Aira Cantika Putri seorang perempuan cantik , pintar dan rendah hati. Mahasiswa kedokteran yang banyak di sukai pria kampus karna kecantikan dan kerendahan hati nya. Terlahir dari keluarga yang sederhana dan penuh kehangatan.
Kendra Aditya Nugraha seorang dokter muda yang tampan tapi sikapnya begitu dingin dan kaku namun di dalam hati nya begitu hangat dan rapuh. Anak pemilik rumah sakit ternama di jakarta juga satu satu nya pewaris rumah sakit.
Reyhan Adi Utama seorang calon dokter sekaligus anak pebisnis sukses. Sikapnya yang begitu ramah dan hangat terlebih terhadap Aira wanita yang dia suka sejak kuliah. Dia pun teman seangkatan dengan Kendra.
Aira terjebak di antara dua hati pria tampan itu.
Manakah yang mampu meluluhkan hati Aira?
Kendra yang dingin dan kaku atau Reyhan yang hangat dan lembut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deti apriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesan Pertama
Malam ini sesuai dengan janji Ken pada Papa nya dia akan ikut makan malam untuk bertemu calon istri nya
Ken sudah tampak siap dengan gagah menggunakan kemeja berwarna biru dengan lengan yang sedikit di lipat dan celana hitam dengan sepatu kasualnya begitu pula dengan Om Wisnu sudah tampak siap dan rapi
Rara pun di rumahnya sudah rapi dan cantik menggunakan gaun yang di berikan Om Wisnu kemarin yaitu gaun brukat berbentuk bungan yang panjang selutut dan lengan panjang begitu pas membentuk di tubuh Rara yang langsing di padukan dengan flat shoes berwarna hitam dengan sedikit corak putih juga tas jinjing yang berwarna senada , Rara juga sudah menggukan make up soft dan natural di tambah dengan geraian rambut panjang hitamnya yang sedikit bergelombang di bagian bawah membuat Rara tampak benar benar cantik.
Rara keluar kamar nya hendak berpamitan pada Ayah dan Bunda nya
"Ayah bunda Rara pamit dulu ya" pamit Rara ketika sudah ada di depan pintu kamarnya
"Kamu mau kemana sayang kok cantik banget" tanya Ayah yang kaget melihat putri nya begitu cantik hari ini
"Iya bunda sampe gak engeh ini kamu nak, kamu mau pergi ngedate ya" goda Bunda sambil memutar tubuh Rara melihat dari atas sampai bawah putri nya itu
"Ah ayah sama bunda bisa aja. Rara itu mau pergi ke acara pernikahan temen Rara bunda" bohong Rara karna dia tidak menceritakan kejadian itu pada Ayah Bunda nya termasuk kejadian dengan Rentenir tempo lalu
"Oh bunda kira kamu mau pergi ngedate hehehe, tapi kok pergi nya sendiri Dinda sama Bayu gak ikut?" tanya Bunda lagi
"Dinda sama Bayu emm..nanti kita ketemu di sana Bun" jawab Rara agak sedikit kikuk
"Yasudah kamu pergi bawa motor aja kalo gitu" ucap Ayah
"Aduuh Ayah gimana sih kalo Rara pake motor yang ada dandanannya yang udah rapi dan cantik ini nanti malah jadi berantakan dong" jawab Bunda
"Gak papa Ayah Rara naik taksi online kok Rara udah pesan sebentar lagi juga sampe depan" jawab Rara
"Yaudah kalo gitu hati-hati ya sayang, pulang nya jangan terlalu malam" ucap Bunda
"Siap Ayah Bunda , kalo gitu Rara pergi dulu ya" pamit Rara sambil mencium tangan dan pipi kedua orang tua nya tersebut
Rara pun sudah menunggu taksi pesanan nya di depan jalan rumahnya tidak lama taksi pun datang dan Rara pergi menuju restoran tempat di janjian dengan Om Wisnu
***
Di Restaurant Mega Bintang
Ken dan Om Wisnu sudah datang sekitar 5 menit yang lalu
"Mana sih pa kok orang nya gak dateng-dateng" ucap Ken agak kesal
"Sabar dong Ken baru juga nunggu lima menit, sudah gak sabar banget mau ketemu calon istri" jawab Om Wisnu seraya meledek
"Yaudah Ken mau ke toilet dulu pah" Ucap Ken , Om Wisnu pun mengiyakan
Tidak lama kemudian Rara datang dan masuk kedalam restoran dengan di sambut pelayan
"Selamat Malam silahkan.. Untuk berapa orang kak?" sambut dan tanya pelayan itu
"Saya udah ada reservasi atas nama Bapak Wisnu Nugraha mba" jawab Rara
"Oh iya silahkan ada di sebelah sini kak" Pelayan itu menunjukan meja Om Wisnu
"Terima kasih mba" ucap Rara sambil tersenyum , pelayan itu pun mengangguk dan pergi
"Ra sudah datang" sambut Om Wisnu
Rara pun menghampiri dan mencium tangan Om Wisnu
"Maaf om udah nunggu ya?" tanya Rara
"Enggak kok baru 5 menit" jawab Om Wisnu mereka pun duduk
Rara duduk di kursi yang berhadapan dengan kursi Ken, mata Rara pun mencari di mana keberadaan anak Om Wisnu
"Anak om lagi ke toilet tunggu sebentar ya" ucap Om Wisnu
"Iya om" jawab Rara sambil mengangguk
Tidak lama Ken pun datang dari arah belakang Rara dan sudah melihat punggung Rara dari belakang
"Udah dateng ternyata" batin Ken
Ken pun menghampiri meja tersebut dan berjalan kedepan ketika Ken sudah dekat dengan meja mereka
"Ra anak om sudah dateng" kata Om wisnu
Om Wisnu pun berdiri melihat Ken yang sudah dekat dengan meja makan mereka, Rara pun yang sedang duduk pun ikut berdiri
"Ra kenalkan ini anak Om namanya Ken"
"Ken ini calon yang papa bicarakan namanya Rara" ucap Om Wisnu ketika Ken sudah di depan meja mereka
"Kamu.. " ucap Ken dan Rara bersamaan ketika mereka beradu pandang pertama kali
Ken dan Rara sama sama terbelalak saling melihat masing masing
"Kalian udah saling kenal?" tanya Om Wisnu heran
"Enggak" ucap mereka lagi berbarengan
"Loh loh kompak banget ada apa ini?" goda Om Wisnu
"Jadi gadis penguping ini yang mau di jodohkan sama papa" batin Ken
"Jadi si manusia Es ini anak nya Om Wisnu" batin Rara
Mereka saling melempar tatapan tajam satu sama lain
"Sudah sudah tatap-tatapannya, ayo duduk dulu" goda Om Wisnu lagi
Mereka bertiga pun duduk Rara dan Ken yang duduk berhadap-hadapan pun saling menatap sinis satu sama lain
"Gimana kalo pesan makan dulu baru ngobrol Papa udah laper soalnya" ucap Om Wisnu memecah keheningan
Rara dan Ken pun setuju untuk memesan makan dulu mereka pun memesan dan memulai makan malam mereka
Selesai makan mereka pun mulai mengobrol sambil menikmati teh dan dessert
"Ken gimana Rara cantikan?" ucap Om Wisnu
"Hhmm.. " Ken hanya menjawab dengan deheman
"Rara kamu sudah kenal sama anak Om ini?" tanya Om Wisnu
"Sempat bertemu beberapa kali Om, Rara kenal dokter Ken dari kakak senior Rara" jawab Rara
"Baguslah kalo kalian sudah saling kenal Papa jadi senang" ucap Om Wisnu
"Ken, Rara ini sebenarnya anak perempuan yang pernah menolong papa waktu itu yang papa cerita papa kambuh mendadak di tengah jalan" jelas Om Wisnu
"Jadi dia yang nolong Papa waktu itu" batin Ken
Obrolan mereka bertiga pun berlanjut meski Ken lebih banyak diam dan hanya menjawab seperlu nya bila di tanya papa nya , Rara memaklumi nya karna dia sudah tau sifat Ken seperti apa
Makan malam dan obrolan mereka pun selesai Rara pun di antar pulang oleh Om Wisnu dan Ken
Om Wisnu yang yang membawa supir pun duduk di depan sedangkan Ken dan Rara duduk di belakang tanpa saling bicara hanya diam seribu bahasa
"Kesan pertama ketemu dia saja sudah buruk gimana bisa dia jadi calon istri ku" batin Ken
"Gimana bisa dokter Ken ini calon suami ku, kesan pertama kali ketemu dia aja sudah buruk" batin Rara
Mereka pun sampai di depan rumah Rara, kemudian Rara pun pamit dan mengucapkan terima kasih pada Om Wisnu
"Kalo gitu Rara pamit dulu ya Om, makasih sudah anter Rara sampai rumah" ucap Rara
"Sama sama sayang , oh iya jangan lupa bilang sama Ayah dan Bunda kamu ya soal ini" ucap Om Wisnu
"Iya Om kalau gitu Rara permisi ya" hendak keluar mobil
Rara pun mencium tangan Om Wisnu lalu berpamitan juga pada Ken
"Terima kasih dokter Kendra" ucap Rara
Ken pun hanya mengangguk
"Eh sekarang jangan panggil dokter Kendra lagi dong, sekarang kan dia calon suami kamu coba cari panggilan yang lain" goda Om Wisnu
Rara hanya mengangguk malu sedangkan Ken tampak kesal karna sedari di restoran papa nya selalu saja menggoda mereka berdua
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Maafkan baru update soalnya habis ada acara keluarga hehehe
Jangan lupa habis baca di like dan coment ya temen-temen minta dukungannya biar makin semangat update nya hehehe
ibaratnya ga praktis panjang lebar
mau nikah aja sama orang asing
ini adalah novel pertama yg aku baca di NT dan pertama kali aku baca novel gara" liat prolognya sw temen haaaa terharu bgt dua th llu ini aku msih blom download apk NT ah perjuangan ngingat judulnya😭😭😅😂