NovelToon NovelToon
Satu Jiwa Dua Raga

Satu Jiwa Dua Raga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Keluarga & Kasih Sayang / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:544
Nilai: 5
Nama Author:

Rivera Briar Edwina seorang siswa yang mengalami kecelakaan akibat tertabrak mobil dan jiwanya berpindah ke tubuh Aluna Effie Alfred seorang istri yang sangat dibenci oleh suaminya aiden Cristian edgar karena adiknya kecelakaan akibat tertabrak oleh mobil yang ditumpangi aluna. Tidak hanya itu aluna bahkan anak yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari keluarga kandungnya dan menyalahkan aluna yang menyebabkan kecelakaan dan meninggal ibu aluna semenjak ayahnya menikah lagi dan membawa anak tirinya hubungannya dengan keluarga tidak pernah baik. Akankah vera yang menjadi aluna bisa melewatinya, atau memilih untuk menyerah atau akankah aluna akan mencari kasus kecelakaannya?

episode 16

Singkat cerita saat ini aluna sudah berada di restoran X bersama amel dan jay. Mereka makan bersama dan kadang mereka juga tertawa bersama. Hingga waktu tidak terasa sudah malam amel dan jay pulang masing-masing.

Saat ini aluna sudah berada di luar restoran menunggu jemputan, namun lama aluna menunggu tidak ada yang menjemput, disaat mobil berhenti didepan dia selalu mengira itu adalah Mason tapi ternyata tidak.

Aluna menunggu sudah sekitar dua jam udara pun sudah mulai dingin menusuk tubuhnya, karena sudah lama aluna menunggu aluna pun menelpon Mason.

"Halo masem kenapa kamu tidak jemput saya? " tanya aluna.

"Maafkan saya nyonya saya tidak bermaksud tidak menjemput anda tapi tuan besar bilang jangan jemput nyonya dan menyuruh saya mengantarkan nona lula" ucap Mason.

"Tapi saya tidak tahu jalan pulang? " ucap aluna.

"Bagaimana saya pesankan taksi nyonya? " saran Mason aluna membuang nafasnya kasar.

"Sudah deh tidak usah, saya tidak akan pulang malam ini " seru aluna

"Tapi nyo... " aluna sudah menutup telponnya karena merasa jengkel.

"Aaaa... Lo aiden dasar biadap, begini cara lo jangan salahkan gue bertindak bebal sama lo" seru aluna mengambil kartu didalam ponselnya lalu dia melempar ponselnya dan membuangnya dengan nafas terengah-engah. Dan pergi dari sana.

Aluna memilih tinggal dihotel untung masih banyak uang yang dikasih lucas tadi jadi aluna bisa menginap dihotel.

Huftt

Aluna membuang nafasnya kasar. Dia baru saja selesai mandi. Aluna merebahkan tubuhnya diatas kasur, karena tubuh dan pikirannya letih aluna pun langsung tertidur.

Sedangkan dimension aiden, Aiden masih duduk di sofa mengerjakan sesuatu sesekali dia melirik ke jam.

Pukul sudah menunjukan jam 02:00 pagi, Aiden beranjak dan berjalan dia masih melihat siti yang belum tidur,

"Bik, kenapa masih disini? " tanya aiden.

"Anu, tuan nyonya belum pulang, sudah jam segini" khawatir siti. Aiden pun mengambil ponselnya, namun nomor aluna tidak aktif.

"Bibi tidur saja biar saya yang mencarinya? " ucap aiden dan siti pun mengangguk.

"Walter kamu belum ada melihat dia pulang? " tanya Aiden.

"Belum tuan, bahkan Mason sudah menghubungi nyonya tapi nomor nyonya tidak aktif" ucap Walter.

Aiden berlari menuju garasi mobil dia menancapkan gasnya lalu walter membuka pintu gerbangnya aiden keluar untuk mencari keberadaan aluna,

Disepanjang jalanan aiden matanya terus mencari, dia melihat terakhir kali ponsel aluna aktif yaitu di restoran X, Aiden menuju kearah sana,

Sampai disana aiden mencari keberadaan aluna, disana tapi tidak ada, hingga Aiden tidak sengaja melihat ponsel yang tidak jauh darinya, Aiden melihat ponsel itu ternyata milik aluna, Aiden melihat ke sekeliling, lalu melihat kearah ponsel itu lagi yang sudah retak.

Aiden pun mencari aluna kesana kemari tapi dia tidak menemukan dimana keberadaan aluna, secara tiba-tiba aiden terhenti.

Mengapa dia harus melakukan ini, yang hanya membuang buang waktu saja, untuk mencari orang yang tidak penting baginya, jika itu terjadi apa apa sama aluna itu juga bukan urusannya. Tapi disisi lain dia juga khawatir sama aluna.

Karena aiden memikirkan egonya akhirnya aiden pulang begitu saja. Dia tidak mau repot repot mencari aluna, jika terjadi apa apa itu salahnya, dan itu juga hukumannya begitu lah pikir aiden.

Sampai dimension aiden merebahkan dirinya dia berharap bisa tertidur dengan tenang, namun nyatanya tidak dia tidak bisa tidur sama sekali memikir istrinya, dengan rasa frustasi aiden pun bangkit dari tidurnya. Sedang memikirkan sesuatu.

Sedangkan aluna secara tiba-tiba dia terbangun, lalu aluna melihat sekitar, aluna melirik ke arah jam ternyata pukul 02:30 aluna terbangun dari tidurnya dan tidak bisa tidur kembali. Ternyata penyakit insomnia nya kambuh lagi.

Aluna berjalan melihat kearah jendela, kamar aluna berada diatas dengan jendela menghadap kearah kota yang memperlihatkan pemandangannya.

Aluna menatap alun alun kota yang tidak terlalu ramai,

"Gue kangen mami, gue kangen papi" gumam aluna masih mantap kearah jendela. Dan secara tiba-tiba air matanya menetes membasahi pipinya.

━━━━━━༺༻ ━━━━━━

Pagi hari aiden terbangun dari tidurnya tanpa menunggu lama aiden langsung bersiap-siap setelah itu dia pun turun kebawah disana dia melihat siti sedang membereskan meja makan

"Bik, apa dia ada pulang? " siti menggeleng

"Belum ada tuan, saya sedikit khawatir sama nyonya, takut dia tidak bisa tidur, karena insomnianya" ucap siti.

"Maksudnya? "

"Nyonya mengalami insomnia belakang ini tuan dia tidak bisa tidur jika tidak ada temannya" seru siti, Aiden sedikit terkejut baru tahu ini dia jika aluna mengalami insomnia, pantas aluna sering mengajak siti untuk tidur bersamanya aiden menyuruh siti untuk pergi.

Aiden duduk meja makan sendiri, Aiden baru merasa ada kesepian disana, biasanya dia selalu melihat aluna sarapan tapi kali tidak, mungkin karena mereka sudah menjalani pernikahan hampir dua tahun lamanya, mungkin aiden sudah terbiasa adanya aluna, jadi kali tidak ada aluna aiden merasa kesepian, apalagi akhir akhir ini aluna banyak sekali tingkahnya. Dia merasa mension sedikit ramai.

Dikantor aluna berjalan lesu memasuki lift, dia benar-benar mengantuk sekali ingin rasanya dia tidur disana tapi tidak bisa, entah berapaa kali aluna menguap bahkan lingkaran hitam sudah hadir dimatanya.

Ting...

Pintu lift terbuka aluna berjalan lesu masuk kedalam ruangannya, tanpa pikir panjang aluna melempar tasnya di sofa yang ada di ruangannya lalu berjalan menuju kursinya.

"Hoamm.. Pagi dunia yang menyebalkan, mari kita bekerja mencari cuan bukan mencari cawan" seru aluna seperti melantur dia mulai menghidupkan komputernya.

Tok.. Tok..

Suara ketukan pintu aluna.

"Hemm" jawab aluna. Dan masuklah orang tersebut kedalam yang tak lain dan tak bukan adalah lucas.

"Pagi, aluna" sapa lucas aluna hanya mengangguk

"Ini ada beberapa berkas yang harus diselesaikan hari ini, kalau tidak ada yang lo tahu, tanya aja sama gue, gue ada didalam" lucas menyodorkan berkas aluna memberikan jempolnya.

"Lo kenapa? Tiba-tiba jadi bisu" seru lucas. Aluna menggeleng, hal itu membuat lucas penasaran menarik kursi lalu duduk didepan aluna.

"Lun," panggil lucas, aluna melihat kearah lucas dengan mata sayupnya, sontak membuat lucas terkejut.

"Lo, udah mau resign dan ganti profesi menjadi panda" ucap lucas yang melihat lingkaran hitam di mata aluna.

"Sembarangan, gue begini karena lagi tidak bisa tidur tauk"cemberut aluna.

" kenapa lo tidak bisa tidur apa karena tidak dikeloni sama aiden"seru lucas.

" is, bukan juga insomnia gue kambuh"sahut aluna.

"Sejak kapan lo punya yang begituan? " ucap lucas. Aluna mengangkat bahunya

"Intinya gue tidak bisa tidur ditempat baru, gue bakal mengalami hal seperti ini " seru aluna.

"Lah, bukannya lo sama aiden sudah tinggal seatap selama setahun, kenapa baru merasakannya sekarang, apa jangan jangan lo tidak pulang ya? " tebak lucas.

"Bagaimana gue mau pulang, tuh bos lo pelitnya minta ampun dia rela menyuruh masem tuh mengantarkan kekasihnya pada ketimbang gue yang buta jalan, ya terpaksa gue menginaplah di hotel" sesungut aluna.

"Hah, lo buta jalan! Sejak kapan?"terkejut lucas.

" em.. Em.. Mungkin baru baru aja habis gue kepentok sama papan iklan gue tidak ingat apa-apa? "Ucap aluna mata lucas langsung membola.

" lo serius? "Kaget lucas.

" lo kira tampang gue tampang tampang pembohong gitu"aluna mendadak jadi kesal.

"Ya tidak, jangan marah dong gitu aja marah galak amat" seru lucas.

"Emang tuh anak, masih saja demen sama barang bekas? " ucap lucas aluna mengerutkan keningnya.

"Maksudnya? " tanya aluna.

1
falea sezi
lanjut q ksih hadiah bkin Aiden bucin thor
falea sezi
thor Aiden ma jalannya uda pernah tidur bareng belom🤭 klo uda bikin cerai ya kali dpet bekas Aluna perawan. loh dpet perjaka bekas kayak Aiden g rela q. tuh🤣
falea sezi
Aluna lemah g jijik apa dia bekas lula😒
falea sezi
insomnia g bs tidur bukan ngajak orang tidur bareng bego
falea sezi
oon MC nya tlfon tiago minta dia urus cerai oon😒
falea sezi
moga cerai ya kali dpet suami bekas jalang🤣🤣 menjijikan sekali😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!