"cerita ini menceritakan tentang perjuangan seorang gadis Yang bernama Adelia Yang berjuang menghidupkan keluarganya, dan dia di permasalahkan dalam sebuah permasalahan Yang rumit karena IBUnya Yang harus di oprasi dan harus mempunyai biaya Yang cukup banyak, dan terpaksa harus meminjam kepada rentenir, dan ternyata si rentenir malah mengancam klo tidak membayar hutang akan menyita rumahnya dan si rentenir menawarkan agar Adelia mau ikut menemui bosnya di Jakarta karna Adelia itu di ancam si gadis mau menemui bos si rentenir itu
dan di sni lh pertemuan pertama si adelia dengan bos si rentenir ini, dan ternyata si bos ini Ada maksud tertentu dan telah di rencanakan sma si rentenir, mksd tertentu itu adalah si bos itu ingin menikahi si adelia untuk menjamin hutangnya si adelia kepada si rentenir.
Dan adelia di nikahi dengan bos si rentenir itu, bosnya bernma Leon karasta putra krna terpaksa adelia mau menyepakati itu walapun harus mengorbankan hidupnya
Dan ternyata selama jadi istri leon adelia hanya di hianati oleh leon, krna Ke tidak Ada persaan, dan di situ juga adelia sering menelan pahitnya berjuang sendri karena tidak di nafkahi oleh leon, dan di situ juga adelia bekerja untuk kebutuhanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurleni0912, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16 Menabrak seseorang.
Di sore harinya di kantor,leon sedang membereskan berkas-berkas di mejanya yang berantakan dan menutup leptopnya, karna pekerjaan kantor sudah beres dan waktunya untuk dirinya pulang, di rasa sudah beres leon menenteng tas kantornya dan pergi keluar ruangnya menuju lif dan menekan tombol lantai utama.
Tingg...
lif pun terbuka leon keluar dari lif itu berjalan menuju luar kantor, ternyata masih ada karyawan karyawan yang bekerja dan belum pulang.
"Sore tuan "Ucap karyawan yang berpapasan sambil membungkukan badannya tanda hormat.
"Sore "Ucap leon dingin.
leonpun keluar dari kantor dan menuju mobilnya, leon mengendarai mobil dengan kecepatan rata-rata.
pas di tengah-tengah jalan ada seseorang yang menyebrang jalan tanpa melihat kanan dan kiri seseorang itu menyebrang saat mobil leon berpapasan dengannya. karna leon mengendarai mobilnya dengan kecepatan rata-rata dan melihat ada sesorang yang menyebrang jalan secara tiba-tiba, dan secara tiba-tiba juga leon menginjak remnya.
"Ahhhhh "Teriak sesorang itu ketika melihat mobil di depanya akan menabraknya, karna leon mengendarai mobilnya dengan kecepatan rata-rata leon sedikit menyerempet orang itu hingga terjatuh
"Sial aku menabrak seseorang "Gumam Leon yang memukul setirnya.
sedangkan orang itu menahan sakit di siku tangannya yang terluka.
"Aw sakit banget "Gumam Orang itu ternyata seorang cewe.
leon yang tau menabrak orangpun keluar dari dalam mobil dan menolong cewe itu.
"Apakah nona tidak apa-apa,biar saya ganti rugi, atau saya bawa ke rumah sakit saja gimana?"Ucap Leon.cewe itu masih saja menundukan wajahnya sambil memegang sikunya yang terluka.
"Eh kalo bawa mobil hati-hati dong jangan ngebut kaya tadi "Ucap Cewe itu sambil mengangkat wajahnya.
"Mo.... monika "Ucap Leon yang ternyata cewe yang di tabraknya itu adalah monika mantan kekasihnya.
"Le.. leon "Ucap Monika, mata mereka terbelalak saat mata mereka bertemu.
"Ayo biar aku bantu berdiri "Ucap Leon yang membantu monika berdiri, monikapun berdiri di bantu oleh leon.
"Kamu gk papa kan, ayo kita duduk di situ "Ucap Leon membantu monika duduk di bangku taman.
"Aku gk papa ko "Ucap Monika yang menahan sakit di sikunya.
"Bener kamu gk papa, siku kamu berdarah loh, biar aku antarkan kamu ke rumah sakit ya "Ucap leon hawatir.
"Tidak usah aku baik-baik aja "Ucap monika.
"Ya sudah biar aku obatin saja, tunggu sebentar aku ambil kotak obat dulu di mobil "Ucap Leon.
leon beranjak dari duduknya menuju mobil untuk mengambil kotak obat setelah itu kembali menghampiri monika.
"Biar aku obatin ya "Ucap Leon menuangkan obat merah ke kapas dan menempelkan kapas itu di luka monika.
"Aw pelan-pelan "Ucap monika meringis kesakitan.
"Apa sakit "Ucap leon yang melihat monika meringis kesakitan.
"Sedikit "Ucap Monika, setelah di beri obat merah leon membalut luka monika denga plester.
"Sudah selesai "Ucap Leon dan membereskan kotak obatnya.
"Terimakasih "Ucap Monika tersenyum manis ke pada leon.
"Ternyata kamu masih sama seperti dulu monika, masih terlihat cantik "Batin leon, dan membalas senyuman monika.
"Ternyata leon masih baik aja ke pada saya dan makin ganteng"Batin monika.
mereka saling berpandang-pandangan sekejap.
"Ya sudah aku pulang dulu sudah sore "Ucap Monika beranjak berdiri.
"Biar aku antar ya "Ucap Leon beranjak berdiri juga dari duduknya.
"Hm tidak usah, aku takut merepotkanmu "Ucap Monika pura-pura menolak.
"Tidak, tidak akan merepotkan ko,ayo aku antar "Ucap leon.
"Hm ya sudah kalo kamu memaksa "Ucap Monika tersenyum, merekapun masuk ke mobil dan leon langsung mengendarainya.
" Hm leon soal dulu aku minta maaf ya... "Ucap Monika memelas minta maaf karna masa lalu leon dengannya.
"Lupakan saja aku sudah memaafkanmu ko "Ucap Leon. sekejap melihat monika yang duduk di sampingnya dan fokus lagi menyetir mobilnya.
"Makasih ya kamu udah maafin kesalahan aku dulu "Ucap Monika.
"iyh sama-sama, Oh iya gimana hubungan kamu dengan dia"Ucap Leon penasaran dengan hubungan monika dengan Ken.
"Hm hubungan aku dan dia.... aku sudah putus dengannya "Ucap Monika yang pura-pura sedih sambil menundukan kepalanya.
"Hm yang sabar ya, mungkin dia bukan yang terbaik buat kamu "Ucap leon yang tidak mau bertanya lagi apa alasan mereka putus. mendengar monika putus saja rasanya leon sudah senang karna ada kesempatan untuk dirinya dekat lagi walapun dirinya sudah punya istri tapi soal perasaan leon tidak bisa di bohongi.
"Mungkin saja,maafkan aku telah mengecewakanmu dan ninggalin kamu waktu itu"Ucap Monika.
"Lupakan saja, aku sudah melupakanya "Ucap Leon.
"Oh iya bolehkah aku minta no ponselmu "Ucap Monika menatap leon yang sedang menyetir.
"Ternyata monika sudah melupakan aku, buktinya dia sudah tidak ingat kalo aku gk pernah ganti kartu setelah putus denganya malah aku pengen dia menghubungiku lagi waktu itu "Batin Leon.
"Hm aku masih gunakan no yang dulu ko "Ucap Leon.
"Oh benarkah, tapi aku gk gunakan kartu yang dulu lagi, bolehkah aku minta no kmu lagi "Ucap Monika tersenyum.
"Dengan senang hati "Ucap Leon tersenyum. leonpun memberikan no ponselnya kepada monika.
Setelah berbincang-bincang cukup lama di perjalanan mobil leon sudah sampai di depan mansion monika.
"Ternyata kmu masih ingat jalan ke mansion aku ya "Ucap Monika.
"iya lah akukan dulu sering main ke sini ,oh iya apa kmu masih tinggal sendiri di mansion ini"Ucap leon.
"Iyah, ibu dan ayah gk bakal kembali lagi untuk selama-lamanya "Ucap monika menunduk ada raut kesedihan di mukanya.
"Maksud kmu om dan tante... "Ucap leon mengantung ucapannya.
"Iyah ibu dan ayah meninggal setahun yang lalu karena kecelakaan pesawat pas mereka mau menuju kesini sepulang dari luar negri "Ucap Monika meneteskan air matanya.
"kamu yang sabar ya, aku gk tau kabar ini sebelumnya "Ucap Leon sambil mengusap bahu monika untuk menenangkannya.
"Iya gk papa, mereka sudah tenang ko di alam sana "Ucap monika sambil menghapus air matanya dan tersenyum.
"oh iya apa kamu mau mampir dulu "Ucap Monika menawarkan.
"Tidak usah lagian sudah sore, kapan-kapan saja "Ucap Leon.
"Ya sudah aku keluar dulu, terima kasih atas tumpangannya "Ucap Monika.
"Iya sama-sama "Jawab Leon.
Monikapun keluar dari dalam mobil leon dan berdiri di samping mobil.
"Aku pamit dulu "Ucap leon dari dalam mobil.
"Iyah hati-hati di jalan "Ucap Monika sambil melambaikan tangan. leonpun melajukan mobilnya untuk pulang ke mansion.
di dalam mobil leon hanya senyum-senyum sendiri karna dirinya bertemu lagi dengan orang yang di rindukanya selama ini
"Akhirnya aku bertemu lagi denganmu monika, dari sekian lama aku memendam rindu ini, dan akhirnya rindu ini terbalaskan juga walapun tidak seperti dulu saat kita masih berhubungan "Ucap leon
*****
Ternyata di mansion adelia menunggu kepulangan leon, dia duduk di ruang tamu untuk menunggu leon pulang.
"Tuan leon belum pulang jam segini, apa tuan leon lembur lagi ya "Gumam Adelia.
Tidak berselang lama pintu utama terbuka menampakan leon yang baru pulang dari kerjanya, adelia yang tau suaminya pulang langsung mengambil alih tas kerja leon dan menyaliminya, saat adelia mau meraih tangan leon, leon menepisnya dengan kasar.
Adeliapun hanya bisa menghela nafasnya saja.
"Siapkan air hangat untuk saya mandi "Ucap Leon mendudukan bokongnya di sofa sambil menyenderkan punggungnya dan memejamkan mata.
"Hm baik "Ucap Adelia yang mau beranjak pergi. Tapi leon ingat dirinya tidak ingin kamarnya di masukan oleh seseorang terutama adelia juga.
"Tunggu, tidak usah siapkan air hangat, pijitin saya saja, badan saya pada pegal-pegal semua "Ucap Leon.
"Baik "Ucap Adelia hanya menurut saja, adeliapun mulai memijit-mijit pundak leon.
"Bisa lebih keras tidak pijitanmu tidak berasa "Ucap Leon.Adeliapun memperkeras pijatannya.
"Terlalu keras, apa kmu mau badanku tambah sakit gara-gara ulahmu "Ucap Leon. Adelia hanya menghela nafas saja.
"Sabar adelia sabar "Batin Adelia.
"Stop, bijitanmu tidak enak, biar saya pergi mandi saja "Ucap Leon beranjak pergi sambil mengambil tas kerjanya yang di letakan di meja, leon pergi menuju kamarnya yang di atas untuk melakukan rutinitas mandinya.
"Huh semakin hari tuan leon semakin dingin saja terhadapku, memangnya apa salahku selama ini "Gumam Adelia.menghela nafasnya.
(**Lidah memang tak bertulang tapi lidah mampu mematahkan hati seseorang**)
******
MAAF KALO ADA KATA-KATA YANG KURANG PAS ATAU SALAH PENULISAN 🙏🙏😇😇
******
JANGAN LUPA LIKE AND VOTE
(TERIMAKASIH) 🤗🤗🤗