NovelToon NovelToon
Pengasuh Anakku

Pengasuh Anakku

Status: tamat
Genre:Duda / Ibu Pengganti / Percintaan Konglomerat / Pengasuh / Tamat
Popularitas:81.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ding-dong

Kehilangan selamanya istri yang sangat dicintainya bukanlah hal yang mudah dihadapi oleh Dokter Danny. Ayah Dokter Danny selalu menyuruh Danny untuk menikah lagi.

Akankah Danny menikah lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ding-dong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa dia?

"Kenapa kamu menutup mata?" tanya Dokter Danny seraya menyalakan mesin mobil setelah memasang sabun pengaman pada tubuhnya.

Ayudia pun membuka matanya dan mendengkus dengan kasar.

"Nggak kenapa-kenapa" jawab Ayudia dengan jantung berdegup kencang.

Setelah itu Dokter Danny pun melajukan mobilnya keluar rumah.

##########

Tiga puluh menit kemudian.

Kini sampailah mobil Dokter Danny di parkiran Mall. Mall itu sangat besar dan megah. Ini pertama kalinya Ayudia datang ke Mall tersebut, biasanya dia hanya lewat saja dan berbelanja di Mall atau toko lain karena barang di Mall ini terkenal sangat mahal.

"Ayo turun" ujar Dokter Danny tiba-tiba seraya melepaskan pengait sabuk pengaman miliknya lalu melepaskan yang dipakai Ayudia.

"Kenapa kita ke sini Mas?" tanya Ayudia setelah mengetahui mobil itu berhenti di Mall yang paling besar di kota nya, meskipun agak aneh tapi dia akan mulai membiasakan diri memanggil Dokter Danny dengan sebutan Mas.

"Nanti kamu juga akan tahu" balas Dokter Danny seraya membuka pintu mobil, lalu turun dan menutup pintunya kembali. Kemudian dia berjalan ke pintu mobil yang ada di samping Ayudia dan membukanya.

Ayudia pun turun dari mobil dengan pelan-pelan karena Naufal sedang tertidur di gendongannya, setelah Ayudia turun Dokter Danny pun menutup dan mengunci pintu mobilnya.

Ayudia memandangi gedung raksasa itu dengan takjub, dia belum pernah masuk ke Mall ini, jantungnya pun terasa berdebar.

"Ayo masuk" ajak Dokter Danny dengan tersenyum.

Ayudia mengganggukan kepalanya. Setelah itu mereka berjalan bersama dengan Dokter Danny merangkul bahu Ayudia. Ayudia merasa risih dengan itu, dia pun mengedikkan bahu nya supaya tangan Dokter Danny tidak bertengger di bahu nya, namun Dokter Danny tetap kekeh melakukannya.

Di saat Dokter Danny dan Ayudia berjalan hendak masuk ke pintu Mall, tiba-tiba terdengar suara tepuk tangan seseorang dari belakang mereka dan menoleh ke belakang.

"Pengantin baru sedang jalan-jalan, nih" celetuk seorang wanita dengan tersenyum miring mengejek.

Dokter Danny pun tidak menggubris nya dan segera menggandeng tangan Ayudia untuk melanjutkan perjalanannya memasuki Mall, setelah mengetahui siapa orang tersebut.

"Nggak nyangka, yah Kak Danny begitu cepat melupakan Kak Rahayu" cibir wanita itu yang tidak lain adalah Rahma.

"Aku tidak pernah melupakannya" sahut Dokter Danny tanpa menoleh ke belakang.

Ayudia pun menoleh dan menatap pada Dokter Danny saat Dokter Danny mengatakan.

'Tidak pernah melupakan, Rahayu'

'Lalu aku dianggap apa? Oh, iya, aku tidak boleh lupa bahwa aku hanyalah pengasuh Naufal, nggak lebih' gumam Ayudia dalam hati dengan tersenyum masam.

"Kalau Kak Danny memang tidak melupakan Kak Rahayu. Kenapa Kak Danny tidak mau menikah dengan ku saja? wajah kami hampir mirip, aku juga bisa menjadi Ibu sambung buat Naufal, Kak" keluh Rahma tanpa rasa malu berbicara seperti itu di tempat umum.

Dokter Danny pun tidak menanggapinya, kalau ditanggapi lama-lama akan menjadi ada mulut yang hanya membuat malu diri sendiri. Rahma pun semakin kesal dan hanya bisa menatap kepergian Dokter Danny dan Ayudia dengan tatapan kebencian.

Setelah beberapa menit berjalan, kini Dokter Danny dan Ayudia sampai di depan sebuah outlet yang melayani massage dan spa.

"Masuklah, biar Naufal saya yang jaga" ujar Dokter Danny lalu mengambil alih Naufal dari gendongan Ayudia.

"Nggak mau" balas Ayudia menolak, dia tidak pernah melakukan perawatan seperti spa dan yang lainnya, di kampung dia biasa dipijat Ibunya sendiri dan itu pun tidak seluruh tubuh.

"Katanya lelah, masuklah" ujar Dokter Danny dengan tersenyum dan mendorong pelan Ayudia untuk masuk.

"Nggak usah, Mas. Ayo kita pulang saja" tolak Ayudia seraya menarik tangan Dokter Danny menjauh dari outlet itu.

Dokter Danny tidak bergerak dan segera melambaikan tangan pada seorang wanita penjaga outlet massage dan spa tersebut.

"Mbak" seru Dokter Danny. Mata Ayudia membelalak mendengarnya.

Penjaga outlet itu pun segera mendekat ke arah Dokter Danny dan Ayudia.

"Iya, ada yang bisa saya bantu, Pak, Bu?" sapa wanita itu dengan ramah.

"Tolong, massage dan lakukan perawatan apapun yang dibutuhkan istri saya, ya" ujar Dokter Danny pada wanita itu.

"Baik, Pak" sahut wanita itu dengan tersenyum.

"Saya akan menunggu di sini" ucap Dokter Danny seraya menunjuk sofa yang ada di outlet tersebut.

"Tapi, Mas" Ayudia tetap kekeh tidak mau melakukan perawatan.

"Sudah masuk saja sana" ujar Dokter Danny dengan tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya.

"Mari, Bu" ajak wanita penjaga outlet tersebut dengan ramah.

###########

Dua jam kemudian.

Ayudia keluar dari ruang perawatan spa dengan tersenyum malu, tubuhnya benar-benar terasa ringan. Ini pertama kalinya dia merasakan tubuhnya di spa dan massage.

"Bagaimana?" tanya Dokter Danny saat melihat Ayudia sudah selesai melakukan perawatan.

"Sudah lebih baik" jawab Ayudia dengan tersenyum.

Setelah melakukan pembayaran, Dokter Danny pun mengajak Ayudia naik eskalator menuju lantai tiga, Ayudia pasrah mengikuti kemana pun Dokter Danny melangkahkan kakinya.

Saat sampai di depan toko emas, Dokter Danny mengajak Ayudia masuk ke dalam toko tersebut, Ayudia menatap Dokter Danny, dirinya bertanya-tanya pada dirinya sendiri, kenapa Dokter Danny mengajaknya ke sini, tapi dia tetap mengikuti Dokter Danny masuk ke dalam toko itu.

"Mbak, tolong tunjukkan cincin nikah yang terbaru, ya" pinta Dokter Danny pada penjaga toko itu.

"Baik, Pak" balas penjaga toko itu dengan ramah.

"Tidak lama kemudian penjaga toko itu mengeluarkan lima pasang cincin nikah terbaru yang ada di tokonya"

"Coba dan pilihlah yang kamu suka" ucap Dokter Danny pada Ayudia.

"Untuk apa kita membeli ini, Mas?" tanya Ayudia tidak mengerti dengan maksud dan tujuan Dokter Danny.

"Tanda kalau kita sudah menikah" jawab Dokter Danny dengan tersenyum.

"Ini kan sudah?" tanya Ayudia seraya menunjukkan cincin milik Rahayu yang ada di jarinya.

"Itu milik Almarhumah Rahayu, saya sengaja menitipkannya di jari kamu. Yang sekarang saya beli khusus buat kamu" balas Dokter Danny.

Ayudia pun tampak melamun dan berpikir.

"Ayo cepat pilih, sebentar lagi waktunya makan siang. Aku sudah lapar" ujar Dokter Danny supaya Ayudia segera memilih cincinnya.

"Ah, baik Dok. Eh, Mas" Sahut Ayudia dengan gelagapan.

Setelah mendapatkan cincin yang pas, kini Dokter Danny mengajak Ayudia ke food court untuk makan, ketika akan duduk pada sebuah meja tiba-tiba terdengar seseorang menyapa Ayudia.

"Ayudia" seru seseorang yang tidak jauh dari meja Dokter Danny dan Ayudia.

"Kak Arnold?" sahut Ayudia dan terkejut saat mengetahui siapa yang telah memanggil namanya.

Arnold pun mendekat ke arah Dokter Danny dan Ayudia, dia melihat Dokter Danny dari ujung kepala hingga ke ujung kaki.

"Siapa dia?" tanya Arnold pada Ayudia.

"Dia..." Ayudia menggantung kalimatnya, dia tidak berani melanjutkan kata-katanya.

"Suaminya" Sahut Dokter Danny seraya mengulurkan tangannya pada Arnold.

"Apa? suami?" tanya Arnold dengan mengerutkan keningnya.

1
Flo aja
ko tamat aja kan bagus ceritanya blm ending LG tuh cerita blm siap k 😕😕😕
Asmarni Mar
lanjut thur
Setiani Siregar
ceweknya kurang suka sma Ayudia..terlalu berlebihan
Anis Abdulloh
Kq ending gantung gini kak pernikahannya aja belum diketahui orang Runah sakit dan belum belah durian juga kq adah tamat aja
Anis Abdulloh
Lanjut Thor penasaran nih
Permata Putri
ceritanya biasa aja tapi (✪▽✪) menarik
Permata Putri
belum ada lagi
Permata Putri
seru..
Sumarni Tina
up
Sani Sani
setiap baca karya kakak,, seneng bagus ceritanya,,,
SongbirdGarden
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
yuni ati
top
Nay Sha
lanjud thor,tu si Rahma di asingkan aja thor🤭🤭,semoga Pak Dokter mulai menaruh rasa ya,luluh karna ketulusan
Nay Sha
Naluri anak,lebih nyaman dengan orang yg tulus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!