NovelToon NovelToon
REUNILOVE

REUNILOVE

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:41.8k
Nilai: 5
Nama Author: Laode Insan & Sungkono Pastra

Sebelum baca, like, kasih gift, komentar dan vote ya.😉

Reuni seharusnya jadi ajang silaturahim, tapi tidak bagi Novan dan Haris. Mereka ikut reuni untuk menjawab tantangan Andre musuh bebuyutannya sejak SMP, yaitu syarat hadir Reuni harus membawa pacar, dan bukan bohongan. Sialnya, tantangan itu datang ketika Novan baru saja putus, sedangkan Haris masih juga jomblo.

Novan dan Haris tidak ingin kalah. Berbagai cara dilakukan, mulai dari mencari di dunia maya instagram, facebook, tiktok, twitter, bahkan sampai ikut kelas motivasi, tapi selalu saja gagal.

Apakah Novan dan Haris berhasil dapat pacar dan bisa datang ke acara Reuni sekaligus mengalahkan Andre? Baca kisah seru dan kocak mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laode Insan & Sungkono Pastra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Wonder Woman

Di sebuah kafe, suasananya sedang tenang, belum banyak pengunjung pada pukul sepuluh pagi ini. Beberapa pelayan sedang sibuk bekerja merapikan meja kafe. Ada juga satu orang yang duduk menikmati cemilan dan kopinya sembari sibuk mengerjakan tugas.

Saat ini Novan duduk di salah satu kursi kafe langganannya sambil mengutak-atik ipad. Ia baru saja selesai mencatat nomor telepon di ipadnya.

Kemudian Novan mengambil telepon genggamnya dan mulai menekan nomor untuk menelepon. Nada dering bunyi beberapa saat, lalu panggilan diterima.

"Halo," terdengar suara wanita menyapa di telepon.

“Hai sayang, ini aku, Novan. Kapan kita bisa ketemuan?” rayu Novan pada teman barunya yang ia kenal di sosmed minggu lalu. Nama teman barunya itu Syerli. Selama satu minggu sejak berteman, Novan hanya bisa ngobrol lewat chat, dan baru hari ini gadis yang ditaksirnya tersebut memberi nomor telepon.

“Eh, ternyata kamu. Sabar sayang, aku masih belum ada waktu nih. Nanti kalau sudah ada waktu kita ketemuan. Sabar ya,” sahut Syerli di ujung telepon, sudah berani memanggil dengan mesra.

“Iya, tapi aku sudah pengen ketemu nih. Masa kita hanya ngobrol lewat chating aja?” Novan agak memelas.

“Iya, iya, nanti kalau sudah nggak sibuk, kita ketemuan. Janji deh,” rayu Syerli dengan suara agak dimanjakan seperti sedang menggoda.

Mendengar suara lembut dan manja dari Syerli, membuat Novan jadi senyum sendiri. Hatinya telah takluk dalam rayuan maut perempuan. Ia merasa tidak peduli seperti apa wajah di ujung telepon, asal dengar suara lembut, seksi menggoda saja, Novan jadi luluh dan menurut.

Alasan lain yang membuatnya bisa menerima itu karena tantangan dari Andre yang harus segera ia menangkan. Waktu terus berputar dan dari hari ke hari pelaksanaan acara reuni kian dekat. Semua keinginannya yang menggebu telah berhasil membuai Novan. Hatinya diliputi perasaan senang karena merasa sebentar lagi ia akan punya pacar dan bisa mengalahkan Andre.

Sepintas akal sehatnya kadang menghampiri dan membuatnya berpikir.

“Lelaki, begitu mudahkah takluk?” pikir Novan masih tidak percaya karena sebagai mantan playboy, ia merasa harusnya ia yang bisa menaklukan wanita.

“Tapi nggak apalah. Setidaknya aku sedikit lagi akan berhasil dapatkan cinta Syerli dan mengalahkan si Andre yang nggak tahu malu itu.” Novan berkompromi dengan dirinya sendiri, rela mengalah demi keberhasilannya.

“Aku lanjut dulu ya, nanti kita ngobrol lagi. Bye sayang, muaach!” ucap Syerli dengan nada romantis dan mesra.

Mendengar penjelasan dari Syerli, membuat Novan tetap senang dan setuju saja dengan yang dikatakan Syerli. Pembicaraan telepon pun berakhir dan Novan kembali duduk serius memperhatikan ipad miliknya.

Ketika sedang merasa bahagia atas janji manis Syerli, tanpa sengaja Novan sempat melihat bayangan seseorang yang baru masuk kafe tersebut. Ia perhatikan lebih cermat siapa yang masuk, dan akhirnya Novan menyadari siapa yang datang.

“Hadeh, bakal susah deh hidup gue,” gerutu Novan melihat wanita yang baru masuk dan akhirnya melihat ke arah Novan sambil tersenyum karena merasa orang yang ia cari ada di kafe.

Wanita muda dan seksi menghampiri Novan. Namanya Leny, gadis berusia dua puluh dua tahun, wanita cantik dan merupakan mantan selingkuhan Novan.

“Sayang. Sudah kuduga, tadi di luar aku lihat mobilmu. Feeling aku benar, ternyata kamu ada di sini. Dari kemarin loh aku cari-cari kamu, ke mana aja?” tanyanya manja dan mencoba untuk merangkul Novan.

“Eeittt!  Nggak usah sok manja dan mesra gini deh. Gue udah nggak ada urusan sama lo. Kita juga udah putus,” protes Novan.

“Loh, kapan kita putusnya? Aku nggak pernah bilang gitu kok,” jawab Leny masih coba merayu sambil mengelus pipi Novan dan menatapnya manja. Bibirnya merah dan agak basah. Meski ia tahu selama ini ia tidak serius menganggap Novan sebagai pacar karena hanya jadi pelariannya, tapi ia masih coba bersikap mesra.

“Udah. Gue nggak mau lagi sama lo. Selama ini lo cuma timbul tenggelam, datang dan pergi sesuka hati. Gue mau cari cewek yang serius!” tegas Novan sambil berusaha mencoba melepaskan rangkulan Leny yang masih sesekali berusaha merayu sambil ingin memeluk Novan.

“Aku serius kok,” jawabnya dengan tatapan genit dan kembali mencoba membelai lembut pipi Novan.

“Gue mau cari kekasih. Bukan cewek selingkuhan,” jelas Novan bergeser agak menjauh.

“Tapi kan waktu itu kamu rela ninggalin pacar kamu si Santi, demi aku cewek selingkuhanmu. Sayang, jangan gitu donk sama aku,” rayunya manja, berusaha mengelus dada Novan.

“Udah aahh, mending lo pergi dari sini.” Novan berusaha melepaskan tangan Leny yang kembali ingin mengelus pipinya. Novan menariknya dengan sedikit paksa dan meminta Leny untuk segera keluar dan pergi meninggalkan kafe tersebut.

Tapi Leny masih tetap bertahan. Ia mengurangi tempo dan gerakan merayunya agar Novan melunak.

“Aku kan baru nyampe. Jangan kasar gitu dong. Masa baru juga duduk udah disuruh pulang. Belum ditawarin ngajak makan atau minum gitu. Sayang, maafin aku ya kalau ada salah. Nggak apa-apa kalau kamu udah nggak mau, tapi biarin aja dulu aku di sini. Duduk sebentar, oke sayang?” rayunya dengan sikap lemah lembut.

Novan luluh, ia sedikit melunak. Sebenarnya jiwanya masih bergolak karena bagaimana pun ia juga masih ada rasa suka dengan Leny mantan selingkuhannya. Melihat Novan tidak lagi menolak dan diam saja, Leny merasa senang.

“Nah gitu dong. Kasih aku waktu biar bisa istirahat sejenak di sini,” jelasnya lagi dan kali ini ia dengan gerakan yang halus tanpa disadari Novan ternyata tangan Leny berhasil mengelus lagi pipi Novan.

Novan yang masih diam seolah terbius karena terbawa kenangan manis saat dulu pacaran sama Leny. Ia tidak lagi protes dan bersikap keras seperti sebelumnya.

Melihat kesempatan yang ada, Leny tidak ingin menyia-nyiakan dan berusaha mendekat lagi. Dengan perlahan ia coba memijit bahu Novan.

Ketika Leny baru saja coba memijat dan mendekatkan mukanya di samping pipi Novan, dengan spontan Novan memegang tangan Leny dan tersadar.

“Nggak, gue nggak mau lagi termakan rayuan lo. Pergi dari sini deh, jangan ganggu gue. Tuh, banyak meja kosong lainnya,” tegas Novan. Ia lalu coba memegang lagi tangan Leny dan ingin menariknya keluar.

Tapi tiba-tiba, Novan dan Leny sangat terkejut oleh sesuatu. Novan kembali mendapatkan kejutan tidak terduga. Dalam waktu bersamaan terjadi dua kebetulan yang tidak ia harapkan.

Seperti halnya Leny, ternyata tanpa sengaja juga kebetulan Santi sedang mampir di kafe ini. Ia awalnya tidak ingin menghiraukan saat melihat Novan di salah satu sudut ruangan. Tapi setelah melihat Novan bersama dengan Leny, wanita yang ia kenali dan telah membuatnya putus dengan Novan, Santi jadi terusik. Ia bergegas datang menghampiri Novan.

“Nggak bisa dibiarin nih. Harus dikasih pelajaran!” batin Santi dan terus melangkah cepat menghampiri Novan dan Leny.

Melihat ada Santi yang hendak menghampiri, Leny justru semakin menjadi. Spontan ia langsung bersikap lebih mesra dan romantis memeluk Novan dari belakang, kepalanya di bahu kanan Novan, pipi seperti menempel. Ia berniat sengaja ingin membuat Santi makin marah dan cemburu melihat kemesraan yang terjadi.

Spontan saja Santi semakin kaget karena melihat Novan dan Leny mulai mesra. Lebih terkejut lagi karena Novan sedang memegang tangan cewek itu. Pikirannya jadi buruk dan menganggap mereka sedang berbuat sesuatu yang tidak benar di pojok kafe yang agak menyudut.

Santi menjadi emosi dan langsung marah dengan apa yang dilihatnya. Awalnya ia sudah tidak ingin peduli pada Novan mantan pacarnya, tapi hatinya tetap saja terusik. Apalagi memang ia tidak punya hubungan baik dengan Leny. Ia merasa perempuan itu hanyalah perusak hubungan orang.

“Kamu ngapain ada di sini?! Dasar perempuan murahan. Pelakor!” hardik Santi dengan perasaan emosi tanpa peduli pada suasana kafe yang tenang.

“Enak aja main tuduh. Heh, gue bukan pelakor. Kan kalian belum nikah, jadi nggak ada istilah pelakor. Kalau kalian udah nikah terus gue dateng, itu baru deh lo boleh sebut gue pelakor. Selama belum ada akad nikah, kompetisi sah aja dong!” tegas Leny tidak mau kalah.

 “Beraninya lo dateng temui Novan. Lo itu bisanya cuma ngancurin hubungan orang. Pergi lo!” tegas Santi mengusir Leny sambil berkacak pinggang.

Tidak ingin menanggung malu, Leny akhirnya melawan dan membela diri.

“Lo udah nggak ada hak ngusir gue. Asal tau ya, lo sekarang bukan lagi pacar Novan! Siapa aja boleh deketin dia!” jawab Leny dengan berani dan berusaha menantang.

“Dasar nggak tahu diri. Gue dan Novan ribut tuh gara-gara lo! Pelakor lo!” ucap Santi semakin emosi.

Tanpa berpikir panjang, Santi yang sudah jengkel sebelumnya sama Leny, langsung tersulut emosinya. Spontan saja ia maju dan menjambak rambut Leny.

“Aduh! Sakit tau!” protes Leny meringis kesakitan.

“Biarin! Biar tahu rasa lo!” sahut Santi masih terus menjambak.

Tidak mau kalah, Leny juga balas menjambak rambut Santi. Terjadi perkelahian antara keduanya. Mereka saling cakar

“Stoopp! Berhenti! Kalian kayak artis infotainment aja, main jambak-jambakan kalau lagi ribut. Ini tempat umum, jangan bikin malu.” Novan berusaha melerai tapi tidak berhasil. Malah ia kena tamparan tidak sengaja dari kedua perempuan itu.

Santi dan Leny tidak menghiraukan Novan, mereka terus berantem. Novan yang kesakitan jadi pusing. Akhirnya ia langsung kemasi laptop dan tasnya, bersiap kabur pergi meninggalkan kafe. Sedangkan Santi dan Leny masihs aja saling jambak, menunduk, sehingga tidak melihat keadaan sekitar.

“Kalian awasi dua Wonder Woman itu. Gue pusing!” pinta Novan pada beberapa pelayan kafe yang mencoba ingin melerai, tapi masih belum berani dan hanya diam ikut nonton.

Novan berlalu pergi, tidak lagi mau ikut campur perseteruan dua perempuan yang jadi mantannya. Salah seorang cewek pengunjung kafe spontan ikut merekam perkelahian itu.

Setelah beberapa saat beradu, keduanya kecapean dan berhenti sendiri. Mereka baru sadar jika Novan sudah tidak ada di ruangan. Mereka berdua masih terlihat kesal dan saling tatap. Sedangkan tiga pengunjung lain yang berdiri di pintu masih saja menonton dan bengong melihat kedua perempuan yang telah acak-acakan rambutnya.

Manajer kafe pun telah datang. Ia langsung menghampiri, mengingatkan dan melerai keduanya agar tidak buat keributan.

“Tolong, kalau mau berantem, jangan di sini, mending ke ring tinju aja deh,” jelasnya pada Santi dan Leny.

Menyadari sesuatu, Leny terlihat makin kesal dan memarahi salah seorang yang melihat perkelahian itu tapi dengan merekam di telepon genggamnya.

“Kenapa kalian rekam?” protes Leny marah berkacak pinggang.

Mendengar pertanyaan menginterogasi, orang tersebut bukannya menghentikan. Ia masih dengan santainya tetap merekam dan menjawab lugu.

“Biar masuk youtube, nanti mbak-mbak ini pasti terkenal. Sekarang kan lagi tren, biar viral,” ucapnya polos sambil terus merekam.

Leny makin emosi dan langsung berlalu meninggalkan tempat itu. Ia juga sudah tidak peduli pada Santi yang juga masih jengkel sambil membenarkan rambutnya yang berantakan.

ϓ          ϓ          ϓ

1
Amidah Anhar
Lanjut di sini sja BaB nya seru bacanya...
Anggi
🤣🤣
Anggi
cucok cyyn 🤣
Novi Nur S
nasib buruk menghampiri Novan sm Haris... kasihan...😁
Khalisah Rochman
nama tokoh cewekx semua berawalan huruf S... Santi, Senja, Sheila
Khalisah Rochman
saudaraku sdh byk n temenku sdh byk, aq butuh pacaaarrrrr.... 🤣🤣🤣🤣🤣
Khalisah Rochman
kacian..... 😔
Khalisah Rochman
😂😂😂😂 lucu thor.... mghibur
Khalisah Rochman
keluar mulut harimau, msuk mulut buaya 😂😂😂😂
Khalisah Rochman
🤣🤣🤣🤣🤣
Khalisah Rochman
😂😂😂😂
Basuki Rahmat
next
HaleJhope94
kasian banget nasip Lho Bang,,, udah berjuang,..eh jadinya mala sama orang lain😢

pokoknya semangat mencari yang baru💪
Cerita Ode: Seperti hidup, penuh perjuangan 😁
total 1 replies
HaleJhope94
Banyak ngoceh shi Lo Bang🤣🤣🤣😁
bawaanya Bukan romantis tetapi bosan dgr😁
Cerita Ode: Novan bawel sih, bukannya nikmati momen.
total 1 replies
HaleJhope94
Novan Kayaknya Fans berat sama pak Mali.. sedikit"
Dasar Madesur 😁
Cerita Ode: Madesur emang tuh 😁
total 1 replies
HaleJhope94
Lanjut...
HaleJhope94
Pak Mali:mata keranjang
Si Ibunya:Mata Emas😁..
upss,, mata duitan dah
Cerita Ode: Usil pak Mali, akhirnya kena emak2 lemparan kacangnya 🤣
total 1 replies
HaleJhope94
Ya ampun, sudah tua jga msh aja cari jodoh😁😁😁🤣
Cerita Ode: itu namanya Oma oma gaul 🤣
total 1 replies
Danish Aazh
novan haris🤣🤣🤣
Cerita Ode: Duo keren ya 🤣🤣
total 1 replies
HaleJhope94
Lanjut....
Cerita Ode: siip 👌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!