Kisah seorang wanita karier Eriska yang dijodohkan oleh ayahnya birowo dengan seorang lelaki yang baik hati namun sederhana.
Eriska yang seorang wanita karier menolak dijodohkan hanya dengan lelaki biasa sedangkan dia adalah pemilik hotel bintang 5 yang begitu terkenal. Namun, sebelum Papa nya meninggal, Ia ingin melihat anaknya menikah dengan pria pilihannya yaitu Dito Aditya anak sahabat lamanya. Dito hanyalah seorang anak pemilik peternakan sapi.
Namun Papa nya tidak habis ide untuk membuat Eriska setuju dengan perjodohan ini hingga akhirnya Eriska mau menikah dengan Dito.
Awal pernikahan Eriska begitu tidak perduli pada Dito bahkan tidak menghargainya sebagai suami. Ia hanya menganggap pernikahan nya sangat Terpaksa. Namun Dito sangat sabar menghadapi Istrinya yang angkuh.
Setelah menikah banyak kejadian yang membuat nya berubah menjadi lebih baik dengan bantuan Dito.
Bagaimana kisah cinta antara Eriska & Dito ??? Jangan lewatkan setiap episode nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 16
Dito kembali dengan wajah yang kecewa. Duduk bersama keluarga nya Dan keluarga Eriska.
"Dito, bagaimana bisnismu?". Tanya Birowo.
"Alhamdulillah lancar Om". Jawab Dito dengan tersenyum.
"Syukurlah. Om bangga padamu bisa mengembangkan bisnismu dalam 3 tahun ini. Om juga sudah lihat banyak product mu dijual dimana-mana". Ujar Birowo menepuk pundak Dito dengan rasa bangga.
Eriska tidak memperdulikan apa yang mereka bicarakan hanya sibuk bermain dengan ponselnya.
"Oh Dito punya bisnis?? Bisnis apa?? Setau Jessy dari Eriska Dito cuma ngurus peternakan Papa nya". Tanya Jessica penasaran.
"Iya Dito ini memiliki bisnis Keju, susu Dan yoghurt. Kamu pasti tau brand Delight ? Itu yang punya ya Dito". Ujar Birowo bangga.
" oh ya ??? Wah itu kan favorite nya si Eriska". Ujar Jessica memukul pundak Eriska.
"Wah Ka kamu bakal kenyang makan keju delight deh". Ledek Jessica.
Apa??? Dia pemilik brand delight ??. Kok Aku baru tahu. Ujar Eriska dalam hati merasa terkejut.
"Berisik". Ujar Eriska ketus.
Setelah makan siang, mengobrol tak terasa malam sudah datang. Keluarga Dito berpamitan untuk pulang.
"Kalian tinggalah dulu sehari disini. Sudah malam juga". Ujar Birowo.
Eriska terkejut.
"Biarin aja mereka pulang". Ujar Eriska menarik lengan baju Papanya.
"Diam kamu". Ujar Birowo.
"Masih banyak yang ingin saya obrolkan". Ujar Birowo. " Ayolah Dit kita dulu sering tinggal bersama". Ujar Birowo meyakinkan.
"Baiklah kalau gitu". Ujar Aditya. " kita menginap dulu aja ya besok kita pulang". Ujar Aditya ke keluarga nya.
Mereka setuju
Eriska nampak bete Dan pergi ke kamarnya dengan Jessica.
"Jess kita ke club yuk". Ujar Eriska.
"Serius. Kalau keluarga Dito lihat gimana?". Tanya Jessica kaget.
"Masa bodo terima sukur gak terima lebih sukur". Jawab Eriska tidak perduli.
Mereka pun mengganti baju dengan pakaian mini. Menggunakan dress mini berwarna Hitam dandanan ala sosialita mereka pergi keluar.
Keluarga Dito terutama Dito terlihat kaget dengan penampilan Eriska.
" Eriska Kamu apa-apaan ??? Mau kemana kamu dengan pakaian itu?". Tanya Birowo terlihat marah Dan malu.
"Papa kaya gak tau aja Eriska mau kemana". Ujar Eriska tidak perduli.
" Surya". Teriak Eriska.
"Iya Nona". Surya masuk kedalam rumah.
" antar kita ke club". Ujar Eriska.
"Baik Nona". Jawab Surya.
Keluarga Dito sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat. Pakaian mini, club. Bukan gaya hidup mereka.
"Eriska, cepat Kamu ke kamar. Dan Kamu Jessica boleh pulang sekarang". Ujar Birowo membentak.
Jessica ingin pergi namun dihalangi Eriska.
"Papa gak bisa atur-atur aku". Eriska ikut membentak.
Birowo berdiri Dan menarik Eriska ke Ruang kerja
"Apa yang Kamu lakukan?". Birowo melepas genggamannya.
"Papa tahu setiap sabtu aku ke club kenapa jadi begini?". Ujar Eriska.
"Hargai keluarga Dito". Ujar Birowo.
"Loh mereka juga harus hargai kehidupanku dong?". Ujar Eriska.
"Ingat Eriska, jika Kamu tidak jadi menikah dengan Dito. Jangan Harap hotel di Bali selesai bahkan jika Dito menolak perjodohan ini semua harta papa akan Papa berikan pada Dito. Camkan itu". Birowo pergi meninggalkan Eriska sendiri
"Aaaahhhhh Sial Sial Sial". Eriska merusak semua barang yang ada di ruang kerja. " Papa, Kali ini Kamu membangunkan singa yang sedang tidur. Papa lihat, apa yang akan Aku lakukan pada Dito". Ujar Eriska dengan wajah yang sangat marah.