Tiba-tiba aku terbangun dan masuk ke dalam Novel yang pernah aku baca.
Sungguh mengejutkan !
Karna aku saat itu sedang pergi bekerja tapi tertabrak mobil yang ugal-ugalan.
Bagaimana hidup ku kedepannya?
Aku di sini menjadi pemeran figuran yang akan mati demi pemeran utama wanita.
Demi apa????aku harus nerima kematian demi sahabat yang bakal nusuk aku dari belakang????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iin dahlia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 16
Begitulah malam saat terakhir kami bertemu....
Dan kini telah sebulan berlalu tanpa pernah bertemu dengan Felix.
~Pagi hari.....
Aku sarapan bersama ayah dan Marco...
'' Apa Felix masih sibuk?'' tanya Ayah
'' oho....sekarang udah gak manggil putra mahkota ya...'' ledek ku
'' Heheheh kan dia sudah jadi menantu ayah...'' kekeh Ayah
'' Eeiiiyyy baru tunangan ayah...'' kata ku
'' Sama aja lah itu....'' kata Ayah tak mau kalah
'' Oke oke...'' kata ku mengalah
'' Jadi...apa dia masih sibuk? Tak ada kabar dari nya?'' tanya Ayah
'' Harusnya aku yang tanya sama ayah...apa dia sesibuk itu menjadi putra mahkota? kan ayah yang lebih sering mondar-mandir ke istana'' kata ku
'' Ayah ke istana karna ada urusan bisnis...bukan ketemu menantu.'' kata Ayah
'' Yah kan bisa denger sedikit lah....'' kata ku
'' Yang ayah dengar,,Raja dan Ratu akan pergi jauh...'' kata Ayah
'' Pergi kemana?'' tanya ku
'' Ke Negara Gidom'' jawab Ayah
KLANG.!
Aku menjatuhkan sendok ku...
'' Gidom?'' tanya ku
'' Iya..Besok mereka berangkat'' kata Ayah
( Astaga...Aku lupa tentang ini. Di cerita asli Raja dan Ratu akan pergi ke Negara Gidom setelah pertunangan Felix dan Keira. Aku pikir karna tunangan nya sama aku,jadi semua itu gak akan terjadi. Gimana sekarang? aku harus apa? Kalau aku ikut campur dengan isi ceritanya,apa akan merubah semua nya? tapi seperti nya semua berjalan sesuai cerita walaupun aku yang menggantikan posisi Keira.)
'' Estelle.! kamu mikirin apa??'' kata Ayah mengagetkan ku
'' Ah..aku hanya memikirkan sesuatu.'' kata ku
~~ Setelah sarapan aku hanya berada di kamar,,aku memikirkan alur cerita ini.
Saat pesta kepulangan putra mahkota saja sudah maju waktunya...
Aku juga gak tau kenapa Felix malah memilih ku saat itu...
Aku sudah berusaha tidak dekat dengan pemeran utama,tapi malah terikat oleh Felix.
Kalau peran ku dan Keira tertukar,harusnya saat ini aku berteman dengan nya.
Lalu aku yang akan membunuhnya.
Aku pusing karna aku tidak bisa berbuat semau ku...
Sepertinya penulis tidak memberiku kesempatan untuk merubahnya...
Bahkan sekarang aku sudah mulai lupa dengan alur cerita selanjutnya...
Aku hanya ingat sampai Estelle di hukum mati dan Keira hidup bahagia.
Apa aku akan kembali saat sudah menikah dengan Felix?
Gak mungkin kan aku terjebak selamanya di sini?
Lalu bagaimana dengan tubuh ku di dunia nyata?
Arrrgghhh kepala ku mau pecah...!!!
Aku senang karna tak perlu bekerja keras mencari uang di sini..tapi karna tau apa cerita aslinya,aku jadi gak tenang hidup di sini.
Setelah kematian Raja dan Ratu,yang ku ingat adalah Keira selalu menemani Felix hingga mereka menikah.
Lalu Keira mengeksekusi Estelle...
Tunggu dulu....
Di Novel Estelle memang di bunuh,tapi tak di ceritakan tentang Duke Louis saat kematian Estelle.
Astaga.....ternyata yang ku ingat kacau banget.
Lalu sekarang gimana?
Kalau aku cerita sama Felix,apa dia akan percaya?
Gimana kalau aku di bilang gila?
Ampun dah.....bisa pecah kepala ku.!
🌺🌺🌺🌺🌺
Akhirnya ku putuskan hanya diam...
Aku hanya akan melindungi apa yang bisa ku lindungi ke depannya.
Karna hidup Raja dan Ratu telah tertulis di alur ceritanya,jadi selanjutnya baru akan aku hadapi.
Benar saja....
Kabar meninggal nya Raja Dan Ratu datang setelah Dua Minggu kepergian Raja dan Ratu...
Jenazah telah tiba di istana...
Suasana duka menyelimuti Negara ini....
Ku biarkan Lili mendampingi Marco dan aku terus berada di sisi Felix.
Sedang kan ayah menghandle segala keperluan yang di butuh kan bersama kepala pelayan kekaisaran,Bruto.
Aku tak bisa berkata-kata untuk menghibur Felix...
Yang ku lakukan hanya terus berada di samping nya.
Kadang Felix menangis saat malam,dan aku pun memeluk nya.
Setelah Tiga hari...pemakaman pun di lakukan.
Mungkin air mata Felix sudah mengering sehingga sudah tak terlihat ada yang mengalir di pipinya.
Atau bisa jadi ia ingin tampak terlihat tegar.
Dengan hikmad semua di lakukan sesuai prosedur...
Rintihan tangisan dari semua orang yang kehilangan Raja dan Ratu terdengar di telinga ku.
Bahkan air mata ini dengan polos nya turun tanpa meminta ijin pada ku..
Hingga lengkap sudah dengan datang nya hujan mengguyur tanah negeri ini seakan ikut berduka atas kematian Raja dan Ratu.
Wajah Felix tampak memucat...
Dia hanya tertidur secara tak sengaja selama tiga hari ini...
Itu pun sambil duduk di sebelah peti Raja dan Ratu.
Lagi-lagi aku hanya bisa diam di sampingnya untuk menjaganya...
Semoga saja ia bisa segera melepas kesedihannya karna dia harus menyiapkan diri menggantikan Raja.
Aku juga sudah mulai lelah karna istirahat yang kurang..
Ku abaikan rasa kantuk ku demi menjaga nya...
🌺🌺🌺🌺🌺
Seminggu berlalu....
Aku masih berada di istana untuk menemani Felix..
Ia masih tampak terpukul atas kematian orang tua nya.
Di dalam Novel dia adalah karakter yang kuat,tapi aku tak menyangka bahwa dia juga memiliki sisi lemah seperti ini juga.
Aku baru paham saat di Novel kenapa Keira terus berada di sisi Felix saat meninggalnya Raja dan Ratu,mungkin ini adalah situasi saat itu.
'' Felix....'' kata ku pelan
Felix tak bergeming...dia masih berbaring sambil memeluk guling nya.
Aku sudah ke habisan ide untuk membuatnya semangat lagi...
'' Aku tau kamu mendengar suara ku...
Felix...aku di sini ...apa pun yang terjadi aku tetap di sini bersama mu. Kamu gak sendirian...ada aku di sisi mu. Gandeng tangan ku jika kamu gak kuat untuk melangkah,atau pakai bahu ku jika itu terasa berat bagi mu. Tolong jangan diam kan aku...'' kata ku dengan duduk di sisi nya
'' Aku tau kamu kehilangan...tapi kami semua juga kehilangan. Jadi lah kuat agar kami juga menjadi kuat. Sekarang hanya kamu yang menjadi panutan kami. Jangan lupa bahwa ada tanggung jawab yang harus kamu pikul setelah ini. Kamu juga punya aku....kamu lupa kalau aku juga keluarga mu sekarang?'' lanjut ku
Uhuk Uhuk Uhuk..
Aku batuk...sepertinya aku demam.
Wajar saja...karna aku kurang istirahat selama ini.
Dengan tubuh ini pasti mudah untuk sakit.
'' Kamu sakit?'' Felix duduk dan memegang dahi ku
'' Ah...tidak apa-apa.'' kata ku
'' Istirahat lah...kamu agak demam''kata Felix
Aku hanya diam...
Aku gak suka Felix mengalihkan pembicaraan saat ini...
Padahal aku capek ngomong panjang lebar,nyusun strategi biar dia semangat lagi.
Lama kami saling diam...
Sepertinya dia tau bahwa aku mengacuhkannya....
'' Maaf kan aku....'' kata Felix pelan sambil menunduk di hadapan ku
Btw, ceritanya kakak menarik banget meskipun aku cuma baca garis besarnya aja, keren kakaaak☺️