NovelToon NovelToon
Rahim Penebus Hutang

Rahim Penebus Hutang

Status: tamat
Genre:CEO / Pengganti / Angst / Tamat
Popularitas:762k
Nilai: 5
Nama Author: Rya Kurniawan

Stop Tuan! Aku mohon jangan masukkan Ibuku ke dalam penjara. Aku bersedia menebus hutang dengan menjual rahimku, asalkan hutang keluargaku lunas.

Demi melunasi hutang keluarganya, membuat Dinda terpaksa melepaskan keperawanannya dengan pria beristri dan menjual rahimnya itu kepadanya.

Akan tetapi karena hubungan terlarang yang mereka lakukan itu membuat keduanya mejadi dilema.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rya Kurniawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merayu Nathan

"Seharusnya kau itu senang karena aku mengkhawatirkanmu. Tetapi nyatanya kau terlalu sombong Clara. Apa kau tahu kesempatanmu untuk pemotretan hari ini batal dan akan digantikan oleh Lita," ucap Roy.

"Iya, iya aku minta maaf. Lalu Bagaimana denganku? Ini semua bukan keinginanku Roy, aku juga tidak mau ini terjadi," kata Clara.

"Saat ini Pak Marvin sedang berbaik hati, jadi beliau mengatakan akan mempertimbangkannya lagi untuk pemotretanmu," kata Marvin.

Setidaknya saat ini Clara bisa bernafas lega. Kini ia pun langsung saja kembali ke apartemen untuk beristirahat.

*****

"Hamil?? Bagaimana mungkin aku bisa hamil anak Bryan? Lalu aku harus berbicara apa dengan Nathan? Tidak mungkin aku akan mengatakan padanya jika aku hamil anaknya, sedangkan kita sama sekali tidak pernah melakukan hubungan suami istri," gumam Clara dalam kesendirian.

Clara tersentak dari lamunannya saat ia mendengar suara mobil Nathan yang baru saja kembali. Clara mengintip dari jendela, benar saja ternyata itu adalah mobil suaminya. Ia memutar otaknya untuk melakukan suatu cara, ia tidak mungkin membiarkan kondisinya dalam keadaan seperti ini. Clara tidak mau jika Nathan tahu ia sedang hamil anak pria lain, tetapi tidak mungkin juga jika Clara mengakui itu anak Nathan, sementara mereka sama sekali tidak pernah berhubungan badan.

"Aku harus melakukan sesuatu agar Nathan mau mengakui ini anaknya," gumam Clara.

Clara tersenyum saat ada satu ide yang terlintas dalam pikirannya. Kini Clara telah siap menyambut Nathan dengan menggunakan lingerie berwarna merah transparan sehingga lekuk tubuh indahnya itu sangat terlihat.

Nathan melangkahkan kaki masuk ke dalam kamarnya, ia sangat terkejut melihat sosok Clara yang saat itu sudah ada di dalam kamarnya dengan posisi yang begitu intim. Nathan menelan salivanya, tentu saja sebagai pria normal ia sangat tertarik melihat kemolekan tubuh seksi Clara yang terlihat dari balik lingerie, terlebih lagi wanita itu adalah hidangan yang halal untuk ia cicipi.

Tetapi Nathan juga teringat jika saat ini dia sudah berhubungan dengan wanita lain, bahkan dia sudah mempunyai perasaan lebih terhadap wanita tersebut. Sedangkan Clara meskipun ia adalah istrinya, tetapi Clara sama sekali tidak pernah memberikan tubuhnya itu untuk suaminya sendiri.

"Apa yang kau lakukan di sini!" Bentak Nathan.

"Nathan, aku ini istrimu. Memang apa salahnya jika aku berada di dalam kamarmu?" Kata Clara.

"Ck, kemana saja kau selama ini? Kenapa baru sekarang kau mengatakan bahwa kau istriku dan sudah sepantasnya berada di kamar ini bersamaku," sindir Nathan.

"Nathan, aku ingin berbicara padamu," ucap Clara.

"Aku capek. Sebaiknya sekarang kau kembali saja ke kamarmu!" Usir Nathan yang mengalihkan pandangannya, ia tidak mau berlama-lama melihat ke arah Clara.

"Nathan, aku sudah mempersiapkan ini semuanya untukmu," ungkap Clara.

"Maksudmu? Mempersiapkan apa?" Tanya Nathan melirik Clara dengan tatapan tidak mengerti.

"Nathan, kita berdua ini adalah pasangan suami istri yang sah, Mama juga menginginkan kita mempunyai anak. Kalau menurut aku, sekarang sudah saatnya kita memberikan cucu untuk Mama kamu," kata Clara.

Deg …

Bagai disambar petir, Nathan saat itu sangat terkejut mendengar ucapan yang keluar dari mulut Clara. Bagaimana mungkin Clara mengatakannya itu sekarang setelah ia meminta Nathan untuk berhubungan dengan wanita lain agar mempunyai anak.

"Apa maksudmu berbicara seperti itu Clara? Bukankah kau memintaku untuk berhubungan dengan wanita lain dan membeli rahimnya? Aku sudah melakukan itu, kau sendiri juga tahu!" Bentak Nathan.

"Iya tapi wanita itu sampai sekarang belum hamil kan, aku yakin kalau kita berhubungan sekarang aku akan segera hamil," kata Clara.

Nathan terdiam, kenapa Clara begitu yakin dan ngotot ingin berhubungan dengannya saat ini juga dan ia juga yakin jika akan hamil secepatnya. Sedangkan Dinda saja yang sudah berhubungan badan bersamanya selama dua kali, tetapi belum ada tanda-tanda kehamilan.

"Tidak, aku tidak mau berhubungan denganmu," tolak Nathan.

"Tapi kenapa Nathan? Bukankah Mamamu sangat ingin kita mempunyai anak?" Tanya Clara keheranan.

"Iya, tapi kau sendiri sudah menolaknya. Kenapa tiba-tiba kau sekarang malah mengajakku berhubungan," hardik Nathan sembari menatap tajam mata Clara.

"Duh tamat riwayatku, pasti Nathan merasa curiga," gumam Clara dalam hati .

"Bagaimana dengan karirmu? Atau jangan-jangan kau sudah dipecat sehingga sekarang kau memutuskan untuk menjadi seorang istri yang benar dengan merayuku seperti ini," kata Nathan.

"Huft … syukurlah, jadi itu maksudnya," batin Clara, ia merasa sangat lega karena ternyata Nathan tidak menaruh curiga apapun terhadapnya.

"Mana mungkin aku dipecat, aku ini model go internasional. Akan tetapi aku sudah berbicara kepada Marvin, jika aku hamil dia tidak mempermasalahkannya. Aku bisa ambil cuti terlebih dahulu, asalkan aku terus menjaga makan dan juga tubuhku agar tidak terlihat gemuk," kata Clara.

Clara tidak mau berbasa-basi lagi terhadap Nathan. Kebetulan saat ini Nathan sedang berada di dekatnya, ia pun langsung saja menarik kerah kemeja Nathan sehingga mereka berdua pun terjatuh di kasur dengan posisi yang sangat intim dan saling bertatapan. Saat itu tangan Nathan yang nakal mulai menelusuri paha istrinya itu serta mendekatkan wajah keduanya. Clara memejamkan mata, ia sudah siap untuk memberikan tubuhnya malam ini kepada suaminya yang seharusnya ia berikan sejak tiga tahun yang lalu.

Akan tetapi, saat Nathan hendak mencium bibir Clara untuk yang pertama kalinya, tiba-tiba saja bayangan Dinda muncul di ingatannya lagi. Sehingga dengan cepat Nathan pun segera saja beranjak dari tempat tidur. Clara membuka matanya, ia merasa keheranan dengan sikap suaminya itu.

"Nathan ada apa? Bukankah kau sudah menginginkan ini sejak lama? Tapi kenapa kau tidak melakukannya, kesempatan ini sudah ada di depan matamu Nathan, come on," kata Clara.

"Tidak, sekarang juga kau keluar dari kamarku. Aku ingin mandi dan beristirahat, aku lelah," usir Nathan.

"Aku tidak mau, malam ini aku akan tidur bersamamu," bantah Clara.

"Keluar!" Teriak Nathan dengan begitu emosi sembari memberi gestur telunjuknya menunjuk ke arah pintu.

"Tapi Nathan-" ucapan Clara terhenti.

"Keluar sekarang atau aku akan menyeretmu dengan kasar," kata Nathan.

Dengan sangat terpaksa, Clara segera saja keluar dari kamar Nathan.

"Apa-apaan sih Nathan, aku sudah seperti ini tapi dia mengabaikanku begitu saja. Mana mungkin dia tidak tertarik padaku jika tidak ada sesuatu," umpat Clara.

*****

Sedangkan Dinda saat ini sedang berada di dalam kamar tidak dapat memejamkan matanya, ia terus saja mengguling-gulingkan tubuhnya di atas kasur karena perasaannya yang begitu resah. Dinda terus saja memikirkan tentang Nathan dan juga ibunya. Kenapa ini bisa terjadi? Kenapa ia harus kenal dengan wanita yang ternyata adalah ibu dari pria yang telah membeli rahimnya itu? Apalagi ibunya itu sangat baik, tentu saja Dinda sangat senang bisa kenal dengan Cynthia. Seandainya saja Nathan adalah kekasihnya, tentunya Dinda akan lebih bahagia lagi karena memiliki calon mertua sebaik Cynthia. Akan tetapi itu tidak akan mungkin pernah menjadi kenyataan, karena Nathan hanyalah seorang pria yang telah memiliki istri dan Dinda tidak mungkin akan bersama dengannya.

...……… Bersambung ………...

1
Saya Sayekti
aku kecewa ..
Saya Sayekti
lelaki ini bodohnya kebangetan.ceo tp pea alasan cinta nalar g ada.mati aja udah
Rya Kurniawan
itu kan ecek-eceknya sudah beberapa tahun kemudian loh kakakku sayang. kan bab terakhir
vanilla althea smith
bodoh atau gimana yah udah sampe anak nya gede belum juga ketauwan
vanilla althea smith
cinthia
vanilla althea smith
naya atau dinda tor
Rya Kurniawan: maaf kak keliru.. 🤣
total 1 replies
falea sezi
saudara apanya lu itu anak jalang emaknya. jalang aneh bgt
falea sezi
buang aja kenan anak gk jelas
falea sezi
kpan kebongkar kebusukan nya
fhira"vhiyol3t
lagi" aku kayak orang nangis dinda
fhira"vhiyol3t
setuju banget klo dinda pergi
fhira"vhiyol3t
yaallah kok aku yang sakit thor 🥺🥺🥺 sakit tak berdarah thor
fhira"vhiyol3t
Nathan pasti candu sm dinda
fhira"vhiyol3t
sudah saya duga pasti ini jawaban dinda
fhira"vhiyol3t
ok lanjut
Danel Ain Vita
iya jadi kedua anak itu.anak haram thor.
Rita Riau
Alhamdulillah,,,, akhirnya ending bahagia,,,,yg kasihan Kenzie sampai tamat tetap jomblo hehehe,,, tega kamu Thor😬😬🥰🥰🥰🥰🥰
Rya Kurniawan: siapa tahu berkenan mampir
total 2 replies
Rita Riau
kode ya Thor hehehe,,,,,
panaaasss 😬😬👍🏻👍🏻🥰🥰
Rya Kurniawan: iya kak.
🤣😅
total 1 replies
Diana Susanti
Alhamdulillah akhirnya happy ending
Rya Kurniawan: iya kak, terimakasih ya udah setia ikutin kak.. 🥰
total 1 replies
sella surya amanda
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!