NovelToon NovelToon
Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: selvi_19

sebuah kebahagiaan hilang dalam sekejap karena terjebak dalam lingkaran yang tak pernah dia inginkan, semua orang yang melihat kehidupannya berada dalam kebahagiaan tetapi kenyataannya tidak seperti yang mereka lihat.

"aku tak pernah menginginkan kehidupan seperti ini dan apa aku masih bisa merasakan kehidupan seperti dulu lagi". Sintia

"andai dulu aku mencari kebenaran lebih dulu pasti jalannya tak seperti ini".Ilham

Bertemu kembali dengan orang di masa lalu sangatlah menyakitkan saat dirinya tak seperti dulu lagi, itulah yang Sintia alami saat bertemu kembali dengan ustadz Ilham. pertemuan itu membuat ustadz Ilham selalu memimpikan Sintia sedangkan Sintia selalu bermimpi bertemu dengan seorang wanita yang tidak dia kenal yang memintanya untuk menikah dengan suaminya dan menjaga anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi_19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ning Aida

Ning Aida yang sudah sampai di ndalem tersenyum lebar dan melangkahkan kakinya

"assalamualaikum". ucap Ning Aida

"waalaikumussalam". jawab Abah dan ummah secara bersamaan

Ning Aida menyalimi kedua orang tuanya dan segera duduk di samping ummah nya

"bagaimana tadi mengajar ngajinya". tanya ummah

"Alhamdulillah lancar ummah". jawab Aida

"ada hal penting apa yang ingin Abah sampaikan pada Aida". tanya Ning Aida

"sekarang Aida umur berapa". tanya Abah sambil mengusap kepala putrinya yang tertutup jilbab

"dua puluh tiga Abah". jawab Aida sambil tersenyum

"sekarang Aida sudah dewasa ya". ucap Abah

"Aida sudah siap untuk menikah". tanya Abah

sontak pernyataan itu membuat Aida menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan binar bahagia karena Aida memang sudah siap untuk menikah apalagi jika menikah dengan ustadz Ilham

"sudah Abah". jawab Aida sambil malu malu

"ini kesempatan untukku mengutarakan isi hatiku pada Abah jika aku menyukai ustadz Ilham". monolog Aida dalam hati

"Aida yakin sudah siap untuk menikah". tanya Abah sekali lagi

"iya Abah dan Aida sudah sangat yakin". jawab Aida dan jawaban yang di berikan oleh Aida membuat Abah dan ummah terseyum senang

"Minggu depan Gus Maulana dan keluarganya datang kemari untuk mengkhitbah Aida". ucap Abah

deg

senyum yang terpatri di bibir Aida langsung luntur begitu saja saat mendengar penuturan Abahnya

"ada apa nduk". tanya ummah saat melihat Aida diam saja

"Gus Maulana Abah". tanya Aida dan Abah menganggukkan kepalanya

"Aida tidak mau Abah, Aida menyukai orang lain". tolak Aida

dan pengakuan yang di berikan Aida membuat Abah langsung diam dengan perasaan kacau

"nduk kamu menyukai siapa". tanya Ummah

"Abah Aida mohon jangan nikahkan Aida dengan Gus Maulana, Aida menyukai ustadz Ilham". mohon Aida sambil bersimpuh pada Abahnya

"sejak kapan Aida mempunyai perasaan itu". tanya Abah sambil menahan emosinya saat mengetahui putrinya memiliki perasaan pada ustadz Ilham

"sejak ustadz mba Kania masih hidup, Aida sudah jatuh cinta pada ustadz Ilham dan sekarang mba Kania sudah tidak ada jadi Aida mohon nikahkan Aida dengan ustadz Ilham". mohon Aida

plak

satu tamparan Abah layangkan pada Aida dan hal itu membuat Aida terkejut karena selama ini Aida tidak pernah mendapatkan tamparan sedangkan ummah syok dengan pengakuan putrinya

"Aida kenapa kamu bisa menyukai suami orang dan jangan bilang kamu mengajar di sana hanya untuk dekat dengan ustadz Ilham". tanya Abah dan Aida menganggukan kepalanya

"Aida kamu perempuan kenapa bisa melakukan ini bagaimana jika timbul fitnah atau jangan-jangan selama ini kalian selalu berduaan". ucap Abah

Aida diam saja karena selama ini Aida sering menggantikan utusan abahnya untuk memanggil ustadz Ilham agar dirinya bisa ke rumah ustad Ilham dengan harapan bisa masuk ke rumah ustad Ilham.

"haduh jangan sampai tau masalah ini bisa murka Abah". monolog Aida dalam hati

"jawab Abah Aida" ucap Abah.

"tidak Abah Aida tidak pernah berduaan dengan ustadz Ilham". jawab Aida

Abah memijat dahinya harus bagaimana ini karena Abah sudah menerima lamaran Gus Maulana tetapi putrinya malah menyukai pria lain

"hapus perasaan mu dan Minggu depan Gus Maulana akan tetap datang". ucap Abah

"tidak mau bah Aida maunya hanya ustadz Ilham". bantah Aida

"perasaanmu salah Aida seharusnya kamu tidak mencintai ataupun menyukai seseorang yang belum halal untukmu". ucap Abah

"Abah ustad Ilham orang baik terbukti setelah mba Kania meninggal ustadz Ilham tidak mencari perempuan lain dan Aida yakin ustadz Ilham akan mencintai Aida seperti mencintai mba Kania". ucap Aida

"sekarang masuk kamar Aida". perintah Abah

"nduk sebaiknya masuk ke kamar saja ya". ucap ummah saat melihat Aida hanya diam saja

dengan berat hati Aida meninggalkan ruang tamu dan masuk ke dalam kamarnya

"bagaimana ini Abah". tanya ummah

"Abah akan tetap menikahkan Aida dengan Gus Maulana". jawab Abah

"tapi Aida mencintai ustadz Ilham". ucap ummah

"Abah tau tapi ini demi kebaikan Aida , apa Ummah ingat bagaimana cerita mas Wijaya". tanya Abah.

"iya bah, Kania bisa mendapatkan cinta Ilham setelah satu tahun pernikahan mereka". jawab ummah saat mengingat kakak kandungnya menceritakan soal Kania

"Abah tidak ingin Aida seperti Kania dan Abah yakin Ilham sangat mencintai Kania". ucap Abah

sedangkan di dalam kamar Aida berbaring di ranjang setelah mendengar Abah tetap ingin menikah dia dengan Gus Maulana, Aida tau seperti apa Gus Maulana tetapi hatinya yang sudah mencintai ustadz Ilham bertahun tahun lamanya dan tidak mungkin bisa melupakan begitu saja bahkan dulu dia pernah berdo'a tidak masalah harus jadi istri kedua. saat mendengar Kania meninggal Aida sangat senang bukan karena jahat tetapi Aida berpikir bahwa dia yang akan menjadi jodoh ustadz Ilham sampai mereka menutup mata secara bersama.

Aida memiringkan badannya dan menatap jendela , Aida melihat langit yang mulai gelap.

"aku hanya ingin menikah dengan ustadz Ilham, aku harus bicara baik baik pada Abah agar membatalkan lamaran Gus Maulana". monolog Sintia dalam hati

tangan Aida membuat pola abstrak di ranjangnya untuk memenangkan pikirannya, agar bisa berpikir bagaimana caranya membujuk Abah tanpa menyakiti kedua orang tuanya. Aida turun dari ranjang saat mendengar suara adzan Maghrib, Aida memilih untuk sholat di kamarnya saja daripada di masjid pesantren.

setelah selesai sholat Aida mengambil sebuah foto disana terdapat fotonya bersama Kania, Aida mengusap foto itu

"mba aku mohon restui aku untuk menikah dengan suami mba dan aku mohon mba buat Abah juga setuju, selama ini Abah sayang dengan mba walaupun hanya keponakan , tolong ya mba datang ke mimpi Abah dan katakan pada Abah untuk menikah aku dengan ustadz Ilham". monolog Sintia

"dan maaf aku mencintai suami mba bahkan aku pernah berdo'a untuk jadi istrinya kedua, mungkin Allah mengabulkan do'aku dengan membuat mba meninggal saat melahirkan Ari". sambung Aida lalu meletakkan foto itu

pyar

Aida membalikkan badannya saat mendengar benda jatuh dan terkejut saat melihat foto itu terjatuh. Aida mengambil foto itu dan membereskan kaca yang berserakan

"tidak ada angin kenapa foto ini bisa jatuh, mungkin tadi aku meletakkannya kurang pas jadi terjatuh". ucap Aida lalu memasukkan foto itu ke dalam laci.

Aida turun ke bawah dan di ruang makan sudah terdapat Abah dan ummah yang bersiap untuk makan malam, Aida duduk di tempatnya. mereka makan dengan diam, Aida hanya makan sedikit.

"Abah ummah Aida kembali ke kamar dahulu". ucap Aida dan pergi setelah mendapatkan anggukan dari Abah dan ummah

di dalam kamar Aida berdiri di dekat jendela dan menatap langit malam, Aida tersenyum saat melihat bintang yang begitu bersinar cerah pada malam ini

"bintang sangat indah di lihat tapi sayangnya hanya malam hari saja". ucap Aida lalu menutup tirai jendela dan mengambil wudhu dan mengaji sembari menunggu adzan isya'.

1
ary rachmawati
🤩🤩🤩🤩🤩👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
ary rachmawati
mungkin ini yg menyebabkan dilarangnya seorang istri menceritakan perlakuan suaminya ke istrinya kpd orang lain, krn yg dikuatirkan timbul rasa spt yg dialami aida ke suaminya kania... 🙏🏼🙏🏼
selvi_19: makasih sudah mampir
total 1 replies
New Oppo Medan
udah d bc,, tinggal lanjut an y aja Thor 🙂
New Oppo Medan
cantik2 dan ganteng2
ma" athif 😊
siiip ka lngsng cus meluncur 😅😅😅
Rhysna
bukanka nama mamanya Ilham mawar kenapa d sini tertulis Fatimah
ma" athif 😊
ka boleh g ilhamnya akun pinjem buat jd suamiku di tuker boleh dech 😅😅😅😅
selvi_19: jangan ntar gak ada yang bisa buat Sintia berbunga bunga lagi 😁
total 1 replies
ma" athif 😊
mau dong ka boncapnya 😅😅
mawar
mau bgt kk aplg yg asisten mantan sintia yg ketemu laki2 dmasa lalu yg sering ngebully
mawar: dtggu kk
total 2 replies
Maisyaroh
mau bngt dong Thor.....
My Hanni Hartono
Mau banget thor
ma" athif 😊
ilham aku padamu 😘😘😘😘 slmt ya Sintia mau jadi calon umi 😅😅
Ajeng Ina
Alkhamdulillah... akhirnya hamil lagi sintia.,. selamat buat ilham dan Sintia menjadi orang tua
selvi_19
maaf baru ke up ya sebenernya up-nya dari semalam dan baru lolos sekarang
My Hanni Hartono
Alhamdulillah semua bisa teratasi tanpa harus ilham jadi anak durhaka becik ketitik olo ketero
ma" athif 😊
kapok ma" nya ilham
Maisyaroh
emng y...mamanya si Ilham ini kyknya cocok tinggl d pesantren biar dia d ajrrkn LG tntng mnghargai n mensyukuri hidup ini...pdhl udh tua tp kok y sikapnya masih kyk ank SMA yng labil...kasian anknya yng jd korban..lnjt....
selvi_19
update besok ya
My Hanni Hartono
Untung ada cctv walaupun mulut tidak bicara tapi allah maha adil dan melihat
ma" athif 😊
rasain tuch bu marwah kena semprot ilham sama abinya habisnya jahat bngt..... ka klo bisa up nya tiap hari apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!