NovelToon NovelToon
Istri Sempurna Pilihan Oma

Istri Sempurna Pilihan Oma

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Oma frustasi memikirkan di dunia yang sudah berusia 33 tahun, mapan dalam pekerjaan tetapi tidak kunjung menikah. Melihat sekretaris Emir yang memiliki kepribadian yang baik membuat Oma kepikiran untuk menjodohkan mereka.
Sudah pasti Emir menolak, Oma melakukan berbagai hal sampai akhirnya Emir dengan Ayana pilihan Oma bersatu dalam jeratan pernikahan.

Bagaimana keduanya menjalani pernikahan dan hubungan pekerjaan yang cukup dekat?
Apakah pada akhirnya keduanya sama-sama memiliki perasaan atau justru pernikahan mereka tidak ada bedanya dan hanya sebatas pekerjaan saja.

Mari untuk membaca Novel Saya dari bab 1 sampai akhir, dan terus ikuti jawabannya di setiap bab.

Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15 Ribet Juga

"Ayana, jika kamu ingin sarapan nasi goreng atau apapun itu kamu boleh meminta pada pembantu atau kamu juga ingin memasak sendiri maka boleh. Oma tadi malam melihat kamu memasak nasi goreng, aromanya begitu sangat sedap sekali," ucap Oma.

"Jika tidak keberatan nanti kapan-kapan Ayana buatkan," ucap Ayana.

"Ya... ampun kamu baik sekali menawarkan. Oma tidak sabaran ingin mencicipinya, tadi malam Oma ingin meminta tetapi mungkin saja kamu kelaparan jadi Oma tidak berani," sahut Oma.

"Itu bukan untuk Ayana. Tetapi Pak Emir yang memintanya," jawabnya.

"Oh untuk Emir, oke...lain kali kamu juga boleh menyiapkan sarapan untuk Emir dan juga bisa menyiapkan makan siang. Oma tidak perlu banyak berbicara atau menyuruh ini dan itu, sudah pasti kamu tahu apa yang harus kamu lakukan sebagai istri dan lagi pula selama ini kamu mengurus Emir dengan baik dan kamu kasih tahu apa yang dia mau dan tidak," ucap Oma.

"Apa Oma pikir aku anak kecil yang harus diurusi," sahut Emir lama-lama kesal dengan Oma yang berbicara terlalu banyak pada istrinya.

"Kamu langsung tersinggung begitu saja, padahal yang Oma katakan juga merupakan fakta," sahut Oma.

Emir lebih baik tidak menanggapi Omanya berbicara karena sudah pasti dia akan kalah dan apalagi ada Ayana di sana.

******

"Ayana berada di ruangan Emir dengan mengurus pekerjaan seperti biasanya.

Ayana terlihat duduk di sofa memeriksa dokumen-dokumen yang harus diselesaikan. Ayana sepertinya mengalami masalah membuatnya mengambil tumpukan dokumen tersebut dan menghampiri meja Emir.

"Ada apa?" tanya Emir.

"Bapak salah menandatangani persetujuan ini," ucap Ayana meletakkan dokumen tersebut di depan Arash.

"Astaga...." lirih Arash.

"Ini juga, pak!" Ayana juga memberikan dokumen yang lain.

Ayana pusing sendiri karena satu hari tidak masuk kerja dan ternyata banyak kesalahan dalam pekerjaan yang membuatnya juga harus mengulang beberapa kali data.

Emir menghela nafas, jika seperti ini, maka kelemahannya sebagai atasan akhirnya terlihat juga karena selama ini dia merupakan orang yang sempurna di mata semua karyawannya.

"Jadwal saya setelah ini apa saja?" terlihat Emir semakin stress dengan ulahnya sendiri.

"Meeting kemarin di batalkan dengan tuan Aris dan akan dilanjutkan 2 jam lagi, lalu....." Ayana menyebutkan semua jadwal pimpinannya itu dari pagi sampai selesai.

"Dan Ibu Davina meminta bapak untuk datang ke rumah beliau," jawab Ayana.

Emir mengangkat kepala ketika mendengar nama wanita tersebut.

"Kenapa tidak langsung menelpon ku?" tanya Emir.

"Ibu Davina sudah menghubungi dan bapak tidak merespon panggilannya," jawab Ayana.

Emir tidak berkomentar, menghela nafasnya dan kemudian kembali melanjutkan pekerjaannya, begitu juga dengan Ayana.

*****

"Kamu benar-benar ya, Emir, tidak ada hujan tidak ada angin dan tiba-tiba saja sudah menikah!" sorangan wanita cantik dengan wajah yang tampak tegas terlihat duduk di hadapan Emir yang duduk dengan santai.

"Oma menceritakan semua kepada Mama?" tanya Emir.

"Lalu jika bukan mengetahui dari Oma kamu. Harus tahu dari mana lagi, apa kamu akan memberitahu Mama tentang pernikahan kamu. Apa yang ada diisi kepala kamu sampai kamu tiba-tiba saja menikah dengan sekretaris kamu!" tegas Davina marah-marah.

"Aku tidak harus menceritakan secara detail," jawab Emir.

"Emir. Kamu pria tampan, kaya raya dan memiliki semuanya. Apa kamu tidak bisa mencari pendamping sedikit saja lebih baik dan paling tidak setara dengan kamu, kenapa kamu tidak pernah mengambil keputusan dengan memikirkan terlebih dahulu,"

"Kamu hanya bisa merawat wanita lumpuh, menjatuhkan harapannya kepada kamu dan kamu menunggunya sampai dia bisa berjalan, dan tiba-tiba sekarang kamu menikah dengan Sekretaris kamu. Apa kamu tidak punya selera yang jauh lebih baik daripada kedua wanita itu hah!" umpat Davina.

"Ma... cukup! selama ini aku menjalani kehidupan sendiri, bagaimanapun urusan asmaraku dan dengan siapa aku menikah, itu adalah urusanku sendiri!" tegas Emir.

"Kamu mengatakan bahwa itu adalah urusan kamu, bagaimanapun Mama seorang Ibu berhak mengatur kamu, kamu coba pikirkan apa tanggapan orang-orang jika mengetahui kamu menikah dengan Sekretaris kamu sendiri, kamu jangan merusak citra diri kamu hanya karena kebodohan kamu!" tegas Davina.

Dari apa yang dia katakan sepertinya tidak menyetujui Emir memiliki hubungan dengan Ayana. Siapa sangka Ayana berada di sana dan hanya saja dia di ruang tamu mendengarkan percakapan ibu dan anak itu yang berada di dalam kamar.

"Hanya untuk bertemu anak sendiri saja harus melalui sekretaris kamu, lama-lama kamu tidak pernah menghargai wanita yang melahirkan kamu, hidup kamu hanya terus diartikan untuk orang-orang seperti mereka!" tegas Davina.

Emir menarik nafas dan membuang perlahan ke depan, kemudian berdiri dari tempat duduknya dengan merapikan jasnya.

"Ini alasannya kenapa aku tidak suka bertemu dengan Mama," ucap Emir terlalu dari hadapan Davina.

"Emir, mau kemana kamu, Mama belum selesai bicara dengan kamu, Emir! Emir!" Davina memanggil-manggil putranya itu dan Emir sudah berada di ruang tamu. Ayana berdiri dengan menundukkan kepala.

"Ayo!" ajak Emir membuat Ayana menganggukkan kepala dan mengikuti saja bagaimana atasan itu dan sementara suara Davina masih saja terdengar.

*****

Ayana saat ini berada di dalam mobil bersama dengan Emir. Karena mereka akan pulang jadi Emir yang menyetir dan Ayana duduk di sebelahnya.

"Jangan mendengarkan apapun," ucap Emir.

Sejak tadi istrinya itu tampak murung dan pasti mendengar pembicara dia dan ibunya dan apalagi ibunya secara blak-blakan tidak menyukai dirinya.

"Seorang Ibu sudah pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, begitu juga dengan Ibu Davina, beliau mungkin kesal dengan saya terkadang tidak langsung menyampaikannya keinginan beliau ingin bertemu dengan bapak," ucap Ayana.

"Saya yang menyuruh kamu untuk mengabaikan panggilan dari Mama, sudahlah lain kali abaikan saja telepon dari Mama. Jika ingin bertemu dengan saya, maka dia bisa datang sendiri menemui saya," sahut Emir.

"Baik. Pak," sahut Ayana.

"Hmmmm, pak, saya lupa menyampaikan bahwa tadi saat di rumah Ibu Davina, Suster di rumah sakit yang menjaga Nona Tiara menghubungi saya, beliau mengatakan bapak tidak menelpon kemarin," ucap Ayana menyampaikan kembali pesan yang baru saja dia dapatkan.

"Nanti saya akan menghubunginya, kamu tidak perlu mencemaskan apapun yang terpenting kamu sudah menyampaikannya kepada saya," ucap Emir.

Ayana menganggukkan kepala terkadang memang banyak jadwal yang tidak sesuai bukan karena dia tidak menyampaikan atau lalai dalam pekerjaan.

Justru pimpinannya itu yang kadang tidak ingin melanjutkan pekerjaan itu dan terus saja menyuruhnya untuk mengabaikan hal-hal yang menurut Emir tidak menjadi kapasitas Ayana yang harus mengurus semua dan bahkan sampai Rana pribadinya.

Bersambung....

1
Oma Gavin
wah emir jadi sasaran empuk lastri nanti pakai jurus pamungkas obat lucknut biar emir kepanasan dan majuk jebakan lastri
shinta liliand
emir gk gentle bgt jd cowok.. tp jg kaasae ngomong sama omanya hmmm susaaah
Enz99
bagus
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Dew666
💜💜💜💜
Dew666
🍎🍎🍎
nurlizan lizan
thor lbh teliti lg, bnyak typo🙏
Dew666
💝💝💝
Ridwani
👍👍👍👍👍👍
Dew666
👄👄👄
Ridwani
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!