NovelToon NovelToon
Di Panggil Ras Iblis Kedunia Lain

Di Panggil Ras Iblis Kedunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Fantasi Isekai
Popularitas:712
Nilai: 5
Nama Author: Agung Noviar

Perang antara manusia dan iblis telah mencapai titik terburuk.
Kerajaan Beltrum berada di ambang kehancuran setelah kalah dari sihir suci Zetobia.
Dalam keputusasaan, mereka melakukan sesuatu yang tabu
memanggil manusia dari dunia lain.
Zeta, seorang mahasiswa biasa, tiba-tiba terseret ke dunia asing yang dipenuhi sihir dan darah.
Bukan sebagai pahlawan manusia…
melainkan harapan terakhir bagi bangsa iblis.
Namun satu pertanyaan besar muncul akankah ia menjadi penyelamat… atau justru kehancuran bagi kedua dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agung Noviar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 KEKUATAN RAHASIA

Fulnox berdiri tegak, dua kepalanya bergerak secara bergantian, mengawasi setiap pergerakan manusia di bawahnya dengan tatapan merendahkan. Aura yang dipancarkannya terasa berat, menekan dada siapa pun yang berada di dekatnya.

Jenderal Lytia mencengkeram erat hulu pedangnya. Meski tangannya gemetar hebat karena tekanan mental dari ukuran tubuh Fulnox yang masif, ia tetap melangkah maju.

"Lytia... tunggu," suara Stella terdengar parau. Sang Putri mencoba bangkit, namun ia meringis kesakitan dan kembali terjatuh. "Kaki... kakiku tidak bisa digerakkan. Tapi aku akan tetap membantumu dengan sihir cahaya jarak jauh!"

Lytia menoleh sebentar, memberikan senyum tipis yang dipaksakan. "Tidak usah, Putri. Fokuslah memulihkan diri. Jangan paksa diri anda dalam kondisi kaki terkilir, aliran sihir Anda bisa kacau. Biar aku dan Airon yang melawannya!"

Airon berdiri di samping Lytia, tatapannya tajam meski keringat dingin mengucur di pelipisnya. "Putri, dengarkan Lytia. Kami akan menjadi perisai Anda. Lytia, kita serang bersama!"

"SERRAAAANNGGG!"

Lytia melesat dengan sihir tanah yang mempercepat gerakannya, sementara Airon menggunakan aliran air untuk meluncur di udara. Fulnox melihat mereka seperti melihat serangga yang mengganggu. Salah satu kepalanya mengeluarkan raungan rendah, dan secara tiba-tiba, cakar raksasanya diselimuti oleh perpaduan mengerikan antara Api Merah dan Petir Ungu.

SRAAAASSSHHH!

Fulnox mengayunkan cakarnya secara mendatar. Lytia berguling di tanah tepat pada waktunya, namun efek dari ayunan itu sangat mengerikan. Gelombang energi yang dihasilkan dari gabungan api dan petir itu menghantam barisan bangunan di belakang Lytia.

BOOOOMMMM!

Dalam satu serangan tunggal, seluruh deretan bangunan permanen itu hancur menjadi debu, meleleh karena api dan pecah karena tegangan listrik petir.

"Gila! Kekuatannya tidak masuk akal!" teriak Airon. Ia melompat tinggi, menebaskan pedang airnya ke arah leher salah satu kepala Fulnox. "Sihir Air: Tebasan Arus Deras!"

Namun, Fulnox sangat gesit meski bertubuh besar. Dengan menggunakan dua dari empat sayapnya, ia menciptakan tekanan udara yang mementalkan serangan Airon. Kepala kedua Fulnox kemudian menembakkan bola api petir ke arah Airon yang masih melayang di udara.

"Airon, awas!" Lytia dengan cepat memukul tanah. "Sihir Tanah: Tangan Raksasa Gaia!"

Sebuah tangan dari tanah muncul dan menangkap Airon sebelum bola api itu mengenainya. Ledakan terjadi tepat di tempat Airon berada sebelumnya, menciptakan kawah besar di tanah.

Pertarungan berlanjut dengan sangat sengit. Lytia menciptakan pilar-pilar tanah untuk membatasi ruang gerak Fulnox, sementara Airon mencoba mencari celah di antara kepakan sayap naga itu. Mereka bergerak seperti bayangan yang menari di antara kematian. Fulnox terus menghujani mereka dengan serangan fisik yang dilapisi sihir penghancur, setiap hantamannya membuat tanah bergetar hingga ke istana.

"Kenapa... kenapa serangan kita tidak ada yang melukainya sedikit pun?!" geram Lytia sambil terengah-engah. Ia menyadari bahwa kekuatan mereka saat ini seperti mencoba meruntuhkan gunung dengan sebilah pisau kecil.

Fulnox menggeram rendah, kedua kepalanya menatap rendah pada pilar-pilar tanah yang mengurungnya. Dengan satu sentakan otot yang kuat, pilar-pilar batu setebal benteng itu hancur berkeping-keping seperti kaca.

"Mustahil... Tubuhnya benar-benar keras seperti berlian, Airon!" teriak Lytia sambil terengah, tangannya sedikit gemetar menahan getaran energi Fulnox.

Lytia memejamkan mata, mengambil napas dalam-dalam. "Aku tidak punya pilihan lain. Aku akan menggabungkan dua elemenku menjadi satu ke dalam tubuhku. Hanya dengan ini aku bisa melukai nya!"

Lytia mulai merapalkan mantra terlarang yang jarang ia gunakan. "Elemen Tanah... Elemen Api... Dewa Api dan Bumi, berikan aku kekuatan untuk menyatukan dua elemen ini!"

BUSHUUUUU!

Seketika, uap panas keluar dari pori-pori kulit Lytia. Tubuhnya mulai bersinar dengan cahaya oranye pekat yang merupakan campuran antara kerasnya tanah dan panasnya api. Kini, di setiap inci tubuhnya mengalir energi Magma yang mendidih.

Airon terkejut melihat rekannya menggunakan kartu as tersebut. "Lytia! Itu kekuatan as-mu! Jangan sampai lengah, kau tahu sendiri itu akan menguras seluruh tenaga dan mana-mu dalam waktu singkat!"

"Aku tahu!" balas Lytia dengan suara yang berat karena tekanan energi. "Tapi naga ini tidak akan jatuh dengan cara biasa!"

Airon kemudian menghela napas, ia juga menyimpan pedangnya dan mulai merapalkan mantra serupa. Ia memusatkan energi air di tangan kanan dan api di tangan kiri. Tubuhnya mulai diselimuti aura biru dingin yang berpadu dengan merah panas seperti perpaduan Frostfire.

"Kalau begitu, aku tidak akan membiarkanmu berjuang sendiri, Lytia!" seru Airon.

Putri Stella yang melihat dari kejauhan berteriak khawatir, "Lytia! Airon! Apa kalian benar-benar akan menggunakan teknik itu? Itu sangat berbahaya bagi tubuh kalian!"

Lytia menoleh sedikit, matanya kini bersinar seperti lava yang berpijar. "Ini kekuatan yang sepadan untuk melawan monster legenda ini, Putri. Dan aku memiliki rasa bangga bisa menggunakan kekuatan ini demi melindungi Kerajaan Beltrum!"

"Tapi...!" Stella ingin melarang, namun kata-katanya tertahan saat melihat tekad kuat di mata kedua jenderalnya.

SWUUSSHHH!

Dalam sekejap mata, Lytia dan Airon melesat. Gerakan mereka kini begitu gesit, melampaui kecepatan suara hingga menciptakan dentuman udara. Fulnox yang tadinya tenang mulai tampak kewalahan; kedua kepalanya berputar-putar, namun matanya susah membaca pergerakan Lytia dan Airon yang menyerang dari dua sisi berbeda.

Lytia muncul tepat di sisi kiri Fulnox. "Tinjau Magma Penghancur!"

DUAAARRRR!

Pukulan Lytia menghantam keras salah satu sayap kiri Fulnox. Ledakan magma terjadi, membakar selaput sayap naga itu hingga terluka parah. Fulnox meraung kesakitan, namun sebelum ia sempat membalas, Airon sudah berada di atas kepalanya.

Airon menebas sayap Fulnox dengan sinkronisasi yang sempurna. Ia menggunakan pedang air untuk melemahkan pertahanan naga itu, lalu secara bergantian melepaskan semburan api untuk meledakkan titik yang sama. Tebasan demi tebasan mendarat di sayap-sayap Fulnox yang lain, membuat sang naga kehilangan keseimbangan.

Meski terluka, Fulnox belum menyerah. Dengan sisa kekuatan sayapnya yang agak rusak, ia mengepakkan sayap empatnya dengan paksa dan terbang rendah ke udara. Ia tidak mau lagi terjebak di darat. Dari ketinggian, kedua kepala Fulnox mulai mengumpulkan energi petir ungu dan api merah secara bersamaan, bersiap melakukan serangan udara yang jauh lebih sengit.

"Dia masih bisa terbang?!" teriak Airon sambil bersiap di atas reruntuhan. "Lytia, bersiaplah! Ini akan menjadi pertarungan udara yang brutal!"

1
T28J
udah lama saya gak baca si Zeta 🙏
Pak Heru2025
lanjut thor
T28J
karena keren saya kasih anda /Rose//Rose//Rose/
Frando Wijaya
oh? cerita yg menarik...tpi nanti aja gw baca...krn ada novel lain yg gw blom baca
Zetavia: yeeyyy makasih kakk 😍😍
total 1 replies
Pak Heru2025
💪 lanjut min
Zetavia: siappp kakkk
total 1 replies
Pak Heru2025
lanjut
Zetavia: okee kakk
total 1 replies
Pak Heru2025
lanjut min
Alia Chans
semangat thort👈
Zetavia: makasih kakk
total 1 replies
Juun
kerjasama airon sama lytia keren hebattt
Juun
😍😍😍😍
Wawan
Semangat ✍️
T28J
kereeen 👍
Juun
wahh gilaaaaaaa asik bangettt
Zetavia: terima kasih 💪🙏😍
total 1 replies
Juun
keren dah
Juun
kalo di buat anime bagus loh ini
Juun
asikk bangettttt makin penasaran😍
Juun
suka banget biasanya pahlawan lawan raja iblis ini beda🤣
T28J
Zeta ... Zeta 🤣
T28J
mampir kemari,
cerita awal lumayan good, pantas untuk like dan hadiah 👍
Zetavia: terima kasih kak boleh tuhh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!