Desakan mama yang menginginkan agar Kevin segera menikah membuat ia dipertemukan dengan seorang wanita penuh akan misteri, atau lebih tepatnya masalah.
Hubungannya dengan sang kekasih memang tidak bisa dipertahankan lagi dengan pengkhianatan yang dilakukan Fira dibelakang Kevin. Sehingga itu pula yang membuat Kevin yakin membawa Nayla masuk ke dalam bagian hidupnya.
Bersama wanita yang dipilihnya itu, Kevin akan membuktikan pada sang mantan bahwa ia bisa hidup tanpa Fira, juga membalas pengkhianat Fira akan hubungan mereka yang lalu.
2021 direvisi ulang 2026
@nyanalyn_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
. Bab 15 Penjara Hati Sang Ceo
¹⁵Bu Linda dengan cekatan mengeluarkan makanan dari kantong keresek kemudian menyusun rapi makanan itu ke dalam piring serta langsung menyajikan di atas meja. Tak lupa ia juga menyusun sajian yang tadi sempat ia masak bersama bi Marni supaya hidangan makan malam lengkap tanpa ada satu sajian yang tertinggal.
Kevin dan Nayla yang berdiri di ruang tamu langsung dipersilahkan Linda untuk duduk di meja makan sambil menunggu sang kepala keluarga turun dari kamar kemudian ikut makan malam bersama.
Sang kepala keluarga yang dimaksud tak lain adalah Bagas pratama ayahnya Kevin dan suaminya Bu Linda, sedari tadi beliau sudah pulang bekerja lebih awal dari biasanya, namun enggan turun dari kamar karena masih ada pekerjaan kantor yang belum terselesaikan.
Saat malam menjelang dan awan sudah berganti menampakkan kepekatan warna hitam barulah beliau turun untuk makan bersama anak dan istrinya.
Ia turun dengan santai melewati anak tangga yang berjejer rapi tersusun di sudut ruangan yang mewah dan megah layaknya sebuah istana namun bernuansa modern dan lebih dominan artistik juga elegan karena menampakkan warna putih dan biru yang menyala menghiasi seisi ruangan agar terlihat terang namun tidak terlalu mencolok.
Bagas turun dengan santai kemudian duduk manis di kursi yang sering ia tempati sebagai seorang panutan keluarga di kediaman nya sendiri.
Ia begitu disanjung dan dihormati oleh semua penghuni rumah, karena beliau sangat baik, tegas dan berkharisma, akan tetapi bukan orang yang kejam dan suka marah-marah, malahan beliau tipe laki-laki idaman karena sifat penyayang nya kepada anak dan istrinya.
“Mas udah selesai.” Tegur sang isteri yang tak lain adalah Bu Linda.
“Sudah sayang.” Sahut Bagas menampakkan senyum manis kepada sang Istri yang langsung dibalas dengan senyuman sumringah Bu Linda.
”Hemp!! hmm.” Dehem Kevin bersuara untuk melerai kemesraan kedua orang tuanya.
“Kevin!! kapan kamu pulang nak?” Tanya Bagas setelah sadar dengan kehadiran sang anak.
“Tadi siang Pah, papah gimana kabarnya? sehat aja kan.” Tanya Kevin perhatian.
“Baik nak, kamu sendiri?” Tanya balik Bagas.
“Owh syukur kalau papah baik,, Kevin juga baik kok.” Balas Kevin ramah.
“Ngomong-ngomong itu perempuan disebelah kamu siapa Vin?” Tanya sang ayah.
“Namanya Nayla Pah, calon menantu kita.” Potong Linda kemudian langsung menggubris ucapan sang suami yang bertanya pada anaknya.
“Bener Vin?.” Tanya Bagas lagi yang langsung dijawab Kevin 'iya'.
“Kapan rencana pernikahannya.” Sambung Bagus mengintimidasi.
“Kalau bisa secepatnya Pah.” Sahut Kevin sekenanya tanpa menghiraukan Nayla yang merenggut sedari tadi hanya menyimak obrolan keluarga Kevin.
“Nak Nayla bagaimana?.” Tanya Bagas memastikan kepada sang calon menantu.
“Nayla nurut aja sama keinginan Kevin, om.” Sahut Nayla tertunduk malu sekaligus kesal.
“Baiklah kalau begitu, tapi om juga mau nanya kamu bersedia kan nikah sama anak om tanpa ada keterpaksaan?.” Tanya Bagas lagi memastikan.
“Tid--” Ucap Nayla terpotong karena Kevin.
“Iya Pah Nayla bersedia kok nikah sama Kevin.” Potong Kevin menjawab pertanyaan sang ayah, sambil memperlihatkan layar handphone ke arah wajah Nayla yang tertera jelas nama bos germo mucikari yang tak lain adalah Mamy Angel.
Sontak Nayla terdiam karena takut Kevin akan mengembalikan ia ke tempat terkutuk itu, jadi ia mau tak mau harus mengiyakan semua kemauan kevin tanpa bisa membantah.
“Nayla?..” Tanya Bagas lagi yang tertuju pada calon menantunya yang tak lain adalah Nayla.
“Iya om Nayla bersedia nikah sama kevin.” Ucap Nayla terpaksa karena habis di ancam Kevin.
“Syukurlah kalau gitu, ayo sekarang langsung dimakan aja hidangannya nanti keburu dingin.” Ucap Bagas mengalihkan topik hangat dan beralih ke pembahasan pekerjaan yang dominan ia bicarakan dengan anak semata wayangnya yaitu Kevin, sedangkan Linda serta Nayla fokus dengan makanannya masing-masing.
Bersambung....
kyak novel sblumx tapi sayang pake koin.🤦🏻akux masih penasaran sih...ama ceritax