NovelToon NovelToon
TEMPTATION

TEMPTATION

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:180.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Peony

Evander Aldebaran, seorang anak konglomerat kaya raya yang memiliki berbagai macam perusahaan dengan beraneka jenis bisnis.

Evander dipercaya mengemban tugas istimewa sebagai Wakil Presiden Direktur dari Aludra Entertaiment yang merupakan perusahaan agency artis.

Namun sayangnya dimasa kepemimpinan Evander justru Aludra mengalami kemunduran dan membuat Ayah Evander meragukan kapabilitas putra tunggalnya itu.

Bahkan banyak anggota direksi yang mengajukan mosi pemecatan bagi Evander yang tidak kompeten itu.

Hingga pada akhirnya Evander dipertemukan dengan seseorang yang mampu membangkitkan keterpurukannya dimasa - masa suram itu.

Sampai pada akhirnya Evander bangkit dan dapat menguasai segalanya, namun harus dengan bayaran yang setimpal.

Bagaimana kisahnya? Dan siapakah orang yang melepaskan Evander dari keterpurukan?

Akan kah Evander mampu melawan segala godaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RED ROOM

    Agnetha duduk sebentar disamping Neneknya yang masih terbaring dalam ruang perawatannya. Dokter masih melakukan pengawasan ekstra untuk memantau tanda – tanda vital Nenek Agnetha.

    “ Nenek, maafkan aku tidak bisa sering –sering datang kemari. Aku pamit dahulu ya Nek, besok aku usahakan datang kembali. “  Ucap Agnetha seraya menggengam erat tangan Neneknya yang tampak keriput karena usia.

    Sesudahnya Agnetha melenggang dari ruang perawatan itu dan menghampiri lagi Evander yang masih dengan setia menunggunya disana. Meski tidak dapat dipungkiri wajah Evander tampak terpaksa memperbolehkan Agnetha mengunjungi Neneknya.

    Calon suami isteri itu kembali masuk kedalam mobil konvertible yang dikemudikan Jason dan langsung melenggang menuju rumah kediaman milik Evander. Tidak banyak perbincangan yang terjadi diantara keduanya, justru Agnetha banyak mempelajari soal Evander dari Jason.

    Sesekali Agnetha mengobrol dengan Jason untuk menanyakan mengenai seluk beluk kehidupan Evander yang terkesan sangat tertutup namun tidak luput dari kesan glamour. Evander dikabarkan jarang berteman dengan lawan jenis, ia lebih senang bepergian sendiri dibandingkan harus berkumpul dengan orang lain.

    “ Aku makan malam dirumah, temui aku diruang makan jam tujuh malam. “ Ucap Evander sebelum masuk kedalam sebuah ruangan dilantai dua dekat dengan kamarnya.

    “ Baik. “ Agnetha menjawab singkat lalu naik menuju lantai tiga untuk kembali kekamarnya.

    ***

    Evander duduk pada sofa hitam dalam ruang pemujaannya setelah ia membakar bunga lotus kering pada tungku api modern yang diletakkan pada meja marmer ditengah ruangan. Pada kamar itu juga diletakkan sebuah ranjang besar berwarna merah, tidak ada yang aneh dengan kamar itu.

    Orang tidak akan menyangka jika kamar itu adalah ruangan yang akan dipakai Evander untuk melakukan pertemuan dengan Astaroth dan digunakan sebagai ruangan pemujaan dan persembahan.

    “ Bagaimana? Apakah gadis itu memenuhi syarat? “ Ucap Evander seraya menatap tajam tungku api pembakaran yang mengepulkan asap putih dan menguarkan aroma wangi bunga lotus.

    “ Tentukan saja tanggalnya anak ku, segera jadikan dia persembahan hidup untukku. “ Tiba – tiba terdengar suara Astaroth.

    Entah muncul dari mana Astaroth sudah menampakkan dirinya dan duduk disamping lelaki tampan itu. Aroma bunga lotus menguar semakin kuat memenuhi ruangan bercat merah itu.

    “ Semua nya semakin membaik bukan? Aku akan memberikan mu lebih setelah kau membawa gadis murni itu tidur disana. “ Bisik Astaroth tepat ditelinga Evander seraya menunjuk ranjang berwarna merah itu.

    “ Sebelum bulan ini berakhir aku akan menikahinya. “ Ucap Evander dengan tatapan menyala – nyala tidak sabar merebut segala nya yang dimiliki oleh Ayahnya.

    “ Sebentar lagi Ayahmu akan luluh pada mu Evander, lihatlah hampir semua artismu mengisi layar kaca. Bukankah pundi – pundi uang mu semakin penuh dengan hasil kerja keras mereka? “ Bisik Astaroth lagi sambil menyentuh lembut rambut Evander.

    “ Kamu memang Dewi Penolong ku Astaroth. “ Kini Evander memandang wajah Astaroth yang masih saja menempel pada nya.

    “ Tentu saja Evander, aku akan membuatmu semakin bergairah menghadapi hidupmu. Jangan pernah menjadi lemah, jangan pernah lengah dan buatlah semua orang tunduk padamu anakku. “ Bisikan Astaroth kembali membuat Evander menggebu – gebu.

    Sesaat setelah perjumpaannya dengan Astaroth tungku api berwarna emas yang semula dipenuhi dengan kepulan asap kini tampak bersih. Tidak ada lagi asap yang mengepul dari dalam tungku pembakaran, aroma lotus yang semula menguar kini juga telah hilang digantikan dengan aroma citrus yang keluar dari pengaharum ruangan.

    Evander berjalan menuju meja barnya lalu menuangkan anggur kedalam gelasnya menggoyang - goyangkannya perlahan dan menyesapnya pelan. Gairahnya untuk memiliki dunia semakin menggeliat, ia senang dengan hasil kerja Astaroth dalam dirinya.

    “ Halo Deandra, jika bisa segera aturkan pernikahan ku dengan Agnetha diakhir bulan ini. “ Ucap Evander pada Deandra melalui panggilan teleponnya baru saja.

    “ Baik Pak Evander, apakah Bapak ingin menggelar pesta? “ Ucap Deandra dari panggilan diseberang.

    “ Aturkan saja sebaik mungkin, pesta yang tidak mudah dilupakan karena ini hanya akan terjadi sekali seumur hidupku Dee. “ Sambung Evander kemudian menutup teleponnya.

    Evander kembali ke sofa sambil membawa gelas anggurnya dan meletakkan diatas meja kaca didepannya. Sesaat ia memejamkan matanya, ia kembali mengingat bagaimana sikap Ayahnya yang benar – benar meragukan kemampuannya.

    Ia juga mengingat wajah – wajah paman nya yang serakah yang sedang berusaha menjatuhkannya agar ia didepak dari Aludra. Tapi ia yakin sekarang, itu semua tidak akan pernah terjadi. Evander sudah memiliki Astaroth yang akan setia membantunya mewujudkan semua hal yang menjadi keinginannya.

    Saat ini Aludra sudah mulai menggeliat dan jauh dari kata krisis, sejak pertemuan pertamanya dengan Astaroth segala hal yang ia lakukan membuahkan hasil. Ia lebih sering bertemu dengan klien – kliennya, dan mengagumkannya pertemuan mereka selalu berhasil dengan kesepakatan yang menguntungkan Aludra.

    Khususnya Aludra Entertaiment kembali merangkak naik menguasai panggung hiburan, artis – artis nya mulai rajin menghiasi layar kaca. Tawaran – tawaran mengisi konser juga silih ganti berdatangan dari berbagai macam promotor.

    Entah bagaimana cara Astaroth bekerja namun hasilnya sungguh mengagumkan, penulis – penulis lagu juga tidak henti – hentinya menyodorkan lagu baru untuk penyanyi maupun kelompok musik yang dimiliki oleh Aludra.

    “ Benar – benar mengejutkan bagaimana kerja keras mu Astaroth, akan kuberikan segalanya padamu. “ Bisik Evander sambil meraih gelas wine nya yang berada diatas meja.

    “ Tunggu aku, akan segera ku bawa Agnetha padamu. “ Bisik Evander lagi seraya menggoyang – goyangkan gelas kaca yang ada dalam genggamannya.

    ***

    Setelah habis menyesap anggur dalam gelasnya pria bermata tajam itu segera meninggalkan ruangan yang didominasi dengan warna merah itu. Tidak banyak pelayan yang bisa keluar masuk dari ruangan itu, kecuali Pak Lim yang diperkenankan oleh Evander membersihkan ruangan itu.

    Bahkan Jason dan Deandra pun tidak diizinkan masuk kedalam ruangan itu sejak didesain ulang,  semula ruangan itu adalah minibar yang biasa digunakan Evander untuk menghabiskan malam – malamnya yang sepi dan dipenuhi beban.

    Evander menutup pintu ruangan itu dengan pelan, kemudian ia melenggang masuk kedalam kamarnya untuk mandi dan membersihkan diri. Segera Evander masuk kedalam kamar mandi didalam kamarnya, ia melepaskan seluruh pakaian yang melekat pada tubuhnya kemudian membasuh tubuh kekarnya dibawah shower.

    Cetakan rata pada perutnya tampak basah oleh guyuran air hangat yang jatuh lebih dahulu mengenai rambut dan kepalanya. Air hangat yang menyiram tubuhnya membuat lelaki itu lebih relax dan sekerjap rasa lelah yang menguasai tubuhnya luruh bersama air yang baru saja lolos melewati setiap lekuk tubuh kekar Evander.

1
Ucy (ig. ucynovel)
baru mampir di sini kak

keren 👍
dyve
agnetha*
dyve
pingsan*
R_armylove ❤❤❤❤
lanjut.... masih penasaran 🤭🥰
Sis Fauzi
Evander ge er tuh
Sis Fauzi
banyak aturan untuk hal yg baik, ya tdk masalah Agnetha 😀
Sis Fauzi
semangat Agnetha
Sis Fauzi
Agnetha sdh jadi isteri Evander, kok masih dibilang gadis tersebut Thor?
A_young
Takdir cinta CEO hadir thor
A_young
takdir cinta CEO hadir
A_young
takdir cinta CEO hadir thor


suka banget sama ceritanya thor ❤️
Sis Fauzi
jangan menyesali pernikahan mu Agnetha 🔥
Sis Fauzi
super protektif Evander, tapi gayanya sok abai sama Agnetha 🔥
Sis Fauzi
udah nyesek, eh gak jadi 😂🔥
Sis Fauzi
cemburu tuh Evander 😂
Sis Fauzi
Evan jangan nakutin ya🔥
Sis Fauzi
mantap Agnetha
Imas Aisha Raya
iih ngeri, thor keidean dari mana py cerita seperti ini, kaya kembali ke jaman film Suzana hihihi
Imas Aisha Raya
ini emang pesugihan ada siluman ular minta wadal( korban), bahaya ini ke syirikan auzubillah
Imas Aisha Raya
visual Jason lebih pas buat jadi Evander thor ....itu mah pendapat ku ☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!