NovelToon NovelToon
Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:601k
Nilai: 4.8
Nama Author: mima ah

Pernikahan yang ia kira karena saling jatuh cinta dan berjanji untuk sehidup semati ternyata itu hanya ilusi semata,sebab dirinya tak menyangka ia harus tertawa dan menangis secara bersamaan.

Tertawa hanya untuk menutupi sakit yang ia rasakan ketika suaminya ternyata lebih menyukai adik nya dan hanya menjadikan dirinya alat,serta menangis karena merasa menjadi orang yang bodoh di saat yang bersamaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mima ah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Kerja

Amira yang kebetulan sedang searching di Google tentang lowongan pekerjaan di tempat tersebut langsung tersenyum bahagia, ketika melihat ada papan reklame yang menampilkan tentang sebuah perusahaan besar yang sedang mencari seorang desainer yang pemula untuk diasah kemampuannya.

Entah ini merupakan sebuah kesempatan yang besar kepadanya atau memang adalah sebuah keberuntungan bagi dirinya, maka dari itu ia pun menyiapkan berkas yang dibutuhkan agar dapat melamar pekerjaan di tempat tersebut.

"kamu lagi ngapain Nak? Dari tadi Bibi lihat Kok sibuk sekali, seolah Ada hal penting yang akan kamu lakukan untuk saat ini?" tanya Surti memastikan.

kamera tersenyum mendengar pertanyaan dari wanita paruh baya tersebut, karena memang dirinya pagi ini terlihat sangat grasak grusuk untuk melakukan pekerjaan atau bisa dibilang baru pelamar sih.

"Doakan aku ya Bi, supaya bisa diterima di perusahaan yang sedang membutuhkan seorang desainer amatiran seperti itu!"ucap Amira sambil tersenyum.

"Sebelum Mbak Amira meminta doa dari Bibi, pokoknya selama ini Bibi selalu mendoakan yang terbaik agar Mbak Amira selalu diberi keberuntungan! Semangat melamar Pekerjaannya ya, kalau misalnya belum keterima tenang saja karena di lain kesempatan pasti masih ada jalan!"sahut Surti sambil tersenyum sebab menurutnya dia sudah menganggap Amira itu layaknya anak sendiri jadi apapun yang dilakukan oleh wanita itu dirinya bakalan mendukung 100%.

Amira melangkah secara pasti masuk ke dalam sebuah perusahaan besar dan berharap agar dari tempat ini dirinya bisa melangkah maju, tidak perlu Harus melihat ke arah masa lalu karena masa lalu itu hanya perlu untuk diingat tetapi tidak bisa dibiarkan terus menghantui pikiran kita sepanjang waktu.

"kamu bisa Amira karena memang ini yang selama ini kamu impikan, kalau tidak diterima itu pun tidak menjadi sebuah masalah karena pasti masih ada itu kesempatan yang lain! "Amira berusaha mensugesti dirinya bahwa sebenarnya dirinya pasti bisa menerima semua konsekuensi yang bakalan ia dapatkan nantinya.

Sesampainya di sana dirinya bertanya kepada resepsionis yang ada di depan tentang lamaran yang disebarkan di papan reklame itu apa masih berlaku atau tidak, karena dirinya ingin melamar pekerjaan meskipun bermodalkan nekat karena selama ini ia tidak pernah bekerja di manapun.

"Permisi Nona! Kalau Boleh saya tahu apa iklan tentang lowongan pekerjaan di sini masih dibuka, karena saya ingin mendaftar pekerjaan tersebut?"tanya Amira memastikan.

"Oh tentu saja itu masih dibuka dan anda merupakan pelamar pertama yang datang untuk melamar pekerjaan tersebut, Anda duduk saja di ruang tunggu tersebut nanti saya bakalan menghubungi bagian personalia karena nanti dia yang bakalan ngurus semuanya!"jelas wanita yang bekerja di bagian resepsionis tersebut ramah membuat Amira yang dari tadi deg-degan takutnya jika dirinya merupakan orang asing dan tidak diterima dengan baik di tempat itu ternyata dugaan yaitu salah besar.

"Ya Tuhan Semoga saja aku yang merupakan pelamar pertama ini bakalan diterima di tempat ini, karena aku tidak mungkin hanya mengandalkan uang tabungan untuk hidup di Eropa! "lirih Amira dalam hati sampai-sampai tidak sadar kalau sebenarnya dari tadi dirinya itu sedang diperhatikan seseorang.

Pria itu makin penasaran dengan wanita asing yang tengah duduk sendirian di ruang tunggu membuat dirinya memilih untuk bertanya kepada resepsionis yang ada, sebab daripada ia penasaran Tidak ada salahnya juga kan Kalau mencari tahu tentang apa dan juga siapa yang telah berkunjung di perusahaannya tersebut.

"kamu tahu wanita asing yang duduk di sana itu? "tanya pria tersebut penasaran.

"Oh dia itu datang ke sini melamar pekerjaan akibat melihat iklan lowongan pekerjaan kita di media online, dan saya suruh dia tunggu di situ saja karena bagian personalia belum datang!" jelas resepsionis tersebut membuat pria itu tersenyum.

Senyuman tersebut jarang sekali ditunjukkan oleh pria tersebut karena menurutnya dirinya masih punya banyak pekerjaan dan tidak punya waktu untuk hal-hal yang aneh, maka dari itu tidak perlu harus merespon secara berlebihan cukup untuk mendengarkan saja dan setelah itu barulah ia mengambil langkah yang tepat.

"Suruh dia ke ruangan saya saja sekarang! Karena saya yang bakalan mewawancara dirinya secara langsung, dan jangan memberikan respon berlebihan seperti yang kamu lakukan saat ini!"pria yang merupakan pemimpin perusahaan itu dengan tegas dan juga lantang mengatakan semua itu akhirnya membuat resepsionis tersebut membulatkan matanya sempurna sambil melongok karena tidak percaya.

"Baik Tuan Saya akan mengatakan kepadanya secara langsung!" sahut wanita itu sambil menundukkan kepalanya soalnya tatapan pria yang ada di hadapannya saat ini benar-benar mematikan membuat dirinya pun bisa-bisa kesulitan bernafas karena saking gugupnya.

Amira dari tadi tidak fokus sampai-sampai wanita itu lebih memilih untuk melihat-lihat ke galeri ponselnya, tidak sadar jika Sebenarnya ada seorang pria yang sedang menatap secara Intens ke arahnya.

"Aku sepertinya mengenal kamu, maka dari itu aku bakalan memastikan Apakah itu kamu atau bukan!" Gumam pria tersebut dalam hati lalu kembali ke ruangannya untuk menunggu calon pelamar kerja yang datang ke perusahaan yang paling pertama itu.

"Permisi Nona! Anda sedang Ditunggu oleh pak Daniel Smith dalam ruangannya, mari sini saya antarkan soalnya kebetulan Tuan Daniel sedang menunggu!"ujar resepsionis tersebut membuat Amira bukannya antusias malah terlihat begitu gugup karena ini merupakan hari pertamanya dalam sejarah hidupnya ia diwawancarai karena akan melamar pekerjaan di tempat tersebut.

Resepsionis yang menyadari kegugupan kamera tersebut hanya bisa tersenyum karena menurutnya nanti bagaimana respon wanita itu ketika bertemu dengan es balok seperti Daniel, dirinya saja sedikit segan dengan pria yang irit dalam berbicara itu Takutnya jangan sampai Amira bakal lebih parah lagi ketakutannya seperti yang ia rasakan.

Tok tok tok

"Permisi Tuan!"ujar resepsionis tersebut dari luar setelah mengetuk pintu memastikan keberadaan Daniel Apakah ada di dalam ruangannya atau tidak.

Berbeda dengan Amira yang malah fokus dengan tanda pengenal yang ditempel di atas pintu ruangan yang akan ia masuki, karena di tempat itu tertulis CEO perusahaan Padahal tadi katanya dia bakalan diwawancarai oleh bagian personalia.

Hanya saja dirinya tidak mungkin bertanya secara langsung karena itu sama saja tidak sopan dan mungkin melanggar peraturan perusahaan itu, maka dari itu ia memilih untuk diam saja dan mengikuti setiap perkataan yang dikatakan oleh orang-orang tersebut.

"Silakan masuk Diana!"perintah pria tersebut.

"Ayo masuk ke dalam kamu sedang ditunggu !"ajak Diana sambil tersenyum ramah membuat Amira sedikit merasakan kelegaan karena orang-orang yang ia temui tidak seperti dalam bayangannya ketika para Junior datang untuk melamar pekerjaan.

Ketika Amira masuk dalam ruangan tersebut dirinya melihat seorang pria yang tengah duduk membelakangi pintu masuk, yang pasti punggung yang sedang ia tatap itu begitu bidang dan dipastikan bahwa pria itu belum terlalu tua.

1
Nissa Zidna
saaakkiiitttt🥺😭😭😭
Defi
Keren Bu Aida hempas jauh2 benalu dalam kehidupan anda
Defi
Benar2 Ayah dan anak tidak ada malu, bukannya meminta maaf ini malah minta dihalalin 😱
Defi
Udah tahu benalu ya kok masih dibiarkan tinggal bersama.. 🙄
Defi
Aida kamu harus tegas jangan sampai Adam dan Franda bisa berleha2 sedangkan Amira yg tengah hamil malah harus pergi dari rumah
Defi
Itulah hasil dari didikan yg salah, terlalu memanjakan anak sampai2 kelakuan minus
Defi
Franda anak sambung dari Ibunya Amira.. Adam ditunggu penyesalanmu setelah kamu tahu gimana kelakuan Franda dibelakangmu
Defi
Semangat Amira semoga berhasil 💪
Defi
Amira orang baik akan bersama dengan orang baik juga seperti Surti yang bersikap baik kepadamu
Defi
Ayo Mama Dina buat Adam menyesal karena lebih memilih Franda
Yunda
ok
guntur 1609
sory tjor. aku sampaj dsni. ceritanya gak sesuai ekspetasi....adam yg egois tetap menang...
guntur 1609
amira juga brengaek. perempuan begok. gak tahu diri. jijik pula aku lihat si amira. ada yg molong tapi gak tahu diri
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👌
Sari
ada ya cerita novel berat omongannya bukan ceritanya kayaknya mulutnya ember banget
Ayu Bunda
thor maaf,tolong lebih teliti lgi,byk banget typo nya🙏🙏
Nur Adam
lnjut
Nur Adam
lnjjt
Nur Adam
lnjut
Nur Adam
thoor maap aku mau saran aja tulisan teks jgn rapat2 dn byk biar ada jeda trs bca jg enak hehe lnjutt
Indah Batam: Semangat Thor 😊 Bagus cerita nya
Salam dari SELINGKUH LIMA LANGKAH
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!