NovelToon NovelToon
Jodoh Lah! Yang Menentukan.

Jodoh Lah! Yang Menentukan.

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Wanita Karir / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:157.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Dijodohkan dengan kakak sepupu, Mysha yang berusia dua puluh tiga tahun sangat bahagia. Karena sejujurnya, dia sudah sangat lama menyukai kakak sepupunya itu.

Namun sayangnya, rasa suka yang Mysha punya tidak terbalas. Karena kakak sepupunya telah menyukai perempuan lain. Dan hanya menganggap dia hanya sebagai adik saja.

Bagaimana kisah cinta Mysha selanjutnya? Apakah pernikahan itu akan terlaksana, atau akankah hati kakak sepupu berubah? Atau ... malah menikah dengan perempuan yang kakak sepupunya sukai?

Temukan jawabannya di sini! Di Jodoh lah! Yang menentukan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Bab 16

"Aku bisa. Tapi, katakan dulu apa sebab kamu menangis sekarang! Karena apa, Na?"

"Nanti kamu juga tahu, kak Geza. Aku akan katakan apa sebabnya."

Setelah berucap kata-kata itu, Unna langsung memutuskan sambungan panggilan tanpa salam penutup terlebih dahulu. Geza yang panik, semakin dibuat panik dengan sikap Unna barusan. Tanpa menunggu malam, Geza langsung bergegas menyiapkan diri agar bisa segera bertemu dengan sang pujaan hati.

...

"Mau ke mana, Za?" tanya mamanya ketika melihat Geza yang berjalan terburu-buru melewati ruang tamu.

"Aku ... ada urusan sebentar, Ma. Mau keluar sekarang."

"Keluar? Kamu yang benar saja, Geza. Ini sedang senja. Mana baik keluar saat senja-senja begini. Lagian, malam ini itu malam pembahasan soal pertunangan kamu dengan Mysha. Masa kamu mau ninggalin gitu aja."

"Ma. Sudah berulang kali aku katakan, aku tidak akan menikah dengan Mysha. Kenapa kalian tidak kunjung paham dengan apa yang aku katakan sih?"

"Jangan kecewakan mama, Za. Mama tidak ingin kamu jadi anak pembangkang. Mama juga tidak ingin, papa kamu bersikap keterlaluan pada kamu kelak. Turuti saja apa yang orang tuamu inginkan, Za. Insyaallah, hidup kamu akan bahagia kelak."

"Jangan paksa aku melakukan apa yang tidak aku sukai, Ma. Kalian seharusnya mendukung keputusan aku, bukan malah memaksa keinginan kalian. Selama ini, aku sudah mengikuti apa yang kalian inginkan. Mulai dari sekolah, kuliah, hingga kehidupan pekerjaan. Aku selalu dengarkan apa yang kalian katakan."

"Tapi ... kali ini, untuk hal pribadi pernikahan dan rumah tangga aku kelak. Aku tidak bisa mengikuti apa yang mama dan papa inginkan. Maafkan aku, Ma. Jika papa murka dan bertindak keterlaluan, aku siap menerimanya. Karena aku, tidak akan mengikuti apa yang mama dan papa inginkan."

Selesai berucap, Geza langsung meninggalkan mamanya. Hal itu membuat mamanya kesal dan langsung berteriak keras memanggil nama nya.

"Geza! Tunggu! Jangan pergi karena mama belum selesai bicara, Za!"

Sangking kerasnya panggilan itu, papa Geza yang sedang berada di ruang kerja langsung keluar.

"Ada apa sih, Ma? Kenapa mama berteriak-teriak seperti barusan?"

"Geza, Pa! Dia pergi dan tidak mau mendengarkan apa yang mama katakan."

"Pergi? Ke mana dia pergi senja-senja begini, Ma? Apa dia tidak tahu, kalau malam ini kita akan membahas soal pertunangannya yang akan diadakan satu bulan lagi?"

"Dia tahu, Pa. Dia tidak bilang mau ke mana dengan mama. Dia hanya bilang ada urusan saja. Tapi, dia bilang, dia tetap pada pendiriannya. Tidak akan menerima perjodohan ini bagaimanapun caranya."

"Bagaimana ini, Pa? Apa yang akan kita katakan pada kak Dion dan Anggun? Perjodohan ini sudah direncanakan sejak bayi. Nasib perusahaan besar kita ada di tangan mereka berdua. Jika mereka tidak bersama, bagaimana kita bisa mempersatukan keluarga Prayoga, Pa?"

"Mama tenang dulu ya. Jangan pikirkan soal itu dulu. Biarkan saja dia pergi sekarang, karena kita pasti akan bisa membujuk Geza agar bersedia menikah dengan Mysha. Papa akan buat dia paham dengan maksud kita, Ma."

Mama Geza bisa sedikit lebih tenang setelah usaha panjang yang suaminya lakukan. Sementara itu, Geza sudah tiba ke tempat yang ingin dia datangi.

Tempat itu adalah cafe depan hotel megah. Tempat biasa Geza dan Unna sering bersama melepaskan kasih sayang mereka tanpa diketahui oleh kedua orang tua mereka masing-masing.

Setengah jam setelah kedatangan Geza, Unna pun tiba ke tempat tersebut. Awalnya, Geza ingin datang ke rumah Unna, tapi Unna melarang. Alasan larangan itupun tidak dia katakan pada Geza. Hal itu semakin membuat Geza cemas dengan keadaan Unna.

"Na." Geza langsung menjemput sang pujaan hati ketika melihat kedatangannya dari jauh.

"Kak." Unna langsung menghambur ke dalam pelukan Geza sambil menjatuhkan air mata.

"Ada apa, Na? Apa yang terjadi?"

"Kak Geza, bawa aku pergi sekarang juga, Kak. Aku mohon."

Kata-kata itu langsung membuat Geza kaget. Sampai-sampai, dia langsung melepaskan pelukan Unna dari tubuhnya.

"Apa maksud kamu, Na? Bawa kamu pergi? Pergi ke mana? Apa alasannya?"

Unna menatap Geza lekat.

"Kamu alasannya, Kak. Kamu."

"Aku?"

"Ya, kamu. Aku sudah tahu soal perjodohan antara kamu dengan Mysha."

"Ap--apa? Kamu sudah tahu, Na?"

"Ya. Aku sudah tahu dan aku tidak akan melepaskan kamu. Aku sungguh sangat mencintai kamu kak Geza. Apa salahnya jika kita bersama. Kenapa mereka tidak mengerti juga dengan apa yang kita rasakan?"

"Unna .... "

"Kak Geza. Aku tidak ingin berpisah dengan kamu. Aku ingin kita tetap bersama. Kamu juga cinta padaku, kan kak?"

"Unna tenang. Aku juga tidak ingin menikah dengan Mysha. Karena aku hanya bisa anggap Mysha sebagai adikku. Karena itu, aku tidak bisa menikah dengannya. Sebaliknya, aku juga sangat mencintai kamu. Aku akan memperjuangkan hubungan kita, Na."

"Aku tidak yakin hubungan kita mampu bertahan jika tetap di sini, kak. Untuk itu, ayo pergi jauh! Tinggalkan kota ini dan mulai kehidupan baru di tempat lain. Tempat yang jauh dari jangkauan keluarga kamu, kak."

"Na. Kita tidak boleh lari. Kamu percayalah padaku, Sayang. Hubungan kita akan tetap bertahan, dan kita akan menenangkan pertarungan sengit ini. Aku yakin jika kita bersikeras meyakinkan kedua orang tua kita, maka hubungan kita berdua pasti akan direstui."

Pada akhirnya, Unna mampu Geza yakinkan. Dia menyerah dan menaruh harapan pada Geza sekarang. Dia percaya dengan apa yang Geza katakan.

"Baiklah, jika itu yang kak Geza katakan. Aku akan berusaha mempercayainya. Tapi ... maukah kamu dan aku menghabiskan malam ini bersama-sama, kak? Aku sungguh tidak ingin pulang sekarang."

Geza paham dengan apa yang Unna katakan. Dia pun langsung membawa Unna masuk ke hotel yang ada di hadapan mereka.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama Unna dan Geza menghabiskan malam-malam bersama. Ini sudah untuk yang kesekian kalinya mereka menghabiskan malam bersama di tempat yang rentan melakukan apa yang bisa pasangan kekasih lakukan.

Hubungan terlarang itu berawal dari mereka yang sering melakukan perjalanan dinas berdua di tempat yang jauh. Karena hasrat yang mereka anggap indah itu, Unna tak segan menyerahkan dirinya pada Geza.

Dia lupa dengan status yang sedang mereka sandang. Status yang tidak jelas, tidak diakui keluarga, dan masih belum pasti langkah selanjutnya.

Hasrat terlarang yang berlandaskan cinta itu pun tanpa segan Unna dan Geza lakukan. Hingga malam ini, keduanya kembali menikmati waktu bersama di kamar VIP yang Geza pesan atas nama karyawan lain.

Sementara itu, mama Geza yang sedang menanti kepulangan anaknya semakin di landa kekhawatiran. Jam sudah menunjukkan pukul 23:50 malam. Sepuluh menit lagi, sepuluh menit lagi akan berada di tengah malam tepat. Tapi Geza masih juga belum pulang.

1
Nurwana
gimana Una dan geza.... Klian dah bahagia dgn ulah Klian...???
Nurwana
syukurlah mysha dah tau semuanya.
Nurwana
hohohoho.... ternyata kalian berdua sampah... dan kamu geza... tdk pantas tuk mendapatkan Misya yang masih murni.
Nurwana
astaga Una dan geza, Klian jangan jadi pengecut, sepupu sendiri lho... mudah mudahan nantinya geza tdk menyesal setelah menyakiti Misya.... karena disaat itu tiba, hati Misya bukan untukmu lagi tapi sudah menjadi milik orang lain.
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Risma Farna
Moga aja bisa mendpt pengganti Mysha yg lebih baik... atau malah ttp menemani Unna???
Risma Farna
Kapan sadarnya sih ni si Unna.. lgi hamil jga... tanpa perusahaan Prayoga pun Kiyan bisa bahagiain Mysha.. lgian perusahaan ayah kandung Dion kn masih ada bukan???
Risma Farna
Papa Kiyan bagus.. dia membela anaknya tuk berjuang setelah tw klu tdk ada lgi penghalang u/ anaknya..
Risma Farna
Salah jga sih jodohin anak dari kecil hanya krna mw menyatukan keluarga... kn kehidupan saat dewasanya kita tak tw... tpi salahnya Geza jga krna dia menghamili anak org tanpa ikatan pernikahan... tdk bisa jaga diri...
Risma Farna
Ntar nyesel kmu Za
MFay
keren banget ceritanya, langsung maraton baca 😁 puas deh singkat & happy ending 👏👏👏
MFay
ibarat kata harapanmu lari kocar kacir unna 🤭
MFay
ikutan jadi tim pendukung kiyan & msyha jg ahh... pilih yg pasti ya msyha daripada sakit hati 😁
Suherni Erni
Trauma akibat ulahnnya sendiri yv congkak
nisa
mksih kk ok critanya👌👍
Rani: makasih kembali. karena kamu udah mau baca sampai akhir yah🥰
total 1 replies
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Rani: makasih banyak yah🥰
total 1 replies
Widia Aja
Nina bakal jadi jodohnya Gaza
Widia Aja
Gaza yg egois..
Gaza yg keras kepala...
Gaza yg mengikuti hawa nafsu..
Widia Aja
Ternyata beneran jadi gila si Unna Unna
Widia Aja
Sakit jiwa nih si Unna Unna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!