di balik pohon kelapa. Lian mendekatinya dengan perlahan. Saat Lian mendekat, dia sengaja tidak menyapa Yumna. Karena dia mendengar sepertinya Yumna sedang berbicara sendiri.

"Aku mencintaimu, Sayang!! Aku menyayangimu!!" gumam Yumna sambil melihat dan mencium bingkai foto yang dipegangnya dari tadi.

Lian yang menyaksikan itu tertawa geli. Yumna tidak menyadari keberadaan Lian di belakangnya. Lian berdiri menyenderkan badannya di pohon kelapa dan melipat kedua tangannya. Dia terus mendengarkan Yumna yang sedang bersyair ria.

"Tahukah kamu, kamu itu sudah menyatu dalam diriku!! Aku juga sama seperti yang kamu katakan tadi. Aku tidak bisa jauh darimu, dan ingin selalu berada di dekatmu. Jangan pernah kamu tinggalkan aku sendiri lagi ya! Kita harus tetap bersama. Hati dan jiwa kita sebenarnya telah menyatu dan tidak dapat dipisahkan lagi. Kamu harus tau itu!!" Yumna memeluk erat foto tersebut seakan tidak ingin dia lepaskan.

"Aku tahu..!!!" sambung Lian dari belakang. Sontak Yumna kaget. Dia langsung berdiri tegak ketika melihat Lian sudah berada di belakangnya. Yumna membelalakkan matanya. Dia menjadi salah tingkah.

"Aku tahu!" sambung Lian lagi. "Memang cuma kamu yang ada di hatiku. Kamu juga pasti merasakan itu. Dunia ini sepi tanpamu, Yumna!! Aku juga sangat menyayangimu." Lian mendekati Yumna dengan senyum mesranya.

"Lian? Sejak kapan kamu berada di belakangku?" tanya Yumna salah tingkah.

"Sejak kamu meninggalkan aku tadi, aku kecarian kamu tahu enggak!" Lian mencubit hidung Yumna.

"Kamu ini suka sekali bikin aku kaget!!" celetuk Yumna dengan kesal.

"Karena kamu juga suka bikin aku kehilangan keberadaanmu!!" balas Lian.

Yumna mengerucutkan bibirnya.

"Yumna, sejak kapan kamu pandai bersyair seperti tadi?! Syairmu sangat indah!! Boleh aku mendengarnya sekali lagi? Aku ingin merekamnya." Lian menggoda.

Yumna tersipu malu. Dia menjadi salah tingkah. Dia ingin menyembunyikan wajahnya yang memerah, karena Lian memandangnya dengan jarak yang amat dekat. Yumna menepis wajah Lian dengan sikunya, kemudian berlari meninggalkan Lian. Lian pun mengejarnya. Mereka kejar kejaran di pantai seperti yang terjadi di film film bollywood😅

(Bersambung..)

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Susana Ana
semangat teruskak
re
Melahirkan
re
Romantis
Susilawati Dewi
lanjut
Zulaikha Alif
cccc
Lilik Juhariah
ha ha ha
Bee mi amore
persis plek yg pernah sy alami sm yuma padahal itu kejadian sdh lebih dr 35 th.ingatan masa kecil terpaksa pisah dg sahabat dan tanah kelahiran membekas smp skr
Author Rayana Lovely: wih, pasti kangen bgt ya kk🥺
total 1 replies
selir jansen༻
kayaknya bgs 🌹🌹
Author Rayana Lovely: selamat membaca kak🥰
total 1 replies
fa _azzahra
kamu jahat thor ada gambar jarum segala,aku takut lihat jarum suntik
Author Rayana Lovely: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
fa _azzahra
kalau mau pake bahasa melayu latian nonton upin ipin thor😂
fa _azzahra: aamiin😂😂
total 2 replies
fa _azzahra
keluarga yumna mmg berhutang banyak pd keluarga pak mirwan karna sering dibantu materi.tetapi kluarga pak mirwan jauh lebih berhutang ke keluarga yumna saat menolong lian
fa _azzahra
nunggu konflik
fa _azzahra
deg degan baca warning dari mu thor😂
fa_zhra
jakarta singapura 15 tahun ga pernah mudik gitu?? terlalu
Author Rayana Lovely: Baca bab selanjutnya kak, ntar Lian jelasin kepada Yumna kenapa dia gak bisa kembali ke Jakarta selama 15 tahun 😊😊
total 1 replies
Nurcahyani Nurr
Perfect
Nurcahyani Nurr
Baca kisah emak bapak nya mentari dulu.. Nti bru bc ksah anakny..
Chairu Nisa
jujur ya author ...lbih bagus buat sajak atau puisi ketimbang buat novel...sumpe muuuantap bgt kta2 nyq
Author Rayana Lovely: Jiaaahh😂 tau aja beb aku suka nulis sajak😁😁
total 1 replies
Ilan Irliana
kata2'y...jd inget rangga aadc...sllu bikin kt2..
Hendra
author suruh tanggung jawab tu Lion, kasian Yumna
Author Rayana Lovely: ntar kita datangi ya kk☺️☺️🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!