NovelToon NovelToon
DELIMA

DELIMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Patahhati / CEO / Diam-Diam Cinta / Persahabatan
Popularitas:45.3k
Nilai: 5
Nama Author: KarismaAd

Delima Anastasia : Hidup dengan sederhana, dipertemukan dengan CEO di temat ia bekerja. Semenjak bertemu dengan CEO itu, ia sudah mempunyai perasaan kepada bos muda di kantornya, dengan hobinya menulis maka ia salurkan menjadi sebuah cerita didalam novelnya.

Sampai suatu hari ia merasa bahwa CEOnya itu mengawasinya dari jauh dan mulai bersikap tidak wajar, membuat Delima merasa selalu di awasi.

"Aku tidak tau takdir membawaku kemana, yang jelas jangan buat aku menderita Tuhan."

Derel Sean Miller :
"Setelah kau jadikan aku fantasimu membuat sebuah cerita, apakah aku akan membiarkanmu pergi dengan mudahnya?"

Tidak akan Delima, kau akan tetap di sini, di tempat yang seharusnya yaitu di sisi ku, kau adalah milikku dan siapapun tak akan ku biarkan milikku di ganggu ataupun disentuh orang.

Kau akan menjadi milikku, karna dari awal kau memanglah tercipta untukku. Apapun caranya itu pasti akan aku buktikan tidak akan lama lagi Del.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KarismaAd, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 16

Setelah mereka berbincang dengan serunya, momy Ratna segera mengundurkan diri. Karena ia ada janji sama seseorang.

Walaupun, dia tidak mau mengakhiri obrolan yang sangat seru. Seakan dia merasa kembali muda, dengan obrolan yang mengisahkan dia sewaktu remaja.

"Ma'af ya ledis-ledis semua, karena waktu yang tidak memungkinkan, dan keadaan yang tidak mendukung. Momy harus pamit lebih awal, jadi jangan sedih ya." Sambil melihat kearah mereka, dan melihat ke seseorang yang sangat dia kenal, tapi seolah ia tak kenal. Tersenyum ke orang itu tapi hanya sekejab.

Entahlah, apa arti dari senyum yang di berikan ke orang itu. Yang jelas membuat orang itu tidak tenang.

"Yaampun, gue mohon Tuhan jangan sampai menimbulkan masalah besar." Itulah rapalan do'a yang dipanjatkan oleh Resti dalam hati.

Ya, orang yang bersembunyi dari momy Ratna itu adalah Resti. Dia merasa sesak nafas dan detak jantungnya seperti lari maraton, karna hampir terciduk oleh sosok wanita cantik yang sekarang berpamitan dengan temannya, walaupun baru hari ini sih.

"Yah momy kok cepat amat perginya, padahal lagi seru loh, ceritanya." Dengan lesu, Dista berucap. Karna baru kali ini dia dan temanya, akrab bicara dengan orang yang baru ia kenal, apalagi dia hampir seumuran orang tua mereka.

"Gini aja deh, kapan- kapan kita ngumpul bareng lagi, Momy pastikan hari itu kita akan berbincang dengan puasnya, ok. Jadi jangan sedih ya kesayangan Momy." Momy Ratna memberikan pengertian pada mereka.

"Lagian bestie, momy Ratna udah janji sama seseorang, gak mungkin dong di batalkan." Ucap Delima, memberikan pengertian pada bestienya.

"Yaudah deh, kita tunggu undangan pertemuan dari Momy." Dengan serentak mereka berucap.

"Karna momy gak bisa temenin kalian ngobrol lebih lama, maka momy akan bayar semua makanan yang kalian pesan." Langsung berdiri dan berpamitan dengan mereka semua, khususnya dengan Delima.

"Gak usah Momy, lagian aku udah janji traktir mereka semua, kalau ini kan sama aja aku gak traktir mereka. Aku jadi gak enak sama momy." Dengan wajah sedihnya Delima, dan berharap pengertian dari momy Ratna.

"Sayang gak usah sedih gitu dong, anggap aja ini sebagai ucapan terima kasih dari momy, lagian kamu kan bisa kapan-kapan traktir teman kamu." Sedikit menjeda ucapannya.

"Sedangkan Momy, gak tau kapan bisa traktir kalian, jadi untuk sekarang momy yang traktir. Dan kamu gak usah merasa gak enak gitu, Momy udah bilang sama kamu anggap momy ini, momy kamu ok. No no penolakan." Dengan senyum, dia berucap dan berdiri dari tempat duduknya. Seolah tak ingin di bantah olah Delima.

"Yaudah deh, makasih sekali lagi loh mamy atas traktirannya, udah ngerepotin momy juga dan makasih udah gabung juga sama kami." Delima pun pasrah dan mengucapkan terima kasih dengan tulus.

"Gak apa-apa kok sayang. Lagian momy suka direpotkan asalkan sama kamu." Sambil mencubit pipi Delima dengan pelan, karena dari tadi momy Ratna sudah gemas dengan pipi yang halus dan sedikit gemuk itu.

"Dadah, momy pamit dulu." Dan mencium Delima dan bersalaman sama teman-temannya Delima. Bahkan dengan Resti juga, walaupun dia sedikit gugup, bahkan sangatlah gugup.

**************

Ditempat lain, seorang pria yang sudah balik dari aktifitas yang melelahkannya. Ia pergi ke suatu tempat yaitu ke Mensionnya sendiri.

Iya memang jarang singgah di Mension ini, tapi tak usah diragukan, Mension ini sangatlah bersih. Bagaimana tidak ia mempekerjakan sekitar 15 maid di sini.

Walaupun Mension itu tidak terlalu besar, di bandingkan dengan Mension kedua orang tuanya. Tapi susunan dan gaya desain yang sangat indah, mengalahkan Mension orang tuanya.

Selama pembangunan itu berjalan ia juga turun tangan mendesain bangunan tersebut, karna Mension itu ia hadiahkan untuk seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.

Tapi semuanya tak sesuai dengan apa yang ia harapkan dan inginkan, kini ia hanya mampu melihat kenangan yang ia simpan selama ini.

"Selamat datang tuan, kami sudah melaksanakan apa yang tuan suruh." Bicara sambil menunduk, karna tak sanggup melihat orang yang ada di hadapannya itu.

"Sudah berapa kali aku bilang sama bibik Aminah, kalau bicara sama aku itu jangan nunduk. dan satu lagi jangan panggil aku tuan." Dengan lembut ia berucap, seolah tak mau menyakiti orang yang berada di hadapannya itu.

"Maafkan bibik nak, yaudah bibik sajikan dulu makanannya di meja makan. Dan kamu bersih-bersih dulu." Bicara dengan lembutnya ke pria yang ada di hadapannya itu, seperti anaknya sendiri.

"Yaudah bibik, aku ke atas dulu, nanti aja bibik siapkan makanannya. Aku masih kenyang bik, habis temenin klien makan siang tadi." Sedikit senyum ke bibiknya, dan langsung saja naik ke atas, menuju lantai dua.

Bik Aminah orang yang ia percaya, makanya dia di jadikan kepala maid di sana. Bukan tanpa sebab dia di percaya di Mension ini, karena dia ibu asuh dari pria tadi, merawat dan menjaga pria yang berbicara dengannya tadi dari kecil.

Jadi apa yang dirasakan dan yang di alami oleh majikannya tadi dia sangatlah mengerti. Mereka bukan seperti ibu asuh dan majikan. tapi sudah seperti ibu dan anak.

"Mudah-mudahan kamu bisa bertemu dengan seseorang yang bisa membuat kamu bahagia seperti dulu nak." Gumam Ibuk Aminah, sambil berlalu dari sana.

Pria itu tidak menuju ke kamarnya, malahan menuju ke ruangan khusus, yang tidak di perbolehkan siapapun memasuki ruangan tersebut.

Bahkan para maid pun tidak di perbolehkan untuk bersih-bersih di sana, kecuali Bik Aminah, orang yang ia percayai. Untuk merawat dan menjaga ruangan itu.

Pria itu membuka pintu ruangan tersebut, baru saja pintu itu terbuka, terpampang lah sebuah ruangan yang khusus ia desain. Dengan warna biru langit, tepat di atas kasurnya yaitu di loteng ruangan tersebut terdapat lukisan langit yang cerah dengan awan dan di hiasi oleh burung yang seolah berterbangan, lukisan itu seakan nyata dan hidup.

Pria itu masuk secara perlahan dan melihat sekitar, tidak berubah masih sama seperti sebelumnya. Ia langsung menutup pintu ruangan itu dan menguncinya, ini bukan sekedar ruangan tapi ini kamar yang paling khusus ia persembahkan untuk seseorang. Entah sampai kapan orang itu akan melihatnya, atau memang tidak akan pernah melihatnya.

Ia menuju meja yang ada di kamar itu, duduk dikursi sambil mengambil satu pigura yang ada di meja itu.

"Huff, hai aku datang , apakah kamu tidak ingin melihat rancangan yang telah aku buat untuk mu?" menghela nafasnya dengan lelah. Entah sudah berapa kali ia mengulangi pertanyaan itu, seakan ia tak pernah lelah melontarkannya lagi.

Ia hanya memandang dan mengusap pigura yang di dalamnya terdapat foto seseorang yang sangat ia rindukan, dari dulu sampai sekarang mungkin juga nanti.

1
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kalau udah ketemu teman teman apa lagi teman lama bawaan nya pengen cerita masa lalu terus, karena banyak kenangan indah bahkan duka yang cukup memberi pelajaran
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Wajar sih kalau orang dah bisa lakuin sesuatu kayak gitu, ya semisal hal yang jarang pasti bakal timbul tanda tanya di pikiran orang ya kan.
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Duh gimana gak tegang kalau udah di introgasi kayak gitu, sama mamanya lagi. Jadi was - was gimana gitu kalau sampai salah ngomong
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Pantas aja napasnya kayak gitu, orang lagi mimpi buruk. Bener - bener kerasa sampe dunia nyata
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kala lelah mata setiap insan pasti terpejam, berharap saat membuka mata perasaan nya bisa sedikit membaik.
Aku kamu tak terpisahkan
Wajar Delima kaget tiba tiba Dea datang datang ngagetin Delima
Aku kamu tak terpisahkan
Derel kamu pria yang sangat dingin dan irit bicara sekali
Aku kamu tak terpisahkan
Delima kamu wanita hebat bisa menyembunyikan masalah kamu
Aku kamu tak terpisahkan
Dista kesal gara gara ulah Delima yang memotong pembicaraan dirinya
Aku kamu tak terpisahkan
Pantas Derel terlihat buru buru karena sudah di tunggu oleh ibunya Derel
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Dea kamu selalu saja bikin kaget Delima kasihan dia tuh
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Kasihan Delima kerjaan menumpuk tetap ingat istirahat biar ngga sakit
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Kasihan sekali Delima karena memendam masalahnya sendirian
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Delima kamu dengarkan dulu cerita dari Dista jangan di potong pembicaraannya
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Ternyata lift sedang rusak makanya Derel di cegat oleh sekertarisnya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Sefati Winari
Kalau udah siap memang enak, but ngerjainnya capek
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Sefati Winari
Liat dulu dia lagi ngapain jangan langsung teriak - teriak aja
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Sefati Winari
Sabar... Mau gimana lagi udah gak sengaja di tabrak ya ujungnya mungut deh
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Sefati Winari
Mantap di umur yang dah matang kantong pun dah cukup tebal Yo kan
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Sefati Winari
Ekhem, ngomongin soal manis semanis apa sih Kaka ini sampe di bilang kayak gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!