NovelToon NovelToon
Kelahiran Kembali Raja Para Dewa

Kelahiran Kembali Raja Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Reinkarnasi / Kultivasi / Barat
Popularitas:154.3k
Nilai: 5
Nama Author: GEELANG

Sun Chen merupakan Raja Para Dewa berhasil menciptakan sebuah jurus yang dapat mengendalikan tata surya.

Namun hal yang tidak diinginkan terjadi, semua tata surya menjadi kacau baik di dunia rendah, dunia atas, dunia dewa semuanya tidak beraturan.

Semua dunia dan planet yang ada di tata surya bertabrakan dan hancur berkeping keping akibat ulah Sun Chen.

Dibalik kejadian yang memusnahkan seluruh makhluk hidup di tata surya itu, untung saja Sun Chen diberikan kesempatan untuk terlahir kembali.

Namun Sun Chen merasa aneh karena dia terlahir kembali di dunia yang bernama Bumi yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

Bagaimana kisah petualangan Sun Chen di tata surya baru itu? akankah Sun Chen dapat kembali mengibarkan sayapnya di puncak dunia?

Jangan lupa staytoon yah!


(Update 2 bab per hari)


ig @geelang11

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17 : Kekalahan Master Lie

Sun Chen tiba tiba mendapatkan ide, dia memikirkan Qin Lin yang telah menjadi seoorang kultivator.

"Master Lie, anda mengatakan bahwa anda adalah seorang master? Hmm bagaimana jika anda melawan Lin'er?" Sun Chen mengusulkan pendapatnya dan memanfaatkan kondisinya agar dapat melihat kekuatan dari Qin Lin.

"Ap.. Apa? Kakak Chen tidak bercanda kan? Aku melawan master Lie?" ucap Qin Lin terkejut.

"Lin'er kamu tenang saja, untuk apa kamu takut? Kamu kan sekarang sudah menjadi kultivator, bahkan master Lie saja tidak mampu mengalahkanmu," ucap Sun Chen.

"Ini.. Nak Chen apakah Lin'er benar benar telah menjadi kultivator? Apakah benar Lin'er itu sudah bertambah kuat?" tanya Qin Zong penasaran.

"Benar, Lin'er sudah bertambah kuat sejak aku mengobatinya, jadi anda tidak perlu khawatir tentang keselamatan Lin'er," ucap Sun Chen.

"Hahaha, kultivator? Apa itu kultivator? Anak ini hanya suka membual, bilang saja kamu bersembunyi di belakang wanita," ucap master Lie menertawakan Sun Chen.

"Baiklah! Master Lie aku akan melawanmu! Aku harus membanggakan kakak Chen! Ayo kita keluar bertarung!" ucap Qin Lin menantang master Lie.

"Hahaha, tuan Qin apakah anda setuju jika bertarung beberapa jurus kepada cucu anda? Supaya anda juga melihat bahwa kekuatan seorang master itu tidak boleh diremehkan dibandingkan dengan apa itu? kultivator? Haha itu adalah sesuatu yang baru aku dengan," ucap master Lie begitu arogan.

"Baiklah, aku juga penasaran dengan kekuatan Lin'er, ayo kita keluar,"

Mereka semua pun keluar dan menuju ke taman kediaman Qin.

"Kakak Chen, aku.. Apakah aku bisa mengalahkan master Lie?" tanya Qin Lin begitu bimbang.

"Tenang saja Lin'er, kakak Chen yakin bahwa kamu pasti bisa, seorang kultivator hilangkan keraguan didalam hatimu dan teguhkan hatimu, tenangkan perasaanmu, pikirkan sesuatu yang membuatmu merasa tenang dan aman serta nyaman agar menguatkan hatimu," ucap Sun Chen menjelaskan.

"Memikirkan sesuatu yang membuat kita nyaman.. Hmm," tiba tiba didalam pikiran Qin Lin muncul sosok pria yang tak lain adalah Sun Chen.

"Eh?" Wajah Qin Lin memerah saat tiba tiba didalam pikirannya yang begitu tenang serta nyaman muncul Sun Chen.

"Lin'er kenapa? Apakah ada sesuatu yang membuatmu tidak tenang?" tanya Sun Chen melihat wajah Qin Lin memerah.

"Ti.. tidak, aku.. Aku pasti bisa," ucap Qin Lin begitu malu malu karena memikirkan Sun Chen didalam pikirannya.

"Aduh.. Apakah aku benar benar cinta kepada kakak Chen," bathin Qin Lin begitu mendebar debar.

"Huff, Lin'er kamu tidak perlu menyembunyikan perasaanmu, cukup lewati saja dan ikuti alurnya, agar hatimu bisa tenang," ucap Sun Chen menjelaskan.

"Tenang, harus tenang, tenang, tenang," tiba tiba didalam pikiran Qin Lin muncul Sun Chen lagi, didalam pikiran itu Sun Chen memegang tangannya dan beriuman seperti kekasih.

"Benar, sesuatu yang membuatku nyaman adalah kakak Chen, aku mulai merasa tenang, aku tidak boleh menyembunyikan perasaanku, aku pasti bisa!" bathin Qin Lin yang sudah siap dan yakin untuk melawan master Lie.

"Hey nona Qin Lin, apakah anda sudah siap?" tanya master Lie yang mengambil kuda kuda.

"Aku siap! Majulah!" ucap Qin Lin serius.

Dengan cepat master Lie menuju ke arah Qin Lin, membuat hati Qin Lin sedikit takut.

"Tidak! Aku tidak boleh kalah! Aku harus membuktikan perasaanku!" dengan kekuatan cinta dari Qin Lin membuatnya menjadi tenang dan bertekad untuk mengalahkan master Lie.

Sebuah pukulan menuju ke arah Qin Lin dan..

Boom....

Tepat sangat banyak debu di tempat master Lie memukul Qin Lin.

"Aduh, mungkin aku kelewatan.." ucap master Lie begitu menganggap remeh Qin Lin.

"Lin'er!" teriak Qin Zong khawatir cucu kesayangannya mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.

"Pak tuan Qin, anda tenang saja, coba lihat dan perhatikan.." ucap Sun Chen tersenyum puas melihat tekad yang dilancarkan oleh Qin Lin.

"Kelewatan? Pukulan lemah seperti itu kamu merasa kelewatan?" ucap suara dalam debu itu yang lama kelamaan memudar dan muncullah Qin Lin.

"Ap..apa?! Bagaimana mungkin! Padahal sudah jelas aku memukulnya!" ucap master Lie begitu tidak percaya yang dia lihat didepannya.

"Hahaha cucuku memang kuat haha," ucap Qin Zong tertawa melihat Qin Lin yang masih sehat dan tidak tergores sama sekali.

"Haha ternyata aku tidak salah pilih, Lin'er benar benar anak yang berbakat, entah apa yang dia pikirkan agar membulatkan tekadnya yang penting dia sudah masuk dalam dunia kultivator dan membangkitkan kekuatan tubuh phoenix es nya," bathin Sun Chen begitu bangga dengan Qin Lin.

Di posisi Qin Lin, terdapat aura dingin keluar dari tubunya, hawa dingin sekitar 1 meter terasa dari tubuhnya, itu karena Qin Lin dengan kekuatan tekad dan hatinya dapat membangkitkan kekuatan tubuh spesialnya yaitu tubuh phoenix es.

"Master Lie, aku cuma ingin memberitahu kepada anda bahwa kultivator sangat berbeda dengan ahli bela diri, aku akan membuktikannya dengan..." ucap Qin Lin dengan cepat berlari ke arah master Lie.

Bugh...

Sebuah pukulan tepat menuju ke tubuh master Lie, membuatnya terpental beberapa meter.

"Ap.. Apa?"

Boomm...

Master Lie tidak sempat menghindari pukulan telak itu, bahkan dia tidak bisa membaca pergerakan dari Qin Lin.

"Ugh.. Sangat kuat," Master Lie meneguk darah keluar dari mulutnya, bajunya robek bahkan lukanya membeku dengan ceoat tepat wilayah pukulan dari Qin Lin.

Semua petarung bawahan keluarga Qin yang menonton pertunjukan itu merasa tercengang karena tidak mereka sangka bahwa Qin Lin yang akan menang melawan master Lie.

"Sungguh kekuatan yang sangat kuat! Bahkan master Lie saja dia tumbangkan sekali pukul."

"Benar! Nona muda kita benar benar kuat! Pasti ini karena master Chen."

"Apa master Chen itu?"

"Benar, sebelum kehadiran master Chen, bisa dibilang kekuatan nona muda hanya biasa saja."

"Astaga seberapa hebat master Chen itu, dia sangat muda!"

Semua orang membicarakan kejadian itu dan kini mereka semua kembali karena pertunjukannya sudah selesai.

"Hahaha cucuku memang hebat!" ucap Qin Zong bangga dengan Qin Lin.

"Hehehe ini semua berkat kakak Chen yang membantu...." tiba tiba itu juga Qin Lin pingsan karena kelelahan.

"Lin'er!" ucap Qin Zong melihat Qin Lin yang pingsan, dan untung saja dengan cepat Sun Chen meraih tubuhnya dan menggendongnya.

"Huff, tenang saja.. Dia hanya kelelahan karena mengeluarkan semua kekuatannya," ucal Sun Chen agar tidak membuat Qin Zong khawatir.

"Baiklah nak, tolong bawa Lin'er ke kamarnya, aku akan mengurus master Lie."

"Baik." Sun Chen pun menggendong Qin Lin kedalam rumah, dan menuju ke kamar Qin Lin.

Di luar tempar master Lie berada..

"Master Lie, apakah anda baik baik saja?" tanya Qin Zong melihat keadaan master Lie yang begitu buruk.

"Uhuk.. Darimana asal kekuatan cucu anda? Bahkan aku tidak bisa menandinginya, aku yakin bahwa Qin Lin menahan kekuatannya agar tidak kelewatan, aku yakin jika Qin Lin mau, aku pasti bisa mati.." ucap master Lie begitu terpuruk.

"Ini semua karena bantuan dari nak Sun Chen, jika bukan karena dia, Lin'er pasti tidak akan kuat dalam sehari," ucap Qin Zong membuat master Lie terkejut.

"Uhuk apa?! Hanya sehari dapat membuat kekuatan Qin Lin meningkat drastis?!" sekali lagi master Lie dibuat terkejut oleh Sun Chen, tentu saja terkejut karena selama ini tidak pernah mendengar sesorang dapat meningkatkan kekuatannya dalam sehari.

"Ayo lebih baik kita masuk kedalam, tolong bantu master Lie masuk kedalam untuk diobati," ucap Qin Zong memberikan perintah kepada bawahannya..

1
Rafida
oke thor lanjut
queen angelista
dih nggak di ajak mandi bareng/Speechless/
Bung Tomo
luar biasa
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss authooooooooooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Harman LokeST
waspada terus Sun Chen waspada terus ada orang yang ingin membunuhmu untuk itu tingkatkan terus kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaaaaaaaaaattt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss kuuuulllllltttiiiiiioiiiioivaaasiiiiiommuuuuuuu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii Sun Chen
Harman LokeST
haaaajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrr teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
Sun Chen berencana untuk menikah
Harman LokeST
sangat baik hati
Harman LokeST
makanya kalian semua jangan macam macam sama Sun Chen rasakan akibatnya
Harman LokeST
Sun Chen menolong bibinya
Harman LokeST
Sun Chen pulang kampung
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
selalu ada saja orang yang berani mengincar Sun Chen
Harman LokeST
yang macam macam sama Sun Chen haaaajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrr teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaaaaaaaaaattt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss kuuuulllllltttiiiiiioiiiioivaaasiiiiiommuuuuuuu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii Sun Chen
Harman LokeST
Sun Chen sekarang sudah sadar
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
Sun Chen pingsan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!