Season 2
Erland si pria dingin yang jatuh cinta pada Jasmine sedari kecil,ia bahkan rela melakukan apa pun agar Jasmine menjadi milik nya. Tak ada yang tahu bahwa Erland adalah seorang mafia Kejam.
Season 1
Seorang mafia berdarah dingin dan kejam pada siapa pun yang mengusik ketenangan nya,Ia juga merupakan seorang CEO di perusahan terbesar, selain itu ia juga mempunyai wajah tampan nan rupawan tetapi untuk soal wanita tidak ada yang membuat nya tertarik sama sekali, di usia nya yang tak lagi muda ia masih setia sendiri namun saat ia keluar dari restoran tempat ia bertemu dengan clien nya, seorang gadis yang berwajah cantik dan imut menabrak nya hingga gadis itu terjatuh akan tetapi bukan nya minta maaf gadis itu hanya melihat nya sekilas lalu pergi. Sedangkan ia melihat kelakuan gadis tersebut malah tersenyum dan itulah awal ia merasakan cinta pada pada pandangan pertama pada seorang gadis.
Apakah ia bisa membuat gadis tersebut jatuh cinta pada nya, atau malah sebalik nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon H.Elisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 16
Aksa pun membuka pintu kamar Jessica.
"Ternyata di tidur mungkin ia kelelahan" gumam Aksa dan mendekat ke arah Jessica.
"Kau sangat cantik gadis kecil walau pun tertidur seperti ini" ucap Aksa tersenyum, ia pun mencium kening Jessica lalu keluar dari kamar.
Ia pun segera menuju ke bawah lagi.
"Jika dia bangun suruh dia untuk makan dulu dan kalau ia mencari ku bilang saja aku ada urusan" ucap Aksa pada kepala pelayan di Villa.
"Baik tuan" ucap kepala pelayan tersebut.
Aksa pun segera pergi dari Villa nya menuju menuju markas, sesampai di markas semua anggota nya menunduk hormat saat melihat Aksa. Ia pun segera masuk ke ruangan nya bersama tangan kanan nya.
"Apa semua sudah siap" ucap Aksa dingin.
"Sudah bos" ucap Dion tangan kanan Aksa di mafia.
"Ayo kita pergi sekarang" ucap Aksa.
Ia pun mengganti pakaian nya dan tidak lupa memakai topeng yang biasa ia pakai saat menjalan kan aksi nya.
Aksa dan beberapa anak buah nya segera masuk ke dalam mobil menuju pelabuhan untuk bertransaksi senjata ilegal dan lain nya. Setelah sampai mereka pun keluar dari dalam mobil dan segera melakukan transaksi seperti biasa.
"Jika sudah ayo pergi" ucap Aksa dingin.
"Baik bos" ucap Dion.
Saat mereka akan melangkah pergi orang yang bertransaksi menyerang beserta anak buah nya.
"Kalian ingin bermain dengan ku" ucap Aksa dengan senyum iblis nya.
Ia pun segera mengeluarkan pistol yang selalu ia bawa kemana pun.
Dorr dorr dor dor
Bunyi tembakan berada di tempat tersebut anak buah Aksa membunuh habis semua nya kecuali bos yang melakukan transaksi.
"Kau ingin bermain dengan ku hmm" ucap Aksa dingin.
"Lepas kan aku" ucap orang tersebut.
"Kau ingin lepas baik lah" ucap Aksa.
Dorr Dorr
Aksa menembak orang tersebut hingga mati, itu lah seorang Aksa yang tidak akan membiarkan orang yang ingin bermain-main dengan nya.
"Bawa kembali semua ke markas" ucap Aksa.
"Baik tuan" ucap mereka.
"Jangan tinggalkan jejak apa pun semua mayat berikan ke tempat biasa" ucap Aksa dan berlalu pergi dari tempat tersebut.
Di dalam lamar Jessica terbangun dari tidur nya karna merasa lapar, ia pun segera berjalan keluar dari kamar menuju ke dapur untuk melihat makanan yang bisa ia makan.
"Anda sudah bangun nona" ucap kepala pelayan.
"Iya pak dan sekarang saya lapar jadi saya ingin membuat makanan " ucap Jessica tersenyum ramah.
"Nona duduk saja biar saya saja yang membuat nya" ucap kepala pelayan.
"Tidak perlu pak saya ingin masak sendiri saja" ucap Jessica.
"Jangan nona nanti tuan bisa marah pada kami" ucap kepala pelayan.
"Aku yang akan menjelaskan pada nya pak jadi bapak tenang saja" ucap Jessica.
Ia pun segera memasak makanan untuk nya setelah mengambil bahan dari kulkas. sedangkan kepala pelayan merasa takut jika Aksa tau Jessica memasak di dapur.
Aksa yang memang ingin pulang ke Villa saat dari pelabuhan sekarang sudah sampai. Ia memarkirkan mobil nya dan masuk ke dalam saat menaiki anak tangga kepala pelayan datang menghampiri nya.
"Tuan maaf kan kami nona memasak di dapur kami sudah melarang nya tapi nona tidak mendengarkan kami" ucap kepala pelayan dengan takut.
"Kalian semua istirahat saja " ucap Aksa.
"Baik tuan" ucap kepala pelayan, ia pun segera memerintahkan pada pelayan lain nya agar pergi istirahat.
🍁🍁🍁🍁🍁
Jangan lupa vote, like dan komen nya😊😊