NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 16 : Rencana pembunuhan

Seo-joon mendekat pada eunbi, wanita itu tengah memangkas dahan dahan kering pada bunga kesukaan nya.

"Lee eunbi?" Panggilnya.

Eunbi mendongak ke atas dan menemukan keberadaan seo-joon di sana.

"Kang seo-joon?" Sapa eunbi ceria, ia yang tadinya berjongkok kini berdiri berhadapan dengan seo-joon.

"Hai? apa kau merindukan ku?" Tanyanya percaya diri.

"Aku hanya ingin mengembalikan ini" Seo-joon mengulurkan kalung eunbi.

"Kalungku? jadi kau yang menemukan nya?"

"Ya, kemarin" Jawabnya singkat.

"Baiklah" Eunbi berbalik memunggungi seo-joon, ia menyingkirkan helaian rambut nya ke depan.

"Tolong bantu aku pasangkan kalungnya!" Pintanya.

"Kau tidak bisa melakukan nya sendirisendiri?"

"Tanganku kotor, ayolah!"

Seo-joon pun mengalungkan perhiasan itu, hatinya berdesir saat berdekatan dengan eunbi.

Eunbi meraih tangan seo-joon dan meletakkannya pada pinggang, jika di lihat mereka seperti tengah berpelukan.

"Apa yang kau lakukan?" Tanyanya.

"Kenapa?"

Seo-joon melepaskan tangan eunbi secara paksa, ia kemudian menjauh dari gadis itu walaupun hatinya terasa menolak.

"Kau sangat takut ya? apa hyunjin semengerikan itu?" Tanya eunbi enteng.

"Aku pergi dulu!"

Eunbi menatap seo-joon yang pergi menjauhi dirinya, ia menarik senyum di sudut bibirnya samar.

"Hyunjin bisa marah jika dia melihatnya" Kyungmin menyahut.

Eunbi menoleh dengan sinis, ia menatap teman dari hyunjin dengan tatapan tak suka.

"Sebenarnya apa pekerjaan mu di sini? kenapa kau selalu mengurusi urusanku?" Tanyanya.

"Aku ditugaskan untuk mengawasimu kau tau, kali ini aku tidak akan melaporkan nya pada hyunjin, tapi jangan lakukan lagi lain kali"

"Aku tidak takut padamu atau padanya, lakukan saja semaumu!"

"Dasar keras kepala!"

...****************...

"Hyunjin kau pasti sudah tau kenapa ayah memanggilmu kemari" Ujar tuan Hwang.

"Ya ayah"

"Saat ini membunuh Lee Sangho tidak ada gunanya, yang harus kita lakukan adalah mencari tempat baru dan memulai nya seperti awal, masalah harga obat obatan itu ayah akan memikirkan nya lagi, yang jelas sekarang persaingan kita semakin ketat, untuk sisanya ku harap kau bisa mengatasi nya"

"Aku mengerti ayah"

"Jangan tinggalkan pikiranmu di sini, ayah tidak ingin bisnis yang ayah sudah bangun hancur karena kau hanya fokus pada Lee eunbi, kau tidak mau ayah menyakitinya kan?"

"Jangan melakukan apapun pada eunbi, jangan libatkan dia, aku berjanji akan melakukan semuanya dengan benar"

"Baguslah, jangan lupakan bahwa kesulitanmu sekarang adalah karena salah satu anggota keluarganya, kau harus ingat itu"

"Aku tau"

Praanggg....

Baik hyunjin dan juga ayahnya sama sama terkejut mendengar suara benda yang pecah.

"Ada apa?" Tanya ayah hyunjin.

Tok tok tok

"Masuk!" Perintahnya.

"Maafkan aku tuan, nona eunbi bertengkar dengan salah satu petugas dapur" Lapornya.

Hyunjin menarik napasnya sebelum akhirnya berdiri keluar ruangan di ikuti sang ayah, mereka berjalan ke arah dapur.

"Lee eunbi!" Panggilnya kuat.

"Tuan maafkan aku!" Seorang wanita tampak bersujud didepan lutut hyunjin.

"Ada apa?"

"Dia ingin meracunku" Ungkap eunbi.

"Itu tidak benar!" Sangkal wanita itu.

Tuan Hwang melirik ke arah jason, pria itu tampak tertunduk perlahan.

"Lihat!" Eunbi menunjukkan sebuah botol kecil berisi cairan yang ia duga sebagai racun.

Hyunjin meraih botol kecil itu dengan cepat, ia menatap pada si pelayan marah, wanita itu semakin menunduk ketakutan dengan badan yang bergetar.

"Eunbi jangan membuat masalah di sini" Peringat tuan Hwang.

"Aku tidak membuat masalah! aku sedang memergoki seseorang yang akan meracunku! apanya yang masalah!" Jawabnya melawan.

"Bagaimana kau bisa menuduhnya meracunmu, aku tau kau sedang merasa tertekan di sini, tapi menjebal jungwoo saja sudah cukup, jangan lakukan itu lagi pada pelayanku" Katanya.

"Aku memang menjebak pria cabul itu! tapi kali ini aku bersungguh sungguh! dia ingin meracunku! hyunjin katakan sesuatu!" Eunbi berteriak pada kekasihnya itu.

"Hyunjin? kau ingat bagaimana dia menjebak jungwoo? dia tidak peduli pada nyawa orang lain, dia mungkin berharap kau juga membunuh pelayanan wanita ini" Tambah tuan Hwang.

"Hei orang tua! kau mencurigakan" Sahut eunbi.

Wanita itu mulai berjalan mendekat pada tuan Hwang, ia menghadap penuh tanpa rasa takut melupakan fakta bahwa pria tua ini adalah pemimpin yang di takuti

"Kau yang melakukan ini semua ya?" Kekeh eunbi.

"Jaga batasanmu, kau harus ingat siapa aku" Balasnya.

"Lihatlah hyunjin, ayahmu ingin membunuhku"

"Sudah cukup" Hyunjin menarik lengan eunbi.

"Aku belum selesai! tidak puaskah kau membunuh semua orang yang aku miliki sialan!" makinya berteriak.

Hyunjin menutup mulut eunbi rapat rapat, ia terus menarik wanita itu menjauhi sang ayah.

"Emmmhhh!" Teriak nya tertahan.

Hwang melepas kepergian putranya yang membawa paksa eunbi dari dapur, kejadian ini tak hanya di saksikan satu atau dua orang, bahkan semua anggota menyaksikan nya, termasuk seo-joon.

"Jason! ikutlah keruangan!" Perintah tuan Hwang.

"Baik"

"Ya ampun wanita itu" Yunho tertawa kecil, sementara seo-joon membeku di tempat nya.

"Wanita seperti Lee eunbi tidak takut mati, apa kau dengar bagaimana dia mengumpat tuan hwang?" Bisik yunho.

"Sudahlah jangan ikut campur" Balas seo-joon.

"Hei? apa menurutmu benar tuan hwang berusaha membunuhnya?" Tanya yunho pelan.

"Entahlah"

Di sisi lain....

"Aku belum selesai bicara!" Bentak eunbi.

"Tidak perlu bicara lagi!"

"Jadi kau menerimanya? ayahmu mencoba membunuhku sialan!"

"Bukankah kau selalu ingin mati?!"

Eunbi terdiam mendengar ucapan hyunjin, ia tak menyangkalnya, ia memang selalu berusaha membunuh dirinya sendiri beberapa waktu yang lalu.

"Kalaupun aku harus mati aku tidak akan mati di tangan ayahmu! bajingan itu harus masuk neraka!"

"Sudah cukup! tidakkah kau sadar sedang berbicara dengan siapa eunbi! kenapa kau sangat keras kepala hah?!"

Eunbi berpaling, ia berjalan menjauhi hyunjin ke arah jendela kamarnya, air matanya menggenang dengan tatapan lurus ke luar sana.

Hyunjin menghela napasnya pelan, ia memijat kepalanya yang terasa pening, beberapa hari ini banyak hal yang menyulitkan nya.

"Eunbi-ah" Panggilnya lembut, hyunjin memeluk wanita nya dari belakang, mencium bahu eunbi singkat dan meletakkan kepalanya pada bahu sempit itu.

"Maafkan aku" Ucapnya.

"Apa kau menyesal?"

"Aku meminta maaf karena aku tidak bisa melakukan apapun, aku tidak membelamu di depan ayah, aku tau bagaimana sifatnya, ini semua demi kebaikan mu, aku tidak ingin kau kenapa kenapa sayang"

"Lalu apa gunanya kau minta maaf?! minta maaf di lakukan oleh orang orang yang menyesal! kau tidak menyesal! jika kau menyesal datanglah pada ayahmu yang jahat itu, tembak saja kepalanya!" Ujarnya marah.

"Berhenti!" Hyunjin meletakkan tangan nya untuk menutup mulut eunbi.

"Jangan berbicara lagi, kau menyakitiku sayang"

Setetes air mata lolos dari mata cantik itu, eunbi marah namun tersadar tidak bisa melakukan apapun.

"Aku berjanji akan melindungimu, selamanya"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!