sejatinya tidak ada wanita manapun yang mau dimadu,
Nadila Fitria seorang janda yang terpaksa harus menikahi sahabat mendiang suaminya untuk menutupi rasa malu keluarga,
Dan Galang Hendriansyah harus menutupi pernikahan sirinya dengan Nadila demi bisa melanjutkan rencana pernikahannya dengan Alika Pratiwi,
Rasa bersalah Galang atas kematian sahabatnya yang spontan menyelamatkan nyawanya membuatnya dilema,
sanggupkah Galang bersikap adil, karena sejatinya tidak ada yang dapat menimbang keadilan itu,
sanggupkah Dila merebut hati suami siri nya itu,dan bagaimana sikap alika jika tahu dirinya ternyata istri kedua meskipun hanya pernikahannya yang dilegalkan,,,,
akankah mereka mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupannya
***masih tahap revisi ya guys****
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariska raza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
halal
setelah kejadian itu Galang tidak pernah lagi datang ke rumah Dila hingga membuat Albi selalu merengek mencarinya.begitupun dengan bu rini setelah kejadian itu dila melarang bu rini datang ketempat nya sementara waktu
hari ini adalah hari pernikahan Galang dan Alika.
sekarang Alika sedang ditemani oleh sahabatnya Mala, setelah selesai menghias mempelai perempuan perias pengantin meninggalkan mereka berdua di kamar.
"kamu tau Mal aku seperti sedang bermimpi, hari ini mas Galang akan menikahi ku"
"selamat ya Wi, akhirnya kisah kalian akan menjadi halal"ucap tulus Mala ke Alika. "oh ya Wi maaf kalo aku harus bicara ini ke kamu, ini soal kak teguh...."
"Mal tolong aku tidak mau acara bahagia ini menjadi,,,,,"
"aku tau...aku cuma mau bilang kalo kak teguh tidak akan datang, dia tidak sanggup melihat mu bersanding dengan Galang"
"dia terlalu baik, tapi aku tidak bisa membalas cintanya.udah ya Mal jangan buat aku melow ya,,,,!!!
tak lama kemudian acara akad nikah berlangsung, semburat bahagia terlihat jelas dari wajah Alika tapi tidak dengan Galang.ada rasa bersalah yang teramat dalam hatinya.
gagal menjadikan Alika istri satu-satunya dan sekarang tubuhnya telah terjamah wanita lain.sekarang dia harus menutup rapat rahasia nya agar Alika tidak akan meninggalkan nya.
malam itu juga diadakan resepsi pernikahan Galang dan Alika, banyak rekan bisnis Galang dan pak Hendra yang datang.tapi ada satu wajah yang membuat Galang gelisah.yaitu pak adji yang datang sebagai tamu undangan dari bu Ratna
^^^apa ini.... ternyata anak bu Ratna adalah Galang, dan pernikahan ini ...apa putriku tau.ya Allah takdir apa yang sudah tuliskan untuk dila".pak adji terus berbicara dalam hatinya.tidak mungkin ia mengatakan kalau yang tengah berdiri di pelaminan adalah menantunya.toh semua sudah terjadi mereka sudah resmi menjadi suami istri.^^^
setelah ikut mengantri dengan tamu tamu yang lain tiba giliran pak adji untuk memberikan ucapan selamat kepada mempelai,saat tiba saatnya bersalaman dengan menantunya , tiba-tiba Galang memeluk tubuh pria paruh baya itu dan berucap lirih yang hanya bisa didengar mereka berdua
"tolong jangan katakan apa-apa ke keluarga ku pak"
"aku tahu". lalu melepas pelukan Galang
acara resepsi pernikahan itu berakhir hingga pukul 11 malam, banyaknya jumlah tamu undangan membuat Alika harus berdiri ekstra lama.
sekarang tinggallah keluarga inti yang masih duduk disebuah ruangan khusus, mereka sedang beristirahat setelah lelah berdiri berjam-jam
"nak galang tolong sayangi dan cintai Tiwi setulus hatimu sehingga ia akan lupa bagaimana rasanya duka.ibu titip Tiwi jangan pernah kamu melukai hatinya" ucap bu lastri tulus ia adalah pengurus panti asuhan tempat Alika dibesarkan
"bu Lastri jangan khawatir ibu tau kan betapa aku sangat mencintai Alika, saya akan berusaha selalu membahagiakan dia semampu dan sekuat raga saya" Galang meraih tangan bu lastri untuk mencium punggung tangan nya sebagai bentuk rasa hormat kepadanya
"buk makasih ya udah membesarkan aku dan menjadi ibu buat aku.maaf kalau selama ini aku pernah menyusahkan atau menyakiti hati ibu"ucap Alika matanya sudah berkaca-kaca menahan butiran air mata yang hendak jatuh
"jangan menangis Alika,mama gak mau dihari bahagia ini kamu bersedih"bu ratna lalu meraih bahu Alika memberikan kekuatan agar tidak menangis di hari bahagianya
"terimakasih kasih ma sudah mau menerima ku yang hanya anak panti ini menjadi menantu keluarga besar mama"
menantu dan mertua itu akhirnya berpelukan meluapkan rasa bahagia
######
**duh jadi malam pertama gak ya Alika dan Galang
ni sedang rilis baru "BUKAN SEKEDAR WANITA SIMPANAN" lanjut baca ya kak